APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kisah Aku & Dia

Kisah Aku & Dia

Rina sangat mendambakan bisa terus mendampingi Damar selamanya. Walau ikatan mereka begitu kuat, bahkan melampaui kedekatan Damar dengan keluarganya sendiri, sebuah realitas perih harus dihadapi. Damar rupanya tidak membalas perasaan cinta Rina. Rina pun memilih menyimpan kepedihan mendalam ini rapat-rapat seorang diri. Impiannya kian runtuh ketika Damar memutuskan pindah ke luar kota, menyisakan Rina yang cuma bisa merelakan dan mendoakan kebahagiaan pria itu.
Bab
Bagikan

Bab 1

“Rin, lari Rin. Lari…!”

“Hah?!” Aku terkejut dan menoleh ke belakang. Seketika mataku membesar dengan kengerian yang langsung terbayang di depan mata. “Mar, lu berantem lagi?”

“Udah, buruan!”

Damar menyambar tanganku, memaksaku untuk ikut lari mengikuti langkahnya yang serabutan.

“Lari, Rin!”

“Oi, oi, Damar!” teriakku, tapi tetap saja, kakiku terus berlari. “Damar berengsek! Lu nggak ada kerjaan selain berantem, hah!?”

Cowok sialan itu justru tertawa-tawa, sesekali dia menoleh ke belakang. Entah apa yang ada di pikirannya.

“Udah, ih! Lari dulu yang penting!”

“Damar!”

“Woi, jangan lari lu, setan!” teriak seorang siswa sekolah lain dengan sebatang pipa besi di tangannya.“Jangan kabur lu!”

“Kejar dia!” teriak yang lainnya pula.

Aku menoleh lagi ke belakang di antara langkahku yang sudah tidak mungkin untuk kuhentikan lagi, sebab seragam SMA-ku sama persis dengan seragam SMA yang dipakai Damar, bisa-bisa anak-anak dari SMA lain itu malah memukuliku.

Napasku tersengal-sengal dan langkah kami selalunya terhalang ini dan itu, maklum saja, Damar dan aku lari di trotoar jalan yang sedang sibuk.

Yah, sibuk.

Trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki justru dipenuhi oleh para pedagang kaki lima, pengamen, pedagang asongan, apa pun.

“Minggir, minggir!” Damar mengibas-ngibaskan tangannya, berusaha membuka jalan bagi kami berdua. “Awas, woi!”

“Goblok!” teriak seorang pedagang bakso yang kursi-kursi dagangannya menjadi berantakan tersenggol langkah Damar dan langkahku. “Lihat-lihat kalo lari!!

“Maaf, Bang!” teriakku yang terus saja diseret oleh Damar. “Maaf, ada yang ngejar kami!”

Begitu si penjual bakso menoleh ke arah belakang, dia semakin kaget sebab lebih banyak lagi anak SMA yang muncul demi mengejar kami berdua, maksudku, Damar.

“Kejar!” teriak pemimpin geng SMA lain tersebut. “Kejar ampe dapat!”

Dan si Damar sialan ini masih saja terkekeh meskipun umpatan dan makian dari orang-orang yang kami lewati bak curah hujan.

Aku mati-matian mempertahankan lariku, sebab bila tidak, anak-anak dari SMA lain itu pasti juga akan memukuliku. Paling parah, mereka mungkin akan berbuat cabul kepadaku sebab aku seorang cewek.

“Rin, ke sini!”

Damar membawaku maemasuki sebuah gang kecil di tengah pasar.

Dan ya, lagi-lagi kata-kata kasar yang menghujani kami dari para pedagang dan para pengunjung pasar dengan segala aktifitas mereka yang terganggu oleh kami.

Aku bisa memahami itu.

Tapi napasku sendiri sudah terasa begitu dingin di dada, seolah-olah setiap detakan jantungku akan membuat paru-paruku semakin dingin dan bertambah dingin, lalu menjadi beku, dan pecah dalam sekali helaan napas berikutnya.

Jadi, aku tidak mungkin lagi menanggapi kesialan orang-orang pasar gara-gara kami, maksudku, Damar.

Keringat mengalir deras di wajah dan tubuh, tapi aku tidak peduli, atau lebih tepatnya, Damar lah yang tidak peduli sebab dia terus saja menyeret tanganku untuk mengikutinya.

“Ayo, ke sini!”

“Mar, jangan!” balasku. “Gang itu jalan buntu!”

“Ouh, shit!” Damar terkekeh dan kami kembali berbalik ke arah sebaliknya.

“Itu mereka!”

Aku mendengar lagi teriakan itu. Sialan, sepertinya hidung mereka cukup kuat juga untuk bisa terus menemukan kami.

“Ke sini! Ke sini!” teriakku pada Damar sembari menunjuk ke gang yang ada di kanan.

“Ape lu?!” Damar berteriak sembari mengangkat kepalan tangannya. “Sini lu semua kalo berani, sampah!”

“Bangsat lu, ya!” balas anak-anak SMA lain tersebut. “Kejar dia! Tangkap, jadiin perkedel!”

“Damar berengsek!” makiku sebab dia masih sempat-sempatnya berbalik dan meneriaki anak-anak SMA dari sekolahan yang berbeda dengan kami itu. “Lari, bodoh! Lari dulu!”

“Ayo, Rin. Olah raga lagi!”

“Olah raga pala lu pitak!” aku mendengus lagi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tak Membencimu
8.5
Demi melunasi utang sang ibu, Ayyara Faderica terpaksa menikahi CEO bernama Kieran Bimantara. Kieran yang lama memendam rasa sangat memanjakan Ayyara bak ratu, namun sang istri sulit membuka hati karena diam-diam masih berhubungan dengan mantan kekasihnya. Meski terus dikhianati, Kieran tak menyerah untuk memperjuangkan cinta tulusnya. Akankah pernikahan mereka bertahan, atau justru hancur akibat bayang-bayang masa lalu?
Sampul Novel Gelora Asmara Ratu Berlian
8.6
Intan Malika, seorang yatim piatu, dikhianati oleh Zayn Alarik yang menolak bertanggung jawab atas kehamilannya dan kabur ke luar negeri. Bertahun-tahun kemudian, Intan bertransformasi menjadi pengusaha sukses bergelar Ratu Berlian. Ia kembali dengan misi balas dendam kepada keluarga Pradipta. Namun, kerinduan putra mereka akan sosok ayah membuat Intan kini dilema antara menuntaskan dendamnya atau memilih berdamai dengan masa lalu.
Sampul Novel Harga Seorang Ratu Mafia
9.5
Pernikahan politikku dengan Marco Ricci demi menyatukan dua klan besar Jakarta hancur setelah aku memergokinya bermesraan dengan Angelia, gadis yatim yang diklaim sebagai adiknya. Menyadari diri ini hanya alat kekuasaan sementara cinta Marco milik wanita lain, aku memilih berontak. Kubatalkan pertunangan kami, lalu kuputuskan menikahi Dante Wiryawan, rival terberat keluarga kami. Aliansi baru yang tak terduga kini resmi dimulai.
Sampul Novel Perangkap Tuan CEO
8.1
Terjebak dalam obsesi mendalam seorang CEO membuat jalan keluar sepenuhnya tertutup. Baginya, menguasai dirimu adalah kepatuhan mutlak yang tidak bisa ditawar. Sang miliarder menuntut penyerahan total atas raga, jiwa, hingga kebebasanmu tanpa celah. Di bawah dominasi kuatnya, kamu terkurung dalam kepemilikan sepihak yang menjauhkan siapa pun dari sisimu. Kini, setiap embusan napasmu sepenuhnya dikendalikan oleh sang penguasa yang hanya menginginkan dirimu seorang diri.
Sampul Novel Tujuh Tahun Menikah, Hanya Sia-Sia!
9.3
Pernikahan Aksara Sanjaya dan Nareswari yang berjalan tujuh tahun terasa hampa tanpa kehadiran anak. Sang istri enggan mengandung karena takut merusak penampilan fisiknya, memicu keretakan dalam hubungan mereka. Di tengah situasi dingin ini, Aksara, sang CEO Sanjaya Corp, justru menemukan kenyamanan pada Rumi Kamila. Kepedulian serta kecerdasan sang sekretaris dalam mengurus segala kebutuhannya membuat hati Aksara luluh, hingga hubungan kerja mereka akhirnya melewati batas.
Sampul Novel You Are My Heart
8.6
Sebuah proyek kerja mempertemukan kembali Cia Li, seorang ahli botani, dengan sang Presdir sukses bernama Ling Yue. Reuni ini menguak kembali memori masa lalu yang diselimuti kesalahpahaman besar. Cia Li mengira cintanya bertepuk sebelah tangan, sedangkan Ling Yue telanjur percaya bahwa Cia Li membencinya. Di tengah perbedaan profesi yang kontras, kini mereka harus menghadapi gejolak perasaan lama. Akankah luka masa lalu itu bisa disembuhkan demi menyelesaikan kisah cinta mereka yang tertunda?