APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kisah Aku & Dia

Kisah Aku & Dia

Rina sangat mendambakan bisa terus mendampingi Damar selamanya. Walau ikatan mereka begitu kuat, bahkan melampaui kedekatan Damar dengan keluarganya sendiri, sebuah realitas perih harus dihadapi. Damar rupanya tidak membalas perasaan cinta Rina. Rina pun memilih menyimpan kepedihan mendalam ini rapat-rapat seorang diri. Impiannya kian runtuh ketika Damar memutuskan pindah ke luar kota, menyisakan Rina yang cuma bisa merelakan dan mendoakan kebahagiaan pria itu.
Bab
Bagikan

Bab 3

“Jogging apaan?” Aku mendengus dengan dua tangan berada di pinggang. “Jangan percaya, Bu. Dia habis tawuran lagi, dasar bodoh!”

“Engg, nggak kok, Tan. Si Rina mah main tuduh aja,” sanggah Damar.

Aku mendelik padanya. Sementara ibuku tersenyum dengan menggelengkan kepala.

“Udah, udah,” kata ibuku. “Kalian itu, kalau ketemu kek anjing ama kucing aja, ribut aja bisanya.”

“Iya,” sahutku dengan sewot seraya menghampiri ibuku. “Dia anjingnya, aku yang kucingnya!”

Dan ya, si anak sultan itu tertawa-tawa lagi saja. Dasar menyebalkan!

“Tan, lihat, Tan!” sahutnya seraya menunjukku. “Rina kasar banget. Mana air minum gak dikasih lagi. Payah!”

“Payah, payah,” aku masih saja mengomel panjang-pendek seraya mengambil bawaan ibuku yang baru pulang berbelanja di pasar. “Lu yang payah!”

“Udah sih, Rin,” sahut ibuku. “Nggak baik ngomong keras-keras gitu.”

“Dengerin tuh!” Damar menyeringai. “Dasar aneh. Cewek kok kasar gini? Mana ada ntar cowok yang mau sama elu!”

“Lu tuh, ya!”

“Eeh, udah, udah!” Ibuku memasang badan, menghalangi langkahku. “Berantem mulu sih, Rin? Nggak capek?”

“Dih, Ibu kok malah ngebelain si Damar, sih?”

Dan ya, karena kesal, aku lantas memutar badan, melangkah ke arah dapur dengan mengentak-entakkan kaki lebih kuat ke lantai.

“Bentar ya, Mar,” kata ibuku pada si cowok berengsek itu. “Biar Tante ambilin. Mau air putih aja apa gimana, nih?”

“Ahh, gak usah, Tan,” jawab Damar. “Biar saya ambil sendiri ke belakang.”

Yah, begitulah kami. Maksudku, aku dan Damar. Kami berdua bisa dibilang sahabat baik dan sangat akrab malahan meskipun lebih sering dihiasi dengan pertengkaran.

Tapi berbeda dengan Damar yang sudah kenal baik dengan ayah dan ibuku, aku justru sebaliknya.

Seingatku, aku hanya pernah sekali saja main ke rumah orang tuanya Damar. Itu pun bersama teman-teman lainnya.

Rumah orang tuaku ini dibandingkan rumah orang tuanya Damar, ibarat Bumi dan langit. Jauh lebih besar garasi mobil yang mereka miliki untuk menempatkan mobil-mobil mewah mereka ketimbang rumah orang tuaku ini.

Tapi di situlah anehnya, Damar sama sekali tidak pernah mau menggunakan salah satu mobil ataupun sepeda motor yang dimiliki keluarganya.

Setiap kali aku ataupun teman yang lain bertanya tentang hal ini, dia selalu menjawab dengan seribu satu alasan.

Tapi bagiku, Damar hanya mencoba untuk tidak terlihat manja meskipun dia termasuk kategori anak sultan. Yah, lebih membaur atau membumi dengan lingkungan kecil seperti di mana aku tinggal sekarang ini.

Ada satu hal lagi yang membuatku heran sekaligus bingung pada sosok Damar. Hmm, mungkin dua atau tiga poin lagi. Entahlah, aku selalu bingung saja setiap kali memikirkan tentang dia.

Pertama, aku tidak tahu alasannya mengapa Damar justru lebih dekat padaku ketimbang teman-teman lain di kelas bahkan di sekolahan kami sekalipun.

Dan yang kedua, di saat anak-anak lain selalu berbangga hati, membusungkan dada dengan harta kekayaan orang tua mereka, Damar justru kebalikannya.

Padahal, dia sama sepertiku, maksudku, sebagai anak tunggal, anak semata wayang di keluarga masing-masing.

Mungkin karena lasan yang kedua inilah dia merasa lebih nyaman bersamaku.

Dan yang terakhir … meski cukup banyak cewek di sekolah yang tergila-gila padanya, tapi emang dasar cowok selengean, dia tidak merespon perasaan mereka. Tidak pernah sekali pun.

Aku pernah beberapa kali mendapati beberapa teman cewek di sekolah yang menangis tersedu-sedu di toilet akibat ditolak mentah-mentah oleh Damar.

Kadang aku kasihan melihat mereka, tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa. Toh, itu kan haknya Damar. Dia mau bersama siapa, atau mengencani cewek yang mana satu, sepenuhnya adalah hak dia.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tak Membencimu
8.5
Demi melunasi utang sang ibu, Ayyara Faderica terpaksa menikahi CEO bernama Kieran Bimantara. Kieran yang lama memendam rasa sangat memanjakan Ayyara bak ratu, namun sang istri sulit membuka hati karena diam-diam masih berhubungan dengan mantan kekasihnya. Meski terus dikhianati, Kieran tak menyerah untuk memperjuangkan cinta tulusnya. Akankah pernikahan mereka bertahan, atau justru hancur akibat bayang-bayang masa lalu?
Sampul Novel Gelora Asmara Ratu Berlian
8.6
Intan Malika, seorang yatim piatu, dikhianati oleh Zayn Alarik yang menolak bertanggung jawab atas kehamilannya dan kabur ke luar negeri. Bertahun-tahun kemudian, Intan bertransformasi menjadi pengusaha sukses bergelar Ratu Berlian. Ia kembali dengan misi balas dendam kepada keluarga Pradipta. Namun, kerinduan putra mereka akan sosok ayah membuat Intan kini dilema antara menuntaskan dendamnya atau memilih berdamai dengan masa lalu.
Sampul Novel Harga Seorang Ratu Mafia
9.5
Pernikahan politikku dengan Marco Ricci demi menyatukan dua klan besar Jakarta hancur setelah aku memergokinya bermesraan dengan Angelia, gadis yatim yang diklaim sebagai adiknya. Menyadari diri ini hanya alat kekuasaan sementara cinta Marco milik wanita lain, aku memilih berontak. Kubatalkan pertunangan kami, lalu kuputuskan menikahi Dante Wiryawan, rival terberat keluarga kami. Aliansi baru yang tak terduga kini resmi dimulai.
Sampul Novel Perangkap Tuan CEO
8.1
Terjebak dalam obsesi mendalam seorang CEO membuat jalan keluar sepenuhnya tertutup. Baginya, menguasai dirimu adalah kepatuhan mutlak yang tidak bisa ditawar. Sang miliarder menuntut penyerahan total atas raga, jiwa, hingga kebebasanmu tanpa celah. Di bawah dominasi kuatnya, kamu terkurung dalam kepemilikan sepihak yang menjauhkan siapa pun dari sisimu. Kini, setiap embusan napasmu sepenuhnya dikendalikan oleh sang penguasa yang hanya menginginkan dirimu seorang diri.
Sampul Novel Tujuh Tahun Menikah, Hanya Sia-Sia!
9.3
Pernikahan Aksara Sanjaya dan Nareswari yang berjalan tujuh tahun terasa hampa tanpa kehadiran anak. Sang istri enggan mengandung karena takut merusak penampilan fisiknya, memicu keretakan dalam hubungan mereka. Di tengah situasi dingin ini, Aksara, sang CEO Sanjaya Corp, justru menemukan kenyamanan pada Rumi Kamila. Kepedulian serta kecerdasan sang sekretaris dalam mengurus segala kebutuhannya membuat hati Aksara luluh, hingga hubungan kerja mereka akhirnya melewati batas.
Sampul Novel You Are My Heart
8.6
Sebuah proyek kerja mempertemukan kembali Cia Li, seorang ahli botani, dengan sang Presdir sukses bernama Ling Yue. Reuni ini menguak kembali memori masa lalu yang diselimuti kesalahpahaman besar. Cia Li mengira cintanya bertepuk sebelah tangan, sedangkan Ling Yue telanjur percaya bahwa Cia Li membencinya. Di tengah perbedaan profesi yang kontras, kini mereka harus menghadapi gejolak perasaan lama. Akankah luka masa lalu itu bisa disembuhkan demi menyelesaikan kisah cinta mereka yang tertunda?