APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Karena Anak Hatiku Melunak

Karena Anak Hatiku Melunak

Demi melunasi utang, keluarga tiri Tanti tega menjualnya kepada Darian hingga ia hamil. Enam tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali saat Ade, putra Tanti, divonis menderita penyakit sumsum tulang belakang. Hasil tes DNA membuktikan Ade adalah anak kandung Darian. Demi menebus masa lalunya, Darian bersedia menjadi donor. Kini, Tanti menghadapi dilema besar: mempertahankan kebenciannya pada Darian atau menerima uluran tangannya demi menyelamatkan nyawa sang anak.
Bab
Bagikan

Bab 2

Satu bulan kemudian ....

Tanti merasakan mual dan juga pening kepalanya. Mirna merasa curiga dengan kondisi Tanti. Ia lekas membawa Tanti ke bidan, dan mendapati bahwa Tanti positif hamil. Sontak saja Mirna tidak ingin menanggung malu, apa lagi Tanti hamil tidak ada suami.

"Tika, tolong kamu kemasi semua pakaian Tanti sekarang juga!" 

Tanpa ada kata, Tika langsung mengemasi semua pakaian Tanti dalam sebuah koper kecil dan melemparkannya tepat ke hadapan Tanti.

Tanti merasa heran. “Bu, kenapa semua bajuku di masukkan kedalam koper?"

"Dasar bodoh, belum paham juga hah? Kami ingin sekarang juga kamu angkat kaki dari rumah ini, karena kami tidak ingin menanggung malu atas kehamilanmu yang tanpa suami!" oceh Mirna seraya mencengkeram rahang Tanti.

Tanti merasa kesakitan atas apa yang dilakukan oleh ibu tirinya. Dia berusaha meminta belas kasihan pada Mirna dan kakak tirinya. “Bu, Mbak Tika. Kalian juga yang memaksaku waktu itu untuk menjual keperawananku, bukan? Kenapa aku justru di usir dari rumahku ini?"

Mirna tidak ingin mendengar banyak keluh kesah atau permohonan Tanti, tanpa ada satu katapun, ia mendorong tubuh Tanti ke pelataran rumah. Sedangkan Tika melempar koper tersebut. Ibu dan anak ini langsung menutup pintu dari dalam.

Tanti tidak tinggal diam, ia pun lekas mengetuk pintu rumah itu tapi tidak di buka juga. Sementara kondisi sedang hujan lebat dan terdengar petir menyambar.

“Bu. Ibu!”

Tidak ada sahutan dari dalam.

“Kak Tika. Tolong bukakan pintunya. Tolong buka. Aku mau ke mana lagi kalau pergi dari rumah ini?” Tangis Tanti berderai, hatinya sakit dengan apa yang dia dapatkan saat ini. Perlakuan ibu dan kakak tirinya sungguh keterlaluan.

Akhirnya, dalam kondisi terguyur air hujan, Tanti melangkah pergi dengan menyeret kopernya.

Tanti tidak tahu lagi dia harus pergi ke mana. Dia tidak memiliki saudara di kota ini.

“Tanti?” teriak seseorang di antara hujan yang mengguyur. Tanti menoleh dan menemukan Arin, sahabatnya memanggil.

“Ngapain kamu di sini?” Arin melihat Tanti dengan bingung. Namun, Tanti hanya menangis dan akhirnya Arin menyuruhnya untuk ikut ke rumahnya.

Dia mendapatkan pertolongan dari Arin, dan ia di izinkan tinggal di rumah yang hanya tinggal bersama ibunya.

Berbeda situasi di rumah Darian. Sejak kejadian itu, ia teringat pada Tanti.

Darian tidak bisa tidur dengan nyenyak. Dia juga tidak bisa mengalihkan pikirannya dari kejadian di malam itu.

"Ya Allah, sebulan sudah berlalu tapi aku ingat terus dengan gadis manis yang telah aku ambil keperawanannya secara paksa. Semua ini gara-gara pengaruh alkohol yang telah di campur obat perangsang. Siapa sebenarnya yang telah mencampuri minumanku dengan obat waktu itu ya?" gumam Darian kesal. Dia merasa bersalah setelah mengingat kejadian malam itu yang telah membuatnya merenggut kesucian seorang wanita.

Untuk menebus rasa bersalahnya, ia meminta salah satu asisten pribadinya untuk mencari tahu siapa yang telah menaruh obat itu dan mencari dimana rumah Tanti lewat informasi dari Gondo. Tetapi gagal, karena Tanti sudah pergi dari rumah tersebut.

Rasa dosa dan penyesalan terus saja menghantui pikiran Darian. Bahkan ia sampai tidak fokus dalam bekerja karena memikirkan Tanti.

Beberapa bulan kemudian....

Kehamilan Tanti sudah terlihat besar, tetapi ia masih bekerja di cafe. Pemilik cafe tidak tega memecat Tanti setelah mengetahui cerita miris yang telah dialami oleh Tanti. Awalnya Tanti malu untuk bercerita, tapi dia juga tidak ingin dicap buruk dengan pemikiran orang lain terutama atasannya. 

Tanti terlihat sangat letih, ia pun duduk sejenak. Hal ini membuat Arin merasa iba.

"Tanti, apakah kamu baik-baik saja? Apakah sudah waktunya kamu melahirkan?"

Tanti mencoba tersenyum. “Aku baik-baik saja, hanya saja agak lelah. Mungkin karena kandungku sudah memasuki umur sembilan bulan. Aku belum ada tanda-tanda melahirkan, kok. Eh, sudah ya. Aku mau bersihin cangkir dan piring."

Tanti tidak ingin terlihat lemah di hadapan Arin, setelah sejenak melepas lelah ia segera ke depan untuk membersihkan semua piring dan gelas di meja-meja cafe tersebut.

Pada saat ia berjalan, tidak sengaja ia menabrak seseorang. Hingga salah satu cangkir yang masih ada isinya tertumpah ke baju orang itu.

"Aduh. Maaf. Maafkan sa—“

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dunia Mimpi Para Jomblo
8.1
Pasca-kelulusan kuliahnya di Bandung, Rino Rahman sangat mendambakan kehadiran cinta yang belum pernah ia rasakan. Di tengah kesepian itu, muncul sosok misterius yang menawarkan bantuan untuk mewujudkan impian asmaranya lewat dunia mimpi. Apakah tawaran tersebut benar-benar membawa kebahagiaan nyata atau hanya sekadar janji manis tanpa bukti? Simak kisah unik perjuangan Rino dalam mengejar cinta sejati yang membentang di antara batas kenyataan dan alam khayalan.
Sampul Novel Gairah Liar dan terpendam Sang CEO
9.3
Nindy terperangkap dalam situasi menegangkan bersama Devien. CEO yang terobsesi dengannya itu bertekad menguasai Nindy secara paksa. Teriakan histeris Nindy mencari bantuan berakhir sia-sia, karena ruangan kedap suara mengunci semua jeritannya dari dunia luar. Hasrat liar yang telah lama dipendam Devien kini meledak sepenuhnya. Ia bertindak tanpa kendali untuk memuaskan nafsunya, mengabaikan setiap penolakan keras yang disuarakan oleh Nindy.
Sampul Novel Hari Pernikahannya, Pembalasan Dendam Sempurnanya
9.2
Dulu aku menyelamatkan Arya Wicaksana, membantunya jadi raja bisnis, dan menikahinya secara rahasia. Tapi dia mengkhianatiku, menyebutku beban, bahkan menghancurkan klinik kenangan putri kami demi kekasih barunya. Arya menuduh ambisiku sebagai penyebab kematian anak kami dan berniat menghapus seluruh masa lalu kami. Dia merasa di atas angin, tanpa tahu bahwa undangan pernikahannya justru akan menjadi awal kehancuran total yang kusiapkan tepat di hari bahagianya.
Sampul Novel Ibu Sambung Anak Mafia
9.2
Hidup Natalia Smith berubah drastis setelah insiden tabrakan di mall dengan Jenifer Audey. Gadis remaja berusia 17 tahun itu justru meminta Natalia menjadi ibu tirinya sebagai ganti rugi. Kini, Natalia yang baru berumur 23 tahun harus menghadapi rencana perjodohan yang dirancang Jenifer. Targetnya adalah sang ayah, Aaron Audey, seorang bos mafia kejam asal Inggris berusia 30 tahun. Mampukah taktik Jenifer menyatukan Natalia dengan sang ayah yang sangat ditakuti?
Sampul Novel Istri Untuk Duda Tampan
8.2
Akibat dikhianati di masa lalu, Adskhan memilih menutup rapat hatinya. Namun, kehadiran Caliana Noushafarina seketika meruntuhkan pertahanan tersebut sejak pandangan pertama. Sayangnya, Caliana justru membenci bos dudanya itu dan menganggapnya sebagai pria buruk. Caliana terus menolak semua perhatian Adskhan karena sosok duda tak pernah ada dalam kriteria pasangan impiannya. Mampukah keteguhan hati Adskhan meruntuhkan kebencian dan meluluhkan hati Caliana?
Sampul Novel Tumbal Pernikahan
9.6
Bagi Amanda, pernikahan bukanlah penyatuan cinta, melainkan belenggu paksaan yang menyiksa. Sebagai istri yang sabar, dia rela mengesampingkan ego dan harga dirinya demi melunakkan hati sang suami yang dingin. Meski badai ujian dan konflik tiada henti menguji ketegarannya, Amanda tetap bertahan dan enggan menyerah. Akankah perjuangan tulusnya mampu meruntuhkan keangkuhan sang suami, atau justru sikap dingin itu akan bertahan selamanya?