APKDock Logo
Sampul Novel Kaka Iparku Brengsek

Kaka Iparku Brengsek

8.7 / 10.0
Nadia Pamungkas menghadapi petaka setelah memilih menetap di kediaman kakaknya, Tasya, di Jakarta. Kesibukan Tasya membuat Nadia sering berinteraksi dengan kakak iparnya, Aldo. Pria blasteran yang semula bersikap ramah itu lambat laun menunjukkan ketertarikan tak wajar pada Nadia. Keduanya pun terjebak dalam hubungan terlarang hingga melakukan kekhilafan fatal. Kini, keutuhan keluarga mereka berada di ambang kehancuran. Akankah skandal gelap ini terbongkar?

Kaka Iparku Brengsek Bab 1

Nadia buru-buru berlari dan melihat dari pintu utama, melihat mobil yang sangat mewah entah mobil siapa, matanya tidak berkedip sedikit pun seorang pria berkaca mata hitam keluar, dia membuka kacamatanya dan sedikit terkejut karena ternyata itu Aldo kakak iparnya.

Tiga tahun tidak bertemu rupanya membawa banyak perubahan, kakak iparnya terlihat sangat tampan tubuhnya tinggi dan memiliki kulit putih. Ditambah dia membawa mobil Mewah menambah kesan tampannya. Tapi anehnya rupanya dia sendiri dia tidak pulang bersama kak Tasya.

Padahal sebelumnya kak Tasya berjanji akan pulang ke rumah sambil menjemput Nadia, kami pun sudah tiga tahun tidak bertemu karena kesibukan mereka.

“Ibu, Kak Aldo sudah datang!”

Ibu segera menghampiri Nadia, lalu membuka pintu utamanya dan tersenyum pada menantunya, namun seketika senyumnya hilang saat mengetahui Aldo sendiri, Nadia tahu Ibu sangat berharap anak sulungnya pulang.

“Tasya tidak ikut, Aldo.”

Aldo menyalami Ibu, kemudian memeluk Ibu karena memang sudah lama tidak bertemu. Aldo pun kembali ke mobilnya mengambil sesuatu, rupanya kak Tasya membelikan banyak oleh-oleh untuk Ibu. Hanya untuk Ibu, karena memang Ibu sudah bercerai dengan Ayah.

Nadia pun keluar, kemudian tersenyum pada Aldo, kakak Iparnya, seketika Aldo tertegun menatap Nadia, merasa seperti ada yang aneh dengan wajah dan penampilannya. Nadia memang memakai pakaian seksi karena memang posisinya sedang bersantai di rumah.

“Kak Aldo!”

“Nadia?”

“Iya, aku Nadia.”

Aldo menatap Nadia dari atas sampai bawah, dia melihat sambil menggeleng, mungkin saja dia heran karena Nadia kini sudah beranjak dewasa, dulu mereka terakhir bertemu pada saat Nadia SMP kelas tiga.  Padahal mungkin bukan itu bisa jadi dia melihat Nadia terlalu seksi berpakaian.

“Kenapa, Kak.”

“Ah, enggak.”

Entah apa yang Aldo pikirkan, Nadia pun tidak tahu. Ibu langsung menyambut kedatangan menantunya, sambil meletakan oleh-oleh dari Kak Tasya dia mempersilakan Aldo untuk beristirahat terlebih dahulu. Walaupun Nadia tahu hati Ibu sedikit kecewa.

“Tasya sibuk, Bu. Dia tidak bisa pulang.”

“Kapan dia pulang? tiga tahun Ibu sudah tidak bertemu dengan dia.”

“Jika ada waktu dia akan pulang, hanya kebetulan hari ini dia harus ke luar kota ada urusan kantor .”

“Bagaimana kalian mau punya anak, Tasya saja selalu sibuk. Minggu saja dia harus tetap kerja.”

Aldo terlihat menghela napas kasarnya. Nadia pun tidak terlalu mau ikut campur urusan anak dewasa, dia lebih memilih tidur sebentar sebelum akhirnya berangkat ke Jakarta. Dia melirik sebelum meninggalkan keduanya, dan melihat jika Aldo menatapnya begitu intens.

Nadia menggeliat saat ibu membangunkannya, menyuruh bersiap-siap sebab hari sudah semakin sore, dengan rasa malas, Nadia bangkit dan segera membersihkan tubuhnya. Setelah selesai wanita itu segera keluar kamar dan menemui ibu.

“Kak Aldo ke mana, Bu?”

“Sekalian kamu bangunkan, dia tidur di kamar kak Tasya mungkin dia kecapean.”

Nadia  menghela napas sejenak, dia pikir Ibu membangunkannya karena Aldo sudah siap, namun ternyata pria itu masih tertidur. Dengan malas Nadia menuju kamar kakak iparnya dan mengetuk pintu, namun tidak ada yang menyahut, dia pun membuka gagang pintu dan membuka pintu dengan pelan. Wanita itu sungguh terkejut saat mendapati Aldo ternyata sedang bertelanjang dada, dia memakai celana boxer hitam dengan sedikit menyembul bagian bawah, dia mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk kecil lalu mendekati Nadia.

Nadia meneguk saliva saat mendapati pemandangan indah tersebut, jujur dia terkesima melihat tubuh indah Kakak iparnya, Nadia sudah dewasa dan bisa mengatakan jika tubuh kakak iparnya sangat bagus. Dan dia sungguh tertarik dengan tubuh Aldo.

Selama ini Nadia  belum pernah melihat tubuh pria mana pun, karena Ibuku sering mewanti-wanti dan membuat banyak peraturan melarang aku untuk tidak berpacaran, terkadang wanita itu lebih banyak mengurung diri dikamar mencari kebebasan di dunia maya. Padahal itu yang berbahaya karena luput dari pantauan kedua orang tuanya yang boleh dikatakan sedikit gaptek.

“Kenapa?”

Nadia sedikit salah tingkah, saat Aldo bertanya namun matanya sambil mengedip nakal. Apa maksud Aldo dirinya pun tidak paham. Namun buru-buru Nadia keluar dari kamar dengan jantung yang berdebar.

Aldo dan Tasya memang sudah lama tidak pulang, hampir tiga tahun keduanya tidak pernah mengunjungi orang tua Tasya, hari ini  Aldo disuruh oleh Tasya untuk menjemput adiknya karena dia ada urusan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan, akhirnya pria itu pun tidak bisa menolak dan memenuhi keinginan istrinya

Dia  terkejut saat melihat Nadia, ternyata adik Tasya sudah dewasa dia sangat cantik dengan perawakan tinggi, wajahnya berbeda dengan Tasya wanita itu terlihat dewasa dia pun lebih feminim, senyumnya manis dan menarik  berbeda dengan saat dirinya lihat dulu tiga tahun yang lalu saat dirinya baru kelas tiga SMP.

Obrolan yang sering Tasya dan Aldo hindari adalah dengan Ibu, wanita itu sering bertanya kapan mereka mendapatkan momongan, sebetulnya bukan tidak ingin, setiap hari pun bahkan mereka selalu berikhtiar,  Aldo hanya mendengarkan apa yang ibu sarankan sambil mengangguk, sedikit mengantuk yang sengaja dia buat,

Ibu pun mengira jika menantunya memang mengantuk dan menyuruh untuk pindah ke kamar, namun di dalam kamar bukannya pria itu tidur, dirinya malah memikirkan hal yang tidak-tidak, hanya gara-gara  melihat Nadia berpakaian seksi.

Aldo membayangkan tubuh indah adiknya Tasya. dia pun mandi setelah cairan kental keluar dari miliknya, entah apa yang terjadi dengan dirinya hanya membayangkannya saja dia bisa begitu, dan dia tidak bisa mengontrol diri.

Selama perjalanan menuju Jakarta mereka berdua tidak banyak mengobrol, Aldo fokus dengan jalanan dan Nadia fokus dengan ponselnya sambil sesekali tersenyum, Aldo hanya melirik sesekali penampilan Nadia, bahaya jika wanita itu selalu berpakaian seperti ini bukan hanya Aldo saja yang imannya akan pudar namun pria lain pun sama.

Sampai akhirnya mereka pun sampai, berkali-kali Nadya bertanya   meyakinkan dirinya jika benar ini adalah rumah kakaknya . Mungkin wanita itu terkejut karena besarnya rumah mereka saat ini, dia pun belum pernah mengunjungi rumah ini sehingga dia baru tahu. Aldo  mempersilakan Nadia masuk, dia merasa terpukau dengan isi rumah mereka. Tasya memang jago dalam membuat desain rumah selain itu dia juga gemar mengoleksi barang-barang unik.

Aldo membawa barang-barang milik Nadia, wanita itu sudah terlebih dulu mendorong kopernya masuk dan melihat suasana rumah, dia tidak canggung lagi dia tampak menganggap rumah ini seperti rumahnya.

“Kak Aldo, kamarku di mana?” Aldo menunjuk ke lantai atas, Aldo dan Tasya sudah membicarakan ini, dan sudah merapikan kamar atas untuk menjadi kamar adiknya. Dengan antusias Nadia pun mengangkat koper miliknya menuju lantai atas napasnya tersengal begitu dia sampai di depan pintu. Aldo segera membuka pintu kamar untuk Nadia, dan dia tersenyum begitu melihat kamar tersebut.

“Bagaimana, kamu suka?”

“Aku suka, Kak terima kasih.”

Aldo keluar dari kamar membiarkan Nadia beristirahat sejenak, sementara dirinya memesan makanan untuk sore nanti.  Namun baru melangkah beberapa langkah menyusuri anak tangga wanita itu menjerit dari dalam kamar, Aldo segera kembali dan melihat apa yang terjadi dia memeluk Aldo dengan hanya memakai sehelai handuk.

“Ada apa?”

Lanjut Membaca

Daftar Isi Kaka Iparku Brengsek

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel DANGEROUS MAN
9.8
Athur Paker, CEO ternama sekaligus mahasiswa, menyembunyikan sisi gelap yang haus darah. Kehidupan dinginnya berubah total saat ia terobsesi pada Shena, gadis ceria yang berani menolak ajakannya. Tak menerima penolakan, Athur memakai paksaan untuk mengklaim Shena. Kini, hidup damai Shena hancur dalam jeratan sang psikopat tanpa jalan keluar. Di tengah penderitaan itu, rahasia masa kecil mereka mulai terkuak. Akankah identitas asli Athur membawa petaka baru bagi masa depan Shena?
Sampul Novel Dia Mengambil Rumah, Mobil, Dan Hatiku
8.4
Saat cinta lama Kevin kembali, ia memilih menceraikan Flora. Bukannya menangis, Flora justru menuntut vila, mobil mewah, serta setengah dari total harta mereka. Kevin terkejut dan baru menyadari bahwa sang istri adalah sosok genius yang selama ini mengatur kesuksesan finansialnya. Sadar telah kehilangan pilar penting dalam hidup dan bisnisnya, kini Kevin harus berjuang keras demi mendapatkan kembali hati Flora yang telah ia lepaskan.
Sampul Novel Hasrat Poligami
8.2
Kebahagiaan pernikahan Salma runtuh tanpa sisa setelah rahasia besar Farhan terungkap. Sang suami rupanya telah berpoligami di belakangnya, menorehkan luka batin yang teramat perih bagi Salma sebagai istri pertama. Di tengah badai pengkhianatan ini, masa depan rumah tangga mereka kini dipertaruhkan. Sanggupkah rasa cinta yang dulu ada menyelamatkan pernikahan mereka, ataukah perpisahan menjadi jalan akhir untuk menyudahi penderitaan ini?
Sampul Novel Kehormatan Keluarga & Cinta Sejati
7.9
Alina terpaksa menikahi Aldric demi menyelamatkan kehormatan keluarganya dari gunjingan publik. Pernikahan tanpa cinta ini membuatnya menderita, sebab hatinya masih terpikat pada Damien yang dulu meninggalkannya. Alina sangat membenci Aldric, namun sang suami terus berusaha meruntuhkan sikap dinginnya. Keadaan kian pelik ketika Damien kembali dan berniat merebutnya lagi. Kini, Alina bimbang antara mempertahankan ikatan barunya atau pulang pada cinta pertamanya.
Sampul Novel PLAYMATE
9.1
Demi mendapatkan pulau pribadi di Yunani dari orang tuanya, Sally Beatrice harus menyelesaikan tantangan berat. Putri tunggal yang manja ini wajib bekerja menjadi pelayan di tempat rahasia selama satu bulan. Awalnya Sally yakin bisa melewatinya dengan mudah. Namun, segalanya berubah rumit saat ia bertemu Roland Filemon, pria tampan misterius yang terus menguji fokusnya. Mampukah Sally bertahan demi impiannya, atau ia akan memilih menyerah?
Sampul Novel Trapped In Past Love
8.4
Sejak kecil, Caca dan Dafa berbagi ikatan persahabatan yang sangat erat. Namun, seiring waktu, benih cinta mulai tumbuh di hati Caca untuk sahabatnya itu. Situasi menjadi rumit karena Dafa tumbuh menjadi sosok playboy yang kerap berganti kekasih, hingga sering mengabaikan dan menggoreskan luka di hati Caca. Di tengah dilema ini, akankah jalinan perasaan mereka mampu bersatu dalam komitmen cinta yang tulus, atau justru selamanya terjebak dalam batas persahabatan saja?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan