APKDock Logo
Sampul Novel Janji yang Dikhianati, Cinta yang Terluka

Janji yang Dikhianati, Cinta yang Terluka

8.3 / 10.0
Setelah mengetahui tunangannya menjalin hubungan dengan cinta pertamanya, seorang wanita diam-diam menggugurkan kandungan yang belum genap tiga bulan. Penderitaannya memuncak saat sang tunangan memaksanya mengosongkan kamar utama demi wanita lain itu. Bahkan, pesta pertunangan mereka diubah menjadi acara penyambutan sang cinta pertama hingga dirinya dipermalukan di depan umum. Enggan bertahan dalam pengkhianatan, ia merobek gaunnya dan memilih menikahi pria dari kencan buta.

Janji yang Dikhianati, Cinta yang Terluka Bab 1

Aku menggugurkan bayiku yang usianya belum genap tiga bulan tanpa sepengetahuan tunanganku. Dia sedang menjalin hubungan penuh gairah dengan cinta pertamanya.

Agar cinta pertamanya itu merasa betah, dia langsung menyuruhku mengosongkan kamar tidur utamaku untuk cinta pertamanya. Dia bahkan mengubah pesta pertunangan kami menjadi pesta penyambutan untuk cinta pertamanya, juga membiarkanku menjadi bahan tertawaan semua orang.

Aku pun berbalik, memotong gaun pertunanganku, dan setuju untuk menikahi pasangan kencan butaku.

Kakak perempuanku mengirimkan foto pasangan kencan butaku. Aku hanya meliriknya sekilas, lalu menutupnya dan membalas pesan kakakku.

[ Aku setuju. Kamu bantu saja aku mengaturnya. Tapi, aku butuh tiga hari untuk selesaikan segala sesuatu di sini. ]

Tiga hari sudah cukup bagiku untuk mengucapkan selamat tinggal pada segala sesuatu di sini.

Pesta pertunanganku telah diubah menjadi pesta penyambutan untuk Sonia. Lanjut tinggal di sini hanya akan membuatku menjadi bahan tertawaan. Aku membuang gaunku yang sobek dan bersiap-siap untuk pulang.

Namun, seseorang malah sengaja tidak ingin melepaskanku.

"Kak Anna, maaf pertunanganmu jadi tertunda. Sam bersikeras adakan pesta penyambutan untukku hari ini. Berhubung dia terlalu antusias, aku nggak bisa menolak. Jangan marah, ya."

Sonia menghampiriku dengan dagu terangkat dan tersenyum, seolah-olah takut aku tidak melihat bekas ciuman yang jelas di lehernya. Dia dengan berani memamerkannya dengan harapan ingin melihat bagaimana aku akan menggila saking cemburunya. Sayangnya, keinginannya kali ini tidak terpenuhi. Sebab, aku sudah tidak peduli lagi.

"Emm, aku nggak keberatan," jawabku dengan acuh tak acuh.

Semua kata-kata yang sudah disiapkannya pun tercekat di tenggorokannya.

Aku meraih tasku dan langsung pulang. Begitu sampai di rumah, wajahku memucat karena kesakitan. Ternyata, aku memang belum pulih total.

Seminggu yang lalu, tanpa peduli pada penolakanku, Samuel Darmanto bersikeras membawa Sonia pulang untuk tinggal bersama kami. Aku mengancam akan pindah keluar, tetapi Sonia akhirnya tetap tinggal di rumah kami.

Pada saat itu juga, aku tahu bahwa tidak ada seorang pun yang bisa menandingi posisi Sonia di hatinya. Keesokan harinya, aku langsung pergi ke rumah sakit untuk aborsi.

Aku menahan rasa sakit dan mencari obat pereda nyeri. Tepat setelah aku selesai minum obat, Samuel tiba-tiba kembali.

Melihatku terkulai di sofa, dia dengan santainya melempar jasnya kepadaku dan berkata, "Aku sudah pulang."

Setiap kali dia pulang dulu, aku akan dengan senang hati mengambil jasnya dan menggantungnya. Sekarang, melihat aku bahkan tidak repot-repot bergerak, dia pun kehilangan kesabarannya.

"Aku tahu kamu nggak senang karena perubahan pesta dadakan malam ini, tapi kamu juga nggak perlu bersikap begitu kentara, 'kan? Kamu pergi sebelum pestanya selesai, gimana dengan harga diri Nia?"

Namun, dia yang jelas-jelas telah menunda pesta pertunangan kami. Kenapa dia tidak peduli pada harga diriku?

Melihatku tidak berkata apa-apa, Samuel menghampiriku dan mencoba menarik lenganku. Alhasil, begitu berjalan mendekat, dia melihatku yang pucat pasi dan memegangi perutku. Dia pun terkejut. "Kamu kenapa?"

"Sakit maag," jawabku dengan asal.

Dia mengerutkan kening, lalu meletakkan kantong yang dipegangnya di atas meja. "Berhubung kamu lagi nggak enak badan, lupakan saja. Ini makanan yang kubawa khusus untukmu. Anggap saja ini kompensasiku atas pergantian acara pesta yang mendadak. Panaskan dan makanlah."

Melihat kantong di atas meja, aku tahu itu caranya membujukku. Setiap kali kami bertengkar, dia akan membelikanku sesuatu yang lezat untuk menghiburku. Seiring berjalannya waktu, itu sudah menjadi kebiasaan.

Aku membawa kantong itu ke dapur karena memang lapar setelah sibuk seharian. Namun, setelah membukanya, aku baru menyadari kantong itu penuh dengan sisa makanan dari pesta tadi. Bahkan ada beberapa pita dari pesta penyambutan yang tercampur dengan makanan. Aku langsung membuang seluruh kantong itu ke tempat sampah.

Ketika aku keluar, Samuel sedang menonton video di ponselnya sambil tertawa terbahak-bahak. Itu adalah video dari pesta hari ini, di mana dia dan Sonia berpelukan mesra dengan disoraki semua orang.

Berhubung sofa sudah terisi, aku langsung mengambil ponselku dan masuk ke kamar. Kebetulan, kakakku menelepon.

"Anna, aku sudah bantu kamu atur semuanya. Akhirnya kamu sadar juga. Sudah kubilang Samuel itu nggak bisa diandalkan. Dulu, dia depresi dan hampir mati gara-gara cewek itu. Mana mungkin dia bisa memperlakukanmu dengan sepenuh hati?"

Benar. Sonia adalah cinta pertama Samuel. Mereka telah berpacaran selama tiga tahun dan hampir menikah. Sementara itu, aku hanyalah orang malang yang harus tinggal bersama Keluarga Darmanto setelah orang tuaku meninggal dalam kecelakaan mobil.

Jika bukan karena Sonia pergi ke luar negeri tanpa meninggalkan jejak, mana mungkin aku bisa jadi pasangan Samuel?

"Iya, makanya aku akan segera meninggalkannya," jawabku dengan acuh tak acuh.

Kakakku merasa kasihan padaku. "Anna, kamu bodoh sekali. Kesehatanmu pada dasarnya kurang baik, tapi kamu malah harus kehilangan anakmu gara-gara bajingan itu."

"Nggak apa-apa, Kak. Semuanya sudah berakhir." Aku mengganti topik pembicaraan. "Tapi, aku pernah aborsi. Apa pria itu nggak keberatan?"

Kakakku langsung bersemangat. "Jangan khawatir, dia sama sekali nggak keberatan. Tahu nggak ...."

Dia mulai bercerita panjang lebar tentang betapa baiknya pasangan kencan butaku itu.

"Orangnya kedengaran lumayan baik. Aku sudah mulai menantikan pernikahan ini."

Saat aku selesai bicara, suara Samuel tiba-tiba terdengar dari belakangku. "Pernikahan? Pernikahan apa?"

Lanjut Membaca

Daftar Isi Janji yang Dikhianati, Cinta yang Terluka

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Asmara Mendendam
9.5
Demi pekerjaan, Nezza nekat tinggal di kos angker dan jatuh hati pada Ari, anak pemilik kos yang bersikap dingin. Walau harus bersaing dengan Adelina dan Putri yang agresif mendekati Ari, kekaguman Nezza tak luntur. Situasi mencekam saat teror mistis melanda, namun Ari curiga ada dalang manusia di baliknya. Ketegangan memuncak ketika Rahma menuduh Jessy sebagai pelaku teror sekaligus pembunuh mahasiswi dua tahun lalu. Akankah misteri kelam ini terpecahkan?
Sampul Novel Duet Maut Janda dan CEO Badass
8.2
Pasca bercerai, Vina Pryanika (29) terjepit kesulitan finansial. Di bawah pengaruh alkohol, ia tidak sengaja menampar Eros Gaharu, seorang CEO teknologi yang terkenal kejam dan pemarah. Sebagai bentuk balasan, Eros meniduri Vina yang tidak berdaya. Di tengah konflik ini, Vina bertekad menghancurkan keluarga mantan suaminya. Keduanya pun bersekutu dalam kolaborasi mematikan demi menuntaskan dendam masing-masing. Akankah kemitraan ini menumbuhkan rasa yang tak terduga?
Sampul Novel Istri Yang Tersiksa
8.7
Tiga tahun lamanya Rania Alvi menanggung kepedihan dalam pernikahan dingin dengan pengusaha kaya, Rizky Wira. Berstatus sebagai istri kedua, hidupnya kian terasing akibat bayang-bayang Inez, sang mantan istri. Ketika divonis mengidap kanker stadium dua, kondisi fisik dan mental Rania runtuh hingga ia nekat menggugat cerai. Namun, Rizky menolak keras dan bersumpah tak akan melepaskannya. Kini, Rania terperangkap dalam obsesi sang suami, bergelut dengan rasa sakit tanpa celah untuk bebas.
Sampul Novel Kini Aku Melupakanmu
9.3
Demi mewujudkan pernikahan impian Clara yang sekarat karena kanker, Ryan Badawi meminta Mona meminum obat amnesia sementara selama tiga hari. Ryan berjanji akan memberikan obat penawar setelahnya agar mereka bisa kembali bersama. Mona langsung menelan obat itu demi memenuhi desakan Ryan. Namun, Ryan tidak menyadari bahwa formula amnesia tersebut adalah hasil penelitian Mona sendiri yang sebenarnya tidak memiliki penawar sama sekali. Dalam tiga hari, Mona akan melupakan Ryan untuk selamanya.
Sampul Novel KUNCI LATHI
8.7
Azalia terbangun tanpa memori sedikit pun tentang masa lalunya. Satu-satunya petunjuk yang tersisa hanyalah kepingan mimpi buruk yang terasa begitu nyata dan mengerikan. Kehilangan identitas secara misterius memaksa gadis ini hidup dalam ketakutan yang mencekam. Kini, di tengah kegelapan yang terus mengepung, ia harus berjuang keras mencari jawaban. Mampukah ia mengungkap kebenaran di balik jati dirinya yang hilang dan lolos dari jeratan teror yang tiada henti?
Sampul Novel Mr. Ergan Obsession
8.5
Kehidupan mapan sebagai pewaris tunggal dan CEO di Jakarta tak membuat Ergan Tirta Alviano mudah mendapatkan segalanya. Ia justru terobsesi pada Andira, perempuan sederhana yang berani menolak cintanya demi menjaga kesetiaan pada sang kekasih. Meski ada jurang pemisah status sosial, Ergan yang berwatak keras tidak menyerah. Melalui berbagai siasat halus hingga pemaksaan, ia bertekad merebut hati Andira. Akankah ambisi yang penuh emosi ini mampu berubah menjadi cinta yang tulus?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan