APKDock Logo
Sampul Novel Jangan Main Api Denganku, Mas

Jangan Main Api Denganku, Mas

8.5 / 10.0
Lima tahun menikah, aku mengira Mas Bambang adalah suami yang setia. Namun, semua ilusi itu sirna saat perselingkuhannya terungkap. Menghadapi pengkhianatan ini, aku memilih tidak gegabah. Kubiarkan dia terus bersandiwara dengan dustanya, sementara aku diam-diam menyusun taktik matang untuk merampas seluruh hartanya. Aku akan bermain rapi hingga dia jatuh miskin dan mengemis maaf. Pengkhianatan perih ini akan kubalas dengan penyesalan seumur hidup yang takkan pernah bisa dia lupakan.

Jangan Main Api Denganku, Mas Bab 1

SEBELUM BACA KLIK BERLANGGANAN DULU YA

**************** ****************

"Jadi kamu, yang namanya Vivin?!"

Seorang wanita berpakaian serba minim dan berambut pirang, menghampiriku yang sedang menyapu halaman pagi itu, tepatnya petang setelah subuh. Kulihat sebuah mobil kecil berwarna merah di depan gerbang. Memang biasanya sepagi ini, gerbang tak pernah kukunci setelah aku pulang dari berjamaah di mushola kompleks, jadi siapapun bisa masuk.

"Iya benar, aku Vivin. Ada apa, ya?" kataku sambil menghentikan sejenak kegiatan menyapuku itu.

Kucoba seramah mungkin pada gadis muda, yang kukira umurnya belum genap dua puluh tahun itu, sementara dari tadi tatapan matanya seolah jijik memandangku.

"Kuno dan nggak berkelas banget sih! Malah kayak pembantu penampilannya," katanya sambil membuang muka dariku.

"Eh, maksudnya apa ya? Siapa yang kamu bilang kayak pembantu itu?" tanyaku penasaran.

"Ya kamulah! Masak setan! Di sini 'kan cuma ada kita berdua!" ucapnya ketus.

"Dijaga ya mulutnya kalau ngomong sama yang lebih tua! Menurut kamu kalau lagi bersih-bersih harus pakai pakaian seperti apa? Pakai baju serba mini kayak kamu?! Haduh bisa gatal-gatal semua badanku, Dek!" ucapku sambil tertawa.

"Eh, enak banget kamu panggil aku 'Adek', sok akrab! Nggak mau lah aku punya kakak seperti kamu!" ucapnya ketus.

"Terus...aku harus panggil apa!? Ya ampun, ngimpi apa semalam sampai pagi-pagi ketemu gadis lucu kayak kamu ini?!" Aku kembali tertawa melihat tingkahnya yang makin lucu, "sebenarnya kamu ini siapa sih?"

"Kamu nggak perlu tahu siapa aku! Yang penting, aku sudah tahu kalau kamu yang namanya V I V I N!" ucapnya sembari melotot.

Hemmm...makin tidak jelas saja nih anak, mungkin dia agak kurang sedikit atau gimana gitu ya?

Datang tiba-tiba di rumah orang, ngomongnya sambil ngegas, giliran ditanya siapa? malah jawabnya nggak boleh tahu. Akhirnya, kuputuskan lagi untuk meneruskan menyapu halaman.

"Kamu kok malah balik nyapu lagi sih?!" gerutunya kesal.

"Lha terus aku harus gimana?"

"Dengerin ya, mulai sekarang jauhi Mas Bambang, karena kamu itu tidak selevel dengannya!" ucapnya sambil berkacak pinggang.

"Mas Bambang siapa yang kamu maksud?" Saat nama suamiku disebut, tentu aku langsung bereaksi.

"Ya Bambang Wijaya, yang sekarang jadi suamimu itu!" jawabnya enteng.

Kuhentikan segera kegiatan menyapuku, aku kembali fokus menatap gadis itu.

"Kenapa kamu menyuruhku menjauhi suamiku sendiri?!"

"Karena kamu tidak pantas dengannya! Dan untuk kebaikanmu sendiri, lebih baik kamu secepatnya mundur! Nggak punya malu banget sih kamu itu, suami sudah nggak suka sama kamu, tapi kamu ngemis-ngemis nggak mau pisah?!" Dia makin sok berani menatapku.

"Kamu ini makin nggak jelas deh!" Aku sungguh tidak mengerti dengan apa yang dikatakannya.

"Pantas saja, Mas Bambang berpaling darimu! Penampilanmu sudah kayak pembantu gitu kok! Pasti bau ikan asin! Mana mandul lagi, nikah bertahun-tahun tak bisa punya anak!"

"Jaga ucapanmu! Aku bukan wanita mandul!" ucapku yang mulai emosi.

"Oke begini saja ya.. .secepatnya kamu harus meninggalkan Mas Bambang! Karena dia lebih cocok denganku! Dan asal kamu tahu, kami sudah menjalin hubungan asmara lebih dari enam bulan loh! Hahaha" katanya dengan senyum mengejek.

Sebenarnya aku sudah sangat emosi, namun aku tahan. Setahuku Mas Bambang selama ini adalah suami yang setia, jika tiba-tiba datang wanita yang mengaku selingkuhannya, bisa jadi 'kan itu hanya tipuan belaka. Jadi aku tak boleh gegabah, nanti aku harus selidiki dulu.

"Kamu kira, aku percaya dengan semua omonganmu?! Gadis nggak jelas!" ucapku sambari menunjuk padanya.

"Jadi wanita jangan polos banget dong, Buk! Jadinya mudah banget dibohongi sama suami! Penampilan dijaga, biar suamimu nggak sepet lihat ginian mulu di rumah! Hahaha."

"Pergi kamu dari sini! Jangan buat aku emosi!" teriakku.

"Ini peringatan terakhir ya, buat kamu! Kalau kamu nggak segera mau di cerai dan ninggalin Mas Bambang, maka aku akan buat kamu menyesal!" Mata gadis itu kembali melotot kearahku.

"Pergi nggak kamu sekarang juga?!" kataku sambil mengacungkan sapu lidi ke arahnya.

Ternyata caraku ini berhasil membuatnya pergi dan langsung masuk ke mobilnya.

"Ketahuilah jika suamimu di luar itu, seorang buaya darat yang ulung! Dan wanita simpanannya bukan hanya aku saja!" teriaknya dari dalam mobil, dan kemudian berlalu.

Setelah kepergiannya, aku mulai berpikir, apa mungkin yang dikatakan gadis tak jelas itu benar? Sedangkan di depanku, Mas Bambang sangat alim dan penyayang?

Ah aku harus segera mencari tahu kebenarannya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Jangan Main Api Denganku, Mas

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Bali, Awal Baru Ibu Melindungi
8.2
Hidup Anggita runtuh seketika saat Farhan, sang ayah, tega mencoretnya dari daftar ahli waris demi Dahlia. Akibat tuduhan keji asisten tersebut, ia didepak dari rumah dan dicap mandul. Di tengah kehancuran, Anggita justru mendapati dirinya sedang hamil anak Sagara. Demi menyelamatkan sang bayi dari kekejaman keluarganya, ia menyamar lalu kabur ke Bali. Di pulau itu, ia bertekad menata hidup baru dan selamanya menutup lembaran masa lalu.
Sampul Novel Beautiful Secret
8.0
Liam Andreas Ville, miliarder berusia 30 tahun, terperangkap dalam pernikahan dingin bersama Rose yang materialistis. Di sisi lain, Emily Alexandra harus bekerja keras secara rahasia demi uang, kontras dengan sifat manja sang kakak. Suatu malam, rahasia pekerjaan yang Emily sembunyikan selama dua tahun akhirnya diketahui oleh Liam. Demi menjaga reputasi dari Rose dan keluarganya yang penuh tuntutan, Emily terpaksa menyetujui kesepakatan rahasia dengan kakak iparnya itu.
Sampul Novel Cacat Sebagai Penebus Jasa
8.5
Seorang anak memandang kelahirannya bagai utang besar yang wajib dilunasi kepada sang ibu. Demi membalas seluruh jasa tersebut, ia rela mengorbankan tubuhnya sendiri hingga menderita cacat fisik permanen. Tindakan tragis ini ia tempuh demi mengetuk hati nurani ibunya agar bersedia memberikan maaf yang tulus. Kisah pilu tentang bakti ekstrem ini menguji batas akhir antara pengabdian tulus dan penderitaan mendalam di tengah hubungan keluarga.
Sampul Novel CEO lumpuh itu, suamiku
9.5
Demi melunasi utang keluarganya, Rachel Martinique terpaksa menikahi seorang CEO lumpuh yang asing baginya. Kehidupan dokter bedah ini berubah drastis saat memasuki pernikahan tanpa cinta tersebut. Alih-alih kebahagiaan, ia justru disambut kebencian mendalam dari sang suami baru. Di tengah ketegangan dan ketidakpastian rumah tangga, akankah benih cinta perlahan tumbuh di antara mereka, ataukah takdir buruk yang akan menyudahi hubungan ini?
Sampul Novel Perjuangan Dua Sahabat
8.2
Persahabatan erat antara dua pria kini terancam hancur akibat pesona seorang wanita. Sandi telah berusaha keras mengingatkan sahabatnya tentang bahaya yang mengintai hubungan mereka, namun peringatan tersebut sama sekali tidak dihiraukan. Terjebak dalam ego dan bara asmara, kesetiaan mereka pun benar-benar diuji. Mampukah keduanya menyelamatkan ikatan persaudaraan ini? Simak pergulatan batin dan dilema emosional yang menguji loyalitas sejati mereka.
Sampul Novel Pudarnya Rasa Cinta
9.7
Nyawa Selina terancam ketika bom di tubuhnya hanya tersisa sepuluh menit sebelum meledak. Dipaksa penculik menghubungi pacarnya yang seorang polisi, ia justru mendapat makian. Sang pacar menuduhnya berbohong karena cemburu, demi menyelamatkan kucing milik Vinie, teman masa kecilnya. Di sela telepon, terdengar manja suara Vinie yang berterima kasih. Saat bom hampir meledak, Selina mengirim pesan terakhir yang menyatakan selamat tinggal dan berharap tidak akan bertemu lagi di kehidupan berikutnya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan