APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Karena Anak Hatiku Melunak

Karena Anak Hatiku Melunak

Demi melunasi utang, keluarga tiri Tanti tega menjualnya kepada Darian hingga ia hamil. Enam tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali saat Ade, putra Tanti, divonis menderita penyakit sumsum tulang belakang. Hasil tes DNA membuktikan Ade adalah anak kandung Darian. Demi menebus masa lalunya, Darian bersedia menjadi donor. Kini, Tanti menghadapi dilema besar: mempertahankan kebenciannya pada Darian atau menerima uluran tangannya demi menyelamatkan nyawa sang anak.
Bab
Bagikan

Bab 3

Tanti menghentikan perkataannya pada saat melihat orang yang ada di depannya. Ia pun ketakutan dan lekas berlari untuk bersembunyi. Sementara itu Darian terpaku melihat wanita berperut besar itu.

"Astaga. Bukankah itu orang yang selama ini aku cari?" Darian mencoba untuk mengingat, tap jika bukan, kenapa wanita itu harus lari?

Tanti dengan cepat bersembunyi, meninggalkan cangkir yang tadi dia pegang di meja dekat Darian berdiri.

“Astaga. Ada dia di sini!” Dada Tanti berdebar kencang. Dia benci dengan laki-laki itu dan tidak ingin bertemu dengannya.

Darian berusaha mencari keberadaan Tanti tapi sebelum usahanya berhasil, seorang wanita menghampirinya.

“Ternyata Anda ada di sini, Tuan Darian. Tuan Rocky sudah menunggu,” ucap seorang wanita, sekretaris pribadi Darian yang telah lama menaruh hati padanya.

Darian kesal, dengan sangat terpaksa dia menghentikan pencariannya terhadap Tanti karena ia tidak ingin mengecewakan klien barunya.

Masih ketakutan, Tanti meminta izin pulang sebelum waktunya dengan alasan kurang enak badan.

“Apa yang dia lakukan? Apa dia akan membawa anakku?” Pikiran Tanti sudah sampai pada hal yang jauh. Apa lagi kan?

Sesampainya di rumah Arin, ia berpamitan pada ibunya Arin untuk mencari tempat tinggal yang lain. Ia juga menceritakan perihal yang barusan terjadi padanya.

Tanti sangat ketakutan, terlintas lagi di dalam pikirannya kejadian beberapa bulan yang lalu. 

Sementara Darian juga terbayang pada Tanti terus. Bahkan ia penasaran dengan kehamilan Tanti.

"Ya Allah, apakah anak yang di kandungnya anakku? Alangkah berdosa aku jika memang hal itu benar," batin Darian.

Dengan berbekal rekomendasi dari Arin, Tanti berhasil mendapatkan pekerjaan di cafe cabang dari cafe sebelumnya. Arin pintar berkata hingga Tanti bisa mendapatkan pekerjaan lagi walaupun kondisi kehamilannya sudah besar.

"Arin, terima kasih ya. Selama aku susah, kamu dan ibumu selalu ada buatku. Bahkan berkat pertolonganmu juga, aku bisa bekerja lagi dan tinggal di rumah kontrakan ini."

Dengan wajah sendu, Tanti menatap ke arah Arin seraya menggenggam kedua tangannya.

"Kamu teman baikku, Tanti. Dan jika waktu itu kamu tidak pergi dari rumahku, juga berbahaya untukmu. Karena ada seorang pria bertubuh tinggi tegap mencarimu ke rumah.”

Tanti terkejut akan ucapan Arin barusan. Dia tidak menyangka jika laki-laki itu mencarinya hingga ke rumah Arin.

“Apa kamu bilang aku ada di sini?”

“Tidak. Sesuai dengan permintaanmu, aku dan ibu sama sekali tidak memberi tahu tentang keberadaanmu. Tetapi, aku tidak tega loh, jika kamu tinggal di rumah kontrakan ini seorang diri dalam kondisi hamil besar seperti ini. Apakah sebaiknya aku dan ibu tinggal di sini saja ya, untuk menemanimu," ucap Arin merasa iba melihat kondisi sahabatnya tersebut.

Tanti menolak, ia tidak ingin terlalu banyak berhutang budi pada Arin dan ibunya. “Kamu nggak usah khawatir, semua tetangga disini baik kok. Jadi, kamu dan ibu tidak usah jauh-jauh pindah kemari. Jika ada apa-apa denganku, pasti akan ada yang menolong."

Arin semakin kagum dengan Tanti yang terlihat tegar.

"Masya Allah, Tanti. Aku benar-benar salut dan heran denganmu. Kamu bahkan mempertahankan anak yang tidak kamu inginkan ada di dunia ini. Kalau aku jadi kamu, aku sudah bunuh diri," ucap Arin memuji ketegaran Tanti yang sama sekali tidak terlihat air mata. Arin melihat Tanti menangis hanya pada saat Tanti di usir dari rumahnya sendiri dan dalam kondisi hamil.

Tanti tersenyum mendengar pujian dari Arin. “Aku memang tidak mengharapkan anak ini. Tapi Allah yang berkehendak. Bukannya segala sesuatu ada atas seizin Allah. Anakku tidak bersalah walaupun cara ia hadir dengan tidak aku harapkan. Tetapi, aku tidak akan pernah menolak anakku sendiri, Arin."

Rasa kagum semakin terlihat di wajah Arin, ia memeluk Tanti dan mengusap pundak temannya itu dengan lembut.

"Aku yakin Allah akan selalu menjagamu dan calon anakmu ini dengan segala macam cara, walaupun aku dan ibu tidak ada di sampingmu. Tapi kami akan sering-sering datang kemari untuk menjengukmu dan calon keponakanku."

Sejak saat itu, Arin dan ibunya sering datang ke kota dimana Tanti sekarang tinggal. Bahkan tak terasa, waktu berlalu begitu cepat.

Kini Tanti sudah memiliki seorang anak berumur enam tahun yang bernama Ade. Ade anak yang cerdas, pintar, dan berkepribadian sangat baik.

"Bu, aku berangkat ke sekolah, ya. Ibu nggak perlu antar aku, toh aku sudah besar bahkan aku sudah bisa menjaga ibu."

Ade yang baru duduk di kelas 1 SD, mempunyai sifat yang dewasa tidak sesuai dengan umurnya yang masih terlalu kecil.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bodyguard Seksi
9.7
Kehidupan Asalina berubah drastis setelah sebuah insiden tak terduga memaksanya menjadi pengawal pribadi seorang CEO miliarder yang sangat arogan. Terjebak dalam situasi pelik tanpa pilihan lain, ia terpaksa menandatangani kontrak kerja resmi yang mengikat dirinya. Kini, demi memenuhi kewajiban hukum yang telah disepakati, Asalina harus bersabar menghadapi perangai angkuh sang atasan setiap hari dalam pekerjaan barunya yang penuh tantangan.
Sampul Novel Duet Maut Janda dan CEO Badass
8.2
Pasca bercerai, Vina Pryanika (29) terjepit kesulitan finansial. Di bawah pengaruh alkohol, ia tidak sengaja menampar Eros Gaharu, seorang CEO teknologi yang terkenal kejam dan pemarah. Sebagai bentuk balasan, Eros meniduri Vina yang tidak berdaya. Di tengah konflik ini, Vina bertekad menghancurkan keluarga mantan suaminya. Keduanya pun bersekutu dalam kolaborasi mematikan demi menuntaskan dendam masing-masing. Akankah kemitraan ini menumbuhkan rasa yang tak terduga?
Sampul Novel Hasrat Dendam Suamiku
8.4
Briella Moretti dianggap beruntung karena menikah dengan pewaris keluarga terpandang, Adrian Maven. Namun di balik pernikahan mewah ini, Adrian hanya ingin membalas dendam dan menghancurkan hidup Briella. Ia berniat menyiksa batin istrinya perlahan. Tak disangka, ketulusan Briella justru mulai menyentuh hatinya. Adrian kini terjebak dalam dilema besar antara mempertahankan ego dendamnya atau menerima cinta yang mulai tumbuh.
Sampul Novel Jerat CEO: Jodoh Salah Tarik
7.9
Setelah menuntaskan aksi balas dendam terhadap mantan kekasih dan sahabat yang mengkhianatinya, Diva Gantari justru terjebak dalam situasi rumit. Akibat salah masuk toilet pria, ia bertemu dengan Elvan Sabil, seorang CEO berkuasa dari perusahaan multinasional raksasa. Meski Elvan menyelamatkan Diva dari kekacauan tersebut, bantuan itu tidaklah gratis. Sang konglomerat menuntut Diva membayar jasanya dengan cara yang tidak terduga, yaitu bersedia menjadi tunangannya.
Sampul Novel Kawin Kontrak dengan CEO Kejam
8.3
Penyiksaan yang tiada henti selalu terbayang di mata Elle, seorang Ayah yang seharusnya mengayomi malah sebaliknya dia dipaksa bekerja untuk mencari uang. Ayahnya semakin hari semakin gila. "Ayah, aku mohon hentikan!" isaknya sambil memohon. "Kamu menginginkan ini! Kamu seharusnya sudah menyiapkan uang yang aku butuhkan?!" "Ayah, hentikan! Sakit!" Elle seorang gadis berusia dua puluh dua tahun harus menanggung kehidupan yang pahit. Elle si gadis penari telanjang itulah profesinya saat ini. Kini ia bertekad untuk mengakhiri semua ini dia tidak ingin dijadikan budak lagi oleh Ayahnya, dia ingin keluar dari kehidupan yang kotor dia tidak ingin menjual tubuhnya lagi, malam ini adalah malam terakhir dia bekerja sebagai penari telanjang disebuah club.
Sampul Novel Menantuku Dari Keluarga Kaya
8.7
Saat menghadiri perayaan ulang bulan cucunya, seorang ibu justru mendapat cacian dari menantu dan besannya yang kaya raya hanya karena pakaian yang dikenakannya. Mereka bahkan melemparinya uang dan mengusirnya dengan kejam, menganggap putranya hanyalah barang jualan. Meski sang suami berusaha membela, hinaan yang mereka terima justru semakin menjadi-jadi. Namun, roda nasib berputar drastis ketika keluarga kaya yang sombong itu akhirnya harus berlutut memohon belas kasihan demi bertahan hidup.