APKDock Logo
Sampul Novel Kisah Aku & Dia

Kisah Aku & Dia

7.9 / 10.0
Rina sangat mendambakan bisa terus mendampingi Damar selamanya. Walau ikatan mereka begitu kuat, bahkan melampaui kedekatan Damar dengan keluarganya sendiri, sebuah realitas perih harus dihadapi. Damar rupanya tidak membalas perasaan cinta Rina. Rina pun memilih menyimpan kepedihan mendalam ini rapat-rapat seorang diri. Impiannya kian runtuh ketika Damar memutuskan pindah ke luar kota, menyisakan Rina yang cuma bisa merelakan dan mendoakan kebahagiaan pria itu.

Kisah Aku & Dia Bab 1

“Rin, lari Rin. Lari…!”

“Hah?!” Aku terkejut dan menoleh ke belakang. Seketika mataku membesar dengan kengerian yang langsung terbayang di depan mata. “Mar, lu berantem lagi?”

“Udah, buruan!”

Damar menyambar tanganku, memaksaku untuk ikut lari mengikuti langkahnya yang serabutan.

“Lari, Rin!”

“Oi, oi, Damar!” teriakku, tapi tetap saja, kakiku terus berlari. “Damar berengsek! Lu nggak ada kerjaan selain berantem, hah!?”

Cowok sialan itu justru tertawa-tawa, sesekali dia menoleh ke belakang. Entah apa yang ada di pikirannya.

“Udah, ih! Lari dulu yang penting!”

“Damar!”

“Woi, jangan lari lu, setan!” teriak seorang siswa sekolah lain dengan sebatang pipa besi di tangannya.“Jangan kabur lu!”

“Kejar dia!” teriak yang lainnya pula.

Aku menoleh lagi ke belakang di antara langkahku yang sudah tidak mungkin untuk kuhentikan lagi, sebab seragam SMA-ku sama persis dengan seragam SMA yang dipakai Damar, bisa-bisa anak-anak dari SMA lain itu malah memukuliku.

Napasku tersengal-sengal dan langkah kami selalunya terhalang ini dan itu, maklum saja, Damar dan aku lari di trotoar jalan yang sedang sibuk.

Yah, sibuk.

Trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki justru dipenuhi oleh para pedagang kaki lima, pengamen, pedagang asongan, apa pun.

“Minggir, minggir!” Damar mengibas-ngibaskan tangannya, berusaha membuka jalan bagi kami berdua. “Awas, woi!”

“Goblok!” teriak seorang pedagang bakso yang kursi-kursi dagangannya menjadi berantakan tersenggol langkah Damar dan langkahku. “Lihat-lihat kalo lari!!

“Maaf, Bang!” teriakku yang terus saja diseret oleh Damar. “Maaf, ada yang ngejar kami!”

Begitu si penjual bakso menoleh ke arah belakang, dia semakin kaget sebab lebih banyak lagi anak SMA yang muncul demi mengejar kami berdua, maksudku, Damar.

“Kejar!” teriak pemimpin geng SMA lain tersebut. “Kejar ampe dapat!”

Dan si Damar sialan ini masih saja terkekeh meskipun umpatan dan makian dari orang-orang yang kami lewati bak curah hujan.

Aku mati-matian mempertahankan lariku, sebab bila tidak, anak-anak dari SMA lain itu pasti juga akan memukuliku. Paling parah, mereka mungkin akan berbuat cabul kepadaku sebab aku seorang cewek.

“Rin, ke sini!”

Damar membawaku maemasuki sebuah gang kecil di tengah pasar.

Dan ya, lagi-lagi kata-kata kasar yang menghujani kami dari para pedagang dan para pengunjung pasar dengan segala aktifitas mereka yang terganggu oleh kami.

Aku bisa memahami itu.

Tapi napasku sendiri sudah terasa begitu dingin di dada, seolah-olah setiap detakan jantungku akan membuat paru-paruku semakin dingin dan bertambah dingin, lalu menjadi beku, dan pecah dalam sekali helaan napas berikutnya.

Jadi, aku tidak mungkin lagi menanggapi kesialan orang-orang pasar gara-gara kami, maksudku, Damar.

Keringat mengalir deras di wajah dan tubuh, tapi aku tidak peduli, atau lebih tepatnya, Damar lah yang tidak peduli sebab dia terus saja menyeret tanganku untuk mengikutinya.

“Ayo, ke sini!”

“Mar, jangan!” balasku. “Gang itu jalan buntu!”

“Ouh, shit!” Damar terkekeh dan kami kembali berbalik ke arah sebaliknya.

“Itu mereka!”

Aku mendengar lagi teriakan itu. Sialan, sepertinya hidung mereka cukup kuat juga untuk bisa terus menemukan kami.

“Ke sini! Ke sini!” teriakku pada Damar sembari menunjuk ke gang yang ada di kanan.

“Ape lu?!” Damar berteriak sembari mengangkat kepalan tangannya. “Sini lu semua kalo berani, sampah!”

“Bangsat lu, ya!” balas anak-anak SMA lain tersebut. “Kejar dia! Tangkap, jadiin perkedel!”

“Damar berengsek!” makiku sebab dia masih sempat-sempatnya berbalik dan meneriaki anak-anak SMA dari sekolahan yang berbeda dengan kami itu. “Lari, bodoh! Lari dulu!”

“Ayo, Rin. Olah raga lagi!”

“Olah raga pala lu pitak!” aku mendengus lagi.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Kisah Aku & Dia

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Buta Gadis Mafia
7.9
Bagaimana jika takdir memaksa Anda tinggal serumah dengan wanita yang telah menghancurkan pernikahan Anda sendiri? Hidup seorang pria seketika berbalik arah saat kehadiran gadis dari dunia mafia mengacaukan masa depannya secara brutal. Di tengah badai dendam dan kebingungan, ikatan rumit justru mulai terjalin di antara mereka. Akankah kebencian ini berujung pada cinta, atau malah menjadi awal kehancuran yang jauh lebih kelam bagi keduanya dalam romansa mafia ini?
Sampul Novel Finding A True Love
9.3
Kanaya Amelitta menutup diri dari cinta demi menghindari luka. Namun, kehadiran Gavin Januartha yang hangat sempat mengusik pertahanannya, hingga ia memilih lari saat Gavin menyatakan cinta. Delapan tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali dalam situasi rumit yang mengikat keduanya, meski kini Gavin telah berkomitmen dengan orang lain. Di tengah ketakutan dan rasa benci, sanggupkah Kanaya mengabaikan Gavin yang kini kembali hadir dan bersikap sangat keras kepala?
Sampul Novel Luka Karena CINTA
8.6
Diandra, gadis desa jelita, terobsesi pada Robert hingga terjebak toxic relationship. Meski diselingkuhi dan dikasari saat LDR, ia sempat depresi dan memohon Robert kembali sebelum pria itu akhirnya kena karma. Di tengah kepedihan, hadir Louis, pemuda Jerman penyabar yang tulus mendekatinya. Mampukah Diandra melupakan masa lalunya demi bahagia bersama Louis?
Sampul Novel Pernikahan Paksa, Hari yang dikhianati
8.3
Hidup Liora hancur setelah memergoki Arvid, calon suaminya, berselingkuh dengan sang adik, Eveline. Walau dicap sebagai perusak oleh keluarganya yang selalu membela Eveline, Liora nekat menikahi Arvid demi meraih kebebasan dan membalas dendam. Sayangnya, pernikahan itu berubah menjadi siksaan batin karena Arvid terus mengabaikannya demi Eveline. Di tengah kepedihan cinta bertepuk sebelah tangan, Liora harus menentukan pilihan: terus menderita atau bangkit melawan.
Sampul Novel Shalawat Cinta
9.5
Demi menikahi lelaki idaman, Alisa nekat menolak perjodohan. Malangnya, pernikahan itu hancur karena obsesi adik ipar yang mencintai suaminya. Tragedi memilukan tersebut bahkan merenggut satu kaki Alisa saat persalinan. Di masa terpuruknya, hadirlah Dewa yang senantiasa mendampingi dengan setia. Kisah ini mengulas perjuangan penuh air mata saat cinta sirna, sekaligus upaya menyatukan kembali sisa-sisa kasih yang tersisa.
Sampul Novel Teknik Pijat yang Spesial
9.4
Akibat kecelakaan memalukan karena tidak sengaja memasukkan sesuatu, seorang pasien harus berbaring di ranjang IGD rumah sakit untuk diperiksa. Di bawah sorot lampu operasi, dokter tampan yang menangani pemeriksaan dengan sarung tangan karet menawarkan metode alternatif. Ia menawarkan teknik pijatan baru buatannya yang berkhasiat menenangkan kondisi pasien yang mengalami stimulasi berlebih. Terpikat pesona sang dokter, pasien tersebut akhirnya mengangguk setuju dengan malu-malu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan