APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel KETIKA DENTING CINTA MENYAPA

KETIKA DENTING CINTA MENYAPA

Zefki dan Raceh tak pernah menduga perjodohan dari orang tua mereka akan menumbuhkan perasaan cinta. Takdir ini mengubah hidup mereka sepenuhnya, terutama karena kepribadian keduanya sangat bertolak belakang. Zefki merupakan pria yang dingin, angkuh, dan gampang emosi, sedangkan Raceh justru sosok gadis pendiam yang pemalu. Di tengah benturan karakter yang begitu kontras, akankah kekuatan cinta sanggup menyatukan mereka dalam sebuah komitmen yang tulus?
Bab
Bagikan

Bab 2

Tuan Fidel dan Nyonya Santi keluar dari mobil seiringan dengan kedua orang tua Zefki yang juga keluar dari mobil. Para petinggi perusahaan sibuk saling memberi salam bagi tamu istimewa, itu.

Tibalah giliran Zefki untuk memberi salam.

"Selamat pagi, selamat datang di perusahaan kami, ZR TBK." ujarnya.

Tuan Fidel dan Nyonya Santi seakan terkagum-kagum dengan sosok Zefki yang berwibawa dan terkesan cerdas. Juga ditambah dengan ketampanannya yang memukau.

Lalu Tuan Kenan berkata,

 "Perkenalkan Fidel, ini Zefki Harold. CEO, ZR TBK dan dia adalah anak saya, satu-satunya."

"Selamat pagi anak muda," ujar, Tuan Fidel.

 "Anda sangat tampan, anak muda. Pasti juga sangat rajin mengelola perusahaan."

Zefki hanya tersenyum sinis mendengar pujian itu. 

"Selamat pagi juga, Zefki. Saya, Santi. Istri sahabat ayahmu." Lagi-lagi Zefki hanya tersenyum sinis. 

Dia lalu bergumam dalam hati,

 "Cih sangat berlebihan menyambut mereka. Memangnya sehebat apa sih perusahaannya, sampai -sampai Papi menyambut dengan cara seperti ini."

"Wah mari kita masuk," ujar Nyonya Clement

"Nanti kita dikira penjaga pintu jika keterusan di sini." Dan semua pun tertawa dengan ucapan Nyonya Clement. Mereka pun langsung masuk ke ruang rapat.

Tuan Kenan mulai memimpin rapat dan menjelaskan siapa tamu itu, serta maksud dan tujuan mereka ke ZR TBK, yaitu untuk menjalin kerjasama pembangunan sebuah Mall di daerah Tangerang.

"Baik untuk lebih jelasnya tentang perusahaan ZR TBK ini, akan di sampaikan oleh CEO kita," tukas, Tuan Kena.n

"Cih, apa-apaan sih, Papi. Kenapa mesti aku yang menjelaskan." Zefki menatap datar kepada Ayahnya sambil berdiri dan mulai menjelaskan sejarah perusahaan ZR TBK dan bergerak dalam bidang apa saja.

Kedua orang tamu itu sangat terkagum-kagum dengan cara Zefki menyampaikan semuanya.

 Nyonya Santi berkata kepada suaminya,

 "Papi, tidak salah lagi pilihan kita untuk putri kita, kita jodohkan dengan Nak Zefki. dia sangat berkharisma."

"Iya, Mi. Tapi apakah Grace atau Raceh, Mi. Yang akan kita jodohkan dengan Zefki?" Seru, Tuan Kenan.

"Wah soal itu kita serahkan kepada Zefki saja, Pi. Dia mau pilih siapa, nanti kita tunjukkan foto kedua anak kita. Tapi, Pi. Mami ragu dengan Grace. Papi tahu kan anak itu masih sedikit manja beda jauh dengan Raceh yang lebih mandiri. Walaupun Grace lebih dewasa umurnya dari Raceh. Tapi Grace lebih kekanakkan, Pi."

"Ya sudah, Mi nanti kita bicarakan lagi." Sela, Tuan Fidel.

Demikianlah sekilas dari profil perusahaan kami ZR TBK, terimakasih." Saking asyiknya kedua suami istri itu mengagumi Zefki, sampai-sampai mereka tidak sadar jika pemuda itu, telah selesai memperkenalkan perusahannya.

Tiba saatnya waktu makan siang, seluruh petinggi ZR Group juga ikut. Tidak terkecuali Zefki, juga ikut serta. Tamu tadi itu, makan satu meja dengan Zefki dan kedua orang tuanya.

Disaat Zefki sedang asyik makan. Nyonya Santi, menyela,

"Nak Zefki, kalau boleh Tante tahu, umur kamu berapa?" 

Namun disaat Zefki hendak menjawab, Nyonya Clement malah menyahut,

"Oh, Zefki tahun ini berusia tiga puluh tahun, Jeng."

"Wah cukup matang, ya."

 Lalu Nyonya Santi, berkata lagi, 

"Apakah Nak Zefki, sudah memiliki kekasih?" Namun lagi-lagi nyonya Clement yang menjawab,"

"Kebetulan sekali, Jeng. Zefki masih jomlo." Tutur, sang ibu.

 Perkataan Nyonya Clement itu, berhasil membuat Zefki menatap tajam ke arah ibunya.

Menyadari akan hal itu, Tuan Kenan segera berkata,

 "Sudah-sudah nanti saja membahas yang lain, kita fokus makan siang dulu."

Sementara itu di sebuah rumah,

Seorang gadis bernama Grace sedang menangis terisak di pangkuan adiknya.

"Hiks, Raceh. Berapa lama sih, Papi dan Mami sibuk terus di luar rumah? Apakah mereka itu, tidak rindu dengan kita, anak-anaknya?" Ucap Grace, kepada adiknya.

 Lalu sang adik, menjawab,

"kakak kok ngomong gitu sih, Kak. Kan Papi sudah jelasin jika mereka sibuk  untuk urusan bisnis dan juga untuk kemajuan perusahaan Papi. Kakak tahu sendiri perusahaan papi lagi mengalami masa-masa sulit, seharusnya kita memberi dukungan kepada mereka." Tukas, Raceh.

"Tapi kan, Papi dan Mami terlalu lama meninggalkan kita. Biasanya Papi saja yang sibuk, ini kok Mami ikut-ikutan juga." Seru, Grace.

"Sudah deh, Kak. Jangan menggerutu seperti itu, mending kita doain Papi dan Mami berhasil menyelesaikan masalah perusahaan."

Raceh Pratista demikian nama gadis cantik itu,  beumur dua puluh tiga tahun, dan baru lulus dari kuliahnya di sebuah Universitas Negeri di Jakarta. Raceh merupakan anak bungsu dari Tuan Fidel dan Nyonya Santi. 

Raceh adalah seorang perempuan yang memiliki pribadi pendiam, tidak banyak bicara dan sedikit pemalu. Tapi walaupun begitu, dia memiliki sifat yang lebih dewasa dalam berpikir dibandingkan dengan kakaknya, Grace.

Sifatnya yang dewasa itu, membuat Raceh lebih disukai oleh kedua orang tuanya. Karena Raceh lebih mandiri dibandingkan dengan Grace. Tapi bukan berarti kedua orang tua mereka, membagi kasih sayang kepada keduanya.

Sementara sang kakak. Grace Pratista, berusia dua puluh lima tahun. Saat ini sudah bekerja di sebuah perusahaan, sebagai seorang asisten manager. Grace memiliki sifat yang manja. Namun dia tidak pernah menyusahkan kedua orang tuanya. Grace telah memiliki seorang kekasih bernama Roy. Tapi mereka pacaran jarak jauh karena Roy bekerja sebagai seorang tenaga ahli di sebuah perusahaan di Belanda, dan hal itu tidak diketahui oleh kedua orang tua mereka.

Sebuah dering telepon yang melengking mengejutkan Raceh. Lalu dia segera mengambilnya dan melihat di layar ponselnya jika sang mami yang menelepon.

Raceh"Halo, Mi. Apa kabar? Papi juga apa kabar?"

Mami Santi " Halo, Raceh. Papi dan Mami sehat, kok. bagaimana kabar kalian? ke mana kakakmu, Grace dari tadi Mami telepon. Kok kakak tidak angkat?" 

Raceh"Oh iya, Mi. Kakak sudah tidur di kamarnya, dari tadi kakak nungguin kabar dari Papi dan Mami.

"Waduh, tadi Papi dan Mami rada sibuk." 

Raceh"Mi, kapan nih Papi dan Mami urusannya selesai semua?"

Mami Santi  "Besok, Papi dan Mami akan pulang ke rumah dan juga kebetulan kolega Papi akan ikut bertamu ke rumah kita." 

Raceh "Mereka itu siapa, Mi? apakah investor yang akan membantu perusahaan Papi?"

Mami Santi"Iya, Raceh. Ya sudah sampai besok, ya. Jangan lupa kasi tahu kakakmu, Grace." 

Lalu Nyonya Santi mematikan sambungan teleponnya.

Sementara Raceh saat ini sedang menyetrika pakaiannya yang akan dia pakai besok untuk bekerja. 

Seminggu sudah Raceh telah bekerja sebagai pegawai tidak tetap di sebuah perusahaan ZR TBK, dan dia di tempatkan di bagian administrasi yang mengurus surat masuk dan surat keluar pada perusahaan tersebut.

Raceh dan Grace adalah anak-anak yang cerdas. Mereka tamat kuliah tepat waktu. Maka tidak heran jika keduanya secepat kilat, diterima untuk bekerja di perusahaan-perusahan besar yang ada di Jakarta.

Ayah mereka, Tuan Fidel. Memiliki perusahaan kecil yang bergerak dalam bidang property. Namun yang saat ini sedang mengalami kerugian akibat investor yang tiba-tiba memutuskan kontrak kerja.

Sekitar tiga bulan yang lalu Tuan Fidel mendapat undangan dari sahabatnya, Tuan Kenan untuk mengunjungi perusahaannya. Oleh karena itu Tuan Fidel dan Nyonya Santi, bisa datang ke sana.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ambil Kembali Hatiku
9.7
Hari ulang tahun Sena yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah menjadi duka mendalam ketika sang ibu mengembuskan napas terakhir. Namun, kepedihan Sena kian berlipat ganda karena sikap dingin suaminya. Pria itu tidak hanya mengabaikan hari lahir Sena, tetapi juga memilih absen dari upacara pemakaman ibu mertunya. Sang suami justru melangkah pergi ke bandara demi menjemput wanita yang selama ini menjadi dambaan hatinya, meninggalkan Sena dalam kesendirian dan luka batin yang mendalam.
Sampul Novel Cinta yang Tak Sempat Kudengar
8.9
Setelah tunangannya memilih menikahi kakaknya, ia menerima lamaran Twinkle, pria dingin yang mengaku tulus mencintainya. Tiga tahun pernikahan mereka berjalan sempurna tanpa cela. Namun, kebenaran pahit terungkap saat ia mendengar bahwa pernikahan itu hanyalah kepalsuan demi melindungi wanita bernama Amelie. Menyadari dirinya hanya tameng dan pengganti, ia memutuskan menghapus identitasnya dan merancang kematian palsu untuk lepas sepenuhnya dari Twinkle.
Sampul Novel Gairah panas my Daddy
8.6
Meskipun telah memasuki usia matang untuk berkeluarga, Aldo Bimantara tetap tampil menawan dan awet muda. Sebagai putra dari keluarga konglomerat yang sangat terpandang, pria sukses ini memimpin dua cabang restoran besar di Semarang dan Medan. Di tengah gemerlap kariernya yang gemilang, ia harus berjuang keras menyeimbangkan tuntutan hidupnya. Kisah ini menyoroti perjalanan sang pengusaha kaya raya dalam mengarungi dinamika percintaan modern yang penuh warna.
Sampul Novel Miliki Mu
8.9
Demi menyelamatkan bisnis sang ayah yang kolaps dan membiayai pengobatan ibunya, Cherly terpaksa menyetujui rencana Hartono. Tugasnya adalah mendekati Edward, cucu Hartono yang berhati dingin, untuk memberikan seorang penerus. Di usia 33 tahun, Edward masih dilingkupi kesedihan mendalam akibat kepergian Yuni, tunangannya yang wafat lima tahun lalu. Ia pun sangat membenci Cherly yang dianggap licik dan murahan. Akankah kehangatan Cherly mampu mencairkan dinginnya hati Edward?
Sampul Novel My Lovely CEO
8.4
Sebelum pernikahan resmi mereka, Ellen berteriak histeris begitu menyadari tindakan Reyhan Saputra. Sambil menutupi badannya, ia memaki pria itu. Bukannya marah, Reyhan malah tertawa gemas. Setelah mematikan kompor, ia mendekat hingga membuat Ellen terdesak ke dinding. Ellen merasa geli sekaligus tegang saat Reyhan memegang tengkuknya. Dengan seringai nakal, Reyhan pun menawarkan diri untuk mempraktikkan langsung contoh perbuatan tersebut.
Sampul Novel Sebatas Harapan
8.9
Bagi saya yang berusia dua puluh satu tahun, hidup adalah tentang merayakan kebebasan mutlak. Saya menikmati kesenangan tanpa memedulikan gender, usia, ataupun status sosial pasangan. Walau gaya hidup bebas ini kerap menuai pandangan negatif, saya menganggapnya sebagai bentuk tertinggi dalam mencintai diri sendiri. Setiap kepuasan duniawi yang dirasakan menjadi energi yang memulihkan jiwa, bukan sekadar pemuas nafsu. Inilah kisah saya mengejar arti kebahagiaan yang sesungguhnya.