APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ketika Cinta Telah Mati dan Harapan Pupus

Ketika Cinta Telah Mati dan Harapan Pupus

Saat hipotermia dan penyakit jantungnya kambuh di puncak gunung, Chloe Winata diabaikan oleh dua teman masa kecilnya yang lebih memilih menyelamatkan Lucia. Setelah berhasil bertahan hidup dari maut tanpa kepedulian mereka yang malah asyik berpesta, Chloe menyadari persahabatan belasan tahun mereka telah sia-sia. Kecewa dan kehilangan harapan, Chloe akhirnya memutuskan untuk menyerah pada hubungan masa lalu tersebut. Ia pun menghubungi ayahnya dan menyatakan kesediaannya untuk menerima perjodohan dengan putra dari Keluarga Januar.
Bab
Bagikan

Bab 2

Jared membuang kue itu dan langsung pergi. Dia menoleh dan melihat wajahku yang pucat pasi.

“Chloe, kamu perlu waktu untuk introspeksi diri. Mau ngambek juga ada batasannya.”

Aku memang perlu mengintrospeksi diri. Dalam belasan tahun terakhir, apa aku sudah terlalu mementingkan kedua pria ini?

Perjalanan dari rumah sakit ke rumah terasa sangat panjang.

Sepertinya, sejak aku mulai memahami dunia, Theo dan Jared sudah berada di sisiku. Tidak peduli ke mana pun aku pergi, mereka tidak pernah meninggalkanku. Aku tidak pernah tinggal di rumah sakit sendiri selama seminggu penuh, apalagi pulang sendiri ke rumah.

Baru saja aku tiba di rumah dan membuka pintu, kesunyian yang menyambutku membuat hatiku tenggelam lagi.

Sejak umur 18 tahun, aku sudah pindah ke vila ini. Bayang-bayang mereka ada di mana saja.

Aku suka memelihara ikan. Ada sebuah akuarium besar yang cantik di dalam rumah. Aku menamai semua ikan yang ada di dalam akuarium tersebut. Dulu, Theo dan Jared selalu menertawakanku dan mengatakan aku seperti anak-anak. Namun, mereka tetap akan mencarikan ikan yang kuinginkan.

Ketika aku tidak berada di rumah, mereka yang akan sengaja datang untuk membantuku merawat ikan-ikan itu. Sekarang, belasan ikan kecil itu mengambang di air dengan perut menghadap ke atas. Mereka sudah mati.

Aku berdiri di depan akuarium dan menatap bangkai-bangkai ikan itu sambil termenung. Hatiku terasa sangat sakit.

Lima belas tahun. Sejak aku menginjakkan kaki di gerbang SD, aku sudah mengenal Theo dan Jared. Mereka memujiku secantik boneka dan mengatakan dengan kekanak-kanakan bahwa mereka ingin menjadi kesatriaku.

Konon, ucapan anak-anak tidak bisa dipercaya. Namun, waktu yang kami habiskan selama 15 tahun ini tidak bisa dipalsukan. Mereka benar-benar memperlakukan aku layaknya seorang putri raja.

Ketika aku ditindas orang di sekolah, Theo yang merupakan jagoan sekolah akan diam-diam berkelahi dengan orang yang menindasku di gang kecil belakang sekolah.

Meskipun seluruh tubuhnya dipenuhi luka, dia akan tetap berseru dengan arogan, “Coba saja kalau kalian berani menindas Chloe lagi! Aku akan hajar kalian sampai babak belur! Kalau nggak percaya, coba saja!”

Ketika aku gagal masuk di universitas yang sama dengan mereka dan menangis sejadi-jadinya, Jared yang merupakan siswa unggul rela melepaskan kesempatan untuk masuk ke universitas terbaik.

Dia memelukku sambil menghibur, “Dasar bodoh! Ke mana pun kamu pergi, kami juga akan ke sana. Mana mungkin kami tega meninggalkanmu sendirian?”

Aku kira, mereka benar-benar tidak akan mencampakkanku selamanya. Tak disangka, kemunculan Lucia setengah tahun lalu malah menghancurkan semua angan-anganku.

Ayahnya Lucia adalah sopirku. Setengah tahun lalu, ketika hendak menjemputku dari kampus, gejala dari penyumbatan pembuluh darah otaknya kambuh dan dia langsung meninggal di tempat.

Sejak kecil, Lucia sudah tidak memiliki ibu. Setelah kehilangan ayahnya, dia pun menangis hingga pingsan di aula rumah duka.

Aku merasa iba pada hal yang dialaminya. Aku pun memberinya sejumlah besar uang, juga mengizinkannya tinggal bersamaku. Aku membawanya ke berbagai tempat, menanggung semua biaya hidupnya, bahkan membawanya bergaul dengan Theo dan Jared.

Aku juga pernah memperingati Theo dan Jared untuk tidak menindas Lucia. Aku mengira Lucia adalah gadis yang kasihan dan lemah. Tak disangka, dia bagaikan sel kanker yang mematikan. Seperti parasit, dia melekat padaku dan menggerogoti semua yang kumiliki.

Aku memandang ke sekeliling dan ingin membuang semua barang Lucia. Namun, aku malah dikejutkan karena semua barangku di rumah ini telah digantikan.

Dari hal besar seperti latar belakang dinding sampai hal kecil karpet depan pintu. Semuanya sudah diganti dengan model yang tidak kusukai, seolah-olah aku barulah tamu di rumah ini.

Aku pun tersenyum pahit. Sudah saatnya aku menyingkirkan orang yang keberadaannya bagaikan virus ini.

Pada larut malam, tiba-tiba terdengar percakapan dari luar pintu.

Lucia berkata dengan nada menangis, “Aku iri banget sama Chloe. Dia punya kasih sayang dan perhatian kalian, sedangkan aku nggak punya apa-apa ....”

Theo menjawab, “Lulu, jangan berpikir begitu! Kami mengalah padanya karena kami sudah kenal terlalu lama. Kalau kami mengenalmu dulu, kami pasti memilihmu! Kamu lembut dan baik hati, sedangkan dia? Dia cuma bisa ngambek setiap hari! Dia kalah jauh darimu!”

Setelah terdiam sejenak, Jared juga berkata, “Lulu, dia nggak bisa dibandingkan denganmu.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A MAN IN A TUXEDO
9.7
Psikiater muda bernama Auristela Indira menghadapi tantangan besar saat merawat Vincent Oliver. CEO penyiaran ini menderita Anterograde Amnesia akibat kecelakaan tragis. Demi tugasnya, Stela menyamar sebagai sekretaris sekaligus pengawal pribadi. Situasi rumit saat ia diminta menikahi Vincent, pria yang ingatannya hanya bertahan satu hari. Di sisi lain, misteri kecelakaan Vincent dan hilangnya sang calon tunangan sebelum pernikahan masih menjadi teka-teki besar.
Sampul Novel Kronik Takdir Terlama
8.1
Menjelajahi multiverse dan berbagai lini masa, sang protagonis berjuang agar bisa hidup berdampingan dengan orang-orang tercinta. Mereka bukan hanya penopang emosi, tetapi juga sekutu terkuat dalam mengubah tatanan dunia. Berbekal pemahaman masa lalu dan masa depan, ia berusaha memperbaiki takdir demi hari esok yang lebih baik. Perjalanan lintas dimensi ini menjadi pembuktian kekuatannya dalam menghadapi tantangan besar yang siap menghadang di masa depan.
Sampul Novel Miss Primadona
9.1
Tisa selalu memanfaatkan kecantikannya demi memikat lelaki berharta demi hidup mewah. Sialnya, daya tarik fisik serta sikap materialistis itu sama sekali tak berguna saat badai masalah bertubi-tubi menghantam hidupnya. Di tengah himpitan kehancuran dan realitas yang menyakitkan, ia kini berada di persimpangan jalan krusial. Apakah cobaan berat ini akan menuntunnya menuju pertobatan, atau justru menyeretnya kian dalam ke jurang kehancuran?
Sampul Novel Preman Jatuh Cinta
9.6
Rendi, seorang penipu telepon, justru terpikat pada korbannya, Mouza, yang memakinya saat beraksi. Ketertarikan itu membawa Rendi mendekati gadis SPBU yang dulu tak sengaja menyiramnya bensin. Demi Mouza, ia bertekad tobat dari dunia kriminal. Namun, masa lalu kelam membuat ekonomi keluarganya hancur hingga ia terpaksa merantau ke Jakarta. Di saat Mouza mulai mencintainya, ia harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan kontak dengan Rendi sekaligus menerima lamaran dari pria lain.
Sampul Novel Suamiku yang Lumpuh Adalah Taipan Misterius
7.9
Lana, gadis desa yang tumbuh bersama neneknya, mendadak dibawa pulang oleh keluarga Rahayu. Bukannya disambut hangat, ia malah dipaksa menjadi pengantin pengganti bagi Saras untuk menikahi Jehan, pria lumpuh dari keluarga Sahid yang di ambang kehancuran. Demi sang nenek, Lana menerima pernikahan ini. Di malam pertama, ia dan Jehan sepakat berpisah dalam dua tahun. Namun, mampukah Lana menjaga rahasia identitasnya dari sang suami? Di saat pria lain mengejarnya, siapakah yang akan memenangkan hatinya?
Sampul Novel The Arrogant Boss
8.4
Austin O'pry, CEO sombong yang meremehkan perempuan, berambisi menaklukkan Aurora Wihelmina. Niat awal menjadikannya pemuas nafsu berubah menjadi rasa penasaran akibat penolakan sang karyawan polos. Aurora sendiri terjebak dilema karena menyembunyikan statusnya sebagai tunangan pengawal setia Austin. Di tengah benih cinta yang tumbuh dan usikan masa lalu dari Grace, akankah kejujuran mampu menyelamatkan hubungan penuh bara mereka?