APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kembalinya Mantan Istri Suamiku

Kembalinya Mantan Istri Suamiku

Lima tahun mengabdi sebagai ibu rumah tangga demi Neil dan putranya, pernikahan wanita ini hancur seketika saat mantan istri sang miliarder memutuskan kembali. Diusir dari kamar utama oleh anak tirinya sendiri di bawah tatapan mengejek para pelayan, ia hanya mendapati sikap acuh tak acuh dari Neil. Menyadari posisinya yang tak pernah dihargai, ia menolak sentuhan Neil di malam hari. Dengan tenang, ia bersiap mengakhiri pernikahan mereka yang tersisa dua hari lagi.
Bab
Bagikan

Bab 4

Neil sibuk dengan pekerjaannya, jadi hampir tidak pernah punya waktu untuk mengurus anak sekecil itu. Yang dia tahu hanya memarahiku dengan wajah dingin karena dianggap tak becus.

Aku yang membawa Wayne ke rumah sakit untuk tes alergi. Aku membawanya ke satu per satu rumah sakit sampai akhirnya terdeteksi. Setelah bolak-balik selama sebulan penuh, aku akhirnya benar-benar memahami kondisi tubuh anak itu.

Saat itu juga, aku tanpa sengaja mengetahui sebuah kebenaran, kebenaran yang cukup untuk membuat Neil menggila kalau mengetahuinya.

Sejak saat itu, aku semakin hati-hati dalam merawat Wayne. Alerginya hampir tak pernah kambuh lagi. Neil pun mengambil peran sebagai ayah yang lepas tangan.

Wayne menarik-narik rokku dengan kesal. "Aku mau makan malam bareng ibuku, ambilin obat alergiku sekarang juga!"

Aku menolak dengan dingin, "Kamu nggak punya tangan? Ambil sendiri, obat alergi ada di kotak obat."

Selama ini, aku selalu menuruti semua keinginan Neil dan Wayne. Namun, hari ini aku sudah melawan dua kali. Sikapku ini langsung menghabiskan sisa kesabaran Wayne.

Dengan marah, Wayne mengangkat tinjunya dan memukul keras ke perut bagian bawahku. "Dasar wanita jahat! Kamu nggak pantas tinggal di rumah! Aku akan suruh Ayah usir kamu!"

Kebetulan aku sedang datang bulan. Badanku lemah dan perutku sudah tak nyaman sejak pagi. Pukulannya memang kecil, tetapi tetap membuat perutku nyeri. Wajahku langsung memucat.

Neil langsung menangkap tangan Wayne dan membentak, "Wayne! Siapa yang ajarin kamu main tangan begini? Cepat ke sini, Ayah ambilkan obatnya."

Aku menahan sakit, keringat dingin mengucur di dahi. Namun, Neil tak menyadari itu. Dia mungkin tidak akan percaya kalau pukulan anaknya membuatku kesakitan.

Dia menuangkan segelas air dingin untuk Wayne, lalu mengambilkan dua butir obat dan menyerahkannya.

Setelah menelan obat, Wayne mengerutkan alis. "Kenapa airnya dingin? Minum obat nggak boleh pakai air dingin!"

Setelah itu, dia menyodorkan gelas berisi sisa air ke arahku. "Ambilkan aku air hangat."

Aku memegangi perutku, sama sekali tidak meliriknya.

Wayne menatapku dengan tak percaya. "Kamu! Kenapa kamu jahat banget hari ini? Nggak kasih aku makan, nggak antar aku ke sekolah. Padahal kamu dulu nggak begini! Aku makin benci kamu!"

Melihatku tetap diam, dia menatapku dengan galak. "Kalau kamu nggak ambilin air, aku siram kamu pakai ini!"

Sebelum aku sempat membalas, wajah Neil sudah lebih dulu berubah suram. Dia langsung merebut gelas dari tangan Wayne. "Wayne, cukup! Siapa yang ajarin kamu nggak hormat sama ibumu?"

Wayne berteriak dengan mata memerah, "Dia bukan ibuku! Aku cuma punya satu ibu! Dia itu cuma pembantu mata duitan! Kalau Ayah nggak kasih dia uang, dia pasti bakal jahat sama aku!"

Suara polos itu menampar hatiku, seperti membuka pintu bagi semua rasa sakit dan kesedihan yang sudah lama kupendam. Rasanya sesak.

Neil langsung menjewer telinga anak itu dan membentak, "Jangan dengarkan omong kosong anak kecil. Kamu itu ibunya, bukan pembantu."

Tiba-tiba, ponselnya berbunyi. Neil menunduk, melihat layarnya, dan ekspresinya menjadi lebih baik.

"Aku bawa anak ini keluar sebentar. Malam ini kami makan malam dengan ibunya. Kami harus pergi sekarang, nggak enak kalau Quela menunggu terlalu lama. Kamu makan sendiri saja ya."

Wayne langsung terlihat bahagia dan menarik tangan Neil dengan penuh semangat. "Ayah, jangan pedulikan wanita jahat ini. Asal kasih dia uang, dia pasti tetap mau tinggal di sini sekalipun dipukul."

Neil tampaknya masih belum sepenuhnya tenang. Sebelum keluar, dia sempat menoleh ke arahku dan berpesan, "Wajahmu pucat sekali. Kamu istirahat di rumah saja. Kami nggak akan lama."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Boss Dingin
9.7
Zahra Aiza Naadhira awalnya ditolak bekerja di Perusahaan Haidar karena gaya busana Muslimahnya. Meski begitu, sang pemilik yang bernama Alvino Daffa Haidar akhirnya luluh setelah menyadari bakat besar Zahra dalam mengembangkan bisnis. Alvino sendiri merupakan miliarder paling kaya di Indonesia yang memiliki kepribadian sangat dingin kepada kaum hawa. Situasi kian rumit ketika terungkap bahwa ayah Alvino dan ayah Zahra rupanya telah menjalin sebuah kemitraan bisnis.
Sampul Novel DERITA PERNIKAHAN PAKSA
9.3
Kehidupan Vivian berubah menjadi mimpi buruk sejak dipaksa menikah dengan Maximilian Windsor. Hari-harinya dipenuhi kekerasan fisik dan mental yang menyisakan trauma berat. Di tengah keputusasaan, hadirlah River, sosok penyayang yang selalu melindungi dan menguatkannya. Namun, obsesi gila Max memicu tragedi hingga Vivian hamil anak sang suami yang sangat ia benci. Kini, ia didera dilema besar antara ketulusan River atau Max yang merupakan ayah kandung dari janinnya.
Sampul Novel Gawat, Pak Bos Ada Maksud Lain
8.6
Setelah melahirkan anaknya, Linda langsung mendapatkan pekerjaan baru sebagai sekretaris pribadi untuk pimpinan tertinggi di Grup Jarvis. Namun, profesionalisme kerja yang ia bayangkan seketika sirna pada hari pertamanya bekerja. Jonathan Jarvis, sang CEO tampan sekaligus bos barunya, justru memandang Linda dengan tatapan yang penuh gairah tidak biasa. Pertanyaan provokatif dari Jonathan, "Bu Linda, bagaimana bisa minum kopi tanpa susu?", menandai awal dari hubungan kerja yang berbahaya.
Sampul Novel Istriku, Jaminan Bisnis Ayahku
9.1
Kehidupan pernikahan Elias Pradana dan Safira terasa hampa setelah sebuah insiden pahit. Di tengah renggangnya hubungan mereka, pengusaha sukses ini menemukan kedamaian pada Dina, gadis desa yang polos. Namun, saat Safira mulai berupaya berubah demi merebut kembali hati suaminya, Dina memilih mundur dan menghilang karena enggan menjadi beban. Kini, Elias didera dilema besar, terjebak di antara bayang masa lalu bersama sang istri atau mengejar kebahagiaan barunya.
Sampul Novel Mencintai Monster yang Kupanggil Suami
9.0
Elara memaksakan pernikahan sepihak dengan Julian, cinta pertamanya, lewat pengaruh besar keluarganya. Tiga tahun berlalu dalam dinginnya kebencian Julian yang merasa terbelenggu. Sadar kasih sayangnya hanya membawa luka, Elara memutuskan mundur dan lenyap tanpa jejak. Kepergian mendadak ini justru menyisakan kekosongan mendalam di hati Julian. Benarkah kebebasan ini yang ia dambakan, ataukah rasa benci yang selama ini ia pelihara sebenarnya adalah cinta?
Sampul Novel MY CEO [Hate & Love]
9.5
Tiga tahun Mayleen terjebak dalam pernikahan menyiksa bersama Gu William. Prahara ini dimulai saat sang kakak, dokter Li Jancent, melakukan transplantasi jantung ilegal dari tunangan William demi menyelamatkan nyawa Mayleen. Demi membalas dendam, William menghancurkan karier Jancent dan menyandera dirinya, memaksa Mayleen bertahan di tengah siksaan demi melindungi sang kakak. Akankah keteguhan hati Mayleen sanggup mengubah kebencian mendalam William menjadi cinta?