APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Love After Marriage

Love After Marriage

Alesya terjebak pernikahan tanpa cinta dengan Victor, CEO dingin yang berniat membalas dendam atas kematian adiknya. Alih-alih bahagia, ia justru dihina dan menjadi pelampiasan kebencian suaminya. Victor bertekad membuat hidup Alesya menderita selamanya. Di tengah kekejaman dan trauma masa lalu, mampukah cinta tumbuh di hati pria yang bahkan tidak pernah menganggap keberadaannya?
Bab
Bagikan

Bab 2

Morissa terkejut mendengar perkataan pria itu. Bukan hanya sekedar pertanyaan, namun juga pernyataan. Dengan situasi yang seperti itu, tentu saja Morissa harus memikirkan dengan baik.

"Tuan, saya tidak mengerti apa yang anda katakan," jawab Morissa pura-pura tidak paham.

Pria itu mundur tiga langkah kemudian memperbaiki jasnya.

"Perkenalkan, nama saya Dirga. Saya harap anda bisa menerima tawaran saya!" ucap Dirga dingin tetapi sopan.

Morissa berdeham dan dengan cepat membantu Alesya berdiri. Sikap wanita itu mendadak baik kepada Alesya.

"Sayang, kamu enggak apa-apa? Maaf yah, mama terlalu keras mendidikmu. Mengenai gucinya, mama tidak akan marah lagi yang penting ... jangan mengulangi kesalahan yang sama yah?" Morissa begitu lembut kepada Alesya, membuat wanita itu terlalu heran dan hanya mengikuti alur.

Alesya memberanikan diri mengangkat kepalanya melihat pria asing yang ada di sampingnya. Dilihat dari penampilan pria itu, dia bukanlah pria biasa dan tidak heran kalau ibu tirinya langsung merubah sikapnya.

Dirga sedikit kesal melihat Morissa yang mengabaikannya.

"Sepertinya anda sama sekali tidak tertarik dengan penawaran yang saya berikan padahal ... mengenai keuntungan anda, kami jamin kalau anda akan puas!" ucap Dirga menatap tajam Morissa dengan wajah yang tanpa ekspresi.

"Saya tertarik. Tuan, saya akan melakukan yang terbaik untuk anda," Morissa dengan cepat membalas.

Dirga merasa lega saat Morissa menerima tawarannya. Morissa meminta pria berkaca mata itu untuk duduk. Sedangkan Chloe mengajak Rey untuk keluar dari sana setelah ibunya memberi kode agar mereka segera pergi.

"Alesya sayang, buatkan Tuan Dirga minuman!" pinta Morissa dengan senyum palsu, berusaha bersikap lembut kepada Alesya.

Alesya hanya menurut dan mulai meninggalkan mereka.

Setelah kepergian Alesya, Dirga langsung menatap Morissa.

"Anda tidak perlu berpura-pura di depan saya. Saya tahu benar kalau anda tidak pernah suka dengan kehadiran Alesya di sisi anda!" ucap Dirga serius.

Morissa berdeham. Pikirnya, Dirga tidak akan tahu kepura-puraannya.

"Kita langsung saja ke intinya. Kenapa anda menginginkan Alesya?" tanya Morissa penasaran namun berusaha bersikap sopan.

"Saya tidak bisa membocorkan alasan saya menginginkan wanita itu. Lagi pula, Alesya tidak berguna bagi anda. Saya bisa menggantikan anda untuk menyiksanya jika hal itu menjadi alasan anda ragu untuk memberikannya kepada saya!" tegas Dirga dingin.

"Apa yang akan saya dapatkan?" tanya Morrissa menaikkan satu alisnya.

"Bisa berupa uang, juga bisa berupa barang. Apa permintaan anda?" Pria itu berdiri dari duduknya dan memperbaiki jasnya.

"700jt?" jawab Morissa iseng.

"Tidak masalah!" balas Dirga tersenyum penuh arti.

Morissa terkejut saat dengan santainya Dirga menerima permintaannya padahal Morissa hanya iseng. Sudah jelas-jelas kalau pria yang ada di hadapan Morissa bukanlah pria biasa.

"A–anda serius?" tanya Morissa langsung berdiri dari duduknya.

"Saya tidak pernah main-main dengan perkataan saya!" tegas Dirga.

Dirga meminta dokumen kepada salah satu bawahannya dan meminta Morissa untuk menandatangani surat jual beli barang. Ya, bisa dibilang mereka menganggap Alesya adalah barang yang bisa diperjual belikan.

Tanpa pikir panjang, Morissa menandatangani surat perjanjian itu. Dirga menuliskan cek sebesar 700jt untuk Morissa dengan syarat wanita itu tidak punya hak apapun kepada Alesya.

***

Alesya telah mempersiapkan teh hangat. Karena di musim dingin seperti ini, lebih bagus mengonsumsi yang hangat hangat.

'Sepertinya, Tuan Dirga ini bukan orang biasa. Buktinya, ibu merubah sikapnya menjadi lembut padaku,' batin Alesya.

Wanita itu segera mengantar teh hangatnya. Namun ia heran saat dua orang pria datang mendekatinya.

Alesya mengabaikan kedua pria yang sepertinya adalah bawahan Dirga. Ia meletakkan nampan di atas meja.

Dirga yang dari tadi hanya berdiri, mulai mendekati Alesya.

"Anda bukan lagi bagian dari keluarga Dalbert. Kini anda akan menjadi bagian dari keluarga Geraldo!" tegas Dirga dingin.

Wanita itu kebingungan saat mendengar perkataan Dirga. Dia tidak tahu apa yang terjadi hingga Dirga meminta bawahannya untuk membawa Alesya ke mobil.

Tentu saja Alesya kebingungan dan terkejut pada saat bawahan itu menyeretnya dengan paksa menuju mobil. Dirga menatap Morissa sebelum akhirnya memilih meninggalkan tempat itu.

"Apa yang kalian lakukan?!"

Alesya berusaha meronta-ronta, namun tenaga kecilnya tidak sebanding dengan tenaga besar para pria berotot besar itu.

Di mobil, Dirga duduk di kursi mengemudi sedangkan Alesya berada di sampingnya. Para bawahan itu memakai mobil lain jadi Alesya bisa sedikit tenang.

"Apa maksud kamu tadi?" tanya Alesya penuh kewaspadaan.

"Saya tidak suka mengulangi perkataan untuk yang kedua kalinya!" ucap Dirga tanpa melihat Alesya.

"Maksudku, kenapa kamu bilang kalau aku bukan lagi bagian dari keluarga Dalbert? Aku adalah anak kandung ayahku dan kamu tidak berhak—"

Belum sempat Alesya melanjutkan perkataannya, Dirga langsung memotong, "Anda tidak berhak bertanya kepada saya dan saya juga tidak berhak menjawab pertanyaan anda. Yang anda bisa lakukan hanyalah mengikuti alur. Tolong jangan menyusahkan saya, Nona!"

"Kalau kamu tidak ingin menjelaskan, aku akan melompat dari mobil!" ancam Alesya.

Wanita itu semakin waspada kepada Dirga karena pria itu tidak menjelaslan apapun kepadanya. Padahal Alesya ingin tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi.

"Jika tidak ingin Tuan marah kepada anda, tolong duduk baik-baik dan jangan lakukan apapun. Semakin anda menyusahkan, maka Tuan akan semakin mempersulit anda!" tegas Dirga.

Tuan? Alesya bahkan tidak tahu tentang tuan yang dimaksud pria itu. Sepertinya wanita itu hanya bisa mengikuti alur karena pria yang bernama Dirga ini tidak ingin membocorkan apa pun.

Tiba-tiba handphone Dirga berdering. Pria itu segera mengangkatnya dan ternyata yang menelpon adalah Victor.

'Sebelum membawa wanita itu ke hadapanku, kau harus memastikan bahwa aku puas. Pakaikan dia gaun pengantin yang mewah, aku sudah mengaturnya. Bawa ke hadapan Sherena. Semua wanita mendambakan sebuah pernikahan, aku harus membuatnya percaya bahwa dia adalah wanita yang spesial sebelum akhirnya menyiksanya dengan siksaan yang menyakitkan!'

'Baik, Tuan. Saya tidak akan mengecewakan anda,' jawab Dirga.

Setelah selesai berbicara di telpon, akhirnya mereka telah sampai di kediaman Geraldo. Rumah itu begitu besar, mirip dengan istana.

Alesya tercengang saat melihat betapa besar dan indahnya pemandangan yang ia saksikan.

"Nona, kedepannya anda akan tinggal di sini," ucap Dirga membungkuk memberi hormat kepada Alesya.

Alesya yang tadinya berpikir kalau Dirga bukan orang baik malah menyesal.

"Kenapa kamu memanggilku nona" tanya Alesya penasaran.

"Mari saya antar ke dalam. Ada sesuatu penting yang harus anda lakukan." Dirga mempersilakan Alesya untuk berjalan duluan.

Pria itu mengantar Alesya ke sebuah ruangan besar yang di sana telah ada perias wanita yang menunggu. Alesya diminta untuk masuk dan Dirga akan menunggu di luar.

"Anda pasti Nona Alesya. Wajah anda sangat manis, pantas saja ... Tuan muda tertarik kepada anda," ucap perias itu tersenyum.

"Tertarik?" tanya Alesya tidak mengerti.

BERSAMBUNG ....

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dari Pengkhianatan Tebing ke Cinta yang Tak Terpatahkan
8.1
Clara dikhianati oleh suaminya, Marco, yang mendorongnya ke jurang saat piknik demi bersama selingkuhannya, Chika. Meski terluka parah, Clara selamat dan mendengar rencana licik Marco yang ingin memalsukan kematiannya. Di tengah keputusasaan, tekadnya untuk membalas dendam membara. Kehadiran Julian Suryo, miliarder sekaligus musuh bebuyutan suaminya yang datang menolong, menjadi titik balik bagi Clara. Bersama Julian, ia kini bersiap menghancurkan Marco.
Sampul Novel GAIRAH LIAR PLAYBOY TAJIR
8.0
Leon Indrajaya, pewaris takhta bisnis properti yang kaya, menyembunyikan trauma masa kecil di balik tabiat dingin dan temperamentalnya. Demi menyembuhkan luka batin itu, sang ayah memaksanya menjalani terapi dengan psikiater menawan bernama Evita Caroline. Meski menyadari bahwa Evita telah bertunangan dengan CEO Young Entertainment, Belvin Alexander, Leon justru terobsesi padanya. Akankah ia nekat merebut Evita dan memicu perang besar antarkeluarga konglomerat?
Sampul Novel MENJADI BUDAK NAFSU TUAN YUAN
9.8
Sepulang dari London, Hani Paulla bekerja jadi sekretaris di bawah pengawasan sang kakak, Yuan Andersson. Namun, pesona Hani memicu obsesi gelap Yuan hingga memaksanya melayani hasrat sang billionaire. Terjebak hubungan terlarang, sentuhan Yuan justru membuat Hani kecanduan. Kini ia bimbang antara kabur atau menyerah pada cinta, sambil terus didera ketakutan jika rahasia ini terbongkar di hadapan orang tua mereka.
Sampul Novel Pasangan Rahasia
8.1
Demi menyelamatkan kariernya, Erin terpaksa menyembunyikan status pernikahan dari publik. Situasi kian rumit karena suaminya sendiri merupakan pemilik perusahaan tempatnya bekerja. Di tengah lingkungan kantor, keduanya harus bersandiwara dan menjaga rapat hubungan rahasia mereka dari kecurigaan rekan kerja. Akankah pernikahan rahasia ini bertahan demi target mereka, ataukah tekanan dunia kerja yang berat justru akan mengungkap kebenaran sebelum waktunya?
Sampul Novel Pria yang Menguntitku
8.8
Di balik mata boneka di atas ranjangnya, ada seorang pria yang diam-diam mengintai. Sang penguntit kerap menyusup ke rumah, berbaring di kasurnya, hingga meninggalkan jejak di pakaiannya. Saat rahasia ini terungkap, pria itu mengira sang wanita gemetar ketakutan di sudut ruangan. Namun, ia tidak menyadari bahwa semua ini adalah jebakan. Wanita itu justru sengaja memancingnya dan telah lama menanti kehadirannya dalam permainan obsesi yang gelap ini.
Sampul Novel Takdir Cinta Nadia
8.7
Pasca ibunya tiada, hidup Nadia berubah kelam. Sang ayah justru berpihak pada ibu tiri dan tega menjodohkannya secara paksa dengan Marvel, seorang miliarder berwatak kasar. Di tengah pernikahan tanpa cinta yang menyiksa lahir dan batin, Nadia memilih bertahan demi menjaga wasiat terakhir mendiang ibunya. Mampukah ia terus berjuang melewati penderitaan tanpa akhir ini?