APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kehadirannya Membuatku Tersiksa

Kehadirannya Membuatku Tersiksa

Kehidupan Arlena berubah drastis setelah dinikahi pria asing secara mendadak. Meski awalnya mengira pernikahan mereka akan biasa saja, sang suami justru selalu ada untuk membantunya menyelesaikan setiap masalah dengan cara misterius. Misteri ini akhirnya terpecahkan saat Arlena melihat berita televisi tentang seorang miliarder tampan yang sangat mencintai istrinya. Arlena terkejut menyadari bahwa sosok di layar itu adalah suaminya yang selama ini menyembunyikan kekuasaan besar di balik kesederhanaan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Arlena menatap sekilas ke jendela kamar hotel yang luas, matanya mengikuti cahaya senja yang memantul dari gedung-gedung kota metropolitan. Hatinya campur aduk antara cemas dan lelah. Lima hari sejak pernikahan mereka, ia sudah mulai mempertanyakan keputusan yang ia buat sendiri-atau mungkin keputusan yang dipaksa oleh keluarganya. Pernikahan mendadak dengan seorang pria asing-miliarder yang tak pernah ia temui sebelumnya-tidak pernah ada dalam rencana hidupnya.

Ia menghela napas panjang dan memejamkan mata, mencoba menenangkan pikirannya. "Arlena... ini hanya pernikahan biasa. Tidak ada cinta, tidak ada drama. Hanya saling menghargai." Ia menenangkan dirinya sendiri dengan mantra itu, berulang kali. Tapi setiap kali ia menatap wajah suaminya, perasaan itu runtuh seketika.

Pria itu, Arvan, bukan sekadar suami biasa. Dari awal, sikapnya berbeda. Ia tidak hanya menempel secara fisik, tetapi juga hadir secara emosional-seperti bayangan yang selalu ada saat Arlena menghadapi kesulitan. Pertama kali mereka bertemu di aula pernikahan yang megah, Arlena hanya mengingat senyumannya yang dingin tapi menenangkan, sebuah senyum yang menandakan bahwa ia tidak akan membiarkan apapun terjadi pada istrinya-bahkan sebelum mereka saling mengenal.

Pada hari ketiga pernikahan, ketika Arlena hampir tenggelam dalam tumpukan dokumen pekerjaan yang harus ia selesaikan dari hotel, Arvan masuk dengan tenang membawa kopi dan sepiring kue hangat. "Kamu harus istirahat," katanya dengan nada yang lembut tapi tegas. Ia meletakkan secangkir kopi di meja, lalu duduk di kursi di seberang Arlena. Tatapannya menusuk, seakan membaca setiap pikiran yang berlarian di kepala istrinya.

Arlena mengangkat alis, setengah kesal, setengah terpesona. "Aku tidak butuh pengasuh, Arvan," katanya, mencoba terdengar tegas.

"Bukan pengasuh," jawabnya, senyum tipis menghiasi wajah tampannya. "Aku hanya suamimu. Dan aku ingin memastikan istriku baik-baik saja."

Kata-katanya sederhana, namun menimbulkan efek yang aneh di dada Arlena-adanya rasa aman sekaligus bingung. Ia menatapnya, mencoba memahami pria yang begitu misterius ini. Semua yang ia ketahui tentang Arvan hanyalah desas-desus dari keluarga dan media: seorang miliarder tampan, pemilik beberapa perusahaan besar, terkenal dingin dalam bisnis, dan konon... tidak pernah jatuh cinta pada wanita manapun sebelum pernikahan mereka.

Arlena menelan ludah, memalingkan pandangan ke laptopnya. "Aku tidak ingin pernikahan ini menjadi... terlalu dramatis. Kita bisa hidup normal, kan? Hanya saling menghargai."

Arvan mengangguk, tapi senyumnya tidak pudar. "Normal itu relatif, Arlena. Tapi aku setuju. Kita bisa memulainya dengan saling menghargai." Ia berdiri dan melangkah ke jendela, menatap kota yang mulai gelap diterangi lampu-lampu jalan. "Tapi jangan kaget kalau aku kadang... terlalu hadir."

Arlena menatapnya dari kursi, jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. Ada sesuatu tentang cara Arvan berbicara-cara ia menekankan kata 'terlalu hadir'-yang membuatnya merasa dunia ini tiba-tiba lebih kecil, dan ia merasa... diawasi dengan cara yang hangat, bukan menakutkan.

Malam itu, setelah makan malam yang diantar ke kamar mereka oleh pelayan hotel, Arlena memutuskan untuk menonton berita televisi. Layarnya menampilkan berita tentang seorang miliarder tampan yang dikenal gila-gilaan mencintai istrinya. Reporter memuji dedikasi sang suami yang selalu memanjakan dan melindungi istrinya, dengan sederet foto-foto mewah dan momen intim yang diambil secara elegan.

Arlena menatap layar, matanya membelalak saat melihat pria yang familiar itu tersenyum di televisi-pria yang sama dengan suaminya, Arvan. Jantungnya seakan berhenti sejenak. Suara reporter melanjutkan, "Dan istrinya, tentu saja, adalah wanita yang selalu membuat dunia iri. Mereka tampak sempurna, dan kisah cinta mereka... luar biasa."

Arlena menunduk, memicingkan mata, lalu menatap layar lagi. Semua gambar yang ditayangkan, semua pujian yang terdengar-seseorang seakan sedang menceritakan kisah hidupnya sendiri. Dan yang lebih mengejutkan, mereka memanggil wanita itu dengan namanya: Arlena... tepatnya, nama yang sama dengan dirinya.

Ia menatap suaminya yang kini berdiri di belakang sofa, tersenyum tipis, seolah ia sudah mengetahui reaksi istrinya. "Aku tidak memberitahumu, karena aku ingin kamu menemukannya sendiri," katanya lembut. "Sekarang kamu tahu, kan?"

Arlena membeku, matanya mencari jawaban dalam tatapan Arvan. "Apa maksudmu...?" suaranya terdengar serak.

Arvan berjalan mendekat, menaruh tangan di bahunya. "Hidup kita mungkin terlihat sederhana bagi orang lain, Arlena. Tapi percayalah, di balik ini semua, ada alasan mengapa aku begitu... hadir. Dan ada alasan mengapa pernikahan ini harus terjadi dengan cara yang begitu mendadak. Semua untuk melindungi kamu... dan sesuatu yang lebih besar daripada kita berdua."

Arlena menelan ludah, dada terasa sesak. Ia ingin bertanya lebih jauh, tapi ada ketegangan yang membekap mulutnya. Suasana seolah dipenuhi misteri yang tidak bisa ia jelaskan. Ia merasa hidupnya berubah dalam sekejap-dari harapan sederhana menjadi labirin rahasia yang memusingkan.

Malam itu, Arlena sulit tidur. Bayangan senyum Arvan, siaran televisi, dan semua yang ia dengar menari-nari dalam kepalanya. Ia bertanya-tanya, siapa sebenarnya pria yang menikahinya? Mengapa pernikahan mereka begitu sempurna di luar, tapi penuh teka-teki di dalam? Dan yang paling penting... apa yang ia sembunyikan dari Arlena, istrinya sendiri?

Pagi berikutnya, Arlena bangun lebih awal. Matahari baru saja menembus tirai kamar, menyinari wajahnya yang pucat karena kurang tidur. Ia menemukan catatan kecil di meja dekat tempat tidurnya, ditulis dengan tinta hitam rapi:

"Arlena, aku tahu ini membingungkan. Tapi percayalah, kamu tidak akan pernah sendirian. Segalanya akan aku jelaskan... pada waktunya."

Tidak ada tanda tangan, hanya tulisan yang ia kenal: tulisan Arvan, rapi, elegan, seperti dirinya-selalu terkendali. Arlena memegang catatan itu, perasaan campur aduk antara takut, penasaran, dan sedikit lega. Ia tahu, meskipun pernikahan mereka penuh misteri, ia tidak bisa mengingkari satu hal: kehadiran Arvan memberinya rasa aman yang aneh.

Hari itu, Arlena memutuskan untuk berjalan-jalan di taman hotel. Udara pagi yang segar, bau bunga, dan kicauan burung seakan menenangkan pikirannya. Namun, ia sadar-tidak ada yang normal dalam hidupnya sekarang. Semua tampak biasa di luar, tapi setiap langkah, setiap tatapan, seolah diselimuti rahasia besar.

Ia berhenti di bangku taman, menatap kolam yang tenang, dan berbisik pada dirinya sendiri: "Apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang disembunyikan Arvan... dan mengapa aku merasa... semua ini baru permulaan?"

Sementara itu, jauh di sudut kota, Arvan mengawasi segala sesuatu dari layar pribadinya. Telepon, kamera, laporan-semuanya. Ia tersenyum tipis, menatap nama Arlena di daftar kontaknya. "Kamu akan mengerti, Arlena... semuanya akan jelas nanti. Dan ketika saat itu tiba, kamu tidak akan bisa menolak hidup ini bersamaku."

Dan begitu, kehidupan Arlena yang semula sederhana dan tenang berubah selamanya. Ia baru saja melangkah ke dunia yang penuh rahasia, misteri, dan cinta yang mungkin lebih kuat dari yang pernah ia bayangkan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Sang Pewaris Lumpuh
8.6
Erios Danbert, pewaris kaya yang lumpuh, terpaksa mencari istri walau hatinya telah beku. Takdir mempertemukannya dengan Emery Olivia La Carlistee, putri pembunuh bayaran yang berniat merebut kekuasaannya. Emery berniat memanfaatkan Erios, tetapi ia malah terseret dalam bahaya besar yang mengancam pria itu. Di tengah kecurigaan dan ambisi masing-masing, mampukah cinta tulus tumbuh saat topeng dan motif asli Emery akhirnya terbongkar?
Sampul Novel Dendamnya, Cinta Abadinya
9.5
Karier hancur dan harta keluarga ludes akibat jebakan kejam Darma Wijoyo serta Jihan Prameswari. Demi biaya berobat ibu, aku terpaksa menuruti ancaman Darma untuk mengakui kesalahan yang tak pernah kulakukan. Namun, janji bosku itu dusta belaka, dan aku hanya diperalat tanpa harga diri. Di tengah kehancuran dan kepahitan pengkhianatan ini, aku bangkit. Rasa sakit kini menjelma menjadi tekad membara untuk membalas dendam pada mereka yang merampas segalanya.
Sampul Novel Dua Istri CEO
9.0
Setelah kebersamaan mereka yang intim, Brian terkejut saat Azzura mendesaknya untuk berpoligami. Sebagai pria kaya dan tampan, Brian menolak keras karena hatinya hanya milik Azzura. Sikap keras kepala istrinya yang tanpa alasan jelas ini memicu kemarahan sekaligus keraguan dalam diri Brian. Namun, di tengah konflik tersebut, Azzura memeluk erat suaminya untuk menegaskan bahwa perasaannya tidak berubah dan cintanya tetap tulus hanya untuk Brian.
Sampul Novel My Hot Daddy
8.7
Demi mengatasi krisis keuangan, Joanna nekat menjadi sugar baby bagi Regan. Pengusaha kaya itu menetapkan aturan tegas agar mereka tidak saling jatuh cinta. Namun, saat menikmati kehidupan mewah, Joanna justru tidak sengaja mengungkap rahasia kelam tentang sosok Regan yang sesungguhnya. Kini ia didera kebimbangan besar, apakah harus bertahan demi materi atau pergi demi keselamatan hatinya. Di tengah larangan keras itu, mampukah cinta tetap tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Rahasia Hati Suami Lumpuh
9.4
Mayang menghadapi ujian kesetiaan berat ketika suaminya, Galang, yang lumpuh mulai bersikap dingin dan menjauhkannya. Saat hubungan mereka merenggang, Elang datang menawarkan kehangatan cinta baru, sementara Leo terang-terangan meragukan pernikahan mereka. Meski Galang bertekad kuat untuk tetap menjadi suaminya selamanya, rayuan dari pria-pria dominan ini terus mengguncang komitmen Mayang. Mampukah ia tetap bertahan demi Galang di kala godaan cinta lain datang mendesak?
Sampul Novel Suamiku Suku Anak Dalam
9.8
Rajo, anggota TNI AL tangguh asal Suku Anak Dalam, menghadapi dilema rumit. Ia dijodohkan dengan anak Tumenggung, ayah angkatnya, meski hatinya milik Kinanti, seorang sosiolog. Konflik asmaranya kian pelik setelah terjebak cinta semalam dengan putri komandannya di Natuna, terpikat perempuan di Lebanon, dan terlibat cinta lokasi saat di Bali. Di antara deretan wanita ini, siapakah yang akan dipilih Rajo?