APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kejutan Untuk Pengkhianat Cinta

Kejutan Untuk Pengkhianat Cinta

Rencana pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia justru berubah menjadi panggung pembalasan. Adele mengambil keputusan ekstrem untuk tetap melaksanakan upacara pernikahan dalam waktu setengah bulan, namun dengan mengganti sosok pengantin pria. Tanpa melibatkan Darren yang dianggapnya terlalu sibuk, Adele mengurus semua perubahan dokumen secara sepihak. Langkah berani ini dipersiapkan sebagai sebuah kejutan tak terlupakan sekaligus hadiah terakhir dari Adele untuk membalas pengkhianatan cinta Darren tepat di hari pernikahan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 7

Di perjalanan pulang, layar ponsel Darren terus-menerus menyala. Saat Adele tidak memperhatikannya, barulah Darren diam-diam membuka pesan-pesan yang masuk.

Itu pesan dari Susanti.

[ Darren, menurutmu, nama apa yang cocok untuk anak kita? Malam ini kamu bisa datang dan bantu aku pilih-pilih, ya? ]

Darren dengan cepat mengetik balasan berupa peringatan.

[ Urusan nama nanti saja dibahas. Mulai sekarang, jangan lagi bicara sembarangan di depan Adele. Kalau dia sampai tahu hubungan kita, kamu nggak akan sanggup menanggung akibatnya! ]

Meskipun berkata demikian, Adele tetap bisa melihat dari raut wajah Darren yang mulai rileks bahwa dia sebenarnya tidak keberatan dengan kehamilan Susanti.

Lagi pula, Darren pernah bilang bahwa dia sangat menyukai anak-anak. Saat itu juga, Adele menyadari ponselnya ikut menyala. Dia menunduk dan melihat bahwa Susanti mengirimkan permintaan pertemanan.

Meskipun tahu itu jelas-jelas bentuk provokasi, Adele tetap menekan tombol "Setuju". Begitu permintaan disetujui, pesan langsung masuk.

[ Adele, kamu nggak penasaran siapa ayah dari anakku ini? Aku sih nggak percaya kamu sebodoh itu sampai nggak menyadari betapa dekatnya Darren dengan aku. ]

Seolah sedang menunggu balasan dari Adele, pesan itu dibiarkan menggantung selama beberapa menit tanpa ada lanjutan.

Adele menatap pesan itu tanpa menjawab apa pun. Dia sudah tahu jawabannya dan dia pun sudah memutuskan untuk pergi. Tidak ada lagi gunanya mempertanyakan semuanya dengan emosi yang meledak-ledak.

Karena tak kunjung dibalas, Susanti akhirnya kembali mengirimkan pesan.

Kali ini, isinya adalah foto surat nikah antara dirinya dan Darren. Foto yang dulu sudah pernah dilihat Adele dari ponsel Darren. Namun kini, saat melihatnya kembali pun, tidak ada lagi rasa kaget atau sakit di hatinya.

[ Adele, orang yang sah menikah dengan Darren itu aku. Meskipun kalian akan segera mengadakan pernikahan, lalu kenapa? Aku tetap istri sahnya. Selama aku nggak setuju bercerai, kamu selamanya akan berada di bawahku. Lagi pula sekarang aku sedang hamil anak-anaknya, kembar pula. Kami nggak akan pernah bisa terpisahkan. ]

[ Kamu nggak tahu seberapa cintanya dia sama aku, 'kan? Hampir setiap hari dia meluangkan waktu untuk menemaniku. Dia bahkan sudah kasih tahu banyak orang tentang keberadaanku. Bukankah itu membuatmu terlihat sangat menyedihkan? Ketika orang-orang memuji betapa baiknya Darren padamu, sebenarnya mereka sedang mengejekmu. ]

[ Masih ingat gaun yang kupakai saat malam gala amal itu? Itu adalah gaun khusus yang dipesan Darren dengan harga mahal hanya untukku. Kamu pernah diperlakukan seperti itu? ]

[ Kamu nggak akan pernah bisa membayangkan betapa besarnya cinta Darren padaku. Wanita membosankan seperti kamu bukan tipe yang dia suka. Dia menyukai perempuan seperti aku yang bisa bebas sepenuhnya saat di ranjang. ]

Setelah itu, Susanti kembali mengirim banyak foto dirinya bersama Darren di atas ranjang.

Melihat betapa bangga dan congkaknya Susanti memamerkan semuanya, Adele hanya merasa geli dan penuh sindiran dalam hati.

Tiba-tiba, suara Darren memecah lamunannya. "Kamu lihat apa? Kenapa kelihatannya serius sekali?"

Adele buru-buru mematikan layar ponselnya, lalu menggeleng pelan tanpa berkata apa-apa.

Namun, Darren yang memperhatikan ekspresi tenangnya justru semakin merasa panik. Kegelisahan di hatinya semakin kuat, seakan ada sesuatu yang perlahan-lahan lepas dari genggamannya. Dia menggenggam tangan Adele dan menekannya dengan erat di pahanya.

Adele ingin menepisnya. Namun ketika tidak bisa melepaskan diri, dia memilih untuk diam dan menyandarkan tubuh ke kursi sambil memejamkan mata pura-pura tertidur.

Saat merasakan tangan lembut di telapak tangannya tidak lagi menolak, Darren menghela napas lega. Barulah sedikit rasa panik dalam dirinya mereda.

Beberapa hari berikutnya, Darren beralasan bahwa dia harus menyelesaikan beberapa urusan pekerjaan menjelang hari pernikahan. Dia tidak pulang ke rumah seharian.

Adele tidak berusaha mencari tahu keberadaannya. Namun, Susanti justru dengan senang hati menyampaikan kabar Darren kepadanya. Ternyata, alasan Darren "sibuk kerja" hanyalah kebohongan. Dia sedang menghabiskan waktu bersama Susanti.

Mereka pergi bersama ke toko perlengkapan bayi, membeli berbagai kebutuhan untuk dua bayi yang bahkan jenis kelaminnya pun belum diketahui.

Susanti mengirim foto Darren yang terlihat serius memilih nama untuk kedua anak mereka, juga foto Darren yang menunduk menyandarkan kepala di perutnya.

[ Adele, beberapa hari ini Darren terus di sini bersamaku. Aku yakin dia bilang padamu bahwa dia sibuk kerja, 'kan? Sungguh sayang kamu nggak bisa melihat langsung betapa dia peduli pada aku dan anak-anak ini. ]

[ Menurutmu, di hari pernikahan nanti, mungkinkah dia akan kabur demi aku dan anak-anak? ]

Adele tidak membalas provokasi itu. Akan tetapi, di hari pernikahan nanti, memang akan ada yang kabur dari pernikahan.

Hanya saja, orang itu bukan Darren ... melainkan dirinya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cabe-cabean Kekasih Vice President
7.8
Pertemuan tidak terduga di sebuah kelab malam mempertemukan Alexander Richard dengan Soraya, gadis berusia 19 tahun yang polos dan apa adanya. Walau perbedaan usia mereka terpaut delapan belas tahun membuat sang Vice President awalnya mengira hubungan ini tidak serius, ia justru jatuh hati teramat dalam. Sayangnya, masa lalu Soraya menyimpan rahasia yang berhubungan dengan luka lama Alexander. Kini, ia mesti berjuang mengatasi trauma besarnya demi mempertahankan cinta sang gadis impian.
Sampul Novel CINTA SATU MALAM DENGAN CEO
8.4
Athena Gimberly mendambakan seorang anak untuk menemaninya di hari tua tanpa harus menjalani komitmen pernikahan. Demi mewujudkan impian tidak biasa ini, ia mencari pria yang mau memberinya keturunan secara bebas. Takdir mempertemukannya dengan Arthur Harley, seorang CEO sombong berharga diri tinggi. Saat malam pertama mereka gagal memberikan hasil, Athena tidak ragu meminta Arthur kembali mengulangi hubungan intim tersebut demi mencapai tujuannya.
Sampul Novel Derita Seorang Gadis Desa
9.4
Demi membiayai neneknya yang sakit, Alya, seorang yatim piatu tamatan SMP, mengadu nasib di kota. Keberuntungan sempat berpihak saat ia bekerja pada Ibu Ratna yang berhati mulia. Namun, kembalinya putra majikannya bernama Arka menjadi mimpi buruk. Kehormatan Alya direnggut paksa oleh pria itu. Alih-alih bertanggung jawab, Arka justru mencaci dan mengusirnya dengan kejam. Kini, dengan batin yang terluka parah, Alya harus berjuang keras demi bertahan hidup.
Sampul Novel Gairah Istri yang Tersembunyi
8.9
Demi wasiat kakeknya, Abigail Putri terjebak dalam pernikahan paksa. Di balik penampilan biasanya, ia merahasiakan karier profesional yang sangat bergairah. Sang suami, seorang CEO penerbitan dan psikolog berkarakter dingin, justru sangat terobsesi dengan penulis misterius yang sebenarnya adalah Abigail sendiri. Begitu rahasia besarnya terancam tersingkap, ia terpaksa bernegosiasi dengan suaminya, meski perlindungan itu menuntut tebusan yang sangat mahal.
Sampul Novel Istri Polos sang Milyarder
8.6
Akibat ulah orang tak bertanggung jawab, Cantika tak mampu membayar biaya pengobatan ayahnya. Demi melunasi utang medis tersebut, ia terpaksa menikah sebagai istri kedua seorang miliarder dan bersedia mengandung anaknya. Namun, pernikahan impiannya justru berubah menjadi siksaan yang kejam layaknya neraka. Akankah perempuan polos ini sanggup bertahan menghadapi penderitaan tersebut, atau ia akan memilih melarikan diri demi meraih kembali kebebasannya?
Sampul Novel Jangan Main-Main Dengan Dia
8.9
Yolanda dibuang ke desa terpencil oleh orang tua angkatnya yang licik. Di sana, ia justru menemukan fakta bahwa dirinya adalah pewaris sah keluarga konglomerat terpandang. Meski kini hidup bergelimang kasih sayang, Yolanda harus menghadapi kedengkian dari adiknya. Berbekal kemampuan luar biasa, ia bangkit untuk menuntut balas. Di tengah perjuangannya, pesona Yolanda memikat seorang miliarder yang kini terus mengejarnya demi membongkar rahasia besar yang ia sembunyikan.