APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Madu Cinta Sang Ceo

Madu Cinta Sang Ceo

CEO dingin Raja Adiwijaya harus menikahi gadis culun bernama Putri Cantika demi melunasi utang budi pada mendiang ayah Putri. Di tengah tumbuhnya rasa cinta di antara mereka, Tiara yang merupakan cinta pertama Raja mendadak kembali. Terjebak masa lalu, Raja berniat menduakan Putri meski ditentang keras. Terperangkap antara obsesi dan komitmen, Raja memaksa Putri bertahan. Akankah Putri bersedia dimadu dalam pernikahan ini?
Bab
Bagikan

Bab 2

“ katakap kepada pemimpin perusahaan kalian, saya akan meninjau kembali proposal ini kalau dia langsung yang menemui saya, saya rasa cukup sampai disini perjumpaan kita, saya tunggu kabar dati kalian kembali” ucap raja sambil berdiri dari tempat duduknya

“ saya izin pamit” ucap raja berjalan meninggalkan ruangan itu diikuti oleh abimayu di belakangnya.

“ tunggu dulu tian muda!” ucap wanita itu kepada raja

Raja yang mendengar namanya disebut pun langsung menoleh ke arah belakangnya, di lihatnya wanita itu berjalan ke arahnya.

“ Tidak bisakah kita bersenang senang sebentar, tuan!” pintanya sambil memainkan dasi milik raja

“ Dimana kamu ingin bersenang senang?” tanya raja dengan senyum liciknya

“ Dimana pun tuan muda inginkan saya siap” ucapnya sambil memutar mutarkan jarinya di dada bidang milik raja

Raja memegang tangan itu, kemudian mendekatkan tubuhnya hingga jarak mereka begitu dekat bahkan dada wanita itu terasa jelas menyentuh tubuh raja

“ Datang lah kehotel luxury aku akan menunggumu disana?” bisik raja di telinga wanita itu

Terlihat senyum yang merekah di bibir merah wanita itu, senyum keberhasilan bisa membuat raja masuk ke dalam pesonanya.

Raja pun pergi meninggalkan ruangan itu dengan segera, ketika berada di luar di bukanya jas hitam miliknya dan melemparkannya tepat ke arah wajah abimayu

“ buang jauh jauh!” perintah raja sambil melonggarkan dasinya

“ bagaimana mungkin pria tua bangka itu memperkerjakan wanita seperti itu lebih cocoknya menjadi wanita penghibur bukan sekretaris perusahaan” omel raja sambil berjalan menuju keluar discotik itu.

Baru kakinya hendak melangkah menuruni anak tangga suara seseorang kembali memanggilnya

“ tuan muda!” sapa seseorang dari arah belakang abimayu

Abimayu dan raja bersamaan menolehkan badannya

“ kenapa di saat aku lagi kesal dia muncul” ucap raja dengan ketusnya

“ Apa kabat tuan muda, sudah lama anda tidak datang berkunjung” ujar pria itu.

“ Banyak urusan yang harus saya selesaikan, sekarang cepat katakan apa yang kamu ingin katakan saya tidak punya banyak waktu untuk mendengar basa basi kamu!” ketus raja sambil melipat tangannya di dada.

“ Ada yang ingin bertemu dengan, tuan! Sudah hampir 1 minggu dia disini bahkan tidur di depan sana katanya ingin bertemu tuan muda” ucap pria itu sambil tertunduk

Raja menaikkan alisnya sebelah “ siapa yang ingin mencariku bahkan bisa melakukan hal bodoh seperti itu, aku bukan artis ataupun publik figure” ungkap dengan seutas senyum

“ antarkan aku menemuinya!” pinta raja

Pria itu pun memberi aba aba untuk mengikutinya “ saya akan antar tuan menemuinya” ucapnya

Hingga pria itu berhenti di sebuah ruangan, ruangan yang biasa di pakai untuk menerima tamu penting

“ istimewa sekali dia hingga kamu meletakkannya disini” hardik raja sambil melangkah masuk ke dalam

“ maaf tuan sayq terpaksa membuatnya berada di ruangan ini, karena semua ruangan telah terisi penuh” ungkapnya

Mata raja pun berkelana melihat setiap sudut ruangan itu hingga pandangannya jatuh pada sosok pria yang sedang tertidur di atas sofa itu.

“ Silahkan duduk, tuan!” pinta pria itu

Raja pun segera mendudukkan tubuhnya di sofa depan pria yang sedang tertidur dengan pulasnya, di perhatikannya sosok pria itu pria dengan rambut gimbal, pakaian koyak koyak bahkan terlihat lusuh

“ orang gila darimana yang kamu bawa kesini” ucap raja dengan geramnya

“ cepat bangunkan dia!” perintah raja kepada anak buahnya itu.

Anak buah raja pun segera membangunkan pria yang dikira orang gila itu oleh raja, hingga pria itu bangun dan melihat sosok raja tepat berada di depannya

“ raja!” pekik pria itu sembari berlari memeluk tubuh raja

Semua anak buah raja yang melihat aksi itu pun segera menarik pria itu dari pelukan raja. Raja mengibas ngibaskan kemejanya dan memperhatikan setiap jengkal kemejanya

“ Raja, kau tidak mengenalku lagi!” ucapnya sambil menatap nanar ke arah raja

Raja seketika menghentikan aksi mengibasnya dan menoleh kepada pria itu

“ siapa kau?” tanya raja sambil menaikkan alisnya

“ ini aku, nathan!” ucap pria itu kembali

Raja tampak memikirkan nama yang baru disebutkan oleh pria itu, nama yang tidak asing tapi dia lupa pernah mendengarnya dimana.

“ aku nathan, sahabat kecil kamu” ungkapnya kembali sambil tersenyum lebar dan berharap raja mengingatnya.

“ Aku lupa, terlalu banyak yang harus di ingat” jawab raja dengan sombongnya.

Natan pun mengeluarkan jurus terakhirnya, di keluarkannya sebuah dompet yang sudah tidak layak lagi dari sakunya dan memgambil sebuah foto yang sudah terlihat begitu lama bahkan pinggiran foto itupun sudah memudar

“ Lihat ini, pasti kamu akan memgenalnya” ucap pria itu dengan senyum lebarnya

Raja mengambil foto yang di letakkan di meja depannya, foto dengan 2 anak kecil yang terlihat begitu bahagia, foto dirinya dan seorang anak seusianya. Raja memperhatikan secara seksama foto itu dan pikirannya melayang pada sosok sahabat di masa lalu yang menjadi teman satu satunya yang dimiliki oleh raja

“ apakah sekarang kau sudah mengingatnya?” tanya nathan kembali

“ Benarkah pria yang ada di hadapanku ini seorang nathan junior?” tanya raja sambil meletakkan foto itu kembali ke atas meja

“ Akhirnya kau mengenalku” ucap nathan fengan senyum merekahnya

“ bagaimana mungkin kau bisa menjadi makhluk aneh seperti ini!” ujar raja sambil tertawa kecil

“ sudah jangan tertawakan aku, beri aku pekerjaan sekarang aku butuh pekerjaan bukan ejekan darimu” ucapnya dengan kesal

“ gampang, ubah penampilanmu dan temuai aki lagi” raja pun melesap minuman yang ada di depannya

“ aku tidak punya uang untuk merubah penampilan ini” natah pun melesap minuman itu juga.

Tanpa banyak basa basi raja mengambil dompetnya dan melemparkan sebuah kartu tepat di hadapan natahan “ gunakan itu untuk merubah penampilanmu, setelah itu temui aku disini”

Nathan mengambil kartu itu dan memasukkannya ke dalam sakunya “ bolehkah aku gunakan untuk membeli makanan?” ucap natah sambari memelas

“ terserah kau saja, aku masih banyak urusan” raja pun berdiri dari tempat duduknya dan berjalan keluar dari ruangan itu.

**

Setelah yang sudah di janjikan, pagi ini raja sudah memarkirkan mobilnya di depan rumah sederhana bercat putih yang semalam di datanginya

Tit

Tit

Raja menekan klakson mobilnya berulang ulang agar pemilik rumah itu segera keluar “ dia pikir aku supir menunggunya selama ini” gerutu raja dia pun menekan kembali klakson mobilnya tanpa jeda

Ttiiiittttttttt

Hingga sososk wanita berkaca mata dengan rambut kuncir kuda keluar dari dalam rumah itu.

“Cih, alien dari mana itu, dan kenapa aku dengan mudah menikahinya” raja pun tersenyum picik melihat penampilan gadis itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Orang Ke 3 (Tak Kuasa Menolak Takdir Cinta)
8.6
Almira Mayangsari fokus mengasuh kedua keponakannya tanpa memikirkan asmara. Namun, hidupnya berubah sejak Bastian Navarell, seorang miliarder, menyelamatkannya dari ancaman bahaya. Benih cinta pun tumbuh di antara mereka. Begitu tahu Bastian telah memiliki istri, Almira memilih pergi demi menghindari posisi sebagai orang ketiga. Bastian yang terobsesi tak mengetahui rahasia kesucian Almira. Akankah takdir menyatukan mereka kembali dalam kisah cinta yang mengharukan?
Sampul Novel Aku Masih Bocil, Om
9.5
Masa muda seorang gadis seketika runtuh saat ulang tahun ke-18. Ia dipaksa menikah dengan David, pria dewasa yang tak pernah ia kenal sebelumnya. Alih-alih mesra, kehidupan baru mereka justru dipenuhi pertengkaran konyol, mulai dari urusan kartu kredit hingga uang tunai untuk membeli camilan. Di tengah keraguan atas masa depannya, Dinar hadir dan secara terbuka menunggu status jandanya. Akankah pernikahan ini membawa kebahagiaan atau justru berujung nestapa?
Sampul Novel Benih Sang Pewaris
9.3
Kehidupan Isabella hancur setelah dilecehkan pria misterius di hotel tempatnya bekerja. Meski ditawari uang melimpah sebagai ganti rugi, pelayan ini menolak keras kompensasi tersebut. Namun, takdir mempermainkannya ketika ia mendapati dirinya hamil anak dari pewaris kaya raya itu. Kini, di tengah trauma mendalam dan rahasia besar yang dipikulnya, Isabella harus berjuang keras melewati masa-masa sulit demi menemukan kebahagiaannya kembali.
Sampul Novel CANDU CINTA CEO AROGAN
9.7
Erlan Levin, CEO sukses asal Jakarta, selalu menolak tekanan keluarganya untuk segera membina rumah tangga. Namun, takdirnya berubah drastis setelah ia kedapatan berada di kamar yang sama dengan seorang gadis asing. Demi menutupi rasa malu, Erlan terpaksa menikahi perempuan yang justru sangat disukai oleh keluarganya tersebut. Kini, sang istri harus berjuang keras meluluhkan hati dingin Erlan. Akankah pernikahan paksa ini menumbuhkan cinta, atau ia hanya akan diabaikan selamanya?
Sampul Novel Dendam Mengubur Cinta
8.8
Setelah tujuh tahun bersama, aku meninggalkan Deon saat dia dipenjara demi bersama sahabatnya. Begitu bebas dan sukses kembali, Deon memaksaku menikah sebagai bentuk balas dendam. Di balik citra pernikahan yang harmonis, dia menyiksa batin dengan membawa wanita lain—termasuk adik kandungku—ke ranjang kami. Deon tidak pernah tahu bahwa demi membersihkan namanya, aku rela menyusup ke sarang mafia hingga kehilangan ginjal dan setengah hatiku. Kini, waktuku untuk bertahan hidup hampir habis.
Sampul Novel Dua Sahabat yang Bercerai
8.2
Mely dan Winda menikah dengan dua bersaudara dari Keluarga Wicaksono yang kaya raya. Hari pernikahan berubah menjadi petaka saat suami Mely, Riko, pergi demi menolong mantan kekasihnya. Kepergian Riko memicu serangan jantung fatal pada nenek Mely hingga meninggal dunia. Merasa dikhianati dan diabaikan, Mely memutuskan untuk berpisah. Keputusan ini didukung oleh Winda yang juga memilih menggugat cerai suaminya, menyisakan penyesalan mendalam bagi kedua pria Wicaksono tersebut.