APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Madu Ku Sahabat Ku

Madu Ku Sahabat Ku

Niat baik Juli menampung Vira berujung petaka bagi rumah tangganya. Meski sempat ditentang Hardi, sang suami, Juli tetap bersikeras demi persahabatan. Namun, kesibukannya justru membuat Hardi dan Vira makin dekat hingga saling jatuh cinta. Hati Juli hancur lebur saat mendapati sahabat yang sudah dianggap saudara sendiri itu hamil anak Hardi. Kini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: mempertahankan pernikahan atau merelakan suaminya menikahi madu yang merupakan sahabatnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Juli berdiri dengan pakaian seksi, gaun tidur berwarna merah, wanita itu tersenyum menggoda ke arah suaminya, perlahan Juli berjalan mendekati Hardi.

"Mas."

Hardi mulai tertarik dengan penampilan menggoda istrinya, namun dia sedikit jual mahal, dan tak ingin terkesan mudah untuk di bujuk.

"Kamu harus tahan ya! Jangan goyah," batin Hardi seolah memperingati juniornya yang di bawah agar tidak tegak menjulang. Hardi sempat melirik ke arah Juli.

"Apaan si, sudah sana." Hardi sungguh kesal dengan tingkah laku Juli, kenapa istrinya itu berpakaian seperti itu disaat seperti ini, jika dia tak lagi dalam mode marah mungkin saja Hardi sudah menerkam Juli saat ini.

"Katanya mau tidur," ucap Hardi pada Juli. Lelaki itu masih melirik ke arah istrinya, matanya tertuju pada belahan yang begitu menggoda imannya, ingin sekali, dia melahap dua bongkahan melon yang ada di depannya saat ini.

Hardi langsung menggelengkan kepalanya membuyarkan pikirannya yang mulai tidak kondusif.

Juli lalu berjalan melewati Hardi, tangan juli mulai membelai pundak Hardi sepanjang dia melewati suaminya, darah Hardi berdesir hebat, seketika bulu kuduknya berdiri, merasakan sensasi aneh yang kini menjalar di tubuhnya, tubuhnya seperti tersengat listrik saat tangan Juli membelai lembut pundaknya, kini Juli lalu berjalan ke tempat tidur.

Juli kemudian berbaring di atas ranjang dengan posisi, miring menghadap suaminya satu tangannya, menahan beban tubuhnya kini posisinya setengah berbaring, dia terlihat begitu seksi dan menggoda

Juli terus saja menatap ke arah suaminya. Dia menepuk tempat tidur di sampingnya. Sambil mengeringkan sebelah matanya sesekali dia mengigit bibir bawahnya dengan begitu menggoda

"Mas," panggil Juli dengan suara yang begitu lembut dan menggoda.

"Sini."

Hardi melihat ke arah Juli, lelaki itu terus menatap istrinya, dia begitu kesusahan menelan salivanya sendiri, pandangan matanya menyusuri setiap lekuk tubuh Juli, dari mulai kaki hingga ke kepala, terlihat Juli tengah tersenyum ke arahnya.

"Kesini dong, Mas. Temani aku di tempat tidur," ucap Juli lagi sambil tersenyum, sambil memanggil suaminya dengan isyarat tangannya.

Hardi masih jual mahal, lelaki itu menggelengkan kepalanya, dia tak ingin kalah dan mudah tergoda begitu saja dengan istrinya

"Nggak mau, kamu tidur aja duluan," jawab Hardi, sambil terus menatap ke arah paha mulus istrinya yang sedikit terekspos karena gaun tidur yang dia kenakan sedikit naik ke atas. walaupun sebenarnya Hardi sungguh sangat ingin. Namun lelaki itu sekuat tenaga menahan desiran yang ada di dalam dadanya, juniornya saat ini sudah mulai menunjukkan sinyalnya.

"Tahan, tahan, jangan mudah terpancing," gumamnya begitu lirih.

Hardi kembali mengarahkan pandangannya ke laptop tapi sesekali dia sambil curi-curi pandang ke arah Juli.

Hardi melirik ke arah istrinya, tanpa sengaja dia melihat kembali belahan yang begitu menggoda iman.

Juli yang tahu kalau suaminya curi-curi pandang, padanya, wanita itu tersenyum dan menjadi semakin bertingkah lebih menggoda suaminya lagi.

Gaun yang di kenakan Juli saat ini begitu seksi, setiap lekuk tubuhnya terekspos begitu sempurna, Juli sengaja menurunkan satu tali gaunnya, dia masih berusaha untuk menggoda Hardi saat ini

”Mas, yakin nih kamu gak mau?” ucap Juli semakin memancing Hardi suaminya, suaranya begitu menggoda, dia berkata dengan begitu lembut.

"Mas, aku tau sebenernya kamu mau, kalau memang mau kesini aja," ucap Juli sambil mengerlingkan sebelah matanya.

Hardi jadi tertawa, mendengar ucapan sang istri dan tingkah lakunya, lelaki itu, tidak jadi marah dengan istrinya.

Hardi lalu pindah ke tempat tidur. Dia menutup laptopnya dan menghampiri istrinya yang kini tengah terbaring disana. Juli kini tersenyum penuh kemenangan.

Akhirnya suaminya berhasil luluh juga, dia sangat tahu kelemahan suaminya, dan sangat hafal sekali dengan tabiat suaminya itu, dia tak akan bisa berlama-lama marah pada Juli.

"Apaan si kamu, berpakaian seperti ini, ha? Kau ingin menggodaku ya?" Hardi kini sudah berada di dekat istrinya lelaki itu lalu mengelitik pinggang istrinya.

Sontak saja Juli merasa geli, wanita itu lalu tertawa, sambil menghalangi tangan suaminya yang terus mengelitik pinggangnya.

"Tidak, mas ampun, hahahaha, geli! mas. Jangan," ucap Juli memohon agar suaminya berhenti mengelitiknya.

"Tidak, aku tidak kan melepaskan mu kali ini, kau sudah berani menggoda ku, jadi kau harus terima hukumannya dari ku." Hardi terus aja mengelitik pinggang istrinya hingga istrinya kegelian dan tertawa karena ulahnya.

"Iya, Mas. Ampun, aku janji tidak akan lagi menggoda mu."

"Janji?"

"Iya, aku janji mas, sudah mas."

Hardi lalu menghentikan aksinya, Juli kemudian mengatur deru nafasnya, begitu pun Hardi karena begitu bersemangat memberi hukuman pada istrinya itu mereka kini terlihat mengatur napas.

Hardi melihat ke arah Julia, karena deru nafas istrinya itu membuat dua gunung kembarnya pun ikut naik turun.

Hardi meneguk salivanya, ada sesuatu yang bangkit di balik celana yang ia kenakan saat ini. Hardi kemudian menggeser tubuhnya untuk lebih dekat lagi dengan istrinya.

Hardi menyatukan keningnya dan kening Juli, Hardi melihat bibir mungil istrinya, dia lalu mendekatkan bibirnya dan mulai mencium bibir Juli.

Perlahan ciuman itu berubah menjadi sebuah lumatan, Juli tak tinggal diam, dia membalas lumatan suaminya dengan sedikit membuka mulutnya.

Hardi alu memasukkan lidahnya kedalam mulut Juli, dan bermain di sana, tangannya tak tinggal diam, mulai menggerayangi dua bongkahan melon yang sedari tadi sudah menjadi tujuannya.

Hardi meremas salah satu melon itu dengan begitu lembut, dan mempermainkan ujung melon itu dengan memilinnya.

Ahh ...

Ehemm ...

Suara suara indah pun keluar dari bibir manis Juli, memenuhi kamar mereka.

Sedangkan di luar, saat ini Vira tengah merasa haus wanita itu bangun dari tempat tidurnya, dia melihat ke arah meja tak ada air di sana. Vira ingin minum saat ini, tenggorokannya terasa kering sekali.

Namun Vira merasa ragu-ragu untuk keluar dari kamar, tapi karena dia begitu haus dan ingin minum saat ini.

Vira lalu memberanikan diri untuk berjalan keluar kamar, dia membuka pintu kamarnya dengan sangat pelan, wanita itu lalu turun ke bawah, dengan perlahan berjalan menuju dapur.

Saat Vira melewati kamar Juli, dia mendengar suara-suara dari dalam kamar itu, Dia jadi ngerasa nggak enak sendiri, namun dia pun juga penasaran dengan suara-suara itu.

Vira sedikit menajamkan pendengarannya, kini terdengar jelas suara yang ada di dalam kamar itu, Vira merasa agak aneh, ada sesuatu di dalam dirinya, darahnya berdesir saat mendengar suara Juli dan suaminya di kamar itu.

Vira langsung memutuskan untuk berjalan ke dapur dan menyudahi aksinya itu, dia takut jika nanti tiba-tiba mereka keluar dan memergoki dirinya yang kini tengah menguping.

Vira tak tahu dimana kontak lampu, karena dia masih baru di rumah itu, Vira masih bingung, mencari kontak lampu yang dia sendiri tak tahu dimana.

Vira meraba-raba untuk mencari kontak lampu, tanpa sengaja tangannya menyenggol gelas yang ada di meja.

Gelas itu langsung jatuh dan pecah. Vira merasa takut sekali saat ini, dia begitu bodoh dan ceroboh sekali.

Juli dan Hardi yang tengah memadu kasih dan sayang, sedikit terganggu mendengar suara pecahan gelas tersebut.

"Mas, kamu dengar gag ada suara?"Juli membuka matanya lalu bertanya pada Hardi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CALON MERTUAKU
8.1
Indah tak mampu membendung rasa ingin tahunya pada Om Andi, duda kaya raya yang bergelimang kemewahan. Di balik pesona ketampanannya, pria tersebut menyimpan rahasia besar yang sangat misterius. Mampukah Indah membongkar kebenaran tersembunyi yang selama ini ditutupi oleh calon mertuanya itu? Simak kisah perjuangan Indah memecahkan teka-teki rumit ini, di mana ia harus berhadapan dengan badai asmara sekaligus misteri yang menyelimuti kehidupan sang miliarder.
Sampul Novel Harga Sebuah Keperawanan
9.6
Demi keluar dari jerat kemiskinan, Dinda mengambil langkah nekat menjual kesuciannya pada preman seharga lima ratus ribu rupiah. Namun, operasi razia polisi menggagalkan transaksi itu dan mempertemukannya dengan Sergio, seorang polisi tampan yang menyelamatkannya. Walau Sergio telah beristri, Dinda tetap mengejar cintanya hingga mereka menjalin hubungan gelap rahasia. Akankah perselingkuhan ini terbongkar? Bagaimana reaksi sang istri saat tahu suaminya berkhianat?
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Demi menghapus duka setelah kepergian Rizal, Sonia memboyong Alif dan Hana ke sebuah apartemen sederhana. Di hunian baru itu, takdir mempertemukannya dengan Yudha, duda menawan yang juga berjuang mengasuh putrinya, Mira, pasca-tragedi memilukan. Pertemuan tak sengaja di lorong apartemen perlahan memantik getaran rasa di hati mereka yang sama-sama terluka. Kini, keduanya dihadapkan pada pilihan sulit: terus meratapi masa lalu atau berani membuka hati bagi cinta yang baru.
Sampul Novel My Possessive Husband Book 1
9.7
Aleina Xavinzo lelah menghadapi Richard, mantan kekasihnya yang sangat obsesif. Demi melarikan diri dari kejaran itu, ia tidak sengaja terlibat cinta satu malam dengan pria asing, Adrianus James Verona, akibat insiden mabuk di kelab malam. Siapa sangka, sebulan kemudian mereka dipertemukan kembali dalam sebuah perjodohan oleh orang tua mereka. Kini, Aleina harus menjalani takdir baru bersama Adrianus lewat pernikahan kontrak yang penuh misteri dan benih cinta.
Sampul Novel Organ Putriku Untuk Putra Pelakor
8.5
Demi menyelamatkan putra dari cinta pertamanya, seorang dokter yang dikenal baik tega menyabotase pengobatan seorang pasien kecelakaan kritis hingga tewas demi mendapatkan donor jantung. Ironisnya, korban yang wajahnya hancur dan tidak dikenali itu adalah putri kandungnya sendiri. Kebenaran mengerikan ini mulai terungkap saat sang dokter mencoba menghubungi keluarga korban untuk meminta izin donor organ, hanya untuk mendengar ponsel istrinya berdering di ruangan yang sama.
Sampul Novel Pria Bajingan Itu Ayah Anakku
9.0
Demi amanat Yani, mendiang sahabatnya, Ninda rela mengubah jalan hidupnya untuk merawat Leon yang masih berumur empat tahun. Selebgram ini berjuang keras demi masa depan anak tersebut. Namun, kedamaian mereka terancam ketika Fino Vasikal Gantara, pria berkuasa sekaligus ayah biologis Leon, datang merebut hak asuh. Walau mendapat ancaman dari Fino, Ninda tetap bertahan demi memenuhi janjinya. Ia siap melawan kekuatan sang miliarder demi melindungi Leon.