APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Yang Berjuang Sendiri

Istri Yang Berjuang Sendiri

Pernikahanku terasa hampa karena suami mengabaikan nafkah dan sibuk dengan temannya. Derita kian berat saat dia memaksaku berutang ke bank demi membelikannya mobil baru. Sialnya, pengorbanan besar ini justru dibalas dengan pengkhianatan menyakitkan ketika aku memergokinya bermain api dengan wanita lain. Kini, aku berada di titik bimbang, meragukan kelanjutan rumah tangga kami yang telah hancur berantakan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sesampainya di kantor aku langsung menyelesaikan beberapa berkas yang sudah menumpuk. Ketika sudah selesai aku pun mengobrol dengan sahabatku Mita, kebetulan Mita mempunyai usaha frozen food seperti nugget, sosis, cireng, dan otak-otak. Siapa tahu aku bisa jadi reseller Mita. Dengan menggunakan sosial media yang aku punya, aku yakin bisa memasarkan produk tersebut.

"Mita, aku boleh nggak jadi reseller produk frozen food yang kamu jual?" tanyaku di sela-sela waktu luang.

"Wah boleh banget Key, kan kamu udah kutawari dari dulu-dulu tapi kamu selalu bilang nanti-nanti aja," sahut Mita senang.

"Hehehe, iya. Aku masih memikirkan modalnya Ta, lagian juga aku nggak punya freezer khusus."

"Kan sudah kubilang nggak perlu modal dulu. Kayak sama siapa aja sih, hehe. Nanti misalnya kamu ambil beberapa bungkus dulu, kemudian kalau sudah terjual habis baru kamu kembalikan uang modalnya ke aku dan kuntungannya bisa kamu ambil. Soal freezer, aku ada kok freezer nganggur di rumah. Karena aku baru aja beli yang baru, rencananya sih suamiku mau menambah bikin bikin sempol ayam dan takoyaki. Tapi kamu pinjam dulu nggak apa-apa, nanti kalau uangmu cukup bisa beli sendiri."

"Wah, alhamdulillah kalau begitu. Terima kasih banyak Ta, aku merasa berhutang budi denganmu."

"Santai aja Key, kita kan sudah lama bersahabat," jawab Mita tersenyum.

Mita memang mempunyai usaha penjualan frozen food di rumahnya walaupun Mita juga seorang ASN sepertiku. Suaminya lah yang menjalankan. Pada awalnya suami Mita adalah seorang karyawan swasta, namun karena adanya perampingan karyawan, suami Mita di PHK. Dari hasil uang pesangon suaminya lah, mereka membuka usaha frozen food sambil membuka warung kecil. Ketika sore hari anak-anak di kompleknya ramai mendatangi rumahnya karena mereka menjual frozen food secara eceran. Anak-anak yang membeli memilih beberapa frozen food kemudian suami Mita lah yang menggoreng, setelah di goreng pilih mau dibumbui dengan bumbu bubuk yang beraneka rasa atau dengan saus. Boleh juga kalau ada ibu-ibu yang ingin membeli perbungkus untuk persediaan di rumah. Mereka mempunyai seorang putri sudah masuk TK, jadi sang suami lah yang mengantar jemput anak mereka. Benar-benar laki-laki yang bertanggung jawab, walau hanya pedagang sederhana. Berbeda sekali dengan bang Ardan.

Sorenya, kulihat mobil pick up mengantarkan freezer yang berisi hampir 30 bungkus frozen food. Ketika aku akan membayar ongkos mobil pick up, si sopir bilang tidak usah dibayar karena sudah dibayarkan oleh Mita. Jadinya freezer di taruh di pintu depan rumahku. Aku bersiap-siap ke toko banner dulu untuk membuat spanduk dan banner, supaya nanti ibu-ibu dan anak-anak komplek bisa tertarik untuk membeli daganganku.

Satu jam lebih aku menunggu pesanan bannerku jadi karena aku menunggu sekalian dicetak daripada menunggu besok, lebih hemat dari pada bolak balik. Sesampainya di rumah, aku kaget ada beberapa pasang sandal di depan rumah. Aku memutuskan lewat pintu belakang. Aku pun mengintip siapa yang datang. Oh ternyata bang Ardan dan teman-temannya. Yang lebih bikin aku membelalakan mata, ada beberapa piring besar isian nugget, otak-otak, dan sosis. Kulihat dapur pun berantarakan bertebaran bungkus-bungkus makanan tersebut. Cipratan minyak dimana-mana. Seperti kapal pecah. Ya ampun, bang Ardan pasti menggoreng frozen food yang akan kujual, bathinku geram. Entah berapa bungkus dia goreng, mungkin hampir 10 bungkus!

Setelah teman-teman nongkrongnya pulang, langsung ku introgasi bang Ardan.

"Bang, kenapa kamu goreng frozen food. Itu daganganku tahu," repetku sudah tak tertahan lagi.

"Oh itu daganganmu? Kukira itu stok makan kita beberapa hari. Kulihat frozen food di sana banyak dan nganggur, ya udah kugoreng aja." Jawab bang Ardan dengan santainya.

"Ya boleh aja kamu goreng, tapi kamu harus ganti dong bang uang modalnya."

"Ah, bodo amat. Mana sudi aku. Kan itu daganganmu, ngapain harus kuganti. Pelit amat sih kamu jadi istri. Lagian dompetku menipis nih, aku jadi lebih sering jajan di luar dibandingan makan di rumah yang cuma tahu tempe. Jadi istri kok nggak bisa masak."

"Abang... Semua ini kan gara-gara kamu yang minta mobil. Wajar dong keuangan kita jadi susah gini."

"Pokoknya aku nggak mau tahu dan aku nggak mau ganti rugi daganganmu."

Aku sudah tak tahan lagi, aku tampar dia.

"Wah, udah berani kurang ajar ya sama aku. Mentang-mentang PNS! Apa sih hebatnya PNS? Jadi berani kamu ya sekarang melawan suami. Liat aja nanti Key pembalasanku. Dasar istri durhaka!" Teriak bang Ardan geram sambil memegangi pipinya bekas tamparanku

Aku yang tak bisa lagi menahan emosi, langsung menangis. Ah biarlah, aku sudah tidak tahan lagi, aku marah sekali.

"Oke Key, malam ini jangan cari aku. Mau aku ke diskotik atau ke rumah mamah, itu urusanku." Bang Ardan berlalu sambil mengambil kunci mobil dan meninggalkanku.

Ya Tuhan, salah apa aku? Sudah banyak mengalah dan berkorban masih saja di salahkan. Haruskah aku menggugatnya cerai? Tapi aku tidak siap menjadi janda. Apa kata ibuku? Selama ini aku tidak pernah menceritakan masalah rumah tanggaku dengan ibuku. Karena kami tinggal di kota yang berbeda, kira-kira satu jam lebih perjalanan dari kotaku. Untungnya sertifikat mobil atas namaku dan bang Ardan tidak menyadarinya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara dua Cinta
8.3
Persahabatan erat yang mereka bangun kini terancam hancur akibat kemunculan seorang wanita misterius. Di tengah perjuangan meraih mimpi bersama, konflik asmara justru memicu keretakan hingga membuat mereka memilih jalan masing-masing. Ambisi dan perasaan cinta kini menjadi ujian berat yang mempertaruhkan segalanya. Sanggupkah mereka mengatasi ego, memperbaiki hubungan yang renggang, dan mengembalikan keutuhan persahabatan yang dulu menjadi kekuatan terbesar mereka?
Sampul Novel Istri yang Dianggap Sempurna
9.6
Kegagalan dua kali pernikahan menyadarkan Keyyan Munir bahwa modal ketampanan fisik saja tidak cukup tanpa kestabilan finansial. Di tengah keputusasaan itu, ia jatuh cinta dan menikahi Shabilal Haq, atau Shabby. Namun, Keyyan tidak mengetahui bahwa sang istri yang tampil sebagai wanita cantik tersebut sebenarnya lahir dengan organ ganda. Akankah pernikahan mereka tetap bertahan saat rahasia biologis Shabby yang selama ini disimpan rapat akhirnya terungkap di hadapan Keyyan?
Sampul Novel Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an
8.7
Setelah delapan tahun membina rumah tangga, Lina Watson mengambil keputusan sulit untuk meninggalkan keluarganya demi pergi ke ibu kota dalam waktu setengah bulan. Hubungan yang renggang membuat putranya, Alan, tidak lagi menganggap Lina sebagai ibu dan memilih tinggal bersama ayahnya. Di tengah kepedihan ini, Lina membulatkan tekad untuk memulai lembaran baru hanya bersama putrinya, Alicia. Sang guru yang telah lama menantinya di ibu kota pun hanya bisa mendukung langkah berani Lina untuk melepaskan masa lalunya yang penuh luka.
Sampul Novel Saya Menjadi Istri Kontraknya, Tapi Dia Ingin Selamanya
8.0
Gianna terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan Tristan, pria dari masa lalunya, demi membiayai pengobatan sang nenek. Ia mengira ikatan ini murni transaksi bisnis yang akan selesai tepat waktu. Namun, Tristan sebenarnya telah mencintainya diam-diam selama sepuluh tahun. Ketika Gianna bersiap melangkah pergi karena merasa hanya sebagai pengganti, Tristan menolak melepasnya dan menegaskan bahwa ia menginginkan Gianna selamanya.
Sampul Novel Terjerat Kawin Kontrak Dengan CEO
7.8
Menghadiri pesta elit bersama Niko, sang sahabat, menjadi penyesalan terbesar bagi Nea. Keputusan itu justru menjebaknya dalam pernikahan kontrak dengan Aciel Cale, CEO raksasa konstruksi yang sangat berkuasa. Di saat banyak orang merasa iri dengan nasib baiknya, Nea justru merasakan hal yang berbeda. Menjadi istri dari pria berpengaruh tersebut bukanlah sebuah anugerah, melainkan awal dari mimpi buruk yang mengancam ketenangan hidup yang selama ini ia jalani.
Sampul Novel When Romeo meet Juliet
9.3
Sejak Juliet bekerja di kantornya, Romeo yang dikenal sebagai bos dingin dan angkuh mendadak berubah menjadi sangat perhatian. Keistimewaan yang diterima Juliet dalam seminggu memicu kecurigaan rekan kerja. Di tengah situasi itu, Romeo berhasil membongkar perselingkuhan pacar Juliet. Meski kini berjuang mendekati Juliet, Romeo harus menghadapi rintangan besar dari orang tuanya yang menuntut menantu dari kelas sosial yang setara.