APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Kedua Tersembunyi

Istri Kedua Tersembunyi

Demi melunasi utang keluarga, Raine Alverez terpaksa menjadi istri kedua rahasia bagi taipan Leon Castello. Meski dituduh perusak rumah tangga, ia sebenarnya terjebak perjanjian lama. Raine pun harus menghadapi kebencian istri pertama dan cemoohan publik. Konflik batin kian menyiksa saat benih cinta pada Leon mulai tumbuh di hatinya. Di tengah intrik dan rahasia besar, ia berjuang mencari kebenaran tentang siapa yang bersalah dalam pernikahan rumit ini.
Bab
Bagikan

Bab 3

Mobil mewah melaju mulus di jalanan kota yang masih basah setelah hujan. Raine duduk di kursi penumpang belakang, tangannya terkepal di pangkuan. Ia menatap ke luar jendela, mencoba mengabaikan fakta bahwa di sampingnya duduk pria yang kini menjadi suaminya.

Suami.

Kata itu masih terasa asing.

Leon duduk dengan ekspresi tenang, satu tangan memegang ponselnya, sementara tangan lainnya bersandar di sandaran kursi. Ia tampak santai, seolah apa yang terjadi kemarin hanyalah urusan bisnis biasa. Seolah ia tidak baru saja menikahi seorang wanita yang sama sekali tidak menginginkannya.

Tak ada percakapan di antara mereka selama perjalanan. Raine tidak tahu apakah ia harus bersyukur atau merasa semakin gelisah karena diamnya pria itu.

Ketika mobil akhirnya berhenti di depan sebuah gerbang tinggi berukiran emas, Raine menahan napas.

Rumah Leon-lebih tepatnya, mansionnya-terlihat seperti istana. Bangunan megah itu berdiri dengan anggun, dikelilingi taman yang luas dengan lampu-lampu kecil menerangi jalan setapaknya. Dua air mancur besar menghiasi halaman depan, memperlihatkan betapa berbedanya dunia Leon dan dirinya.

Pintu mobil dibuka oleh seorang pelayan, dan Raine turun dengan hati-hati. Udaranya terasa lebih dingin, atau mungkin itu hanya perasaannya.

Leon keluar beberapa detik kemudian, dan seketika para pelayan yang berjajar di depan pintu utama menundukkan kepala dengan penuh hormat.

"Selamat datang kembali, Tuan."

Mereka tidak melirik ke arah Raine. Seolah ia tidak ada.

Seorang pria paruh baya dengan jas rapi melangkah maju. "Segala persiapan sudah siap, Tuan."

Leon mengangguk kecil. "Bagus."

Pria itu-yang Raine duga adalah kepala pelayan-kemudian menoleh padanya dengan senyum kecil yang sopan. "Selamat datang, Nona."

Bukan 'Nyonya Castello'. Hanya 'Nona'.

Raine sudah menduga hal itu. Di rumah ini, ia bukan istri yang sesungguhnya. Ia hanya seseorang yang harus ada karena sebuah kontrak.

"Terima kasih," jawabnya pelan.

Tanpa berkata apa-apa lagi, Leon berjalan masuk, dan Raine tidak punya pilihan selain mengikutinya.

Begitu masuk ke dalam, Raine harus menahan napasnya lagi.

Interior rumah itu sama megahnya dengan bagian luar. Langit-langit tinggi dihiasi lampu gantung kristal, sementara lantai marmer mengkilap mencerminkan kilau cahaya dari lampu-lampu dinding. Tangga besar melengkung ke lantai dua, dengan pagar berukiran yang tampak begitu mahal.

Semua ini seperti dunia lain baginya.

Leon melangkah ke arah tangga, tetapi berhenti sejenak untuk menoleh ke arahnya. "Kamar utama ada di lantai dua. Aku yakin pelayan sudah menyiapkan segalanya."

Raine mengerutkan kening. "Kamar utama?"

Leon menaikkan alisnya, seolah tidak mengerti kebingungannya. "Ya. Kita menikah, kan?"

Jawaban itu membuat Raine menegang. Jadi mereka akan berbagi kamar? Tidak ada ruang terpisah?

Seolah mengerti pikirannya, Leon menambahkan dengan nada santai, "Tenang saja. Aku tidak akan menyentuhmu."

Nada suaranya begitu ringan, tapi bagi Raine, kata-kata itu lebih terasa seperti penghinaan. Seolah ia tidak cukup berharga untuk disentuh.

Tidak tahu harus membalas apa, Raine hanya menggigit bibirnya dan mengikutinya menaiki tangga.

Saat mereka melewati lorong menuju kamar, suara langkah mereka bergema di lantai marmer. Lorong itu panjang dan sepi, tetapi setiap sudutnya terasa begitu hidup dengan kemewahan yang ada di sana-lukisan-lukisan mahal, lampu dinding berdesain klasik, dan aroma kayu mahal yang menguar di udara.

Saat mereka akhirnya sampai di depan sebuah pintu besar berwarna putih gading, Leon membukanya tanpa ragu dan melangkah masuk.

Raine mengikuti di belakangnya, dan saat melihat isi ruangan itu, ia kembali terdiam.

Kamar itu luas. Sangat luas. Lebih besar dari seluruh rumahnya.

Dindingnya berwarna abu-abu lembut dengan aksen emas. Sebuah ranjang king-size dengan seprai sutra mendominasi ruangan, sementara ada area duduk di sudut ruangan dengan sofa mahal. Lemari besar terbuat dari kayu mahoni berdiri di sisi lain, dan ada balkon yang menghadap ke taman belakang.

Leon berjalan ke arah lemari, membuka jasnya, dan melemparkannya ke sofa tanpa melihat ke arahnya.

"Ini kamarmu sekarang," katanya datar. "Jangan buat masalah."

Raine menatap punggungnya, ingin mengatakan sesuatu-ingin memberitahunya bahwa ia juga tidak ingin berada di sini, bahwa ini bukan pilihannya. Tapi kata-kata itu tidak keluar.

Ia hanya berdiri diam, merasa semakin terasing di dalam rumah ini.

Rumah yang bukan miliknya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Benih Satu Milyar
8.0
Nara harus menghadapi kenyataan pahit saat ibu kandungnya, yang telah lama menghilang dan dicari ke kota, tega menjual kesuciannya di usia delapan belas tahun hanya demi melunasi utang. Alih-alih mendapatkan kehangatan keluarga yang didambakan, pertemuan itu justru menghancurkan masa depan Nara sepenuhnya. Tiga tahun berlalu sejak tragedi kelam tersebut, kini ia terpaksa bertahan hidup dengan menjalani realitas baru yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya sebagai seorang sugar baby.
Sampul Novel BUKAN SUAMI RAHASIA
8.1
Dua tahun Ava dan Jay terjebak pernikahan paksa. Saat Jay asyik berselingkuh, Ava membalasnya lewat hubungan rahasia bersama pria kaya terpandang. Walau sama-sama ingin berpisah, perceraian mustahil dilakukan. Akhirnya, Jay mengizinkan Ava menjalin kasih dengan lelaki lain demi menjaga status mereka. Namun, mampukah rahasia besar ini terus tersimpan rapat? Akankah sandiwara pernikahan mereka bertahan selamanya tanpa pernah terbongkar?
Sampul Novel Gadis Jaminan Tuan Max
7.8
Hera mengira hidupnya tak bisa lebih buruk lagi, sampai sang ibu terjerat utang pada Max, rentenir yang dikenal sangat kejam. Akibatnya, Hera disandera sebagai jaminan pelunasan utang tersebut. Batas waktu yang terus berjalan membuat posisinya kian terdesak. Jika ibunya gagal melunasi kewajiban itu tepat waktu, nasib mengerikan telah menanti Hera. Mampukah ia bertahan hidup dalam cengkeraman kekuasaan penuh Max yang dingin?
Sampul Novel Kau Hancurkan Persahabatan Kita
8.8
Akibat satu malam tanpa kendali, persahabatan Lysandro Wicaksana dan Callista Rayendra berujung pada pernikahan terpaksa. Lysandro, sang pewaris bisnis yang panik saat tahu Callista hamil, sempat memintanya menggugurkan kandungan. Meski ditolak dan Callista memilih pergi, Lysandro akhirnya kembali untuk menikahi sahabatnya secara rahasia. Kini, Callista harus menjalani hidup di bawah bayang-bayang Elowen, kekasih Lysandro yang tidak tahu pria itu telah menjadi suami wanita lain.
Sampul Novel Menyukai Bos Pengusaha
8.4
Maya memulai karier barunya sebagai asisten eksekutif di perusahaan raksasa. Bagi perempuan muda berbakat dan berdedikasi tinggi ini, pekerjaan tersebut adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuan profesionalnya. Walau harus berhadapan dengan ritme kerja yang super padat dan sempat didera kecemasan pada awalnya, Maya tidak menyerah. Ia bertekad menyuguhkan kinerja terbaik dalam setiap tanggung jawab guna menggapai kesuksesan di lingkungan barunya.
Sampul Novel Rahim Penebus Hutang
9.7
Demi membiayai pengobatan sang nenek, Detta, seorang mahasiswi miskin, terpaksa bekerja di sebuah kelab malam. Di sana, ia bertemu dengan Aleandro, pewaris kaya raya keluarga Smith yang sedang menghindari perjodohan dari ibunya. Aleandro menawarkan uang satu miliar rupiah kepada Detta dengan syarat wanita itu bersedia mengandung anaknya. Kini, di tengah tekanan finansial, Detta dihadapkan pada pilihan sulit antara mempertahankan harga diri atau menjual rahimnya demi nenek tercinta.