APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kehamilan Berujung Perceraian

Kehamilan Berujung Perceraian

Enam tahun pernikahan hancur seketika di hari jadi mereka. Sang istri mendapati unggahan media sosial Erika, wanita masa lalu suaminya, Regha, yang memamerkan kehamilan dan perhatian pria itu. Meski Regha berdalih hanya membantu donor tabung reaksi, kenyataan bahwa suaminya berbohong demi menemani Erika periksa kandungan tak bisa dimaafkan. Di tengah hinaan Regha tentang dirinya yang belum hamil, sang istri menatap hasil tes kehamilannya sendiri dengan hati yang membeku. Cinta delapan tahun ini pun berakhir.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Malam ini Erika akan mengundang teman-temannya untuk merayakan kehamilannya."

Regha memotong perkataanku sebelum aku sempat mengatakan penolakanku.

"Dia ingat padamu dan ingin kamu datang untuk ikut merasakan kegembiraannya. Jadi, berhenti bersikap nggak peka begitu."

Aku tertawa dingin dan mengiakan perkataannya.

Bagaimanapun, hatiku juga sudah mati, pengacara perceraian pun sudah dihubungi.

Aku tidak akan disakiti lagi oleh cara dan trik-trik yang dimainkan Erika.

Duduk di dalam ruang pribadi, Erika yang berpakaian rapi datang terlambat.

Aku sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa hari dan tidak sempat menyiapkan penampilanku dengan baik. Jadi, keadaanku cukup berantakan.

Sebaliknya, dia tampak seperti bunga yang menarik perhatian semua kumbang.

Orang-orang yang datang pun memujinya tanpa henti.

"Pelukis cantik kita benar-benar terlihat sangat segar. Dia menolak banyak laki-laki hanya karena ingin menjadi ibu tunggal."

"Itu karena Erika punya uang dan waktu luang. Dia bisa membesarkan anak sendirian, tidak seperti seseorang pengangguran yang bisanya cuma mengulurkan tangan dan minta uang sama suami."

Semua tatapan di sekeliling seakan tertuju kepadaku saat mendengar sarkasme itu.

Erika tertawa dan memesan beberapa minuman, mengatakan bahwa malam ini dia akan mentraktir kami.

Semua orang menyarankan agar kami bermain jujur atau tantangan untuk meningkatkan suasana.

Ujung botol kosong pertama mengarah pada Erika. Dia berkata dengan cemberut, "Aku pilih jujur saja."

Sahabatnya bertanya kepadanya, "Erika, kamu punya anak dari hasil tabung, apa kamu akan membuat anakmu memanggil Regha sebagai ayah nantinya?"

Erika mengusap-usap perutnya dan tersenyum ke arahku.

"Kak Louisa, aku tahu kamu keberatan dan marah sama Regha dalam beberapa hari ini. Tapi, kamu tenang saja, aku nggak akan merusak rumah tangga kalian. Lagipula, kamu juga tahu sendiri kalau aku ingin menikah dengan Regha, mana mungkin kamu bisa tetap jadi istrinya?"

"Tapi, kalau kamu nggak bisa punya anak, saat tua nanti aku akan minta anakku buat menghormatimu dan Regha. Kalau nggak, hari tuamu pasti akan sangat menyedihkan."

Orang-orang di sekitar memujinya karena terlalu baik.

Hatiku sangat tenang, bahkan aku tidak mengerutkan alis sedikit pun.

Di masa lalu, terutama dalam dua tahun terakhir ketika perusahaan Regha sedang naik daun, Erika tiba-tiba masuk ke dalam hidupku dan sering muncul di sisi Regha.

Awalnya aku terkejut, marah, cemburu dan kesal.

Namun, pilihan tegas Regha yang memilih Erika berulang kali dan memarahiku karena tidak bersikap pengertian karena memfitnah mereka sudah membuatku mati rasa.

"Aku nggak keberatan. Sebenarnya, kalau aku harus bercerai sekarang pun nggak masalah buatku."

Wajah Regha langsung berubah muram, memintaku tidak mengucapkan kata-kata penuh emosi seperti itu.

Aku tersenyum tenang. "Lebih baik kamu jangan terlalu percaya diri, merasa kalau kamu sepenting itu di hatiku."

Mata Regha berkilat panik, tetapi dengan cepat menjadi tenang.

"Sudah, jangan merajuk begitu. Erita sudah bermurah hati dan begitu memikirkanmu. Beberapa hari ini aku memang nggak bisa nemenin kamu, tapi beberapa hari ke depan aku bakal di rumah terus. Apa kamu puas?"

Sadar suasana jadi tidak nyaman, orang di sebelah langsung menyarahkan untuk memulai permainan selanjutnya.

Kali ini ujung botol mengarah kepadaku.

Aku akan memilih jujur, tetapi Erika tiba-tiba berbicara mendahuluiku

"Aku sudah pilih jujur sebelumnya, jadi kamu pilih tantangan saja."

Aku meliriknya dengan sorot dingin saat dia berulah, tetapi itu bukan masalah.

Pada akhirnya, tugas yang aku dapatkan adalah mencium lawan jenis pertama yang aku temui saat keluar dari pintu.

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Regha mendorong tiga botol anggur ke depanku.

"Dia nggak bisa melakukannya, jadi dia akan minum tiga botol."

Semua orang tertawa terbahak-bahak dan setuju dengan perkataannya.

Ada suamiku di sini, rasanya sangat tidak etis kalau aku mencium laki-laki lain.

Namun, aku langsung berdiri. "Kenapa? Bukankah ini permainan yang Erika ingin aku lakukan? Aku juga bukannya nggak bisa melakukannya."

Regha tersentak berdiri, ekspresinya langsung berubah menjadi sangat tidak senang.

"Louisa, kamu sengaja melawanku sampai begini?"

Aku benar-benar tidak mengerti. Dia memberikan tabung spermanya agar Erika bisa hamil dan tidak menganggap ini sebagai masalah besar. Dia ingin aku tidak membuat masalah karena hal ini.

Kenapa dia jadi marah saat aku hanya melakukan permainan saja?

Erika bergegas mendekati kami dan melerai pertengkaran kami. Sorot matanya entah disengaja atau tidak mengarah ke perutku. "Kadar alkohol minuman ini cukup rendah, jadi nggak bahaya kalaupun kamu minum."

Mendengar hal ini, Regha menjadi makin marah dan langsung membuka tutup botol minuman itu, menyuapkannya ke mulutku.

"Semuanya sudah mencoba ngertiin kamu, jadi jangan merusak suasana."

Aku tersedak alkohol dan banyak yang tumpah karena tindakan Regha yang terlalu kasar. Tumpahan itu mengenai mata dan wajahku.

Aku langsung panik saat membayangkan janin di dalam perutku. Aku melangkah mundur, mengibaskan tangan mencoba melarikan diri.

Tiba-tiba, sesuatu menyandung kakiku dan membuatku terjatuh dengan keras di lantai marmer ruang pribadi ini.

Rasa sakit yang tajam menghantam pinggang bagian bawahku. Aku berteriak kesakitan sambil melindungi perutku.

Wajah Regha terlihat sedikit khawatir. Dia mengulurkan tangan untuk menarikku sambil mengatakan, "Kamu cuma jatuh saja sudah seperti mau mati."

Pada saat itu, seruan terdengar di sekitar.

"Darah! Ada banyak darah di lantai!"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Amnesia
7.9
Saat tersadar, aku hanya merasakan kekosongan yang membingungkan. Kamar tempatku berada dan orang-orang di sekitarku yang memandang penuh cemas terasa sangat asing. Ingatanku benar-benar terhapus tanpa menyisakan petunjuk tentang lokasi ini atau siapa mereka sebenarnya. Bahkan ketika menatap cermin, aku tidak mengenali sosok yang terpantul di sana. Aku telah kehilangan jati diriku sepenuhnya dan terjebak dalam misteri identitas yang lenyap.
Sampul Novel Chasing Your Love
9.4
Demi menghindari perjodohan paksa dengan seorang duda yang direncanakan ayahnya, Carissa memilih melarikan diri. Ia tidak menyadari bahwa rencana tersebut adalah taktik licik ibu dan adik tirinya untuk menguasai warisan miliknya. Di tengah pelarian, Fabian datang menyelamatkannya dan menawarkan kesepakatan: menjadi tunangan pura-pura agar ia terbebas dari perjodohan ibunya. Masalah rumit muncul ketika Fabian menyadari calon tunangan aslinya adalah mantan kekasihnya, sementara Carissa mulai jatuh cinta padanya.
Sampul Novel Gairah Gadis Penghuni Kos
8.5
Di usia 35 tahun, arsitek bernama Aldi Reynaldi sibuk mengelola rumah kos eksklusif wanita berkapasitas 30 kamar yang selalu terisi penuh. Sikapnya yang tulus dalam membantu berbagai masalah para penyewa membuat hubungan mereka sangat akrab. Sebagai bentuk balas budi atas kebaikannya, para gadis penghuni kos mulai menaruh perhatian besar pada seluruh kebutuhan hidup Aldi, bahkan hingga menyentuh ranah intim yang tak pernah ia duga sebelumnya.
Sampul Novel Guruku Suamiku
8.4
Demi menyelamatkan warisan keluarga Darmawan, Arjuna harus memenuhi wasiat mendiang ayahnya untuk menikahi Asmara, siswi SMK berumur 17 tahun. Penolakan akan membuatnya kehilangan segalanya, sementara ayah Asmara, Pak Banu, terancam bui akibat kasus kecurangan bisnis masa lalu. Kini, Arjuna harus membujuk gadis muda tersebut agar bersedia menikah demi masa depan mereka berdua. Mampukah pernikahan akibat paksaan ini berjalan dengan lancar?
Sampul Novel Look At Me
8.7
Kehidupan SMA Maya Rehana hancur seketika setelah ia mengetahui dirinya tengah berbadan dua. Bukannya bertanggung jawab, Jordan yang merupakan pacarnya malah menuduh Maya tidak setia dan langsung mencampakkannya. Saat Maya didera ketakutan akan kemarahan orang tuanya namun tetap ingin mempertahankan kandungannya, Raka Pratama hadir. Sahabat sekaligus adik kelasnya ini bersedia menjadi sosok ayah bagi sang bayi. Maya pun kini bimbang antara memilih ketulusan Raka atau berharap Jordan kembali.
Sampul Novel Pacar yang Tak Pernah Punya Waktu untukku
7.9
Pernikahan paksa akibat perjodohan membuat Elara dan Kiano saling membenci hingga memutuskan bercerai. Namun, takdir mempertemukan mereka lagi dalam satu proyek kerja setelah lima tahun berpisah. Meski awalnya dipenuhi ketegangan dan sindiran masa lalu, mereka perlahan menyadari ketulusan yang dahulu tak terlihat. Rasa cinta pun mulai tumbuh di antara sisa amarah. Kini, mereka harus memilih antara membuka hati kembali atau terperangkap dalam luka lama.