APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Penebus Hutang

Istri Penebus Hutang

Elara terpaksa menghadapi kenyataan kelam akibat perbuatan ayahnya, Hasan. Demi melunasi utang keluarga yang menumpuk, Hasan tega memaksa putrinya menikahi Raka, seorang konglomerat misterius yang sangat berkuasa di dunia bisnis namun tidak pernah menampakkan diri ke publik. Meski hatinya hancur dan diliputi kesedihan mendalam, Elara tidak punya pilihan lain selain patuh. Kini, masa depan gadis miskin tersebut sepenuhnya terikat pada sosok pria asing yang sangat berpengaruh.
Bab
Bagikan

Bab 2

Elara tidak tidur malam itu. Dia duduk di kursi kayu yang sudah lapuk, menatap kegelapan di luar jendela, menunggu pagi yang terasa seperti kekejaman. Hujan berhenti pada akhirnya, meninggalkan jejak-jejak basah di tanah dan udara yang dingin. Pagi itu, Elara merasa seperti bagian dari dunia yang telah terlupakan. Ayahnya sudah pergi ke pasar, meninggalkan rumah mereka dalam keheningan yang mencekam.

Ia membiarkan langkahnya membawa tubuhnya ke kamar kecil di ujung koridor. Di sana, di atas meja kayu yang penuh dengan goresan dan bekas air, ada sebuah kotak kayu tua yang di dalamnya tersimpan beberapa barang peninggalan ibunya yang sudah lama meninggal. Elara membuka kotak itu dengan hati-hati, mencium aroma tua yang tercium dari kain-kain yang lusuh. Di dalamnya, ada gelang perak yang pernah dikenakan ibunya, sebuah potret keluarga yang pudar, dan sebuah surat yang belum pernah ia baca.

Elara meraih surat itu, kertasnya berlipat-lipat dan terlihat rapuh. Dengan tangan yang gemetar, ia membaca tulisan yang mulai buram karena waktu:

"Anakku, jika kau membaca ini, berarti aku sudah tiada. Aku ingin kau tahu bahwa hidup ini penuh dengan pilihan, namun kadang-kadang, kita terpaksa membuat pilihan yang tidak kita inginkan. Jangan biarkan takdir menguasaimu. Temukan cahaya dalam dirimu, meskipun dunia sekelilingmu gelap. Aku selalu mencintaimu, Elara."

Air mata Elara menetes di atas kertas itu, membuat tinta menjadi luntur. Ia merasakan berat di dadanya, seolah-olah seluruh dunia ingin menghancurkan impian-impian kecil yang pernah ia miliki. Tetapi, di dalam hati kecilnya, ia tahu bahwa ia tidak bisa menyerah. Meskipun ia tidak tahu apa yang akan dihadapinya, ia harus mencari cara untuk bertahan. Ia tidak bisa membiarkan dirinya menjadi bagian dari rencana yang lebih besar, yang hanya akan menghisap hidupnya.

Sementara itu, di sebuah mansion besar di ujung kota, Raka sedang duduk di ruang kerjanya. Dinding di sekelilingnya dipenuhi buku-buku tebal dan peta-peta dunia yang menunjukkan rute bisnisnya. Suasana di ruangan itu sunyi, hanya terdengar detak jam besar di sudut ruangan. Raka menatap ke luar jendela besar, melihat awan kelabu yang masih tersisa dari hujan semalam. Rasa hampa menyelimuti hatinya. Ia tidak pernah menginginkan hidup seperti ini-penuh dengan kesepian dan rasa takut akan pengkhianatan.

Raka berpaling ke meja kerjanya, di mana sebuah foto lama terletak di atasnya. Foto itu menampilkan seorang wanita muda dengan senyum yang cerah, diapit oleh dua pria. Wajahnya terlihat penuh dengan cinta dan harapan, tetapi ada kesedihan yang tersembunyi di balik mata itu. Ibunya. Wanita itu telah lama meninggal, meninggalkan Raka dengan segunung pertanyaan yang tak terjawab. Sejak saat itu, ia menjadi pribadi yang menutup diri, menutupi hatinya dengan kekuasaan dan kekayaan, berharap bisa melindungi dirinya dari rasa sakit yang pernah ia rasakan.

Tiba-tiba, pintu ruangan terbuka dan seorang sekretaris masuk, membawa dokumen di tangannya. "Tuan Raka, semuanya sudah siap untuk pertemuan dengan para investor pagi ini."

Raka mengangguk, menatap sekretaris itu dengan tatapan kosong. "Katakan pada mereka untuk menunggu beberapa menit lagi. Aku ingin memikirkan sesuatu."

Sekretaris itu terdiam sejenak, menilai perubahan di wajah Raka, tetapi kemudian mengangguk dan keluar tanpa bertanya lebih lanjut. Raka menutup mata, mencoba merasakan angin sejuk yang berhembus melalui jendela. Ia merasa terperangkap dalam keputusan-keputusan yang tidak bisa diubah, seperti rantai yang mengikat pergelangan tangannya.

"Apakah ini harga yang harus kubayar?" gumamnya, suara itu penuh dengan kelelahan. Ia tahu bahwa di balik semua kesuksesan dan kekuasaan, ada harga yang lebih tinggi. Dan kali ini, harga itu adalah nyawa seseorang-nyawa seorang gadis muda yang tak pernah ia kenal, tetapi entah bagaimana, ia merasa sudah terhubung dengannya.

Kembali ke rumah Elara, saat ayahnya pulang, ekspresi wajahnya menunjukkan kebingungan. Ia melihat Elara berdiri di depan pintu, dengan mata yang memancarkan keberanian yang tak pernah ia lihat sebelumnya. Elara tahu bahwa hari itu adalah awal dari segalanya. Ia mengumpulkan kekuatan yang ia miliki, seakan ingin meyakinkan dirinya sendiri bahwa ia bisa melewati ini.

"Baiklah, ayah. Aku akan pergi."

Hasan terdiam, menatap putrinya, tidak tahu harus berkata apa. Ia tahu kata-kata itu tak cukup untuk mengubah apa yang sudah terjadi. Elara memandang ayahnya, mata mereka bertemu untuk terakhir kalinya. Ada rasa bersalah di mata Hasan, rasa yang sama seperti yang ia rasakan ketika melepaskan putrinya ke dalam pelukan takdir yang tak menentu.

"Jangan lupakan siapa dirimu, Elara. Kau lebih dari apa yang mereka pikirkan," katanya, suaranya penuh dengan penyesalan dan cinta.

Elara mengangguk, walau hatinya terbelah. Di luar, langit mendung mulai cerah, menandakan bahwa hari itu adalah awal dari perjalanan yang akan mengubah hidupnya selamanya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dia Menolak untuk Kembali
8.0
Tiga tahun lamanya Belen bertahan dalam hubungan tanpa kepastian demi mendapatkan hati Lanny. Namun, impiannya pupus seketika saat Lanny memamerkan pacar barunya dan mengusir Belen dari hidupnya. Belen pun memilih pergi dan lenyap tanpa kabar. Kehilangan tersebut justru menyadarkan Lanny akan kesalahannya. Diliputi penyesalan besar, ia mencari Belen ke berbagai penjuru dunia hingga akhirnya bersujud memohon agar wanita itu mau kembali bersamanya.
Sampul Novel Gemintang
8.8
Hati Gemintang Farhana hancur setelah dicampakkan oleh Bachdim, cinta pertamanya. Demi memulihkan diri, ia beralih pekerjaan dan justru jatuh hati pada Amar Dwirangga, atasan sekaligus seniornya. Kehadiran Amar yang penuh perhatian perlahan memulihkan lukanya. Namun, takdir berkata lain saat restu semesta menghalangi hubungan indah mereka hingga harus berpisah. Kini, keduanya terjebak dalam kerinduan mendalam tanpa bisa bersama, menyisakan memori manis yang tidak berujung bahagia.
Sampul Novel My Sugar Daddy
8.7
Demi kesembuhan ibu dan pendidikan sang adik, seorang gadis kurang mampu harus berjuang keras menopang keluarganya. Impitan ekonomi memaksanya mengambil keputusan nekat untuk menjadi sugar baby demi mendapatkan uang. Di balik keputusan berisiko dan pergolakan batin yang mendalam, takdir justru mempertemukannya dengan cinta sejati. Lewat perjuangan berat yang ia lalui sendirian, ketabahan hatinya pun berujung pada kebahagiaan yang indah.
Sampul Novel Satu Shaf Di Belakangmu
8.6
Dijodohkan tanpa rasa cinta membuat rumah tangga Athar dan Eira hancur oleh keegoisan. Tak tahan dengan kekejaman sang suami, sebuah peristiwa tak terduga mendorong Eira untuk kabur dan mengasingkan diri. Ia pun merawat anak mereka seorang diri tanpa pernah Athar ketahui. Saat takdir mempertemukan mereka kembali setelah bertahun-tahun berpisah, akankah Eira memaafkan upaya penebusan dosa Athar, atau ia memilih untuk tetap pergi?
Sampul Novel Setelah 17 Tahun Pernikahan
8.6
Amira harus menerima kenyataan pahit setelah sebulan lumpuh akibat stroke ringan. Melalui rekaman obrolan Bu Nur dan Bu Sarah, ia mengetahui rencana pengkhianatan ibu mertuanya. Bu Nur yang pesimis akan kesembuhan Amira berniat menjodohkan Habib dengan Laila. Sang mertua bahkan mengklaim bahwa Habib telah menyetujui rencana poligami tersebut dengan dalih kelelahan mengurus dirinya sendiri setelah 17 tahun bersama.
Sampul Novel Tinggalkan Suami Mafia Setelah Hidup Kembali
9.5
Setelah tewas terbakar di gudang anggur bersama bayi kembarnya akibat kekejaman sang suami, Vincent Kusuma, seorang istri mendapat kesempatan kedua. Di kehidupan sebelumnya, Vincent yang merupakan bos mafia menuduhnya menyebabkan selingkuhannya keguguran hingga mengurung dirinya. Kini, setelah terbangun tepat di malam sebelum melahirkan, ia tidak lagi peduli pada status pewaris keluarga. Begitu tenaganya pulih pascapersalinan, misinya hanya satu: membawa anak-anaknya pergi sejauh mungkin dari sang suami.