APKDock Logo
Sampul Novel Bukan yang Pertama

Bukan yang Pertama

8.4 / 10.0
Zaina Rahayu kehilangan orang tuanya akibat kelalaian seorang sosialita, yang kemudian menjanjikannya menjadi menantu sebagai bentuk penebusan dosa. Namun, sikap dingin sang calon suami dan bayang-bayang masa lalunya yang belum selesai membuat Zaina memilih mundur dari perjodohan ini. Zaina mencoba menjauh, tetapi takdir terus mendekatkannya kembali dengan pria galak itu. Mampukah gadis polos ini bertahan saat benih cinta mulai tumbuh di tengah rumitnya masa lalu sang pria?

Bukan yang Pertama Bab 1

Gadis itu masih terduduk lesu melihat nanar ke arah jasad orang tuanya yang sudah kaku.

Tidak ada air mata, tidak pula isak tangis yang masih terdengar. Hanya mata sembab dan hidung merah yang menandakan bahwa gadis itu sempat menangis hebat beberapa menit lalu.

Kini semua air mata itu seakan habis tak bersisa, hingga sudah tak ada lagi yang bisa ia keluarkan selain tatapan sendu penuh kepiluan.

Dia adalah Ina. Zaina Rahayu lengkapnya. Anak semata wayang dari Bapak Husein dan Ibu Wanda, yang kini harus menjadi yatim piatu, karena kesalahan seorang wanita kota yang tak pandai dalam mengemudi di jalan berliku.

Itu yang Ina dengar. Detailnya Ina tidak tahu. Karena pada saat kejadian, Ina masih ada di Warteg Bu Eni, tempatnya mencari rezeki demi membantu meringankan beban orang tuanya.

Ina memang bukan berasal dari keluarga berada. Bahkan kalau boleh jujur, Keluarga Ina adalah keluarga miskin yang untuk makan saja susah.

Orang tua Ina adalah buruh harian di pabrik, sementara Ina sendiri hanya bisa bekerja di sebuah warteg yang ada di pasar, dengan upah yang tidak seberapa.

Tidak apa-apa. Itu lebih baik daripada menganggur, iya, kan? Karena untuk mencari pekerjaan lebih baik pun, Ina tak punya syarat yang memadai.

Dia hanya lulusan SMP. Itupun hanya sampai kelas dua saja. Tidak bisa sampai lulus karena perkara biaya.

Alasan klise memang. Tapi Ina juga tak bisa egois, memaksa orang tuanya yang memang selalu payah dalam hal itu.

Perkara uang memang selalu jadi momok untuk keluarganya. Hingga yang bisa Ina lakukan adalah pasrah pada takdir dan mengikuti alur yang sudah ada.

Tidak ada yang bisa dibanggakan dari seorang Zaina Rahayu. Selain wajahnya yang ayu, yang juga kadang menjadi incaran para hidung belang untuk dijadikan selingkuhan, atau istri kesekian.

Beruntung ayah dan ibunya masih punya hati, hingga tak pernah termakan rayuan menggiurkan para hidung belang itu.

"Na? Orangnya mau tanggung jawab, kan?" bisik salah satu tetangganya, sambil menepuk bahu Ina yang kini terlihat seperti orang linglung di tempatnya.

Tanggung jawab? Tanggung jawab seperti apa yang di maksud? Uang, kah? Atau apa?

"Iya, Na. Jangan diem aja. Pokoknya kamu harus minta tanggung jawab sama orang itu. Minta uang konpensasi yang besar. Kalau gak, laporin aja ke polisi. Biar tahu rasa!" sahut tetangga lainnya dengan menggebu-gebu.

Benar dugaan Ina. Ternyata tanggung jawab yang mereka sebutkan adalah sejumlah uang. Tapi, memang uang bisa mengembalikan nyawa orang tuanya?

"Nah itu, saya setuju. Apalagi katanya, yang nabrak wong sugih. Jadi kamu bisa ngajuin konpensasi besar, Na. Kapan lagi kan, Na? Siapa tahu kamu bisa mendadak sugih dari uang konpensasi itu," sahut yang lainnya mulai terpancing.

Miris, ya? Alih-alih rasa prihatin yang mereka rasakan melihat kondisi Ina yang kini sudah yatim piatu sekarang. Mereka malah memikirkan hal lain yang ... benar-benar membuat Ina terluka.

Menukar kematian orang tuanya dengan sejumlah uang. Sungguh! Ina merasa sangat berdosa hanya dengan memikirkannya saja.

"Pokoknya ya, Na. Kamu jangan diem aja. Jangan manut aja kalau di kasih sedikit. Rugi di kamu. Minta yang banyak. Kalau mereka gak mau, masukan saja dia ke penjara." Tetangga Ina pun makin mengompori.

"Memang suara orang kecil seperti kita akan di dengar, Bu," lirih Ina kemudian. Membuat tetangganya itu mengerjap pelan.

"Maksud kamu?" tanyanya tak mengerti.

"Ibu bilang, yang nabrak wong sugih, kan? Uangnya banyak, kan? Kalau begitu, mereka juga bisa melakukan apa saja dong buat lepas dari jerat hukum. Secara, jaman sekarang uang lebih sering di utamakan daripada kejujuran. Makanya Ina tanya sama Ibu, memang kalau Ina melapor, kira-kira ada yang mau denger, gak?"

Lalu si Ibu yang kompor itu, pun para tetangganya yang lainnya, yang tadi menggebu-gebu akhirnya bungkam tak bisa menjawab.

Karena mereka pun sadar, ucapan Ina memang 100% benar. Apalagi, mereka juga tahu kondisi si Miskin Ina. Dia tidak punya apapun yang bisa di gunakan untuk mencari keadilan.

Ah, mungkin tepatnya membeli keadilan. Karena jaman sekarang, semua hal punya harga sendiri. Dan seorang Ina tak punya uang seperser pun untuk membelinya.

Karenanya, selain diam dan pasrah, bisa apalagi Ina saat ini.

"Makanya kamu nikah sama saya saja, Na. Saya janji akan bantu kamu buat cari keadilan." Sebuah suara pria tua tiba-tiba menginterupsi, membuat para tetangga yang tadi sudah diam, kini memutar mata dan mencibir sang tua bangka itu.

"Jangan mau sama dia, Na. Udah bau tanah. Mending sama saya saja, Na. Masih muda. Masih bisa bikin kamu hamil berkali-kali." Seorang pria lebih muda menyahuti.

Ina hanya bisa memejamkan mata erat mendengar pertikaian para hidung belang itu.

Demi tuhan, jasad orang tuanya saja belum di kebumikan, bukannya datang untuk memberi bela sungkawa atau rasa duka cita. Mereka malah memperebutkan Ina untuk jadi istri mudanya.

Di mana hati nurani mereka?

"Enak aja, Ina tuh cocoknya sama saya. Karena meski saya tua, saya sudah terbukti bisa mensejahterakan istri-istri saya. Tanya saja pada salah satu istri saya."

"Ya, tapi kan--"

"Ina itu akan menjadi istri saya?!" suara menggelegar lain terdengar, membuat semua orang langsung menoleh ke sumber suara. Pun Ina yang yang sangat mengenal suara itu.

"Kamu ingat kan, Ina. Orang tua kamu masih punya hutang banyak pada saya. Dan karena mereka kini sudah meninggal, saya ingin kamu membayar hutang mereka dengan diri kamu sendiri."

Seringai setan itu membuat Ina langsung menelan salivanya kelat. Karena Ina merasa tidak mungkin melawan lagi.

Suara riuh bisik para tetangga pun mulai terdengar. Antara mengasihani dan mencibir jadi satu menggambarkan kondisi Ina saat ini.

Semua orang tahu, tidak ada jalan lagi untuk Ina kabur dari jerat lintah darat, paling sadis di kampung ini.

Namanya Joko. Dia adalah lintah darat paling sadis, yang memberi bunga 100% untuk semua hutang yang dia berikan.

Makanya, jarang ada yang berani menghutang pada pria itu. Termasuk ayah Ina. Tapi, karena saat itu kondisi mendesaknya, ayah Ina pun terpaksa berhutang, demi menyelamatkan nyawa putrinya yang terkena penyakit usus buntu.

Itulah awal mula derita keluarga Ina.

Kalau dulu ada orang tua Ina yang membelanya mati-matian agar Ina tak jatuh ke tangan pria itu, yang meminta Ina jadi istri muda sebagai pelunasan hutang.

Namun Kini, siapa yang akan membela Ina?

Tuhan, tolong bantu Ina ... Ina tidak mau jadi istri ke tujuh lintah darat itu.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Bukan yang Pertama

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Berkalung Noda
7.9
Demi keluar dari jerat kemiskinan dan mengejar kekayaan, Ikhsan yang tampan rela mengorbankan ketulusan cintanya untuk merantau ke kota besar. Namun, ambisi itu justru menghancurkan asmaranya. Ikhsan terjebak dalam situasi rumit yang memaksanya menikahi anak perempuan dari bosnya sendiri. Ia pun terpaksa memutuskan hubungan sepihak. Akankah takdir mempertemukan kembali pemuda ini dengan cinta pertamanya? Simak kisah pilu perjalanan hidup Ikhsan di sini.
Sampul Novel Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku
8.3
Muak dikhianati Agung serta ditindas oleh keluarga mertuanya, Serani Gunawan mantap mengambil keputusan untuk bercerai. Penyesalan mendalam segera menghampiri sang mantan suami ketika menyadari bahwa CEO baru di kantornya adalah Serani, yang selama ini menyembunyikan status miliardernya. Demi menguasai kekayaan Serani, Agung dan selingkuhannya menyusun berbagai rencana jahat. Beruntung, Serani tidak sendirian; dua pria kaya dan tampan siap mendampinginya menghadapi setiap ancaman demi menemukan cinta sejati.
Sampul Novel Istri yang Tak Kau Percaya Ternyata Kaya Raya
7.8
Dituduh tidak suci dan dihina karena latar belakangnya, pernikahan Analea dengan Hamid dipenuhi kebekuan. Puncak keretakan terjadi saat Analea memergoki suaminya berselingkuh. Bertekad menuntut cerai, ia menyusun strategi hukum hingga berhasil bekerja di Eternal Group dengan gaji fantastis. Namun, kehidupan barunya dipenuhi kejanggalan. Mengapa Kaisar, sang presdir, selalu melindunginya? Apa hubungan Ibu Maira dengan masa lalunya? Di tengah misteri itu, Fabian, pengusaha matang rekan Kaisar, menawarkan bantuan dengan syarat yang tak biasa.
Sampul Novel My Soulmate From My Heart (Series 2)
9.5
Demi menghindari perjodohan dengan Cheryl yang sudah dianggapnya adik sendiri, Arland nekat menjalin hubungan palsu dengan Kiran. Rencana yang semula hanya sandiwara ini perlahan berubah menjadi cinta yang sungguh-sungguh. Namun, saat Arland mulai benar-benar menyayangi Kiran, hubungan mereka justru dihadapkan pada ujian berat. Sang mama menentang keras kedekatan mereka dan menolak memberikan restu.
Sampul Novel My Sweet Wife
9.4
Kehidupan Riko Alfian Firmansyah, pria berumur 28 tahun, berubah drastis setelah tertangkap basah sedang berciuman dengan Tiffani Mita Winata oleh ibu gadis itu saat pernikahan adiknya. Demi menuruti tuntutan orang tua, Riko terpaksa menikahi mahasiswi berusia 21 tahun yang juga sahabat dari adiknya tersebut. Kini, Mita harus mengarungi kehidupan rumah tangga yang bergelimang kemewahan bersama Riko tanpa adanya rasa cinta. Dapatkah pernikahan tanpa landasan asmara ini berujung manis?
Sampul Novel TERJERAT PERNIKAHAN SANDIWARA
7.9
Aruna terpaksa menikahi Alzam demi menebus kesalahan masa lalunya yang kawin lari tanpa restu sang nenek. Namun, pernikahan ini justru menjadi awal dari penderitaan baru yang menyayat hati. Begitu tiba di kediaman suaminya, Aruna mendapati kenyataan pahit bahwa Alzam telah memiliki istri sah lain yang begitu jelita. Kini, ia terperangkap dalam peliknya kehidupan poligami yang sarat akan rahasia kelam serta luka batin mendalam.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan