APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel KEJUTAN UNTUK HARI PERNIKAHAN

KEJUTAN UNTUK HARI PERNIKAHAN

Persahabatan tulusku dengan Ratna hancur setelah ia mengkhianatiku bersama Bagas, calon suamiku. Demi merebut harta keluargaku, mereka diam-diam menjalin hubungan gelap. Beruntung, rencana jahat ini terungkap sesaat sebelum pernikahan dimulai. Acara pun batal, namun Papa justru memaksaku menikahi lelaki lain yang sangat kubenci. Di tengah rasa sakit akibat pengkhianatan ini, lembaran baru kehidupanku terpaksa dimulai bersama pria yang paling kuhindari.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Nisa, kapan kamu, mau nikah?" tanya Papa.

"Papa, lagi ngomong apaan sih? Aku malah balik bertanya kepada Papa.

"Nisa, kamu ini, kalau di ajak bicara masalah nikah. Selalu saja seperti itu. Kamu sadar enggak, sekarang umurku sudah berapa?" Papa bertanya, dengan nada sedikit meninggi.

"Emangnya, kenapa sih Pah, dengan umur Nisa?" Aku malah berbalik bertanya, kepada Papa.

"Ya ampun Nisa, kamu masih enggak paham dengan maksud Papa? Begini, Nisa, diluaran sana, perempuan yang usianya seumuran sama kamu, mereka sudah memiliki anak, minimal sudah pada menikah. Ini m, kamu, jangankan punya anak, menikah saja belum. Bagaimana mau nikah, coba? Pacar saja, enggak punya." Papa memberitahu, maksud dari ucapannya tersebut.

"Itukan mereka, Pah, berbedalah sama aku. Aku hanya ingin menikah, dengan lelaki yang benar-benar mencintaiku, Pah." Aku mengungkapkan isi hatiku.

"Makanya, kamu itu rubah dong penampilannya. Jangan berpura-pura, seperti orang culun begitu! Mana ada, laki-laki yang mau dekat sama kamu, kalau penampilanmu masih seperti sekarang. Kamu itu cantik, Anisa. Kamu layak, mendapatkan pria sesuai keinginanmu itu. Tanpa harus berpura-pura," ungkap Papa.

"Iya Pah, Anisa tahu. Tapi Anisa berbuat seperti ini, hanya ingin pembuktian. Apakah masih ada, laki-laki yang menerima keadaan Anisa yang seperi ini, atau tidak? Karena, Anisa inginnya mendapatkan pendamping, yang mau menerima Anisa apa adanya. Bukan ada apanya," terangku.

"Iya, Anisa, Papa paham, dengan maksud kamu. Tapi, kamu juga harus inget umur, Nisa. Papa, hanya takut. Kalau kamu terus bersikeras, dengan prinsipmu itu, kamu malah akan menjadi perawan tua." Papa memberitahukan, maksud dari kekhawatirannya, kepadaku.

"Iya, Pah, Nisa Paham," kataku.

"Pokoknya, kalau sampai kamu belum membawakan calon, buat kamu. Papa, yang akan mencarikannya dan kamu tidak boleh menolaknya. Ingat itu," ancam Papa.

"Ih, enggak mau, Anisa enggak mau di jodohin, Pah." Aku langsung menolak, keinginan Papa itu.

"Makanya, kamu bawa dong calonmu, segera menghadap Papa! Kalau tidak, kamu tau sendiri konsekuensinya," perintah Papa.

"Iya Pah, akan Nisa usahakan," sahutku.

"Harus, Nisa, jangan sampai enggak!" Papa berkata, mengharuskanku untuk mencari pendamping segera.

Aduh bagaimana ini? Kalau sampai aku tidak mendapatkan pendamping, maka aku harus rela dijodohkan. Tidak, itu bukanlah keinginanku. Bagaimanapun caranya, aku harus mendapatkan kekasih segera.

*****

"Nisa, aku mau kenalin kamu, sama seseorang, Nih! Kamu mau tidak? Dia pria yang tampan dan baik hati, lho. Aku sama dia, udah lama berteman dan dia katanya sedang mencari pasangan. Pas dia bilang gitu ke aku, aku langsung ingat sama kamu. Kayaknya, kamu cocok deh, sama Dia." Ratna menceritakan, maksud dan tujuannya datang kerumahku.

"Ratna, kok, kamu ini sama aja, sih sama Papa!" Aku berkata, dengan agak sewot.

"Sama gimana, sih, Nisa?" tanya Ratna.

" Kalian berdua, sama-sama ingin menjodohkanku. Emangnya, aku ini kenapa, sih? Sampai-sampai kalian berdua, mau menjodohkan aku?" Aku bertanya, kepada Ratna maksud dan tujuannya menjodohkan aku.

"Bedalah, Nisa, aku bukan mau menjodohkan kamu, tetapi aku hanya mau memperkenalkan kamu, sama seseorang. Namanya Bagas, Nis. Ini fotonya," ucap Ratna. Ia berkata, sambil memperlihatkan foto seorang pria, yang berada di galeri handphonenya.

"Sama saja, Ratna, itu cuma beda penulisannya saja."

"Begini, ya, Nisa. Semenjak kita berteman, aku tidak pernah melihat kalau kamu deket, sama laki-laki. Makanya, aku berinisiatif memperkenalkan kamu, dengan temenku. Ingat usia, Nis. Kamu sudah mau dua puluh lima tahun, lho. Masa iya, kamu mau jadi jomblo terus. Nanti, kamu jadi perawan tua lho, Nis. Semoga saja, setelah kamu bertemu dengan pria ini, kamu dan dia cocok." Ratna, mengungkapkan maksud dan tujuannya.

"Tapi, aku enggak mau, Ratna," tolakku.

"Aku melakukan semua ini, karena aku sayang sama kamu. Aku juga merasa kasihan sama kamu, jika sampai kamu tidak punya pendamping," ucap Ratna.

Ratna sengaja datang ke rumahku, hanya untuk memberitahu, kalau dia mau memperkenalkanku dengan temannya, yang bernama Bagas. Dari dahulu memang Ratna lah, yang selalu mengerti dan memahami aku. Ratna tahu, apa yang sedang aku alami karena dia selalu berada di dekatku.

"Aku gak berminat, Rat, udah biarin aja. Nanti juga kalau memang jodohku udah ada, Allah akan kasih jalan. Kita tidak perlu mengejar, apa yang belum menjadi rezeki kita." Aku menolak keinginan Ratna untuk medekatkanku, dengan temannya itu.

"Ih kamu ini, ngeyelan banget jadi orang! Coba aja kenalan dulu, tidak ada salahnya bukan? Pokoknya aku minta sama kamu, untuk mau berkenalan dengan Bagas. Aku tidak mau ada penolakan," ujar Ratna.

Ia berkata, sambil mengguncangkan pundakku. Ratna berbuat demikian, seolah memaksaku untuk berkenalan. Ia, terus saja memintaku untuk menemui, temannya itu.

"Malas ah, Rat, kamu ini menganggap aku udah seperti apaan saja. Sampe-sampe kamu mau jodohin sku segala, aku sudah seperti jamannya Siti Nurbaya aja, yang dijodohin sama Datuk Maringgi." Aku berkata tegas sama Ratna, karena aku tidak mau mengikuti sarannya. Aku malas jika harus, di deket-deketin sama laki-laki.

"Heh Nisa, aku lakuin semua ini juga demi kamu, demi pertemanan kita! Jika kamu menolak saranku untuk berkenalan dengan Bagas, lebih baik aku pergi. Aku tidak mau, berteman denganmu lagi. Ingat itu," ucap Ratna.

Ia malah mengancamku, kalau aku tidak mau berkenalan, dengan temannya, maka Ia akan menjauhiku. Aku tidak habis pikir, kenapa bisa, Ratna berbuat seperti itu? Sampai-sampai, dia mau memutuskan pertemanan kami, hanya karena aku tidak mau berkenalan dengan temannya itu.

"Kok kamu ngomongnya gitu sih, Rat? Apa kamu sudah gak mau, temenan sama aku?" tanyaku.

"Kalau memang, kamu tidak mendengarkan ucapanku. Apa boleh buat?" katanya. Ratna benar-benar ingin meninggalkanku.

Jika hanya karena, aku menolak keinginan Ratna untuk berkenalan dengan temannya. Kenapa Ratna, bisa sampai mau memutuskan pertemanan. Ratna terlalu mengada-ada menurutku.

Ratna reka menjauhiku, demi teman laki-lakinya, yang ingin dikenalkan sama aku. Kenapa juga, Ratna sampai berbuat seperti itu? Kenapa Ratna tidak ngenalin cowok itu, ke temannya yang lain. Kenapa harus sama aku? Itulah pertanyaan yang berkecamuk di hati ini.

"Kok gitu sih Ratna, apa kamu malah lebih memilih temenan sama cowok itu, ketimbang aku? Padahal, kita udah temenan sejak lama. Bahkan, aku juga sudah menganggap kamu sebagai saudaraku." Aku mengungkapkan, semua isi hatiku, sama Ratna.

"Aku, melakukan semua ini demi kamu, Anisa. Demi kebahagianmu, kamu paham tidak, sih?" Ratna memberitahukan, kalau dia juga melakukan semua ini, atas dasar peduli sama aku.

"Tetapi, Ratna, kenapa cowok itu, enggak kamu jadiin, pasangan kamu aja? Bukankah, kamu juga belum punya pasangan? Karena selama ini, kamu juga tidak pernah memperkenalkan, siapa pacar kamu?" Aku bertanya kepada Ratna, kenapa tidak jadian saja sama Bagas itu.

Bersambung ...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam Manis Sang Ratu Miliarder
9.0
Setelah diusir, Helen baru menyadari identitas aslinya yang bukan bagian dari keluarga tersebut. Rumor menyebut ia kembali ke pelukan keluarga miskin yang akan mengeksploitasinya, namun fakta justru berbanding terbalik. Ayah kandung Helen rupanya seorang miliarder yang siap memanjakannya. Helen sendiri memegang paten desain bernilai fantastis dan menjadi mentor astronomi nasional. Di saat publik menantikan kejatuhannya, ia melesat menjadi sosok legendaris dan memikat pria misterius yang sangat berkuasa.
Sampul Novel Cinta Beracun: Jatuh Cinta Pada Kekasihku yang Kejam
9.0
Brynn terjebak dalam hubungan toksik bersama Lawrence, pria yang selalu merendahkan sekaligus memanjakannya. Begitu Lawrence mengumumkan pernikahan, Brynn melihat peluang bebas dan mencoba kencan buta demi menata hidup baru. Namun, saat keluarga calon teman kencannya menghina Brynn, Lawrence mendadak hadir dan mengklaim kepemilikannya atas Brynn di depan umum. Brynn pun syok; mengapa Lawrence justru membelanya di sana padahal hari ini seharusnya menjadi hari pernikahannya?
Sampul Novel Jangan salahkan aku minta cerai
8.1
Elsa sangat terpukul saat mendapati Thomas membangun keluarga rahasia bersama masa lalunya. Setelah lelah mempertahankan rumah tangga yang dirusak orang ketiga, ia pun menyerah dan memilih bercerai demi kedamaian jiwanya. Saat mencoba menata hidup sendiri, sosok pria lain datang membawa getaran baru di hatinya. Elsa kini didera dilema besar: melangkah maju bersama cinta yang baru, atau memberi kesempatan kedua pada Thomas yang datang memohon maaf dan ingin kembali.
Sampul Novel Kelahiran Kembali
9.1
Dianggap bodoh dan lemah, nona keempat keluarga Lu tewas tragis di tengah saudara-saudaranya yang berbakat. Namun, takdir berubah saat jiwa pembunuh bayaran abad ke-21 merasuk ke raganya. Terjebak di zaman kuno yang penuh konflik kekaisaran, ia harus bertahan hidup dengan prinsip membunuh atau dibunuh. Di tengah intrik istana yang rumit dan berbahaya ini, sebuah kisah romansa yang sangat unik pun dimulai.
Sampul Novel Pondok Mertua Indah
8.5
Tuduhan pembunuhan terhadap Juragan Dirja membuat Parmin dipenjara. Demi membebaskan ayahnya, Nengsih terpaksa menikahi putra mendiang juragan tersebut. Namun, pernikahan ini menjadi awal dari misi rahasianya. Tinggal di rumah mertua, Nengsih diam-diam menyelidiki konspirasi dan misteri di balik kematian sang juragan. Mampukah ia menemukan bukti kunci di pondok tersebut untuk mengungkap kebenaran dan membersihkan nama baik ayahnya?
Sampul Novel SEKEPING SURAT UNTUKMU
8.0
Setiap pekan, sebuah surat cinta tanpa identitas selalu mendarat di loker seorang siswi SMA. Misteri pengirim anonim ini begitu menyita perhatiannya, hingga ia terobsesi melakukan pencarian demi mengungkap sosok di balik pesan-pesan manis itu. Sayangnya, fokusnya yang teralihkan membuat gadis ini buta terhadap kehadiran seseorang yang tulus menyayanginya. Ia tidak sadar bahwa pemilik cinta sejati yang dinantinya berada sangat dekat di sisinya.