APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Madu Cinta Sang Ceo

Madu Cinta Sang Ceo

CEO dingin Raja Adiwijaya harus menikahi gadis culun bernama Putri Cantika demi melunasi utang budi pada mendiang ayah Putri. Di tengah tumbuhnya rasa cinta di antara mereka, Tiara yang merupakan cinta pertama Raja mendadak kembali. Terjebak masa lalu, Raja berniat menduakan Putri meski ditentang keras. Terperangkap antara obsesi dan komitmen, Raja memaksa Putri bertahan. Akankah Putri bersedia dimadu dalam pernikahan ini?
Bab
Bagikan

Bab 3

Hingga sosok wanita itu masuk ke dalam mobilnya “ berisik sekali membangunkan orang sekampung saja” omel putri ketika dia sudah duduk dan memasang sefty bellnya

Raja menatap tajam ke arah gadis itu “ kau yang membuatku melakukannya keluar lama sekali aku kira kau akan terlihat berbeda rupanya sama saja, sama persis dengan upik abu bahkan pembantu pembantu di rumah ku jauh lebih cantik” hardik raja dengan senyum piciknya

“ nikahi saja pembantumu untuk apa kau repot repot menikahiku”

“ Aku menikahimu bukan untuk menjadi istriku melainkan pembantu, di rumahku masih membutuhkan banyak pembantu” jawab raja sambil mengemudi mobil sport miliknya

Putri pun terdiam, seketika dalam mobil tu terjadi keheningan tanpa ada yang berbicara lagi. “ cepat tunjukkan kemana kau akan membawa ku pergi” ucapan raja memecah keheningan di antara keduanya

Tanpa menjawab sepatah katapun putri langsung menyambungkan tujuan lokasinya di layar depan mobil itu, raja memperhatikan alamat yang tertera di layar itu

“ what 2 jam perjalanan, apa kau kira aku ini supir pribadi” raja memelototkan matanya ke arah putri.

“ kalau kau tidak sanggup menyetir selama itu biar aku saja” jawab putri santai tanpa ada beban sama sekali bahkan tanpa melirik ke arah raja sedikitpun

“ 10 jam pun aku sanggup” ungkap raja dengan kembali fokus menyetir tanpa mempedulikan ejekan dari putri sedikitpun

Selama 2njam perjalanan hanya musik jaz yang terdengar tanpa ada kata dan suara apapun, keduanya begitu larut dalam perjalanan panjang yang sedang mereka lewati, hingga tiba di tempat tujuan raja menghentikan mobilnya dan memperhatikan sekeliling.

“ Tempat apa ini?” tanyanya

“ turun saja nanti kau juga akan tau, dan ingat 1 hal jangan membatah apapun yang aku minta darimu ini sebagai syarat pernikahan dariku setidaknya sebelum menikah ada hal baik yang akan aku lakukan” ucapnya sembari keluar dari dalam mobil itu.

Belum sempat raja menjawab putri sudah duluan keluar dari dalam mobilnya “ Dasar wanita gila, bisa bisanya dia melakukan ini padaku” umpat raja

Dia pun segera menyusul putri yang sudah berjalan menjauh darinya, raja mengikuti langkah wanita itu dari belakang di perhatikan sekeliling tempat itu, tempat yang di penuhi rumah rumah kecil dan lingkungan yang kumuh, raja menepis nepiskan tangannya karena dia mencium aroma yang tidak enak darisana.

Raja berjalan dengan cepat hingga mendekati putri kemudian menarik tangan wanita itu “ jangan main main denganku” bentakan raja membuat pitri terkejut

“ apa yang membuatku bermain main denganmu” balas putri berlagak santai sebenarnya dia sudah takut dengan sorotan wajah raja.

Raja menatap tajam wajah wanita yang berada dekat dengannya “ tempat apa ini, kenapa kau membawaku kemari?” tanya raja sedikit melembutkan suaranya

Putri menarik nafasnya, “ ikuti saja kemana aku pergi dan jangan banyak tanya” pitri pun melepaskan tangannya yang di genggam oleh raja kemudian berjalan kembali tanpa menolehkan kepalanya ke raja yang sudah di tinggalkannya.

Hingga dia menghentikan kakinya di sebuah rumah yang termasuk besar di bandingkan dengan rumah rumah lainnya di sekitaran sana, putri mengetuk pintu rumah itu dan menunggu seseorang keluar dari dalamnya.

Hingga sosok pria menampakkan wajahnya dari sebalik pintu itu “ non putri” sapa pria tua dengan sorban di kepalanya

“ assalamualaikum, buya! Sapa putri sembari tersenyum danmencium tangan pria tua itu

“ waalaikum salam” silahkan masuk, non” pintanya

Putri pun masuk ke dalam rumah itu susul raja yang tidak bersuara sedikitpun

“ ada apa non putri jauh jauh datang kemari?” tanyanya kembali

“ perkenalkan buya, dia,, dia,,”

“ saya calon suaminya” sela raja dengan wajah datarnya sambil melirik ke arah pria tua itu.

Pria tua itu pun tersenyum kepada raja “ Alhamdulillah,semoga semua niat baik kalian berdua di beri kelancaran”

“ Dan saya kesini mau bilang hal penting buya” sela putri dengan melirik sekilas ke arah raja sambil menarik nafasnya kemudian baru menatap ke pria tua itu

“ katakan”

“ Calon suami saya akan membangunkan masjid dan pesantren si sekitar sini buya” putri melirik penuh senyum kearah raja.

“ benarkan kamu akan membangun masjid disini” putri berucap dengan nada lembutnya kepada raja yang masih tampak kebingungan

“ Be- benar” jawab raja terbata bata

“ Alhamdulillah kalau benar begitu, kami semua disini akan menyambut baik berita ini” pria itupun tersenyum kepada putri dan raja secara bergantian

Putri tersenyum picik sambil menatap ke arah raja yang masih saja terdiam tanpa berbicara apapun kepadanya. Raja pun menatap manik mata putri dengan wajah tanpa senyum yang terlihat begitu mengerikan.

“ Sudah selesai bukan, kita pulang sekarang aku masih ada urusan” ajak raja melihat ke arah jam tangannya

“ Semuanya nanti akan di urus dengan asisten saya” Raja berucap dengan pria tua itu dengan seriusnya

“ saya izin pamit dulu” raja pun berdiri dari duduknya diikuti putri yang mengikuti langkahnya dari belakang.

Selama perjalanan pulang tidak ada pembicaraaan serius di antara keduanya bahkan raja pun tidak membahas masalah pembangunan masjid dan pesantren yang di utarakan oleh putri tadi, hingga setelah 2 jam perjalanan mereka berdua sampai di depan rumah putri kembali

“ Turun lah, besok pagi akan ada yang menjemputmu” raja berucap tanpa menatap ke arah putri

Putri pun segera turun dari dalam mobil itu, putri hanya melihat mobil itu pergi dan menghilnag dari pandangan matanya.

**

“ Bagaimana saksi, sah”! Ucap penghuli di depan hadapan para saksi

“ sah” jawab mereka secara bersamaan

Putri mencium punggung tangan raja, di tatapnya manik mata raja terlihat seutas senyum licik dari wajah raja, setelah penghulu membaca kan doa dan berakhirnya semua prosesi akad nikah raja segera meninggalkan ruangan akad nikahnya

“ Ikut aku” perintah raja sembari berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya.

Setibanya di d pan pintu sebuah kamar raja segera membuka pintu itu dan masuk kedalamnya, putri hanya terdiam di depan pintu itu memperhatikan secara seksama setiap sudut ruangan kamar itu, kamar berukuran besar dengan nuansa serba putih di dalamnya

“ jangan melamun di depan pintu itu kalau kamu kesurupan siapa yang akan menolong!” hardik raja sembari duduk santai di sofa kamarnya

Putri dengan ragu ragu melangkahkan kakinya ke dalam ruangan itu “ dimana kamar mandinya?” putri mencoba bertanya kepada raja yang sibuk menatap layar ponselnya

“ Untuk apa menanyai kamar mandi?”

“ Aku ingin berganti pakaian, apa tidak boleh!” putri menguatkan perkataannya.

Raja menatap ke arah putri kemudian segera berjalan ke hadapan wanita yang berdiri di depannya. Raja perlahan lahan mendekat membuat putri memundurkan langkahnya

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Orang Ke 3 (Tak Kuasa Menolak Takdir Cinta)
8.6
Almira Mayangsari fokus mengasuh kedua keponakannya tanpa memikirkan asmara. Namun, hidupnya berubah sejak Bastian Navarell, seorang miliarder, menyelamatkannya dari ancaman bahaya. Benih cinta pun tumbuh di antara mereka. Begitu tahu Bastian telah memiliki istri, Almira memilih pergi demi menghindari posisi sebagai orang ketiga. Bastian yang terobsesi tak mengetahui rahasia kesucian Almira. Akankah takdir menyatukan mereka kembali dalam kisah cinta yang mengharukan?
Sampul Novel Aku Masih Bocil, Om
9.5
Masa muda seorang gadis seketika runtuh saat ulang tahun ke-18. Ia dipaksa menikah dengan David, pria dewasa yang tak pernah ia kenal sebelumnya. Alih-alih mesra, kehidupan baru mereka justru dipenuhi pertengkaran konyol, mulai dari urusan kartu kredit hingga uang tunai untuk membeli camilan. Di tengah keraguan atas masa depannya, Dinar hadir dan secara terbuka menunggu status jandanya. Akankah pernikahan ini membawa kebahagiaan atau justru berujung nestapa?
Sampul Novel Benih Sang Pewaris
9.3
Kehidupan Isabella hancur setelah dilecehkan pria misterius di hotel tempatnya bekerja. Meski ditawari uang melimpah sebagai ganti rugi, pelayan ini menolak keras kompensasi tersebut. Namun, takdir mempermainkannya ketika ia mendapati dirinya hamil anak dari pewaris kaya raya itu. Kini, di tengah trauma mendalam dan rahasia besar yang dipikulnya, Isabella harus berjuang keras melewati masa-masa sulit demi menemukan kebahagiaannya kembali.
Sampul Novel CANDU CINTA CEO AROGAN
9.7
Erlan Levin, CEO sukses asal Jakarta, selalu menolak tekanan keluarganya untuk segera membina rumah tangga. Namun, takdirnya berubah drastis setelah ia kedapatan berada di kamar yang sama dengan seorang gadis asing. Demi menutupi rasa malu, Erlan terpaksa menikahi perempuan yang justru sangat disukai oleh keluarganya tersebut. Kini, sang istri harus berjuang keras meluluhkan hati dingin Erlan. Akankah pernikahan paksa ini menumbuhkan cinta, atau ia hanya akan diabaikan selamanya?
Sampul Novel Dendam Mengubur Cinta
8.8
Setelah tujuh tahun bersama, aku meninggalkan Deon saat dia dipenjara demi bersama sahabatnya. Begitu bebas dan sukses kembali, Deon memaksaku menikah sebagai bentuk balas dendam. Di balik citra pernikahan yang harmonis, dia menyiksa batin dengan membawa wanita lain—termasuk adik kandungku—ke ranjang kami. Deon tidak pernah tahu bahwa demi membersihkan namanya, aku rela menyusup ke sarang mafia hingga kehilangan ginjal dan setengah hatiku. Kini, waktuku untuk bertahan hidup hampir habis.
Sampul Novel Dua Sahabat yang Bercerai
8.2
Mely dan Winda menikah dengan dua bersaudara dari Keluarga Wicaksono yang kaya raya. Hari pernikahan berubah menjadi petaka saat suami Mely, Riko, pergi demi menolong mantan kekasihnya. Kepergian Riko memicu serangan jantung fatal pada nenek Mely hingga meninggal dunia. Merasa dikhianati dan diabaikan, Mely memutuskan untuk berpisah. Keputusan ini didukung oleh Winda yang juga memilih menggugat cerai suaminya, menyisakan penyesalan mendalam bagi kedua pria Wicaksono tersebut.