APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kehangatan Cinta

Kehangatan Cinta

Memasuki tahun ketujuh pernikahan, kebenaran pahit terungkap bagi sang istri saat Yeni, cinta pertama Hans, kembali ke tanah air. Sadar hanya menjadi bayang-bayang, ia memutuskan menggugat cerai. Keputusannya pergi justru disambut gembira oleh putranya sendiri yang berharap Yeni menjadi ibu barunya. Tanpa ragu, ia melangkah pergi bersama putrinya. Tiga bulan berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Saat sang putra menatapnya sambil menangis, ia memilih berpura-pura tidak mengenalnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku buru-buru meraih ponselnya, tapi lukaku terbuka lagi.

"Sret!"

Hans mengambil ponsel dan menjawab telepon.

Terdengar suara putraku mengatakan, "Ayah, Tante Yeni ingin mengajak Shawn pergi ke taman bermain."

Selanjutnya, Yeni berkata dengan suara centil, "Kak Hans, aku mau mengajak Shawn ke taman bermain, tapi kami nggak ada kendaraan. Bisakah kamu mengantar kami?"

Ketika aku ingin mengatakan sesuatu, Hans langsung mengabaikanku.

Hans berjalan ke pintu keluar sambil berkata, "Tunggu sebentar, aku segera ke sana."

Setelah menutup telepon, Hans menoleh ke arahku, lalu berkata, "Tunggu aku pulang." Hans membuka pintu dan bersiap-siap pergi.

Aku memanggilnya, "Hans!"

Sambil mengernyit, Hans berkata dengan kesal, "Ada apa lagi? Hanya luka ringan, kamu ingin aku mengantarmu ke rumah sakit? Tolong mengalah sedikit, jangan selalu …."

Aku memotong kata-katanya.

"Aku hanya mau mengingatkanmu. Taman hiburan sangat panas, jangan lupa bawakan topi dan botol minum buat Shawn."

Bagaimanapun juga, Shawn tetap adalah anak kandungku.

Hans tertegun. Dia merasa aneh karena tidak biasanya aku membiarkan dia pergi. Hans menjawab, "Oke."

Beberapa saat kemudian, Hans berkata, "Aku mengira kamu akan cemburu dan melarangku pergi. Tolong mengalah sedikit, toh hanya antar anak kita pergi ke taman bermain."

Hans mengambil barangnya, kemudian berkata dengan ragu, "Aku pergi sebentar, kamu tunggu di rumah. Nanti aku belikan obat dan membantu membalut lukamu." Setelah mengatakan itu, Hans buru-buru pergi.

Dulu mungkin aku akan marah besar, tetapi sekarang aku mati rasa.

Aku teringat belum lama ini, aku menjaga ayahnya yang sakit sampai larut malam.

Selesai menjaga ayahnya, kondisi di luar sangat gelap.

Rumah sakit ini berada di tempat terpencil, jadi jalanan sepi dan menakutkan.

Tiupan angin malam yang dingin membuatku kedinginan.

"Nomor yang Anda tuju sedang sibuk, cobalah sesaat lagi …."

Telepon Hans terus sibuk, aku sudah setengah jam mencoba menghubunginya.

Sampai akhirnya, aku berhasil menghubunginya.

"Aku sudah setengah jam mencoba menghubungimu, kenapa kamu nggak angkat? Aku baru selesai dan menunggumu di depan rumah sakit, tolong …." Sebelum aku sempat mengatakan "Tolong jemput aku", Hans menyelaku.

"Aku sekarang masih sibuk memperbaiki lampu Yeni."

"Kamu ini terlalu cemburu. Sudah kubilang, Yeni takut gelap, jadi aku terus meneleponnya."

Lalu, terdengar suara putraku mengatakan, "Bu, berhentilah ribut. Bersikaplah lebih dewasa dan lakukan semuanya secara mandiri, bukankah itu yang ibu selalu ajarkan padaku?"

Ternyata tadi Yeni menghubungi mereka dan mengatakan bahwa lampu di rumahnya rusak.

Mereka sedang sibuk memperbaiki lampu Yeni, jadi tidak punya waktu menjemputku!

"Ayah menyuruh ibu pulang naik taksi."

Sambungan telepon langsung terputus.

Mereka tidak memberiku kesempatan berbicara ….

Padahal sebelum ke rumah sakit, aku mengingatkan mereka untuk menjemputku, bahkan Hans juga sudah meyakinkanku bahwa dia pasti menjemputku.

…

Apa boleh buat, aku terus menunggu taksi di tengah tiupan angin malam yang dingin.

Akhirnya, aku naik taksi. Karena punya kebiasaan mabuk perjalanan, aku memilih duduk di depan.

Baru masuk mobil, sopir berusaha menyentuhku

dengan memakai alasan sabuk pengaman bermasalah.

Selama di perjalanan, sopir itu berusaha mencari informasi apakah aku sendirian di rumah atau tidak.

Aku menghubungi Hans karena ketakutan. Sayangnya, Hans tidak angkat.

Aku juga tidak bisa menghubungi Shawn.

Aku terpaksa berbicara dengan diriku sendiri sepanjang perjalanan, seolah-olah aku sedang berbicara dengan seseorang di telepon. Dengan cara itu, aku berhasil pulang dengan aman.

Namun, rumahku sangat gelap dan sepi.

Rumahku jauh lebih sepi daripada di luar.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ace Tribes
9.5
Akibat kutukan dari perundungan kawanannya, Chryssant Elettra alias Ysee terlempar ke benua Earthalic. Ia hampir kehilangan nyawa saat dituduh oleh Putra Mahkota Remus Valez sebagai dalang penyerangan suku Ace. Begitu kebenaran terungkap, Ysee dipaksa bekerja sebagai pelayan pribadi di kediaman Remus. Namun, eksistensinya di sana justru membongkar rahasia-rahasia kelam yang terkubur. Mereka tidak menyadari bahwa keduanya hanyalah pion dalam rencana besar yang mengancam kehancuran.
Sampul Novel Air Mata Bintang, Akhir Pengabdianku
8.9
Dekade pengorbanan istri Daffa Prawirodirdjo sia-sia saat suaminya berpaling pada Leni, cinta masa lalunya. Puncak kepedihan terjadi ketika Daffa menelantarkan Bintang yang terluka di hari ulang tahun demi anak Leni. Enggan bertahan dalam pengkhianatan, sang istri membawa Bintang pergi, lalu bangkit menjadi seniman sukses. Tiga tahun berselang, Daffa datang memohon maaf, namun penyesalannya telah terlambat karena pintu hati sang mantan istri kini telah tertutup rapat.
Sampul Novel Anak Kembar Rahasia Milyader
9.2
Akibat kekeliruan kecil di depan Ben Clayton, CEO New York yang sangat berkuasa, hidup Ivy Anderson kini terancam. Ben yang terobsesi mulai melancarkan siasat licik untuk menjebak Ivy, bahkan mendekati anak kembar Ivy, Terra dan Terry. Demi melindungi buah hatinya, Ivy terpaksa menyerah pada ancaman kejam pria tersebut. Mampukah Ivy melarikan diri dari jeratan berbahaya ini, atau ia akan selamanya terjebak dalam kendali dominasi Ben yang gelap?
Sampul Novel Cinta Sejatimu Kembali
8.7
Pernikahan empat tahun dan kehadiran buah hati tak mampu membuat Lina memiliki hati Rian sepenuhnya. Sang suami masih dibayangi kenangan masa lalu yang belum usai. Luka hati Lina kian mendalam ketika cinta pertama Rian tiba-tiba hadir kembali. Sadar bahwa ketulusannya selama ini tidak pernah berbalas cinta, Lina kini harus mengambil keputusan tersulit. Ia dihadapkan pada pilihan pahit untuk merelakan Rian pergi demi mengejar kebahagiaannya sendiri.
Sampul Novel Hot Game
9.5
Menyasar pembaca usia 21 tahun ke atas, kisah romansa modern ini menyajikan dinamika hubungan yang sangat intens dan penuh gairah. Alur ceritanya berfokus pada eksplorasi mendalam terhadap sisi emosional sekaligus fisik dari para karakter utamanya. Anda akan diajak menyelami konflik percintaan yang matang dan provokatif. Setiap interaksi di dalamnya dirancang khusus untuk audiens dewasa yang mendambakan sebuah kisah cinta berani dan penuh warna.
Sampul Novel Jesslyn Terpaksa Menikah
9.1
Jesslyn menentang keras perjodohan sepihak yang diatur ayahnya. Padahal, hatinya masih terluka setelah baru saja patah hati. Kini, ia dipaksa menikahi pria asing yang kabarnya telah memiliki kekasih. Tanpa sisa cinta dan kepercayaan, Jesslyn harus merelakan masa mudanya demi ambisi orang tua yang tak bisa ditolak. Apakah pernikahan tanpa rasa ini akan berujung pada kebahagiaan, atau justru menjadi penderitaan baru yang kian menyiksa hidupnya?