APKDock Logo
Sampul Novel Boss Dingin

Boss Dingin

9.7 / 10.0
Zahra Aiza Naadhira awalnya ditolak bekerja di Perusahaan Haidar karena gaya busana Muslimahnya. Meski begitu, sang pemilik yang bernama Alvino Daffa Haidar akhirnya luluh setelah menyadari bakat besar Zahra dalam mengembangkan bisnis. Alvino sendiri merupakan miliarder paling kaya di Indonesia yang memiliki kepribadian sangat dingin kepada kaum hawa. Situasi kian rumit ketika terungkap bahwa ayah Alvino dan ayah Zahra rupanya telah menjalin sebuah kemitraan bisnis.

Boss Dingin Bab 1

Zahra berusia 22 tahun dia baru lulus kuliah dia bekerja di perusahaan Haidar bekarja untuk membantu Ekonomi keluarganya yah dia tau Ayahnya juga kaya tapi dia gak mau membebani orang tuanya.

Dengan pakaian syar'i nya dia begitu cantik dipandang akhlaknya pun baik dan ramah dia tidak pernah memakai make up karena dia juga dia tidak tau apa itu make up dia hanya memakai bedak bayi sedikit dengan lip blam dibibirnya itu yang berwarna pink tanpa lipstik.

Alvino Daffa Haidar yang mempunyai perusahaan terkaya di Indonesia nomer 1 papahnya juga bekerja sama dengan ayahnya Zahra dia bersikap dingin jika dengan wanita lain.

Papahnya sudah menjodohkan vino dengan anak sahabatnya itu, Hayo siapa Anak Sahabatnya itu kira-kira?

Zahra memasuki kantor perusahaan yang bernama Haidar dia pun menemui Resepsionis untuk menanyai apakah ada lowongan kerja atau kah tidak!

"Maaf saya mau tanya apakah disini masih ada lowongan kerja" tanya Zahar dengan baik dengan menggenggam surat lamarannya.

"Ada" jawab resepsionis itu dengan singkat dai pun melihat pakaian Zahra dari bawah sampa atas.

"Alhamdulilah Hmm... Saya mau lamar kerja disini" kata Zahra resepsionisnya masih melihat pakaian yang dipakai Zahra.

"Apa kamu yakin bekerja disini karena disini tidak boleh pakai jilbab" ucap resepsionis itu.

"Saya hanya mencoba melamarnya saja siapa tau diterima gitu"

"Ok sebentar saya telpon pak vino dulu" ujar resepsionis itu

"Halo selamat pagi pak" sementara resepsionis menelpon bosnya yaitu pak Vino yah dia anak yang mempunyai perusahaan ini Vino menggantikan ayahnya bekerja dikantornya

"Ya ada apa" dingin vino

"Ada seorang perempuan yang ingin melamar pekerjaan disini pak"

"Langsung keruangan saya saja" datar vino kemudian mematikan telponnya dari Resepsionis nya

"Ada apa Vin" tanya Raka

"Resepsionis telpon katanya ada yang melamar..." jawab vino

"Hah lu dilamar Vin akhirnya sahabat gw gak jomblo lagi" ejek Raka

"Apa sih gak jelas banget jangan potong omongan gw dulu deh"

"Iya iya maaf"

"Tadi resepsionis telpon katanya ada yang melamar pekerjaan di sini bukan melamar gw masa iya perempuan ngelamar gw aneh-aneh aja lu" jelas Vino yang sembari melanjutkan pekerjaannya yang belum beres

"Assalamu'alaikum" ucap salam Zahra yang memasuki ruangan Vino diantarkan oleh resepsionis dan kembali melanjutkan pekerjaannya lagi

"Wa'alaikumussalam Masya Allah sungguh indah ciptaanmu" puji Raka dengan terbengong dia seperti mimpi melihat bidadari disini

"Masya Allah cantik eh apaan sih lu kenapa jadi mikirin perempuan ingat perempuan itu hanya memanfaatkan kekayaan lu aja" gumam Vino

"Jaga mata lu" vino melemparkan berkasnya mengenai wajah Raka dia pun tersadar dan memarahinya

"Apa sih lu ganggu aja" marah Raka dengan menaruh berkasnya di meja vino

"Maaf pak saya ke sini mau melamar pekerjaan" Zahra memberi Berkas lamarannya dan Vino pun menerimanya

"Hai Cantik" sapa Raka dengan sedikit menggodanya

"Ya" jawab singkat Zahra

"Sampai lupa hehe silahkan duduk cantik" Raka beranjak dari tempat duduknya dan mempersilahkan Zahra untuk duduk didepan Vino sementara Raka berdiri di sampingnya sedangkan Vino sedang mengecek berkas lamaran Zahra dengan teliti

Dia cantik tapi menurutku semua perempuan itu sama hanya menginginkan hartanya, jadi untuk apa serius dalam hubungannya itu

-Alvino

"Makasih" ucap terima kasih Zahra sambil duduk yang dipersilahkan oleh Raka dia pun tersenyum

"Ok kamu terima kerja di sini" dingin Vino sembari menutup berkas lamaran Zahra

"Maaf pak apa boleh saya bekerja disini dengan menggunakan pakaian gamis dan jilbab" tanya Zahra yang sudah berada di depan Vino

"Disini tidak boleh pakai jilbab dan hanya menggunakan Rok span pendek" jawab Vino dengan datar

"Hmm... saya lebih baik kehilangan pekerjaan dari pada melanggar perintah Allah dan Maaf saya tidak jadi bekerja disini permisi" pamit Zahra

"Vin lu kok gitu sih kenapa lu nyia-nyiain cewe cakep itu sih" omel Raka

"Gw gak tertarik" dingin vino

"Gw gak mau tau lu harus terima dia bekerja disini"

"Kenapa gitu gw tanya siapa yang jadi bosnya disini" sindir Vino dengan tatapan tajamnya itu

"Yah gw tau lu yang bosnya, emangnya lu gak mikir nasib perempuan yang mencari pekerjaan demi membantu orang tuanya Vin apa lu gak ngerasain perasaan nya hah" Raka memarahi Vino karena kalo cewe tadi gak kerja disini dia pasti kehilangan cewe tadi padahal dia ingin mendekatinya siapa tau berjodoh gitu

"Kenapa lu nyuruh gw buat Nerima dia kerja disini gw tau pasti ada alasannya" Vino menatap Raka dengan tatapan curiga gak biasanya dia begini

"Karena gw pengen deketin cewe tadi Please lah Vin bantu gw buat deketin dia" mohon Raka dengan memegang lengannya

"Ok demi lu" datar Vino dia juga tertarik dengan Zahra dengan akhlaknya baru kali ini dia melihat perempuan dengan pakaian syar'i

"Yaudah gw kejar dulu" Raka langsung berlari keluar ruangan dan mengejar perempuan tadi yang sudah menunggu lift menuju ke bawah

"Hey cantik" panggil Raka perempuan tadi pun menengok ke arah belakang dan lelaki itu pun mendekatinya

"Ya ada apa pak" tanya Zahra yang heran dipanggil oleh Raka

"Kamu diterima bekerja disini dan boleh pakai pakaian syar'i kok" jawab Raka dengan menatap gadis itu yang sedang menundukkan kepalanya yah karena dia tidak mau melihat lelaki yang bukan mahramnya dihadapan gadis itu

"Yang benar pak" Zahra tidak percaya jika dia diterima bekerja disini

"Alhamdulilah" ucap syukur Zahra dengan menutup mulutnya yang tidak percaya atas kehendak Tuhannya

"Ayo kita keruangan tadi" ajak Raka gadis itu pun mengikuti lelaki itu dibelakangnya sampai didalam ruangan Raka berbicara dengan Sahabatnya yaitu Vino

"Jadi gimana dia boleh kerja disini kapan" tanya Raka kepada Vino yang bersender di kursi besarnya itu

"Besok dia sudah boleh kerja disini" jawab Vino dengan dingin dan fokus kembali dengan kerjanya itu

"Coba lu jangan bersikap dingin gitu sama perempuan lagi Vin gak semuanya wanita itu cuma manfaatin harta lu sampai kapan lu jadi jomblo terus apa sampai mati iya" ledek Raka

"Lu nyumpahin gw mati" vino tersinggung dengan omongan Raka yang tadi apa mungkin dia harus membukakan hatinya untuk perempuan lain

"Bercanda bro, bukannya mati itu gak ada yang tau kan siapa tau besok mati ya kan cantik" Raka menanyai soal kematian kepada gadis itu lalu dia pun mengangguk dan tersenyum tipis

"Oh iya ngomong-ngomong kita belum kenalan loh kenalin aku Raka Mahendra" Raka memperkenalkan namanya dia ingin bersalaman dengan gadis itu tapi gadis itu malah menangkupkan tangannya didada ya

"Zahra Aiza Naadhira" menangkupkan tangannya didadanya dengan tersenyum Vano pun hanya tertawa dengan kelakuan sahabatnya itu

"Diam lu" marah Raka yang sudah dibuat malu oleh gadis ituEsok harinya...

Hari ini Zahra sudah bekerja di perusahaan Haidar di bekerja sebagai sekretarisnya tempat mejanya ada di depan pintu ruangan vino bosnya pun datang ke kantornya lalu dia menyapanya tapi

"Selamat pagi pak" sambut Zahra dengan tersenyum vino tidak menanggapinya dia hanya bersikap datar, cuek dan dingin Kemudian langsung masuk ke ruangannya

"Dasar es batu, Astagfirullah kenapa jadi ngatain dia sih" gumam Zahra lalu melanjutkan aktivitasnya lagi

Lanjut Membaca

Daftar Isi Boss Dingin

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Alisha: Wanita yang Kau Sia-siakan
9.1
Dunia Alisha runtuh akibat perselingkuhan Rama, suaminya, dengan seorang aktris terkenal. Tanpa ada penyesalan dari Rama, Alisha memilih pergi dan bekerja sebagai pengasuh anak seorang CEO muda bernama Damar. Kelembutan hati Alisha perlahan memikat sang bos. Namun, saat hubungan mereka mulai dekat, Rama mendadak kembali dan memohon untuk rujuk. Alisha kini terjebak dalam dilema antara ketulusan Damar atau penyesalan mantan suaminya.
Sampul Novel Cinta Nekatnya, Kehidupan Hancurnya
9.5
Dua belas tahun lamanya aku mengabdi pada Davian Adhitama, sang pewaris takhta teknologi. Sejak umur enam belas, aku dijual demi mengobati kanker ibuku, lalu menjadi sekretaris sekaligus kekasihnya. Namun, kepulangan Kania, cinta masa kecil Davian, menghancurkan segalanya. Davian memilih menikahi Kania dan mendepakku begitu saja. Sebagai ganti atas seluruh masa muda yang telah kuhabiskan bersamanya, ia hanya menawarkan uang pesangon senilai miliaran rupiah.
Sampul Novel KABUT CINTA DI KOTA HUJAN
8.9
Demi sang ibu, Gayatri rela menikah muda dengan Baskoro, walau ia tahu hati suaminya masih milik Saras. Kehidupan pernikahan mereka di Kota Hujan semakin dingin dan goyah saat Bima, bos Baskoro, mencoba mendekati Gayatri. Situasi kian rumit ketika Andika, mantan kekasih Gayatri, hadir kembali bersamaan dengan kepulangan Saras dari luar negeri. Di tengah kesibukan kuliah dan konflik yang tiada henti, mampukah pasangan muda ini bertahan dan menjaga komitmen pernikahan mereka?
Sampul Novel Putri Bayangan Dari Keluarga Terkenal
9.7
Keluarga Ahn mendominasi Korea Selatan lewat imperium medis dan bisnis Ahn Group yang dipimpin Daejin Ahn bersama sang istri, Minseo Hwang. Di balik kesuksesan tiga putri mereka, Serena, Hara, dan Elira yang selalu menjadi pusat perhatian publik, tersimpan sebuah misteri besar. Yura, putri bungsu berumur lima tahun, sengaja disembunyikan rapat-rapat dari dunia luar. Ada rahasia kelam yang terkubur dalam-dalam di balik kemegahan dan kemewahan dinasti kaya raya ini.
Sampul Novel Santet Pengantin
9.1
Kematian tragis kembaran Rasti dan gangguan jiwa ibunya memicu dendam membara. Ia nekat mengorbankan sahabat kecilnya lewat ilmu pengasihan. Murka atas pengkhianatan itu, sang sahabat membalas dengan menjadi pengabdi setan. Saling serang teror ilmu hitam pun menghancurkan hidup mereka. Saat Rasti kehilangan calon bayinya, seluruh aibnya terbongkar di hadapan sang suami. Di titik hancur ini, mereka mencoba bertaubat demi ampunan Sang Pencipta.
Sampul Novel Tak Lagi Menua Bersama
8.1
Saat menjalani pemeriksaan bayi tabung keempatnya, Jennie justru memergoki suaminya, Erwin Sentosa, sedang mendampingi wanita hamil di rumah sakit. Padahal, Erwin mengaku sedang berada di luar kota. Demi mendapatkan pewaris keluarga, Erwin meminta Jennie memaklumi situasi tersebut dan berjanji hubungan mereka akan kembali normal setelah bayi itu lahir. Alih-alih marah, Jennie berpura-pura setuju sambil menyembunyikan hasil tesnya sendiri. Begitu hari persalinan wanita itu tiba, Jennie langsung meninggalkan surat cerai dan pergi selamanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan