APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kematian Palsu Suamiku

Kematian Palsu Suamiku

Kematian tragis sang suami di hari pernikahan membuat sang istri dituduh sebagai pembawa sial dan diusir tanpa warisan oleh mertuanya. Dirundung rasa bersalah hingga mengidap kanker, ia justru dihadapkan pada kenyataan pahit di akhir hayatnya. Sebuah foto mengungkap suaminya memalsukan kematian demi hidup bahagia bersama wanita lain. Setelah meninggal dalam kemarahan, ia mendadak terbangun kembali di hari pertama ia menerima kabar kecelakaan tersebut, siap mengungkap semua kebohongan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Belum genap tujuh hari setelah kematian Felix, ibu mertua datang ke kantorku.

Sama seperti kehidupan sebelumnya, dia ingin memaksaku menyerahkan perusahaan dengan alasan yang sama.

“Anakku mati karenamu, bukankah seharusnya kamu memberi kompensasi padaku?!”

“Kompensasi apa yang kamu mau?”

Tanyaku sambil mengangkat alisku, memperhatikan sandiwaranya.

Raut wajah ibu mertua langsung melunak, seolah-olah sudah memberiku pengampunan besar. Dia berkata, “Berikan mobil dan rumahmu untuk Stella! Dia kehilangan kakaknya, dia kehilangan tempat bergantung ke depannya.”

“Lalu apa lagi?”

“Serahkan perusahaan ini padaku.”

“Kamu sudah membunuh Felix, sudah nggak ada lagi yang mau merawat masa tuaku. Serahkan perusahaan ini, biar aku punya harapan ke depannya.”

Aku tak bisa menahan diri dan tertawa, itu membuat marah ibu mertuaku.

“Anakku baru meninggal, bisa-bisanya kamu begitu senang?! Apa kamu sengaja membunuhnya agar bisa kabur dengan pria lain?!”

Aku mengabaikan ocehannya, lalu menaruh sebuah kartu bank di depannya.

“Mobil, rumah, perusahaan, jangan harap bisa mengambil semua itu.”

“Ini adalah semua harta atas nama Felix. Kalau nggak ada masalah, tanda tangan saja.”

Aku meletakkan dokumen itu di depannya dan begitu meliriknya, dia langsung panik.

Harta atas nama Felix sebenarnya hampir tak ada. Dia hanyalah karyawan biasa yang bergaji bulanan.

Karena gengsinya yang tinggi, dia sering mengirimkan uang secara diam-diam untuk ibu mertua dan adik ipar. Sekarang, yang tersisa di rekeningnya hanyalah dua ratus juta.

“Dasar wanita jalang! Kamu membunuh anakku bersama selingkuhanmu dan mencoba mengambil hartanya?! Astaga, betapa malangnya nasibku harus menguburkan anakku sendiri!”

Setelah beberapa kali menyebut bahwa akulah yang menyebabkan kematian Felix, kebencian yang telah lama terpendam akhirnya meledak.

“Kamu terus mengatakan aku yang menyebabkan kematiannya. Kalau begitu, biar polisi menyelidiki kasus kematiannya, berani nggak?”

“Sopir yang menabrak, petugas rumah duka, serta kamera CCTV di sekitar tempat kejadian. Semuanya perlu diselidiki!”

“Kita lihat apakah benar aku yang membunuhnya atau … “

Sambil berbicara, aku mengambil ponsel, bersiap menghubungi polisi. Ibu mertuaku langsung menahan tanganku dengan panik dan berkata, “Baik! Aku tanda tangan!”

Dengan enggan, dia menandatanganinya. Sebelum pergi, dia tak lupa melototiku.

Wajahku memuram, menyadari bahwa tak bisa lagi hanya bertahan, aku harus bergerak.

Dari foto yang diberikannya di kehidupan sebelumnya, Felix dan Luna tampak hidup berkecukupan.

Ibu mertua mengambil alih perusahaanku tentu untuk memberikannya kepada Felix.

Berpikir demikian, aku segera turun dan mengikutinya secara diam-diam.

Tak lama kemudian, aku melihat Luna, pujaan hati suamiku datang bersama seorang pria berjanggut lebat yang memakai kacamata dan topi.

Khawatir mereka akan melihatku, aku hanya mengamati mereka dari kejauhan.

Entah apa yang dikatakan ibu mertua, wajah Luna dan pria itu tampak kecewa.

Hari itu aku terus mengikuti mereka sampai pulang, hingga aku melihat mereka masuk ke sebuah apartemen di pusat kota. Aku pun mencatat nomor unitnya.

Begitu sampai di kantor, aku memanggil asistenku.

“Tolong hubungi pemilik apartemen ini.”

Asistenku bergerak cepat dan sore itu juga data pemiliknya sudah ada di meja kerjaku.

Kemudian aku menghubungi pemilik apartemen itu.

Begitu mendengar aku akan membelinya dengan harga tinggi dan membayarnya tunai, dia langsung menyetujuinya.

Dalam sehari, proses pemindahan kepemilikan apartemen itu selesai.

“Masih ada penyewa di dalam apartemen itu, perlukah meminta mereka untuk pindah keluar?”

Aku menggeleng dan menjawab, “Nggak perlu, aku akan datang sendiri untuk meminta maaf pada mereka.”

Keesokan harinya, aku datang dengan membawa petugas pindahan.

Tak disangka yang membuka pintu adalah ibu mertuaku sendiri.

Begitu melihatku, wajahnya pucat dan segera menghalangiku masuk.

“Rora? Kenapa kamu di sini?!”

“Aku datang mengambil apartemenku!”

Aku mendorongnya dan melangkah masuk dengan percaya diri.

Aku berjalan-jalan mengelilingi apartemen, membuatnya semakin panik. Dia berteriak ke arah sebuah kamar di ujung lorong, “Rora, kamu menerobos rumah orang tanpa izin! Aku akan melaporkanmu ke polisi!”

“Cepat datang tangkap pembunuh ini!”

Melihat itu, aku langsung berjalan cepat ke arah kamar tersebut.

Baru saja tanganku memegang gagang pintu, tiba-tiba pintu itu terbuka perlahan.

Dan pujaan hati suamiku, Luna berdiri di sana.

“Aku sering dengar Felix menceritakanmu. Akhirnya kita bertemu juga, hanya saja … “

Dia berpura-pura menyeka sudut matanya, tapi aku tak tertarik dengan sandiwaranya, langsung melewati tangannya dan masuk.

Itu adalah sebuah ruang kerja. Di tengahnya ada meja, sementara di sampingnya ada sebuah lemari besar, cukup untuk menyembunyikan tubuh orang dewasa.

Aku berdiri di depan lemari itu, melihat ekspresi Luna yang semakin tegang, aku tersenyum tipis.

Saat aku hendak membuka lemari itu, Luna tak bisa lagi berpura-pura.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel akan ku tuju sampai ke ujung
9.6
Siera sangat menikmati masa lajangnya sebagai wanita mandiri. Di sisinya, ada Roma, sahabat masa kecil yang selalu loyal mendukungnya. Namun, ketenangan hidup Siera terusik sejak kehadiran Xavier, bos besar di kantornya. Meski sang atasan berkarakter angkuh dan dingin, perlahan ketulusan Siera mampu melunakkan hatinya. Kini, Siera terjebak di antara loyalitas sahabatnya dan daya pikat sang bos yang mengubah takdirnya.
Sampul Novel Bayangan Mafia Mengintai Setiap Nafasku
9.7
Mendambakan hidup tenang hanyalah mimpi setelah ibu menikahi seorang mantan bos mafia. Kini, Kaelion Verez Montefalco, sang pewaris takhta kejam asal Italia Selatan, resmi menjadi saudara tiriku. Sosoknya yang obsesif mulai mengendalikan setiap embusan napas dan gerak-gerikku tanpa celah. Di tengah perjuangan kerasku demi mempertahankan kebebasan yang tersisa, Kaelion justru memakai seluruh kekuasaannya untuk menjeratku dalam dominasi dingin yang mustahil kuhindari.
Sampul Novel Enam Tahun Tanpa Malam Pertama
9.1
Terinspirasi dari kisah nyata, sebuah pernikahan yang telah berjalan selama enam tahun menyisakan sebuah tanda tanya besar. Meski status sudah bersuami, nyatanya sang istri masih tetap perawan hingga saat ini. Bagaimana mungkin hal tersebut terjadi dalam rumah tangga yang cukup lama? Jawabannya ada pada sang suami yang ternyata tidak mampu menyentuh istrinya. Ketidakmampuan ini membuat malam pertama yang seharusnya indah tak kunjung datang bagi mereka berdua.
Sampul Novel FWB Between Love and Lust
8.9
Kepulangan Satria setelah lima tahun di Milan tak lantas menghapus kenangan pahit tentang Syera yang terus membayanginya. Namun, takdirnya berubah drastis setelah malam pernikahan Bima. Pertemuan tak terduga dengan seorang wanita asing menyeret Satria ke dalam hubungan intim tanpa status. Tanpa diduga, ia justru jatuh hati teramat dalam pada sosok misterius tersebut, membuatnya terjebak di antara gairah dan perasaan yang membingungkan.
Sampul Novel Maafkan Aku Mam
9.5
Pesona fisik Andre yang atletis seketika menyulut hasrat terpendam sang tante. Sejak berjumpa di toko Albert, rasa penasaran terus membayangi pikirannya hingga kini memuncak dalam sentuhan penuh damba. Andre pun memilih pasrah dan menyerahkan dirinya secara utuh malam itu. Dengan perlahan, ia menanggalkan pakaiannya demi menggoda sang tante yang sudah tidak sabar lagi untuk menuntaskan seluruh rasa penasaran yang mengusik hari-harinya.
Sampul Novel Menantu Yang Diusir Keluarga Suaminya
8.3
Zaireen harus berbagi rumah warisan mendiang ayahnya dengan Elvano dan mertuanya. Alih-alih bahagia, ia justru menjadi korban penindasan di kediamannya sendiri. Puncak kepedihannya tiba ketika sang suami berselingkuh, bahkan mendapat restu dari keluarganya. Tidak ingin terus diinjak-injak, Zaireen memutuskan untuk berhenti menangis. Kini, ia siap bangkit merebut kembali harga dirinya dan menghancurkan mereka semua lewat cara yang elegan.