APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Love After Marriage

Love After Marriage

Alesya terjebak pernikahan tanpa cinta dengan Victor, CEO dingin yang berniat membalas dendam atas kematian adiknya. Alih-alih bahagia, ia justru dihina dan menjadi pelampiasan kebencian suaminya. Victor bertekad membuat hidup Alesya menderita selamanya. Di tengah kekejaman dan trauma masa lalu, mampukah cinta tumbuh di hati pria yang bahkan tidak pernah menganggap keberadaannya?
Bab
Bagikan

Bab 3

Wanita itu merias wajah Alesya, dia mempertahankan kecantikan natural yang dimiliki Alesya.

Alesya tidak tahu apa-apa, ia bahkan tidak tahu kenapa wanita itu meriasnya. Hingga Alesya memberanikan diri untuk angkat bicara, "Kenapa kamu meriasku?"

Dengan senyum yang manis wanita tersebut menjawab, "Karena aku adalah perias. Kamu bisa memanggilku Serena. Aku salah satu bawahan Tuan Victor yang bertugas untuk kebutuhan fashion Tuan."

"Siapa Tuan Victor?" tanya Alesya heran karena setahu dia, pria yang tadi membawanya ke sini bernama Dirga.

'Apa Tuan yang dimaksud Dirga tadi saat menelpon di mobil adalah Tuan Victor?' batinnya Bertanya-tanya.

Serena tersenyum mendengar pertanyaan Alesya. Ia beralih memakaikan gaun pernikahan kepada wanita itu sehingga membuat Alesya terkejut dengan apa yang sedang terjadi.

"Gaun pernikahan? A-apa maksudnya ini? " tanya Alesya dengan cepat.

"Melihat reaksimu yang terkejut berlebihan membuatku menebak. Pasti Dirga tidak mengatakan apapun kepadamu yah?" tanya Serena tersenyum merasa lucu.

"Kau akan menikah dengan seorang Tuan yang bernama Victor Geraldo. Baru kali ini Tuan ingin menjalin hubungan yang serius. Pastikan kamu memperbaiki sikap, ini adalah saranku! Untuk info yang lebih lanjut, kamu bisa mencari tahu sendiri dengan cara mengikuti alur," jawab Serena tersenyum manis.

Wanita yang ada di hadapan Alesya sangat ramah kepada Alesya meski ia seperti Dirga yang tidak mau membocorkan lebih banyak tentang Tuannya.

Lutut Alesya terasa melemas mendengar perkataan Serena. Karena "Menikah" tidak bisa dijalani sembarang orang. Harus ada keseriusan dan kepercayaan agar hubungan bisa menjadi awet. Sedangkan Alesya tidak tahu apapun mengenai Victor, bagaimana wanita itu bisa percaya?

"Tapi kami tidak pernah bertemu, bagaimana bisa dia menikahiku tanpa mengenaliku lebih baik?" tanya Alesya meminta Serena untuk menjelaskan.

Serena meminta Alesya untuk duduk agar bisa mengepang rambut wanita itu. Dia memilih diam tanpa menjawab pertanyaan Alesya.

"Aku tidak tahu apa yang terjadi. Bisakah kau memberitahuku?" tanya Alesya dengan raut wajah sedih.

Tentu saja ia sedih karena pernikahan itu mendadak dan tanpa persetujuan darinya. Hidup wanita itu cukup berantakan, maka dari itu ia berharap jika pernikahannya sesuai dengan apa yang dia harapkan. Yaitu bisa bersama seseorang yang ia cintai.

Setelah semuanya selesai, Alesya menatap dirinya begitu lama di hadapan cermin. Gaun pengantin putih yang sekarang ia pakai membuat penampilannya menjadi elegan. Serena meyakinkan Alesya bahwa semuanya akan baik-baik saja. Namun hati wanita itu tidak bisa tenang.

'Apakah dia akan menerimaku apa adanya?' batinnya.

Wanita itu takut jika seorang pria yang akan menjadi suaminya itu tidak menerima dirinya apa adanya.

Serena mengantar Alesya keluar ruangan besar itu dan Dirga menunggu lama di sana. Alesya berjalan dengan pelan menuju Dirga yang membelakanginya. Ia begitu gugup, apalagi gaun yang ia pakai ternyata cukup berat.

Alesya menoleh melihat Serena yang ada di depan pintu berharap wanita itu bisa membuat Dirga menoleh.

"Apa kau akan berdiri saja di sana?" tanya Serena menggelengkan kepala melihat tingkah Alesya yang enggan menyapa Dirga.

Dirga menoleh saat mendengar teriakan Serena. Pria itu cukup terkejut saat melihat perubahan Alesya. Riasan natural membuat Alesya lebih cantik.

Pria itu berdeham dan meminta Alesya untuk mengikutinya. Alesya hanya menurut dan berjalan dengan tangan mengangkat sedikit gaunnya.

"Pastikan, jangan membuat Tuan marah!" tegas Dirga memberi saran untuk Alesya.

Alesya tidak mengerti, kenapa ia harus membuat Tuan itu marah? Bahkan mengenal saja Alesya tidak tahu.

Wanita itu melihat Dirga dari samping. Pria berkaca mata itu sebenarnya baik menurut Alesya namun ia hanya susah menunjukkan sikap tersebut. Tapi ... Alesya salah fokus melihat tatapan Dirga yang sepertinya telah menyembunyikan sesuatu kepadanya.

"Namanya Victor bukan?" tanya Alesya dengan nada rendah tanpa melihat ke arah Dirga lagi.

"Aist, pasti Serena yang memberitahu!" gumam Dirga sedikit kesal.

"Panggil dia Tuan Victor, jika tidak ingin terkena masalah!" tegas Dirga.

Alesya bertanya-tanya, seperti apa Victor ini? Kenapa Dirga meminta Alesya harus memanggilnya Tuan? Sehebat itukah seorang Victor tersebut?

Rasa penasaran Alesya semakin besar. Ia hanya bisa berharap kehidupannya di sini jauh lebih baik daripada tinggal bersama ibu tirinya yang hanya tahu marah-marah saja.

Wanita itu tidak pernah tahu kalau penderitaannya yang sebenarnya baru saja akan dimulai.

Akhirnya mereka telah sampai di depan sebuah ruangan besar. Bahkan pintu ruangan tersebut sangat mewah. Rumah itu bagaikan istana bagi Alesya. Pantaskah wanita seperti Alesya tinggal di rumah seperti itu?

"Masuklah!" pinta Dirga dingin.

"Kamu tidak masuk?" tanya Alesya berharap Dirga menemaninya masuk.

"Tuan tidak suka menunggu terlalu lama!" ucap Dirga tanpa menjawab pertanyaan Alesya.

"Berhati-hatilah saat berbicara!" Dirga memilih pergi setelah memperingati Alesya.

Sebenarnya, pria itu cukup kasian kepada Alesya tapi ... dia tidak bisa berbuat apa-apa karena wanita itu telah menabrak adik tuannya hingga tewas.

Alesya mengetuk pintu dengan pelan. Ia begitu gugup bertemu dengan pria yang akan ia nikahi. Tapi dari tadi ada hal yang mengganggu pikiran wanita itu. Kenapa pernikahannya tidak segera dilaksanakan? Dan juga, tidak ada satupun tamu yang datang ataupun perayaan pesta pernikahannya?

Wanita itu cukup lama menunggu di depan pintu, berharap seseorang yang ada di dalam ruangan bisa membuka pintu untuknya. Hingga wanita itu berinisiatif membuka dan masuk ke dalam.

Ternyata ruangan tersebut adalah sebuah kamar. Anehnya, aura kamar tersebut sedikit menakutkan, mungkin karena warna tembok dan isinya yang dominan gelap.

Alesya melihat sekeliling, berharap ada seseorang di dalam ruangan itu. Tapi ... tidak ada siapapun yang ada di sana. Namun suara gemercik air di dalam kamar mandi membuat Alesya berpikir mungkin saja pria yang akan menjadi suaminya berada di dalam kamar mandi.

Wanita itu memilih duduk di tepi tempat tidur. Ruangan itu sungguh menakutkan baginya, detak jantung Alesya berdetak begitu cepat. Wanita itu menatap seisi ruangan yang dipenuhi beberapa barang yang tidak pernah dilihat oleh wanita itu.

Ada sebuah jas yang tergantung di standing hanger berbahan kayu yang terlihat mewah. Wanita itu berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati jas hitam yang bisa mencuri perhatiannya itu.

"Apa ini jasnya? Sehebat itukah pria yang akan menikahiku, sampai-sampai jasnya juga terlihat mewah. Dan ... apakah rumah sebesar ini adalah rumahnya?" tanya Alesya bergumam.

Awalnya wanita itu berpikir Tuan muda yang dimaksud Dirga adalah anak dari keluarga kaya yang hanya bisa mengandalkan kekayaan orang tuanya. Ternyata ... sepertinya tebakan wanita itu salah.

Alesya berniat memasukkan tangannya ke kantung jas pria itu berharap bisa mendapat informasi tentang pria yang akan ia nikahi. Namun tiba-tiba seorang pria keluar dari kamar mandi.

Melihat Alesya yang mencari sesuatu di jasnya membuat Victor semakin yakin betapa menjijikkannya wanita itu. Hal itu membuat Victor mengepalkan tangan dan mulai emosi.

"Sampah menjijikkan!" gumam Victor.

"Apa yang kau cari? Uang?" tanya Victor dengan nada dingin dan penuh aura menakutkan.

BERSAMBUNG ....

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Calon tunanganku yang direbut adik angkatku
9.8
Setelah mendapatkan kesempatan hidup kedua, sang protagonis menolak menjadi korban penindasan adik angkatnya, Maudy. Saat Maudy mencoba merebut Felix dan mengacaukan sesi foto pernikahan mereka dengan membawa-bawa nama Grup Setiawan, ia tidak lagi melarikan diri sambil menangis seperti di masa lalu. Dengan keberanian baru, ia menampar Maudy dan mempertanyakan kelayakannya dalam mewakili nama besar keluarga. Ini adalah kisah pembalasan dendam dan perebutan kembali hak yang sempat terampas.
Sampul Novel DENDAM SANG CEO
9.6
Bram, CEO angkuh yang belum bisa melupakan Melisa, berniat menghancurkan musuhnya, Adam, dengan memanfaatkan sang adik yang bernama Agni. Bram berpura-pura jatuh cinta pada Agni hingga merenggut segalanya, tetapi rencana jahat tersebut akhirnya terungkap. Meski awalnya didasari dendam, cinta tulus mulai tumbuh di hati Bram. Namun, persaingan bisnis masa lalu membuat Adam menentang keras hubungan mereka. Kini Agni bimbang antara perjodohan dengan Alan atau kembali pada Bram yang egois.
Sampul Novel Devil Beside You
8.1
Sergio Blanco, pembunuh bayaran berdarah dingin, kehilangan arah saat ditugaskan menghabisi nyawa putri seorang miliarder. Hazel Afford, sang target dengan mata indah, berhasil meluluhkan hatinya. Namun, begitu Hazel menyadari jati diri Sergio yang sebenarnya, rasa cinta itu berubah menjadi muak. Hazel bertekad melarikan diri, tetapi ia malah terjerat dalam lingkaran gairah yang penuh risiko. Akankah Sergio menyelesaikan misinya atau memilih tunduk pada cinta?
Sampul Novel Dihapus oleh Kebohongan dan Cintanya
9.8
Sepuluh tahun Aria berkorban demi kesuksesan Baskara, namun ia justru dicampakkan setelah sang suami berhasil. Demi memikat investor barunya, Aurora, Baskara tega melenyapkan identitas Aria dan menyekapnya di gudang gelap yang memicu fobianya. Puncaknya, ia membiarkan Aria disiksa penculik demi melindungi Aurora. Di tengah keputusasaan, Aria menghubungi Tante Evelyn, pengacara hebat yang siap menjemputnya dengan jet pribadi untuk menuntut balas atas semua pengkhianatan ini.
Sampul Novel Luka & Keegoisan
9.1
Sembilan tahun dihabiskan Lina Damaris Adelia untuk melupakan Elian Zayn Anderson. Sialnya, takdir mempertemukan mereka lagi dalam ikatan kerja. Kini, Lina terikat di perusahaan milik Elian, pria angkuh yang dulu menorehkan luka mendalam di hatinya. Diuji oleh keegoisan sang bos dan emosi yang terus terkuras, Lina harus bertahan. Akankah pertemuan ini menuntun mereka menyembuhkan masa lalu yang retak, atau justru membuka kembali luka lama yang menyiksa?
Sampul Novel Mati Kutu Ketika Mereka Tahu Suamiku Ternyata Sultan
8.9
Akibat wajah hitam bertompel yang kontras dengan tubuhnya, seorang pria kerap dihina sebagai sosok miskin. Sang istri bahkan sempat meragukan siapa dia sebenarnya. Padahal, rupa buruk itu hanyalah penyamaran untuk mencari cinta tulus dari gadis desa. Saat kedoknya sebagai CEO kaya raya terbongkar, tetangga yang dahulu meremehkannya langsung bungkam. Apa motif sang Sultan di balik keputusannya hidup penuh cercaan?