APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jangan Main Api Denganku, Mas

Jangan Main Api Denganku, Mas

Lima tahun menikah, aku mengira Mas Bambang adalah suami yang setia. Namun, semua ilusi itu sirna saat perselingkuhannya terungkap. Menghadapi pengkhianatan ini, aku memilih tidak gegabah. Kubiarkan dia terus bersandiwara dengan dustanya, sementara aku diam-diam menyusun taktik matang untuk merampas seluruh hartanya. Aku akan bermain rapi hingga dia jatuh miskin dan mengemis maaf. Pengkhianatan perih ini akan kubalas dengan penyesalan seumur hidup yang takkan pernah bisa dia lupakan.
Bab
Bagikan

Bab 2

SEBELUM BACA KLIK BERLANGGANAN DULU YA

**************** ****************

Sejak kemarin, Mas Bambang suamiku, memang tak ada di rumah. Dia sedang meninjau proyek baru yang ada di provinsi lain, biasanya sih dia tak akan pulang sampai tiga atau lima hari. Dan itu sudah seperti kegiatan rutin baginya, yang berprofesi sebagai seorang kontraktor. Tentu saja aku pun tak pernah mencurigainya, yang benar-benar mencari nafkah untuk keluarga.

Kami sudah menikah selama lima tahun, namun memang hingga kini, kami belum di percaya oleh Allah untuk memiliki momongan. Namun, hal itu tak pernah menjadi permasalahan buat kami, aku dan Mas Bambang sabar menanti, hingga malaikat itu benar-benar datang di kehidupan rumah tangga kami.

"Mas, maaf ya, hingga usia pernikahan kita yang sudah lima tahun ini, aku belum bisa memberikan seorang anak," ucapku dulu, sering kuucapkan di saat kami sedang berduaan.

"Kenapa harus minta, Dek? Memang kita belum dikasih oleh Allah. Jangan ngomong begitu lagi, ya. Aku ini mencintaimu dengan tulus dan apa adanya, dan dalam keadaan apapun." Jawaban itulah yang selalu diberikan Mas Bambang.

Saat awal kami menikah dulu, suamiku bukanlah seorang kontraktor, tapi dia hanyalah seorang mandor proyek biasa. Dan aku, bekerja di sebuah Bank Swasta saat itu. Dengan uang simpanan kami berdua, akhirnya Mas Bambang mulai berani mengambil proyek sendiri , dan alhamdulillah proyek yang dikerjakannya berjalan lancar dan mendapat untung banyak.

Sejak saat itu, dia menjadi kontraktor yang sukses, dan di satu tahun pernikahan kami, dia memintaku untuk resign, dan menjadi ibu rumah tangga seutuhnya. Jadi, aku menemaninya dari nol hingga bisa sukses seperti sekarang ini.

Lebih baik aku sekarang menghubunginya, untuk mencari kebenarannya dan kembali meyakinkanku, bahwa apa yang tadi di bilang oleh gadis itu, hanya bohong belaka.

Segera aku kembali ke kamar, untuk mengambil ponselku, sebelumnya aku akan menutup pintu pagar dulu.

"Itu tadi siapa sih, Vin? Kok kayaknya marah-marah gitu?" tanya Ria tetangga depan rumahku.

Haduh, kenapa si janda biang gosip itu tahu kedantangan gadis tengil itu, sih? Bisa jadi berita heboh se kompleks nih, jika sampai dia tahu apa yang di katakan gadis itu.

"Oh, itu tadi orang tanya alamat, Mbak Ria," jawabku asal.

"Tanya alamat kok pakai teriak-teriak sih?!" katanya lagi, kepo.

"Nggak teriak kok Mbak," jawabku.

"Aku tadi dengar kok, dia malah nyebut nama suamimu juga! Jangan-jangan, gundiknya si Bambang ya?!" ucapnya sambil melipat kedua tanganya ke depan.

"Astaghfirullahaladzim, ngomong apa sih kamu itu, Mbak! Sudah ah, aku mau mandi dulu, gerah ini!" ucapku.

"Ah dasar, kamu itu memang jago ngeles Vin!"

Tak lagi kuhiraukan perkataanya itu, langsung ku kunci gerbang depan dan meninggalkannya masuk kedalam. Si janda kepo itu tak akan membiarkanku lolos begitu saja jika kuladeni. Hanya menambah emosi saja!

Segera kuambil ponselku yang ada diatas nakas, tentu saja untuk menelepon Mas Bambang. Namun aku jadi penasaran membuka chat aplikasi hijauku, karena sepertinya banyak chat masuk.

Ternyata ada empat puluh lima pesan di grup RT 8, grup guyup rukun semua warga RT delapan yang berisikan tiga puluh orang ibu-ibu kompleks. Perasaanku sebenarnya sudah tak enak, takut kalau Mbak Ria membuat gosip. Langsung ku baca chat dari awal.

[Berita anget nih! Si Vivin baru saja di datangin gundiknya Bambang loh!]

Chat pertama itu tentu saja di kirim oleh Mbak Ria. Astaghhfirullah, benar-benar kebangetan nih orang. Kemudian ibu-ibu lainnya menimpali chat itu, sebagian malah memanggil namaku untuk meminta konfirmasi.

[Eh masak sih, Pak Bambang kan orang baik nggak mungkin nglakuin kayak gitu?]

[Bisa jadi sih, kan mereka belum punya anak sampai sekarang.]

[Jangan buat gosip ngawur dong, Mbak Ria sebelum ada bukti.]

Seperti itulah, sebagian komentar para tetangga, biasalah emak-emak pasti langsung berkomentar dengan adanya berita hangat seperti ini. Hingga akhirnya, Bu RT mengirim chat di grup itu.

[Masih pagi jangan pada gosip ya ibu-ibu. Mending cepat masak untuk suami dan anak-anaknya. Sudah ya hal ini belum tentu benarnya, nanti malah menimbulkan fitnah. Kita tunggu hingga Mbak Vivin memberi konfirmasi ya.]

Langsung saja kukirim chat sebagai konfirmasi di grup itu, tentunya dengan sedikit kebohongan. Karena aku tak mau kondisi rumah tanggaku jadi konsumsi publik, lagian apa yang di bicarakan gadis tengil tadi juga belum tentu benarnya kok.

[Semua yang dikatan Mbak Ria itu tidak benar. Tadi memang ada gadis muda yang datang, namun hanya menanyakan alamat saja. Jadi tolong jangan membuat berita yang tidak benar ini menjadi panjang. Terima kasih.]

Semoga saja konfirmasiku tadi benar-benar membuat semua diam, bukan hanya di dunia maya namun di dunia nyata juga. Amit-amit deh jangan sampai gosip ini benar-benar terjadi dalam rumah tanggaku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Memang Begitu
8.3
Kematian tragis mengakhiri hidup sang protagonis yang lelah bersaing dengan Emma Moore, anak angkat kesayangan orang tuanya yang bahkan menerima donor retinanya dan menikahi kakak kandungnya sendiri. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua. Terlahir kembali di kehidupan baru, ia memutuskan untuk berhenti memedulikan orang lain dan tidak lagi mengejar persaingan yang sia-sia. Dengan fokus sepenuhnya pada diri sendiri, ia justru menemukan jalan menuju kebahagiaan sejati yang tidak pernah ia duga sebelumnya.
Sampul Novel Ipar Tercinta
8.1
Wasiat terakhir sang kakak sebelum mengembuskan napas terakhir menjungkirbalikkan dunia Diraya Paramitha. Di usianya yang masih sangat muda, Dira dituntut mengemban tanggung jawab besar sebagai ibu sambung bagi keponakannya sekaligus istri baru bagi Wira Dharmawan. Pernikahan mendadak ini menguji kedewasaannya. Akankah benih cinta yang tulus tumbuh di antara mereka seiring waktu, ataukah hubungan ini selamanya bertahan hanya demi menunaikan kewajiban terhadap sang anak?
Sampul Novel Kisah Cinta Di Negeri Gaib
7.9
Rencana Andrian melamar Afifa di Pulau Sempu bersama sahabat mereka berakhir tragis. Afifa, gadis indigo yang dapat menyentuh makhluk halus, terjebak di dimensi astral setelah memikat hati sosok gaib bernama Aqeel. Di tengah misteri dunia lain, Afifa berjuang keras untuk meloloskan diri. Di alam nyata, Andrian yang setia terus menanti kepulangan kekasihnya yang hilang secara misterius, serta dengan tegas menolak untuk menikahi wanita lain.
Sampul Novel Pembalasan Seorang Ibu
9.2
Tragedi kebakaran TK merenggut nyawa Nea yang berusia empat tahun akibat kelalaian ayahnya sendiri, Haris. Sebagai petugas pemadam kebakaran, Haris justru mengabaikan jeritan istrinya demi menyelamatkan putri dari cinta masa lalunya, Stella Prisa. Di saat sang istri meratapi abu jenazah anak mereka dalam kesendirian, Haris justru memilih menemani Stella. Pengkhianatan kejam ini memicu rasa sakit mendalam dan tekad sang ibu untuk menuntut balas, memastikan Haris membayar mahal keputusannya seumur hidup.
Sampul Novel Penghianat Itu Sahabatku
8.3
Hubungan dekat Sabila dan Amara retak akibat Amara merebut Jordi, pacar Sabila. Tidak hanya dikhianati, Sabila juga difitnah dengan kejam hingga kondisi mentalnya sangat terpuruk. Berkat bantuan keluarganya, ia bisa bangkit kembali. Demi menjaga perasaannya, Sabila kini berubah menjadi sosok yang tertutup. Namun, keadaan berbalik saat Amara mulai merasakan balasan atas perbuatannya. Bagaimana reaksi Sabila saat menyaksikan kehancuran mantan sahabatnya tersebut?
Sampul Novel Tragedi kelam satu malam
7.8
Laura, wanita tangguh yang sempat lenyap tanpa jejak selama bertahun-tahun, mendadak pulang ke Indonesia bersama seorang anak. Kembalinya Laura membangkitkan amarah sekaligus penyesalan mendalam pada diri Kendra Adelio. Selama ini, Kendra telah berupaya keras mencari keberadaan Laura namun selalu gagal. Kini, tabir misteri dari tragedi satu malam yang menjungkirbalikkan takdir hidup mereka perlahan mulai terungkap. Rahasia besar apa yang sebenarnya terjadi pada malam itu?