APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta di Atas Es: Jangan Tinggalkan Aku, Pembohongku yang Menawan

Cinta di Atas Es: Jangan Tinggalkan Aku, Pembohongku yang Menawan

Nyla merasa tak lagi dihargai oleh Ethan yang dingin dan selalu menuduhnya berdusta. Kecewa dengan sikap tersebut, ia memutuskan untuk pergi menjauh. Namun, langkah Nyla ini justru memicu perubahan drastis pada sikap Ethan. Nyla kemudian menantang pria itu, mempertanyakan mengapa ia menahannya tanpa rasa percaya. Ethan yang dahulunya angkuh kini justru memohon dengan penuh kerendahan hati agar Nyla tetap tinggal, sambil mengakui segala kesalahannya demi memperbaiki hubungan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 3

Nyla, yang kini berada di tahun terakhirnya di perguruan tinggi, telah memulai magangnya sambil mengelola studionya sendiri—usaha yang ia mulai sejak tahun ketiganya. Dia mengkhususkan diri dalam desain mode, dan studionya adalah kebanggaan dan kegembiraannya.

Namun akhir-akhir ini, tekanan dari para pesaing begitu tiada henti. Seseorang jelas ingin dia keluar dari Ulares. Meski frustrasi, Nyla menolak untuk mundur.

Setelah malam yang tidak tenang, tubuhnya terasa sakit saat dia bersiap untuk hari berikutnya. Dia tidak sanggup mengenakan pakaian profesionalnya seperti biasanya, dan memilih pakaian kasual. Bahkan dengan pakaian sederhana, keanggunan dan karismanya menarik perhatian ke mana pun dia pergi.

Saat dia memasuki studio, resepsionisnya ragu-ragu sebelum mendekatinya.

"Nona Green... "Eh, ibumu ada di sini," katanya dengan gugup. "Kami mencoba menghentikannya, tetapi... dia sedang menggendong bayi, dan kami tidak ingin mengambil risiko apa pun."

Nyla memberinya senyuman yang meyakinkan. Ibunya, Vicki Brooks, sulit untuk dihadapi. "Tidak apa-apa. Saya mengerti. "Anda dapat kembali bekerja."

Merasa lega, resepsionis itu mengangguk dan kembali ke mejanya.

Studio Nyla tidak besar, tetapi setiap incinya mencerminkan sentuhannya. Dia sendiri yang mendesain interiornya, mengutamakan keanggunan minimalis yang memancarkan kecanggihan. Di ruang tamu, dia melihat ibunya sedang menggendong bayi di lengannya.

Nolan Brooks, bayi prematur, lahir ke dunia saat Vicki berusia empat puluhan. Kedatangannya hampir merenggut nyawa mereka berdua, dan sejak saat itu, dunia Vicki sepenuhnya berputar di sekelilingnya.

Berdiri diam di ambang pintu, Nyla mengamati ibunya. Ekspresi wajah Vicki melembut saat dia menggendong Nolan dengan lembut, kehangatan keibuannya tak terbantahkan.

Untuk sesaat, Nyla melihat Vicki yang dulu—seorang istri dan ibu yang lembut dan pengertian, saat keluarga Green masih utuh.

Namun versi ibunya itu telah tiada. Sekarang, Vicki hanyalah seorang ibu bagi Nolan.

Pikiran itu menyakitkan, tetapi Nyla menepis perasaan itu dan berjalan ke ruang tamu.

Dia duduk di hadapan Vicki, yang melirik sebentar sebelum mengembalikan perhatiannya ke Nolan. Asisten Nyla segera membawakan secangkir kopi dan pergi tanpa sepatah kata pun. Nyla mengangkat cangkir dan mengaduknya perlahan, dentingan sendok memecah keheningan.

"Mengapa kamu di sini?" Tanyanya dengan nada tenang.

Tatapan Vicki melirik tidak setuju pada pakaian kasual Nyla. "Kamu akan keluar dengan pakaian seperti itu? Tidakkah kamu sadar bahwa kamu sekarang mewakili keluarga Brooks? "Segala sesuatu yang Anda lakukan mencerminkan kami."

Sambil bersandar di sofa, Nyla menjawab dengan suara tenang dan terukur, "Nama belakangku Green. "Saya tidak pernah menjadi bagian dari keluarga Brooks."

Bibir Vicki mengencang, rasa frustrasinya tampak jelas. "Kamu—" Dia menghentikan dirinya sendiri, melirik ke arah Nolan, yang bergerak dalam pelukannya. Sambil merendahkan suaranya, dia melanjutkan, "Ryland telah mengatur kencan untukmu besok di Delight Restaurant. Anda akan bertemu putra kedua keluarga Fowler. "Dia berasal dari latar belakang yang terhormat, dan sekarang saatnya Anda mulai memikirkan masa depan Anda."

Nyla mengangkat sebelah alisnya, senyum pahit mengembang di bibirnya. Putra kedua keluarga Fowler baru saja dibebaskan dari penjara. Ryland jelas punya bakat dalam memilih pertandingan.

"Aku tidak punya waktu," jawab Nyla acuh tak acuh sambil menyesap kopinya.

Ketenangan Vicki retak. "Tidak ada waktu? Anda tidak pergi ke sekolah atau studio kemarin. Dan kamu juga tidak pulang tadi malam. "Kudengar kau ada di bar."

Dia telah mengerjakan pekerjaan rumahnya. Pelarian Nyla di tengah malam dan pestanya adalah alasan Vicki datang menyerbu. Perilaku semacam itu tidak dapat diterima.

Kalau saja Nolan tidak tertidur dalam pelukannya, dia pasti sudah mulai berteriak.

Lalu mata tajam Vicki tertuju pada tanda merah samar di leher Nyla. Ekspresinya menjadi gelap. "Apa itu yang ada di lehermu?" desisnya. "Aku memperingatkanmu, Nyla. Jika kau main-main, aku tidak akan mentolerirnya!"

Nyla berhenti sejenak di tengah-tengah menyeruput minumannya, lalu meletakkan cangkirnya dengan sengaja. Dia membalas tatapan Vicki dengan sikap acuh tak acuh yang tenang. Ibunya masih tampak muda meski usianya sudah lanjut. Uang memang bisa melakukan keajaiban, pikir Nyla.

"Lalu bagaimana jika aku?" Katanya sambil bersandar ke belakang. "Kamu tidak peduli padaku selama bertahun-tahun, jadi mengapa berpura-pura sekarang? Bawa anakmu yang berharga itu dan pergilah."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Sampah
8.1
Trauma akibat pelecehan seksual membuat Berlian tumbuh menjadi gadis tomboi yang pemberontak. Merasa dirinya kotor dan tidak lagi berharga, ia memilih menutup rapat hatinya dari semua laki-laki karena yakin tak akan ada cinta yang tulus untuknya. Namun, takdir mempertemukannya dengan seorang miliarder kaya. Akankah kehadiran pria ini mampu memulihkan luka masa lalu Berlian yang begitu kelam, atau justru mendatangkan kepedihan baru yang jauh lebih menyiksa?
Sampul Novel Aku Sayang Om
8.1
Sejak kecil, Noelia yang yatim piatu hanya dibesarkan oleh Tante Novi. Hidup bocah delapan tahun ini terasa hampa sampai Wisnu dan Santi, sepasang pengantin baru, pindah ke sebelah rumahnya. Sosok Wisnu yang sangat peduli berhasil mengisi kekosongan figur ayah yang dirindukan Noelia. Seiring bergulirnya waktu hingga ia tumbuh dewasa, kedekatan erat yang terjalin selama bertahun-tahun itu perlahan mengubah rasa kagum Noelia menjadi benih asmara, hingga ia nekat menyatakan cinta kepada Wisnu.
Sampul Novel Balas Dendam Lima Anak Kembar
9.4
Isabella Ardhani terusir setelah malam tragis bersama bos mafia, Rafael Damar, membuatnya mengandung lima bayi kembar jenius. Demi membesarkan anak-anaknya, ia melarikan diri ke luar negeri. Tahun-tahun berlalu, Isabella kembali sebagai sosok wanita yang sangat berkuasa. Takdir pun mempertemukannya lagi dengan Rafael. Namun, kali ini kelima anak kembarnya yang cerdas telah mempersiapkan sebuah rencana balas dendam besar untuk ayah kandung mereka sendiri.
Sampul Novel Bukan yang Pertama
8.4
Zaina Rahayu kehilangan orang tuanya akibat kelalaian seorang sosialita, yang kemudian menjanjikannya menjadi menantu sebagai bentuk penebusan dosa. Namun, sikap dingin sang calon suami dan bayang-bayang masa lalunya yang belum selesai membuat Zaina memilih mundur dari perjodohan ini. Zaina mencoba menjauh, tetapi takdir terus mendekatkannya kembali dengan pria galak itu. Mampukah gadis polos ini bertahan saat benih cinta mulai tumbuh di tengah rumitnya masa lalu sang pria?
Sampul Novel Cinta berlapis Dusta
8.4
Dalam novel Cinta berlapis Dusta, seorang wanita terlahir kembali demi menghindari takdir tragis diselingkuhi dan dilumpuhkan oleh Jayden. Ia memilih menikah dengan adik iparnya, Simon Hanson. Saat kecelakaan serupa terulang, Simon langsung menjebloskan Clarisse ke penjara. Namun lima tahun kemudian, ia menyadari kebenaran pahit bahwa Simon dan putra kandungnya sendiri sebenarnya hanya mencintai Clarisse. Ia pun memilih melepaskan mereka.
Sampul Novel Iparku Ayah Anakku
8.0
Bekerja jadi sekretaris Rama, sang kakak ipar, membawa Andini ke dalam prahara besar. Akibat insiden fatal saat Rama mabuk, kini Andini mengandung anaknya. Demi impian memiliki keturunan, Rama pun memohon agar Andini bersedia menjadi istri kedua. Andini terjebak dilema hebat, bimbang antara rasa bersalah pada kakaknya, Anjani, dan tuntutan keadaan. Akankah rahasia ini selamanya terkubur, atau justru pengkhianatan tidak sengaja ini akan menghancurkan kebahagiaan sang kakak?