APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kerinduan Tak Berujung

Kerinduan Tak Berujung

Lima tahun membina rumah tangga, Stella baru menyadari bahwa pernikahan dengan Felix hanyalah kepalsuan belaka. Sang suami sengaja memalsukan akta nikah mereka demi memberikan status hukum kepada wanita lain bernama Tania demi kelancaran bisnisnya. Felix mengira Stella yang telah mengorbankan hubungan keluarga demi dirinya tidak akan pernah pergi. Namun, rasa kecewa yang mendalam membuat Stella memilih melangkah pergi selamanya, meninggalkan Felix yang terlambat menyesali keputusannya.
Bab
Bagikan

Bab 6

Setelah makan malam hari itu, Stella baru saja hendak kembali ke kamar tidurnya untuk beristirahat, tapi terdengar suara dari luar pintu.

Tania pun masuk sambil menggandeng lengan Felix, diikuti beberapa pembantu yang membawa koper.

Felix memerintahkan para pembantu untuk membawa koper ke kamar tamu, lalu menatap Stella.

"Tania baru saja kembali dari luar negeri, belum dapat rumah sewaan, jadi aku minta dia tinggal di rumah selama beberapa hari."

Tania mengangkat alisnya, "Aku cuma akan tinggal beberapa hari. Nyonya Sebastian nggak keberatan, kan?"

Wajah Stella tampak tenang, "Aku nggak keberatan, Nona Tania bisa tinggal selama yang kamu inginkan."

Gimanapun juga dia akan pergi setelah tiga hari.

Felix sedikit terkejut, "Kamu nggak marah?"

Stella menggelengkan kepalanya dan berkata, "Lagian aku sudah mau pindah."

Felix tertegun, "Apa maksudmu?"

Stella melambaikan tangannya, "Aku cuma sembarangan bicara."

Felix merasa ada yang salah dengan Stella dan ingin terus bertanya.

Tapi Tania justru berbicara lebih dulu, "Felix, bukannya kamu bilang mau ajak Debora ke taman bermain?"

Tindakan dan nada bicaranya menunjukkan seolah dia adalah nyonya rumah.

Perhatian Felix langsung teralihkan, "Oke, ayo jemput Debora sekarang"

Setelah selesai bicara, dia menatap Stella, menggerakkan bibirnya, tetapi akhirnya tidak mengatakan apa pun.

Stella pun berkata dengan sangat bijaksana, "Kalian pergilah, anggap saja untuk menyambut kepulangan Debora."

Tania kembali menggandeng lengan Felix, "Ya, bertiga seperti satu keluarga."

Stella menyadari rasa bangga di balik perkataan Tania, namun dia hanya tersenyum sopan dan berbalik.

Setelah makan malam, hari sudah gelap.

Stella baru saja hampir tertidur, tapi dia mendengar suara di luar pintu.

Itu suara manja Tania, "Felix, tidurlah denganku satu malam saja."

Nada bicara Felix terdengar lembut, tapi tegas, "Tania, Stella itu istriku, kalau bertindak seperti ini, terlalu nggak bermoral."

"Akulah istri sah yang tercantum dalam akta nikah, dia itu palsu, jadi kamu tidur denganku itu sah-sah saja."

Stella sedikit melengkungkan jari-jarinya dan memperlambat napasnya.

Setelah beberapa saat, Felix menghela nafas dan berkata tanpa daya, "Kamu itu ibu Debora, jadi aku tetap akan perlakukan kamu dengan baik."

Tania terisak pelan, "Kalau gitu, bisakah kamu janji nggak akan menyentuhnya selama aku tinggal di sini?"

Felix bergumam "Hmm".

Tak lama kemudian, terdengar suara pintu kamar sebelah dibuka.

Stella perlahan membuka matanya dan tersenyum tanpa suara.

Tiga orang, tiga kamar, masing-masing punya rencana jahatnya.

Keesokan paginya ketika Stella turun ke bawah, Felix dan Tania sudah sedang sarapan.

"Aku melihatmu tidur nyenyak, jadi aku nggak biarkan Felix memanggilmu."

Perkataan Tania jelas ambigu, seolah-olah dia adalah nyonya rumah ini dan Stella cuma seorang tamu.

Tapi Felix justru tidak mengoreksinya.

Stella pun terlalu malas untuk memedulikannya dan langsung duduk.

Tania lalu berdiri dan mengambil semangkuk sup manis lalu menyerahkannya padanya, "Aku masak ini sendiri, cobalah."

Sekilas Stella langsung melihat buah kastanye yang tenggelam ke dasar mangkuk.

Sejak kecil dia alergi pada kastanye, bahkan satu gigitan saja bisa membunuhnya.

Stella mendorong mangkuk itu dan berkata, "Maaf, aku nggak makan kastanye."

Tania tiba-tiba merasa sangat sedih, meneteskan beberapa air mata dan menatap Felix.

"Lebih baik aku pindah saja, bahkan kalau aku harus tidur di jalanan, lebih baik daripada dibenci di sini."

Sambil berkata demikian, dia berdiri dan hendak pergi mengemasi kopernya.

Felix segera menariknya dan membujuknya dengan lembut.

Dia lalu berbalik dan menegur Stella, "Stella, cepat makan, Tania tadi pagi-pagi sudah masakkin."

Stella menatapnya dengan tidak percaya, "Kamu jelas-jelas tahu aku alergi pada kastanye, tapi kamu tetap mau aku hargai kerja kerasnya, apa kamu mau bunuh aku?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Assalamu'alaikum, Mas CEO!
8.3
Hanif, bos INANTA Group, dikenal sebagai sosok religius yang taat beribadah di tengah kesuksesan bisnisnya. Kehidupannya berubah drastis setelah putrinya, Aisyah, bertemu Aida, seorang office girl yang berwajah sangat mirip dengan mendiang sang ibu. Kedekatan erat di antara mereka berdua mulai mengancam rencana pertunangan Hanif dengan Soraya. Terjebak antara kewajiban dan kebahagiaan sang anak, ke manakah takdir akan membawa pelabuhan hati Hanif berikutnya?
Sampul Novel Beautiful Hurt
9.1
Akibat fitnah dari sebuah pesan singkat, Marilyn dituduh merusak hubungan kakaknya sendiri. Christian, miliarder yang marah karena reputasinya rusak, mengira Marilyn adalah wanita licik yang gila harta. Demi membalas dendam, Christian memaksa gadis itu menikahinya dan bersumpah akan menyiksa hidupnya. Di tengah tuduhan kejam tanpa bukti tersebut, Marilyn hanya bisa pasrah menghadapi kebenaran sepihak mereka.
Sampul Novel Bukan Aku Yang Menjebakmu
8.8
Nadira Almeira, sekretaris bersahaja di Mahardika Corp, dituduh menjebak CEO Elvano Mahardika demi kekuasaan. Tanpa bukti, Elvano memecat dan mempermalukannya di depan publik dengan lemparan uang yang menghina harga dirinya. Padahal, Nadira hanyalah korban yang tidak tahu apa-apa. Situasi kian rumit saat ia menyadari dirinya tengah mengandung anak Elvano. Kini, ia harus memilih antara pergi selamanya atau kembali menghadapi pria yang telah menghancurkannya.
Sampul Novel CEO in My Bed
8.6
Demi kesembuhan sang adik, Athalia terpaksa menerima tawaran dingin dari Mahesa, seorang CEO kaya raya yang trauma akan cinta. Lelaki skeptis itu bersedia menanggung seluruh biaya medis dengan syarat Athalia mau menjadi teman tidurnya selama sebulan. Meski terus menghadapi sikap Mahesa yang kerap merendahkan perempuan, Athalia bertahan dengan ketulusan. Akankah kelembutan hati Athalia sanggup mencairkan keangkuhan Mahesa dan mengajarinya arti cinta sejati?
Sampul Novel Cinta Sang Pewaris
9.4
Nathaniel Albar, pewaris bisnis berhati dingin, bertekad menguji kegigihan gadis sederhana bernama Alya Nabila setelah sebuah insiden wawancara yang buruk. Di balik sikap kerasnya, Nathan ternyata menyimpan rencana rahasia saat mempekerjakan Alya. Namun, rahasia masa lalu Nathan yang kelam perlahan mulai terungkap. Kini, Alya dihadapkan pada pilihan sulit antara keselamatan dirinya atau perasaan cintanya. Akankah ketulusan Alya mampu melunahkan ambisi beku sang miliarder?
Sampul Novel Miss Villainess Is Wealthy
8.0
Valerie terbangun di masa lalu dan lolos dari kematian, tetapi malah terjebak skandal satu malam dengan Cedric, pemuda misterius. Demi perlindungan dari Keluarga Meyer, keduanya sepakat menjalani pernikahan kontrak selama dua tahun. Meski Cedric melarangnya jatuh cinta, Valerie harus menghadapi kenyataan pahit bahwa sisa umurnya tidak lama lagi. Di tengah badai ujian yang menguji ketegarannya, sanggupkah Valerie bertahan hidup?