APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ketika Suamiku Tak Mencintaiku Lagi

Ketika Suamiku Tak Mencintaiku Lagi

Pasca kecelakaan tragis yang membutakannya selama empat tahun, Bella akhirnya menjalani operasi pembukaan perban mata. Di usianya yang menginjak dua puluh tujuh tahun, ia sangat mendambakan untuk kembali melihat dunia, terutama wajah Galas, sang suami tercinta. Namun, kebahagiaan Bella langsung sirna dan berganti menjadi kebingungan yang mendalam. Tepat ketika penglihatannya telah kembali pulih, sosok suaminya justru lenyap secara misterius tanpa jejak.
Bab
Bagikan

Bab 3

Bella menatap lembaran surat yang ada dihadapannya beberapa kali. Mengerjapkan matanya serta membalikkan kertas itu beberapa kali untuk memastikan. Ia masih tidak percaya bahwa Galas mencoba menceraikannya secara tiba-tiba. Kenapa? Mereka masih berkabar dua minggu yang lalu. Bella hilang akal, menjilat bibirnya sendiri tidak habis pikir.

Perempuan itu keluar kediamannya sambil menghubungi nomor Galas yang tentu saja nihil. Tidak ada nada sambung apapun dalam panggilannya pada Galas. Sepertinya kontaknya sudah diblokir suaminya.

Bella melangkahkan kakinya menuju sebuah rumah. Kediaman orang tua Galas. Dia ingat karena Galas sering menyebutkan alamat itu. Sekitar satu jam perjalanan Bella sampai di rumah yang agak asri. Tentu saja alam perdesaan identik dengan hal seperti itu. Sejauh mata memandang hanya ditemukan kenyamanan.

"Mbak Bella!" Seorang wanita lebih muda dari Bella menyambut perempuan itu setelah mengetuk pintu. Panggilan Mbak yang disematkan oleh wanita ayu itu untuknya sudah pasti dia pekerja di rumah itu. Narti, namanya. Wanita yang menemani wanita tua itu karena menolak untuk tinggal bersama anaknya, Galas dan Bella.

"Masuk dulu Mbak saya panggilkan ibu."

Tidak lama mertuanya itu datang. Itu kali pertamanya Bella melihat wajah mertuanya itu secara langsung. Tapi sepertinya Galas tidak mirip dengan ibunya berbeda sekali dengan yang Bella lihat di foto. Mungkin pria itu lebih memiliki kecenderungan itu untuk meniru wajah ayahnya. Tapi apa pentingnya hal itu bagi Bella sekarang? Ada hal lain yang perlu dia bahas dengan mertuanya.

"Bel, sudah sembuh?" Mama mertuanya berbasa-basi. Membawa menantunya tersebut duduk lantas menangkupkan tangannya di pipi Bella. Hal yang biasa wanita itu lakukan kepadanya semenjak pertama kali Bella datang ke rumah itu. Tidak pernah berubah bahkan setelah surat cerai yang dilayangkan Galas untuk menantu satu-satunya itu.

"Dengan siapa kesini? Mama?" Ibu Galas itu masih melemparkan pertanyaan lembut penuh perhatiannya pada Bella.

Bella menggelengkan kepalanya. Sorotnya lesu tidak membalas sehangat yang wanita tua itu lemparkan padanya. "Bella sendiri, Bu!"

Wanita tua itu sepertinya tahu apa yang Bella sampaikan sebelum dia berusaha menjelaskan sendiri melalui mulutnya pada orang yang sudah melahirkan Galas ke dunia itu. Terlihat dari cara wanita itu menggenggam tangannya dengan hangat. "Galas tidak ada disini jika itu yang kamu cari. Ibuk tidak bisa memberitahu dimana dia karena ibu sudah janji dengan Galas untuk tidak memberitahu kamu. Ibu minta maaf tidak bisa membantu kamu, Nak."

Bella menggigit bibirnya. "Tapi Bella butuh kejelasan, Bu! Kenapa Galas menceraikan Bella secara tiba-tiba? Kami masih berkomunikasi dua minggu yang lalu dan baik-baik saja. Bahkan Galas masih dengan nada perhatiannya. Dia juga mengirimiku sebuah boneka yang katanya pengganti dirinya."

"Kamu sudah terima suratnya kan? Ibuk rasa Galas juga menyebutkan alasannya disana."

Bella menggigit bibirnya. Air mata perempuan itu berjatuhan. Ibu menggenggam lagi tangan menantunya itu. Sebentar lagi mantan menantunya seandainya Bella mau menandatangani perceraian itu tanpa pengajuan gugatan.

"Bella, ibu senang kamu sama Galas. Tapi maaf ibu tidak bisa berbuat banyak untuk kalian. Seandainya ibu bisa menggantikan Galas unfuk menjadi seseorang yang kamu benci."

Bella diam. Gadis itu menggigit bibirnya teramat keras. “Bukan itu yang Bella cari kesini, Bu? Ketidakcocokan apa yang Bella dan Galas tidak bisa jalani? Apa Galas sebenarnya seorang laki-laki yang memiliki isteri sehingga ketika Bella bisa melihat semuanya akan ketahuan seperti itu? Bella merusak keluarga bahagianya?”

“Pernikahan kalian tidak akan tercatat secara resmi jika seperti itu keadaannya, Bel.” Ibu memberikan pelukan hangat pada Bella menenangkan perempuan itu. “Bisakah kamu memaafkan Galas, Bel? Ibu tidak masalah bagaimana cara kamu bahagia? Tapi bisakah kamu memaafkan semua kesalahan yang Galas lakukan?”

“Bagaimana aku bisa memaafkan Galas kalau aku enggak tahu salah Galas di mana, Bu? Apa karena sikap dia yang tiba-tiba seperti ini? Galas ingin apa sebenarnya? Ingin aku mencintainya atau mempertahankan pernikahan ini bersamanya.”

Ia membawa raganya keluar dari sana dengan kehampaan yang makin terasa. Tentunya setelah berbagi kesedihannya dengan sang mertua yang tidak memuaskan hatinya. Bukan itu yang Bella cari kesana. Ia butuh kejelasan. Dan sikap Galas seperti ini tidak pernah terjadi selama dia mengenal Galas dalam masa gelapnya.

Entah kenapa Galas Bella sedikit berbeda dengan Galas terangnya! Segalanya jadi semakin mendrama ketika hujan yang berjatuhan mengguyur raganya. Biarlah! Bella ingin menangis dibawahnya tanpa keteduhan apapun. Menumpahkan segala sedihnya atas hubungannya yang tidak berakhir baik dengan Galas.

Bella pikir bisa mendapatkan penglihatan lagi bisa membantunya untuk lebih bahagia dengan Galas. Menjadikan kehidupan mereka lebih bahagia dan sempurna. Atau, sebenarnya Galas sudah berencana menceraikan Bella dari lama? Dia ingat, pria itu berusaha keras sekali mencarikan donor mata untuk Bella.

Berupaya dengan sekuat tenaganya. Jangan-jangan itu bukan bentuk perhatian Galas. Jangan-jangan Bella saja yang merasa selama ini Galas begitu mencintainya. Jangan-jangan …

Bella tidak sanggup lagi berandai-andai dengan segala pemikiran buruk dalam kepalanya. Hatinya semakin sakit memikirkan semua itu. Terlebih lagi dengan sebagian dalam dirinya masih menolak bahwa Galas bukanlah pria sekejam itu. Masih ada kepercayaan bahwa Galas pernah tulus untuknya.

Sekali lagi kenyataan menghantam Bella dengan map yang berisikan pengajuan tuntutan cerai dari Galas atas dirinya. Dia tidak tahu entah sudah berapa lama dia berjalan meninggalkan kediaman Galas dengan berjalan kaki. Berjalan tanpa tujuan yang sama sekali tidak tahu akan kemana.

"Bel!" Seorang pria yang sedang melintasi kawasan itu menepikan mobilnya. Keluar lantas membawa payung serta sebuah jaket untuk menyelimuti tubuh yang kuyup itu dengan sangat cepat. Ada raut kelegaan dalam diri laki-laki itu sedikit ketika menemukan Bella meskipun di detik berikutnya sorot panik itu ada lagi melihat kondisi Bella yang kuyup separuh menggigil.

"Pergi sialan!" Bella masih berusaha memakinya. Memaki Neo, pria yang tidak akan pernah Bella inginkan untuk dia temui. Terasa makin sialan saat laki-laki itu hadir di tengah kondisi Bella yang sedang buruk. Laki-laki yang terlihat begitu akrab dengan dirinya.

Tapi Neo keras kepala untuk tetap menarik paksa perempuan itu dalam pelukannya. Sekuat apapun Bella meronta. “Jangan seperti ini, tolong!”

Kenapa dia harus meminta seperti itu? Pria itu merasa begitu menyesal sudah menghancurkan hidup Bella?

Bella mendorong tubuh Neo. “Kau tidak berhak ikut campur dalam hidupku!” berjalan menjauh Neo beberapa langkah lantas terjerembab pingsan.

“Bel,” Neo panik, menepuk-nepuk pipi wanita keras kepala itu. Tidak ada jawaban membuat Neo tidak berfikir panjang untuk memasukkan Bella ke dalam mobil lantas membawa gadis itu ke rumah sakit.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Atlet Sekolah Menyebalkan Jadi Suamiku
8.7
Alina mendambakan kelulusan yang damai di Horizon International Academy. Namun, takdir justru mengikatnya dalam pernikahan rahasia dengan Arion Mahendra Kwon, atlet elit berkuasa yang dingin dan ditakuti. Meski status sosial mereka sangat kontras, kebencian di antara keduanya perlahan berubah menjadi benih cinta yang tak terduga. Kini, Alina terjebak dalam dilema besar: bertahan mendampingi Arion yang penuh risiko atau hancur terbakar oleh api asmara mereka sendiri.
Sampul Novel Cinta Memang Begitu
8.3
Kematian tragis mengakhiri hidup sang protagonis yang lelah bersaing dengan Emma Moore, anak angkat kesayangan orang tuanya yang bahkan menerima donor retinanya dan menikahi kakak kandungnya sendiri. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua. Terlahir kembali di kehidupan baru, ia memutuskan untuk berhenti memedulikan orang lain dan tidak lagi mengejar persaingan yang sia-sia. Dengan fokus sepenuhnya pada diri sendiri, ia justru menemukan jalan menuju kebahagiaan sejati yang tidak pernah ia duga sebelumnya.
Sampul Novel Ingin Tenang, Dengan Menumpang
8.1
Kehidupan yang penuh tekanan membuat mental Deli benar-benar kelelahan. Demi memulihkan diri dan mencari ketenangan batin yang hilang, ia harus mengambil keputusan penting. Deli akhirnya memilih mengungsi dan menumpang hidup di rumah adik kandungnya, Dena. Di kediaman sang adik, ia berharap bisa mengistirahatkan pikiran yang penat sekaligus melarikan diri sejenak dari segala kerumitan masalah yang selama ini terus menjeratnya.
Sampul Novel Luka Kakiku, Tawa Mereka
8.8
Demi menyelamatkan Yudha, sang suami yang berprofesi sebagai politisi, karier balet dan kakiku harus hancur. Namun, pengorbanan tersebut dibalas pengkhianatan saat aku memergoki Yudha berselingkuh dengan Selvia, terapis pribadiku. Mereka bahkan tega mencemooh kecacatanku, sementara ibu mertuaku terus mencaci sebagai beban. Meski Yudha berpura-pura memujiku demi citra politiknya, rasa sakit ini telah berubah menjadi dendam. Tanpa air mata, kini aku bertekad menghancurkan mereka.
Sampul Novel Menantu Hina Itu Ternyata Ahli Obat
9.4
Marcel kerap disiksa keluarga istrinya, bahkan dipaksa menyantap sisa makanan di lantai. Tak tahan dihina terus-menerus oleh Shirley dan kerabatnya, ia nekat meminum formula rahasia warisan orang tuanya untuk mengakhiri hidup. Namun, ramuan itu justru membangkitkan kekuatan dahsyat yang terpendam. Kini, sang ahli obat yang dahulu direndahkan telah bangkit kembali. Bersiaplah menyaksikan aksi balas dendamnya demi membuat mereka semua bersujud memohon ampun.
Sampul Novel Modus Tuan Muda
8.5
Mona Latea harus menerima nasib buruk setelah dipaksa menggantikan Elisa, kakaknya yang kabur dari perjodohan. Kini, hidupnya diabdikan untuk melayani seorang tuan muda kaya yang kekanak-kanakan dan sangat merepotkan. Tanpa upah sedikit pun, Mona terpaksa bertahan melewati hari-hari penuh tekanan. Kisah cinta romantis ini diwarnai intrik rumit antara kewajiban yang menjerat dan daya pikat manipulatif sang tuan muda.