APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Saat Riko Fosa dan keluarganya bersiap menghalangi Nisa di rumah sakit demi kelahiran anak Erni, Nisa justru memilih tidak hadir. Riko yang mengira istrinya hanya egois karena tidak mau menerima anak tersebut, berniat memaafkannya jika Nisa bersedia meminta maaf. Namun, Riko tidak menyadari bahwa Nisa telah mengambil keputusan besar. Dia mendaftarkan diri ke PBB untuk menjadi dokter lintas batas dan bersiap mencabut kewarganegaraannya, meninggalkan Riko selamanya tanpa ada kesempatan untuk bertemu lagi.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pada hari ketika Erni Lousa, pujaan hati suamiku yang sedang mengidap penyakit mematikan, melahirkan anak untuk suamiku, Riko Fosa, ayah dan ibu mertuaku memanggil sepuluh pengawal untuk berjaga di depan ruang bersalin hanya untuk mencegah aku datang dan membuat keributan.

Namun, hingga proses persalinan berakhir, aku sama sekali tidak muncul. Ibu mertua menggenggam tangan Erni dengan sangat emosional sambil berkata, "Erni, selama kami ada di sini, Nisa nggak akan punya kesempatan menyakitimu atau anak dalam kandunganmu!"

Sementara itu, Riko menatap Erni dengan wajah penuh kasih sayang, menemaninya dengan setia di ruang bersalin sambil menyeka keringat di dahi Erni.

"Tenang saja, Ayah sudah membawa orang-orang untuk berjaga di depan rumah sakit. Kalau Nisa berani datang mengacau, kami akan segera mengusirnya!" ujar Riko.

Ketika mereka menyadari aku tidak kunjung muncul, Riko akhirnya merasa lega.

Dia tidak mengerti. Padahal dia hanya ingin memenuhi keinginan terakhir Erni untuk menjadi seorang ibu, kenapa aku harus "berbuat onar" dan mempermasalahkannya?

Saat menatap bayi mungil yang menangis di pelukan perawat, Riko tersenyum lega.

Dalam hati, Riko berpikir jika besok aku datang dan meminta maaf kepada Erni, dia tidak akan mempermasalahkan semua pertengkaran di antara kami. Dia bahkan bersedia membiarkan aku menjadi ibu bagi anak ini.

Namun, yang tidak Riko ketahui adalah aku baru saja mengajukan laporan keberangkatan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa. Seminggu kemudian, aku akan mencabut kewarganegaraanku dan menjadi seorang dokter lintas batas.

Sejak hari itu, tidak akan ada lagi pertemuan antara aku dan dia, bahkan hingga ajal memisahkan.

Hari ketika Riko membantu Erni keluar dari rumah perawatan ibu dan bayi, aku baru saja menyelesaikan pekerjaan serah terima di rumah sakit.

Baru sampai di depan pintu, aku sudah mendengar tawa riang dari dalam.

"Anak ini benar-benar cantik! Alis tebalnya persis seperti punya Riko. Erni, kamu benar-benar berjasa besar bagi Keluarga Fosa."

Ibu mertuaku tersenyum gembira sambil mengelus bayi di pelukannya, sementara Riko keluar dari dapur membawa semangkuk sup iga panas yang mengepul.

"Erni, kamu sudah banyak menderita. Ini sup yang aku buat sendiri, tubuhmu masih lemah, kamu harus makan yang bergizi," ucap Riko.

Riko duduk di tepi ranjang, menatap Erni dengan penuh kasih sambil menyuapinya sup.

Pemandangan yang begitu hangat dan bahagia itu seperti keluarga yang sempurna.

Di sisi lain, ayah mertuaku memegang mainan bayi berbentuk genderang kecil sambil tertawa dengan penuh kebahagiaan.

"Anak ini sama menggemaskan seperti ibunya. Untung bukan anak si Nisa itu, punya ibu yang seorang dokter cuma buat pusing!" seru ayah mertua.

Tanganku yang memegang gagang pintu tiba-tiba menegang.

Aku teringat saat pertama kali bertemu ayah mertuaku. Waktu itu, dia dengan bangga menepuk bahuku dan mengatakan betapa dia bangga memiliki menantu yang berprofesi sebagai dokter.

Namun, sekarang, dari mulut yang sama, keluar kalimat bahwa dokter tidak pantas memiliki keluarga.

Saat baru menikah, keluarga suamiku pernah mengalami kesulitan keuangan. Jadi, aku mengeluarkan seluruh tabunganku berjumlah 200 juta untuk membantu mereka melewati masa sulit itu.

Kini, aku hanya pergi ke luar negeri selama setahun untuk studi lanjut, dan rumah ini sudah tidak menyisakan tempat untukku lagi.

Aku menunduk dan tersenyum getir.

Aku dan Riko sudah menikah selama tiga tahun, dulu kami juga pernah punya seorang anak.

Namun, karena sebuah kecelakaan, aku kehilangan anak itu dan sekaligus rahimku, membuatku tidak akan pernah bisa hamil lagi.

Saat tahu kabar itu, aku menangis sejadi-jadinya. Riko memelukku dengan erat dan menenangkanku. Dia pernah mengatakan bahwa seumur hidup ini hanya akan memiliki anak denganku.

Demi aku, dia bahkan memutuskan untuk hidup tanpa memiliki anak.

Namun, kini, dia mengingkari janjinya. Demi memenuhi keinginan terakhir gadis pujaan hatinya, dia menghancurkan prinsipnya sendiri.

Aku masih ingat hari aku berangkat ke luar negeri, dia menangis seperti anak kecil, memelukku dengan erat dan enggan melepaskanku.

Setiap hari kami saling menelepon, berbagi cerita kehidupan. Bahkan rekan-rekanku sering menggoda kami. Kata mereka sudah menikah tiga tahun, tetapi kami masih seperti pasangan yang baru jatuh cinta.

Namun, sebulan lalu, aku akhirnya mendapat cuti dan pulang. Meskipun harus menempuh sembilan jam penerbangan, aku tidak mengeluh sedikit pun. Begitu sampai di rumah, aku malah melihat Riko berjalan bergandengan tangan dengan Erni di taman kompleks.

Di sana, perut Erni tampak tengah membuncit besar.

Lamunanku sontak buyar ketika Erni menatapku dan berkata, "Kak Nisa, kapan kamu pulang? Kenapa berdiri di depan pintu, nggak masuk?”

Begitu dia bicara, semua orang di ruangan itu menoleh ke arahku. Saat ibu mertua melihat surat pengunduran diri di tanganku, alisnya langsung mengernyit.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A Lover (Alec & Alea)
8.6
Pesona Azalea Mahendra memikat hati Alec Cage. Kesempatan emas tiba ketika kakak Alea, Arsen, rela menyerahkan sang adik demi meraih takhta CEO. Terjebak situasi, Alea terpaksa menikah secara formal dengan Alec, walau cintanya hanya untuk Arza, sang kakak angkat. Konflik memuncak saat Alec membongkar rahasia masa lalu mereka. Sebagai sosok pencemburu yang antipati pada pengkhianatan, Alec siap menghukum Alea dengan penderitaan yang lebih kejam daripada maut.
Sampul Novel Aku Tak Lain Hanyalah Tamu
8.7
Tujuh kali menikah dan diceraikan oleh pria yang sama demi wanita lain membuat perasaan wanita ini mati rasa. Dari mencoba mengakhiri hidup hingga belajar pergi tanpa suara, ia telah melewati semua kepedihan. Kini, saat kekasih lama suaminya kembali, ia memilih menyodorkan surat cerai atas inisiatif sendiri. Sang suami mengira ini hanyalah bagian dari siklus pernikahan kembali yang biasa mereka lakukan, tanpa menyadari bahwa kali ini istrinya benar-benar pergi selamanya.
Sampul Novel Apa Kamu Kurang Istri?
8.0
Dua minggu sebelum hari bahagia, Felix Darmaji kembali menunda pernikahan demi membantu pameran lukisan Shifa Adnan. Ini menjadi penundaan ketiga kalinya setelah sebelumnya Felix mengabaikan komitmen demi merawat Shifa di luar negeri dan menemaninya ke gunung terpencil. Muak dengan prioritas Felix yang keliru, sang protagonis memutuskan menghubungi Callen Harlan, teman masa kecil sekaligus putra mahkota konglomerat properti terbesar. Sebuah tawaran pernikahan diajukan. Saat hari yang dijanjikan tiba, Felix hanya bisa terpaku menatap siaran langsung pernikahan megah Callen dengan mata memerah penuh penyesalan.
Sampul Novel Dua Sisi
8.1
Kegagalan asmara yang bertubi-tubi, mulai dari menyukai gurunya sendiri hingga terpikat kekasih orang, membuat CEO ADITAMA Group, Revan Aditama Perkasa, mati rasa terhadap cinta dan pernikahan. Di tengah apatismenya, sang ayah justru menuntutnya menikahi seorang wanita dari Suku Anak Dalam. Revan menentang keras rencana itu. Baginya, menikahi perempuan yang dianggap primitif tersebut sangat tidak masuk akal dan bertolak belakang dengan kehidupan modernnya yang serbaintelektual.
Sampul Novel Hari Aku Keguguran, Suami Pamer Anak Haram
8.5
Saat mengalami pendarahan hebat akibat keguguran, sang istri justru mendapati suaminya, Fandi, memamerkan kelahiran anak dari selingkuhannya, Yessy. Fandi menolak datang ke rumah sakit dan meminta istrinya tidak bersaing dengan bayi yang baru lahir. Di tengah kepedihan mendalam, ia memutuskan untuk bangkit. Ia segera menghubungi Lukas, musuh bebuyutan suaminya, menawarkan pernikahan bermahar seluruh Grup Largi demi satu misi: menghancurkan Fandi sepenuhnya.
Sampul Novel Janji untuk Berpisah
8.1
Niat Vivian menemui Darren di kantor untuk urusan tanda tangan kontrak penting berujung pilu. Meski terbiasa santai, ia sempat bimbang mengetuk pintu ruang kerja kekasihnya itu. Begitu masuk, hatinya hancur seketika saat menyaksikan keintiman Darren dan Khloe. Di bawah kehangatan sinar matahari, Khloe tampak mesra merapikan dasi pria itu. Kehadiran Vivian yang tiba-tiba membuat suasana langsung membeku, meninggalkan dirinya terpaku tanpa mampu berucap sepatah kata pun.