APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Janji yang Dikhianati, Cinta yang Terluka

Janji yang Dikhianati, Cinta yang Terluka

Setelah mengetahui tunangannya menjalin hubungan dengan cinta pertamanya, seorang wanita diam-diam menggugurkan kandungan yang belum genap tiga bulan. Penderitaannya memuncak saat sang tunangan memaksanya mengosongkan kamar utama demi wanita lain itu. Bahkan, pesta pertunangan mereka diubah menjadi acara penyambutan sang cinta pertama hingga dirinya dipermalukan di depan umum. Enggan bertahan dalam pengkhianatan, ia merobek gaunnya dan memilih menikahi pria dari kencan buta.
Bab
Bagikan

Bab 3

Dia berujar dengan nada menyelidik, "Anna, jangan salah paham. Aku cuma nggak sempat belikan hadiah ulang tahun untuk Nia. Aku akan belikan sesuatu yang lebih bagus untukmu nanti."

"Emm, aku mengerti. Mendaur ulang barang juga hal yang baik."

Lagi pula, aku akan segera menikah. Tidak ada gunanya juga aku menyimpan cincin itu.

Samuel menghela napas lega, lalu bertanya, "Aku sudah lihat surat pengunduran dirimu. Kenapa kamu tiba-tiba memutuskan untuk berhenti?"

Ternyata, dia sudah mengetahuinya dari awal, tetapi tidak sempat berbicara denganku. Aku menjawab, "Aku capek dan ingin istirahat."

Dia setuju tanpa ragu. "Bagus juga. Berhubung sudah berhenti kerja, kamu bisa tinggal di rumah untuk rawat kandunganmu. Aku akan hidupi kamu. Nanti, pulanglah untuk makan."

Aku tanpa sadar menyentuh perutku yang sudah kosong dan menjawab, "Oke."

Aku mengemasi barangku, lalu naik taksi untuk pulang ke rumah.

Samuel yang tidak pernah memasak sudah menyiapkan meja penuh makanan. Aku meliriknya dan menemukan semuanya adalah hidangan pedas. Aku punya penyakit asam lambung dan tidak dapat makan yang pedas-pedas. Ternyata makanan itu bukan dimasak untukku.

Samuel melihatku dan berujar, "Hari ini ulang tahun Nia. Dia nggak terbiasa makan makanan luar, makanya aku kepikiran untuk masak buatnya. Ayo makan bersama."

"Aku nggak bisa makan makanan-makanan itu. Kalian makan saja sendiri."

Aku berbalik dan hendak kembali ke kamar.

Sonia tiba-tiba berkata dengan sedih, "Kak Sam, apa Kak Anna nggak menyambutku? Kalau begitu, lebih baik aku pergi."

Raut wajah Samuel juga menjadi agak masam. "Anna, bisa nggak kamu berhenti merajuk? Aku sudah jelaskan ini ulang tahun Nia. Sekarang, aku yang masak sendiri dan mengajakmu makan. Kamu malah marah dan mau buat semua orang nggak senang?"

Aku menjawabnya dengan sangat serius, "Aku nggak merajuk, cuma punya penyakit asam lambung."

Aku terkena penyakit asam lambung karena menggantikannya minum alkohol saat bernegosiasi proyek dulu. Namun, dia tetap tidak puas dengan jawabanku.

Samuel mengambil sepotong kue dan berkata, "Kalau nggak bisa makan yang pedas, makan yang manis nggak masalah, 'kan!"

Sebelum aku sempat mengatakan apa-apa, Sonia mulai memprovokasi, "Aku cuma mau berbagi kebahagiaan ulang tahunku dengan Kakak. Aku nggak nyangka kamu malah nggak senang. Dengar-dengar, Keluarga Darmanto sudah menampungmu selama 15 tahun. Demi hal itu, aku harap kamu nggak mempersulit Kak Sam."

Aku mau tak mau merasa semua ini sangat konyol. Sepertinya, Samuel sudah terbiasa meremehkanku, jadi dia juga membiarkan orang-orang di sekitarnya menggunakan jasa itu untuk menekanku. Memang benar aku ditampung orang lain selama 15 tahun, tetapi aku sudah melunasi utangku padanya.

Baru saja aku hendak menolak, sesendok kue sudah dimasukkan ke mulutku dengan tidak sabar.

Samuel membuang sisa kue itu ke tempat sampah sambil merepet, "Cuma disuruh makan saja juga banyak tingkah!"

Aku mau tak mau menelan kue di dalam mulutku, tetapi tiba-tiba menyadari ada yang tidak beres. Ada selai mangga di dalamnya, sedangkan aku alergi mangga.

Namun, sudah terlambat. Wajahku memerah dan aku tidak bisa bernapas. Aku berjongkok di lantai sambil memegangi dadaku dan bernapas terengah-engah.

Melihat keadaanku, Samuel sedikit panik. "Anna, kamu kenapa ...."

Dia mencoba mengulurkan tangan untuk membantuku, tetapi Sonia berbicara dengan suara manja lagi, "Sam, to ... tolong aku! Aku tersedak gara-gara terlalu gugup melihat amarah Kak Anna."

Begitu mendengar ucapan Sonia, kepanikan di mata Samuel langsung lenyap, lalu digantikan oleh kekhawatiran dan sakit hati.

Dia segera menggendong Sonia dan menatapku dengan kesal. "Annalise! Ini semua salahmu! Gara-gara kamu merajuk terus, Nia jadi tersedak. Kalau terjadi apa-apa padanya, apa kamu bisa tanggung jawab!"

Seusai memarahiku, Samuel pun menggendong Sonia dan segera keluar.

Sebelum pergi, aku melihat raut wajah Sonia yang penuh kemenangan dan seolah-olah sedang berkata, 'Lihat saja, waktu disuruh pilih salah satu di antara kita, dia pasti memilihku.'

Dalam seketika, suasana di rumah menjadi hening. Aku merasa kesakitan hingga hampir tidak dapat bernapas lagi. Aku dengan panik meraih ponselku dan menelepon ambulans.

Ketika membuka mata lagi, Samuel sedang duduk di samping ranjang pasienku. Melihatku sudah sadar, dia meremas tanganku erat-erat. "Anna ...."

Seorang perawat yang datang untuk memeriksaku menyela kata-katanya. Setelahnya, dia baru bertanya dengan cemas, "Anak kita baik-baik saja, 'kan?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Dendam & Penyesalan
8.3
Lima tahun pernikahan Sofia dipenuhi duri karena dendam Adrian pada keluarganya. Di tengah perjuangan melawan kanker, Sofia harus menghadapi pengkhianatan suaminya yang berpaling ke wanita lain. Ketika ayahnya jatuh koma dan kebenaran pahit terungkap, Sofia yang hancur memilih mengakhiri hidup demi melunasi masa lalu. Kematian tragis ini meninggalkan penyesalan mendalam bagi Adrian. Ia bersimpuh memohon ampun, tetapi semuanya sia-sia karena Sofia telah pergi selamanya dengan luka.
Sampul Novel Dicintai Raja Siluman Ular
9.4
Demi cinta dan harta, Alana nekat menikahi Cakra meski tanpa restu. Namun, pernikahan impian itu berubah jadi teror mengerikan. Alana kerap menemukan ular liar raksasa di ranjangnya akibat kegemaran aneh sang suami. Tak hanya itu, ia terus dihantui mimpi erotis bersama sosok asing yang tak dikenal. Saat mencoba menyelidikinya, Alana menemukan fakta kelam tentang hilangnya mantan istri Cakra secara misterius. Kecurigaan pun membuncah, siapa sebenarnya sosok suaminya itu?
Sampul Novel Duri Pernikahan
8.6
Setahun berpacaran membuat Sasy Mentari, mahasiswi 19 tahun, yakin menikahi Satya. Namun, kesempurnaan sang dosen sirna seketika usai akad nikah terucap. Satya yang dahulu begitu hangat tiba-tiba berubah menjadi sosok yang dingin serta kasar. Di tengah kepedihan yang terus menyiksa batinnya, Sasy bertekad mengungkap misteri perubahan drastis suaminya. Sanggupkah ia tetap bertahan ketika biduk rumah tangga yang ia jalani kini justru dipenuhi duri yang melukai?
Sampul Novel Gairah Liar Dibalik Jilbab
8.7
Sebelum bertolak ke Jakarta, Arman nekat menunjukkan hasrat terpendam kepada ibunya sendiri di atas ranjang. Sang ibu terkejut dan sempat menolak keras aksi putranya itu demi menghindari dosa besar hubungan sedarah. Namun, belaian lembut Arman justru menyalakan gairah baru yang tak pernah ia dapatkan dari sang suami. Perlahan, pertahanan sang ibu runtuh seiring dirinya yang mulai terhanyut dalam kenikmatan terlarang bersama anak kandungnya.
Sampul Novel Ipar adalah Maut Pernikahan
9.6
Dian terjebak dalam hubungan terlarang bersama Raihan, pria yang terkunci dalam pernikahan dingin. Walau terus dirongrong rasa bersalah pada suaminya, Galih, serta Laras yang merupakan sahabatnya, ia tak berdaya untuk lepas. Niat Dian untuk menjauh justru memicu obsesi Raihan yang makin menjadi. Keadaan kian genting saat Laras tiba-tiba mendatangi kamar Dian. Kini, rahasia kelam ini mengancam menghancurkan nama baik, persahabatan, dan seluruh masa depan Dian.
Sampul Novel Putri Yang Ditukar
8.8
Dibuang sejak kecil ke panti asuhan, Syaqilla harus menghadapi kenyataan pahit saat ibu kandungnya kembali. Alih-alih kasih sayang, kepulangan sang ibu justru membawa penderitaan baru. Dua tahun kemudian, ia bahkan tega menjual Syaqilla kepada rentenir demi melunasi tumpukan utangnya. Mengapa sang ibu begitu membencinya hingga merusak masa depannya? Kini, Syaqilla terjebak dalam dilema batin antara bakti anak dan kepedihan yang mendalam.