APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Penebus Hutang

Istri Penebus Hutang

Elara terpaksa menghadapi kenyataan kelam akibat perbuatan ayahnya, Hasan. Demi melunasi utang keluarga yang menumpuk, Hasan tega memaksa putrinya menikahi Raka, seorang konglomerat misterius yang sangat berkuasa di dunia bisnis namun tidak pernah menampakkan diri ke publik. Meski hatinya hancur dan diliputi kesedihan mendalam, Elara tidak punya pilihan lain selain patuh. Kini, masa depan gadis miskin tersebut sepenuhnya terikat pada sosok pria asing yang sangat berpengaruh.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di balik hiruk-pikuk kota yang bising, dengan deru mesin pabrik dan teriakan pedagang di pasar, ada sebuah rumah tua yang terletak di ujung gang sempit. Rumah itu tidak pernah cerah, bahkan di siang hari. Dinding-dindingnya, yang dulu mungkin berwarna cerah, kini memudar, terkelupas dan berlubang. Atapnya bocor, dan setiap hujan datang, air merembes ke dalam, seakan-akan mengingatkan bahwa di dalamnya ada jiwa-jiwa yang terperangkap.

Elara Amara berdiri di dapur kecil rumah itu, memandang ke luar jendela yang berembun. Hujan malam itu turun deras, menyentuh bumi seperti ribuan tangan yang minta tolong. Ada sesuatu dalam hujan itu yang membuat Elara merasa sepi, seperti ada cerita lama yang terlupakan di balik tetesan-tetesannya.

"Ayah!" suaranya, yang lembut dan penuh ketakutan, mengusik keheningan malam itu. Hasan, ayahnya yang sudah tua, muncul di ambang pintu, dengan raut wajah yang lebih lelah dari biasanya. Matanya berkilau, tidak dengan kebahagiaan, tetapi dengan keputusasaan yang mencekam.

"Apa yang kau lakukan, Elara?" Suaranya bergetar, penuh amarah yang diselimuti rasa bersalah. Elara menggigit bibirnya, mencoba menahan air mata yang menggenang di pelupuk matanya. Ia tahu, ayahnya bukan orang jahat. Ia hanya seorang pria yang terperangkap dalam lingkaran utang yang tak bisa ia putuskan.

"Kenapa kita tidak mencari jalan lain, ayah?" Elara melangkah mendekat, tangannya gemetar. Hujan di luar terus berjatuhan, seolah ikut menangis bersamanya. "Ada banyak cara untuk membayar utang itu. Kita bisa..."

"Tidak, Elara," kata Hasan, suaranya tiba-tiba keras, membuat Elara terhenti. "Kau tidak mengerti. Ini satu-satunya jalan. Raka... Raka adalah satu-satunya yang bisa menyelamatkan kita. Dia satu-satunya yang bisa membuat kita bebas dari semua ini."

Nama itu, Raka, bergema di telinga Elara seperti bisikan menakutkan. Raka, sang "Raja Bayangan", pria yang namanya hanya disebut dengan bisikan di pasar, yang wajahnya tidak pernah terlihat di hadapan publik. Elara mendengar cerita-cerita tentang Raka: bagaimana ia menguasai bisnis besar, bagaimana ia mampu mengendalikan segalanya, dari yang terkecil hingga yang terbesar. Tak ada yang tahu siapa dia sebenarnya, hanya satu hal yang pasti-dia tidak bisa dipercaya.

Tapi ayahnya memandangnya dengan mata penuh pengharapan yang tak bisa ia tolak. Elara tahu bahwa di balik kemarahan Hasan, ada rasa takut yang lebih besar. Takut akan ancaman yang datang dari mereka yang meminjamkan uang, takut akan kehilangan segalanya, bahkan hidupnya sendiri. Elara menghela napas panjang, berusaha menenangkan dirinya sendiri.

"Jadi ini yang harus kita lakukan?" tanyanya, suara nyaris berbisik. Hasan menatapnya, sejenak menahan air mata, lalu mengangguk. Ia tahu ini bukan keputusan yang mudah, tetapi ia sudah kehabisan waktu.

"Kau harus pergi bersamanya, Elara. Kau harus menjadi istrinya."

Kata-kata itu seperti pisau yang menusuk jantungnya. Elara hampir tidak bisa percaya apa yang ia dengar. Istrinya? Dia? Gadis kecil yang hanya tahu tentang kebahagiaan sederhana? Rasanya seperti dunia runtuh di sekelilingnya. Tapi wajah Hasan, yang terkulai dengan garis-garis kelelahan dan mata yang tak berani memandang, membuatnya tahu satu hal: ini bukan pilihan.

Elara menatap ayahnya, hatinya diliputi kebingungan dan ketakutan. Setiap kata, setiap perasaan yang bergejolak di dalam dirinya, tidak bisa diungkapkan. Hujan di luar semakin deras, menghantam atap rumah dengan bunyi seperti ribuan hati yang patah.

"Ini bukan hidup yang pantas aku jalani," katanya akhirnya, suaranya rapuh dan penuh kepedihan. Hasan menghampirinya, menempatkan tangannya di bahu Elara.

"Ini bukan hidup yang pantas kita jalani, Elara. Tapi kita tidak punya pilihan lagi."

Rintikan hujan menggema, seolah menjadi saksi bisu dari sebuah pengorbanan yang tak bisa dihindari. Elara menutup matanya, mencoba menerima kenyataan yang begitu sulit. Seperti hujan yang tidak bisa berhenti, ia tahu, hari-hari depan akan penuh dengan air mata dan ketidakpastian. Namun, di dalam hati kecilnya, ia berjanji-bahwa suatu hari nanti, ia akan menemukan kekuatan untuk mengubah nasibnya, bahkan jika itu berarti melawan bayangan yang bernama Raka.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gadis Penyuka Hujan
8.5
Setiap kali rintik hujan membasahi malam yang dingin, seorang siswi SMA kembali terjerat dalam memori kelam masa lalunya. Di balik tirai air itu, ia memendam duka mendalam serta realitas pahit sebagai remaja yang sedang mengandung. Perjalanan emosional ini menyoroti perjuangannya menghadapi luka lama yang terbuka kembali, sembari memikul beban hidup yang teramat berat di usia muda. Kisah pilu tentang rahasia, kesedihan, dan kenyataan hidup yang tak terelakkan.
Sampul Novel Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda
7.9
Bertemu kembali dalam rapat kerja, Lunara Angkasa berusaha keras menjauhi sang mantan, Kayden Narasoma. Khawatir rahasia anak mereka terungkap, ia memilih bersikap profesional. Kayden yang salah paham berniat membalas dendam demi memuaskan luka lamanya. Namun, saat melihat Lunara terpuruk, ego miliarder itu runtuh dan ia justru ingin hidup bersama mereka. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, Kayden tersadar bahwa dendamnya hanya menyakiti dirinya sendiri, sementara Lunara tetap kukuh menjaga batas.
Sampul Novel My Crazy Man
8.2
Azura, supermodel populer yang dingin, didera trauma mendalam akibat kegagalan asmara masa lalunya. Ketenangan hidupnya terusik sejak kehadiran Devano Mackzie. Jauh dari citra CEO berwibawa, Devano adalah pria menyebalkan yang konyol dan sangat cerewet. Kegigihan serta sifat banyak bicaranya benar-benar menguji kesabaran Azura. Mampukah keteguhan sikap acuh sang model akhirnya luluh oleh kegilaan cinta yang ditunjukkan pria tersebut?
Sampul Novel Rumah Tanggaku
9.0
Banyak pengantin baru mendambakan pernikahan yang sempurna, tetapi kenyataan yang aku jalani justru sebaliknya. Hidup bersama mertua menuntut kesabaran ekstra saat berbagai konflik mulai bermunculan. Selain harus memutar otak demi mengatur anggaran belanja yang melonjak, aku juga didera tekanan batin karena belum juga dikaruniai momongan. Saat ujian hidup datang silih berganti menghantam kami, mampukah aku tetap bertahan menjaga keutuhan pernikahan ini?
Sampul Novel Satu Dekade Gairah Terlarang
8.5
Menjaga rahasia besar di depan pasangan sah bukanlah perkara mudah. Dalam novel romantis modern Satu Dekade Gairah Terlarang, seorang istri harus menahan gejolak batin saat menerima panggilan telepon dari suaminya. Di saat yang sama, ia tengah terlibat dalam momen intim yang sangat berisiko dengan pria lain di bawahnya. Ketakutan akan terbongkarnya perselingkuhan ini membuatnya diliputi rasa bersalah sekaligus gairah terlarang yang sulit untuk dihentikan begitu saja.
Sampul Novel Surga Sang Primadona Kampus
8.6
Niat hati mengikuti teman sekamarnya secara diam-diam, seorang mahasiswi justru tertangkap oleh pekerja bangunan berbadan kekar. Di bawah tekanan di atas meja belajar, ia dihadapkan pada pilihan sulit di depan sekelompok pria kasar. Sambil menangis ketakutan, ia terpaksa memilih sang pekerja bangunan. Namun, saat dirinya mulai dipermainkan hingga wajahnya memerah, pintu ruangan tersebut tiba-tiba terbuka lebar.