APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Dekilku Anak Sultan

Istri Dekilku Anak Sultan

Penyesalan mendalam menghampiri Alif setelah menceraikan Shinta, perempuan yang dahulu ia anggap tidak menarik. Ia terkejut saat mengetahui mantan istrinya tersebut adalah pewaris tunggal konglomerat sekaligus pemilik baru perusahaan tempatnya bekerja. Di tengah konflik perebutan kekuasaan yang membahayakan nyawanya, Shinta harus berjuang mempertahankan diri dari musuh-musuhnya. Beruntung, ada Raka yang selalu siap melindungi Shinta, menumbuhkan harapan akan hadirnya cinta sejati di antara mereka.
Bab
Bagikan

Bab 8

"Sudah-sudah, jangan ribut! Cepat kamu pakai jas ini dan segera temui calon mertuamu di depan!" sanggah Ibu seraya memberikan jas hitam Mas Alif.

Suamiku pun menuruti permintaan ibu. Dengan cepat dia memakai jas hitam itu dan melangkah menuju ruang tamu. Tak lama kemudian Ibu pun menyusul Mas Alif ke ruang tamu.

Tinggallah aku sendiri yang terduduk di atas ranjang ibu. Berusaha menguatkan hati. Aku tak boleh lemah. Aku tak boleh menangis. Mereka akan semakin semena-mena padaku. Aku harus secepatnya mengambil keputusan. Aku memang miskin dan tidak punya siapa-siapa. Namun aku masih punya harga diri.

Aku merasa tidak dihargai sama sekali di sini. Suatu saat aku akan balas kalian semua.

Aku putuskan untuk tetap akan berada di ruang tamu. Bukankah seharusnya mereka meminta izin aku dulu sebagai istri sah Mas Alif? Tapi kenapa justru mereka seperti menganggapku tidak ada.

Setelah menghapus sisa-sisa air mataku, dengan mantap kulangkahkan kaki menuju tempat ijab kabul akan dilangsungkan.

Semua sudah berkumpul. Calon istri Mas Alif itu ternyata juga sudah hadir. Memang perempuan itu terlihat cantik dan seksi dengan lekuk tubuhnya yang menonjol. Mungkin karena kebaya putih yang di kenakannya agak sempit. Tentu saja, Si Mela itu pasti belum mempersiapkan kebaya baru. Karena pernikahan ini sangat menedadak.

Mas Alif nampak sumringah, Mela pun terlihat selalu mengembangkan senyum. Mereka sama sekali tidak terlihat sebagai korban penggerebekan. Justru tampak sangat bahagia menghadapi pernikahan dadakan ini.

Salah satu tamu yang tadi datang ternyata seorang penghulu. Pria paruh baya memakai peci hitam itu membuka pembicaraan untuk memulai berlangsungnya ijab kabul.

"Maaf Pak Penghulu, saudara Alif ini sebenarnya sudah punya istri. Apa tidak sebaiknya meminta izin dulu pada istrinya ini ?" Tiba-tiba Pak RT menyanggah pembicaraan Pak penghulu seraya menunjukku.

Sontak semua yang berada di ruangan itu menoleh padaku. Terlihat jelas raut kesal pada wajah ibu dan Mas Alif.

"A-apa? Istri?" Mela langsung berdiri dan menatap tajam padaku.

Sepasang suami istri yang ternyata kedua orang tua Mela itu juga berdiri.

"Bukankah dia itu pembantumu, Lif?" tanya Mela tak terima seraya menunjukku.

Mas Alif menarik napas panjang.

"Maafkan Aku, Mela. Memang benar dia Istriku," lirih suamiku itu sambil tertunduk di depan Mela.

"Pokoknya kamu harus tetap menikahi anak kami, Lif. Kamu harus bertanggung jawab!" Bapak Mela ikut berbicara dengan suara bergetar. Sementara disampingnya sang ibu telah berlinang air mata. Tak tega melihat kedua orang tua itu. Mereka pasti sangat kecewa dengan perbuatan Mas Alif dan anaknya itu.

"Bagaimana Mbak Shinta? Apakah pernikahan ini bisa di laksanakan? " tanya Pak RT kemudian.

Mas Alif dan Ibu terus melotot padaku. Sedangkan perempuana itu masih terlihat kesal dengan wajah cemberut. Berbeda dengan kedua orang tua Mela yang masih terisak, memandangku dengan tatapan memohon.

Sepertinya aku sudah tak sudi menjadi istri Mas Alif lagi. Aku harus mencari pekerjaan dan segera pergi dari sini. Sudah saatnya aku mengakhiri semua penderitaan ini.

"Bagaimana Nak Shinta? Kami mohon Nak Shinta mau merestui pernikahan anak kami!" Dengan tergugu, Ibu Mela memohon padaku.

Aku masih terdiam. Kemudian menarik napas panjang. Semoga keputusanku ini adalah benar.

"Baiklah. Silakan lanjutkan Pak Penghulu!" sahutku lantang.

Aku tidak akan menangis lagi di pernikahanmu ini, Mas. Tidak akan sudi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AKU dan MAS DIREKTUR
9.2
Demi menghindari perjodohan yang tak diinginkan, Ajeng bertekad kuat untuk melarikan diri dari acara pertunangannya. Ia mencari berbagai cara karena merasa sangat terdesak. Namun, sebuah keberuntungan tak terduga menghampirinya. Saat momen krusial tiba, sosok pria yang dijodohkan dengannya justru tidak kunjung datang. Ajeng pun merasa menang karena rencana perjodohan tersebut akhirnya gagal total.
Sampul Novel Bermandikan Api: Kisah Reinkarnasi Seorang Putri
8.0
Putri Yun Shang terlahir kembali ke masa lalu saat dirinya masih berumur delapan tahun. Di balik raga kecilnya, ia memikul memori pahit dari masa depan tentang pengkhianatan sang suami, hilangnya buah hati tercinta, serta kekejaman kakak perempuannya. Berbekal kepedihan dan ingatan masa lalu, Yun Shang bertekad mengubah takdirnya. Ia menolak menjadi sosok lemah dan bersiap membalas dendam kepada semua orang yang dahulu menghancurkan hidupnya.
Sampul Novel Kisah Cinta sang Kurir
8.0
Menjadi kurir pesan antar membawa protagonis pada situasi tidak terduga saat ia mengirimkan pesanan dari toko mainan dewasa. Di lokasi pengantaran, ia mendapati seorang wanita cantik tanpa busana tengah berlutut di ranjang dengan pakaian dalam minim. Keadaan kian mengejutkan ketika sebuah pesan masuk di aplikasi pengirimannya. Sang pemesan menawarkan bonus sebesar 200 juta rupiah jika ia bersedia mengeluarkan mainan elektrik tersebut untuk membuat wanita itu merasa nyaman.
Sampul Novel Merebut Jodoh
9.0
Demi ambisi egois orang tuanya, Vanya terpaksa menikahi Purnomo, pria yang jauh lebih tua. Pernikahan tanpa cinta ini pun langsung berada di ambang kehancuran. Di tengah keputusasaan, hadirlah Anthony, pria yang sejak lama memendam perasaan mendalam padanya. Berbekal tekad kuat, Anthony berjuang gigih untuk merebut kembali wanita pujaannya tersebut, sekaligus menyelamatkan Vanya dari belenggu takdir pernikahan yang kelam.
Sampul Novel Penyesalan Cinta Terdalam Mantan Suami
9.4
Tepat pada hari ulang tahun ke-27 sekaligus peringatan pernikahan ketiga mereka, Felisha menerima kejutan pahit dari suaminya, Zarend Richardy. Bukan hadiah manis, melainkan selembar surat cerai yang disodorkan pria itu. Zarend menandatanganinya dengan dingin demi menuruti keinginan Valerie yang keras kepala. Baginya, perceraian ini hanyalah formalitas belaka agar Valerie mau menerimanya kembali. Felisha kini harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya meminta tanda tangannya tanpa rasa bersalah.
Sampul Novel Tertawan Pesona Mantan Papa Tiri
8.0
Embun menghadapi dilema moral yang berat ketika disodori tumpukan uang dalam sebuah tawaran merendahkan. Demi melunasi utang keluarganya yang menggunung, ia diminta bersetubuh dengan suami dari wanita yang ingin menolongnya. Di tengah himpitan ekonomi yang mencekik, Embun merasa bimbang dan tak sanggup menanggung skandal kotor tersebut. Kini, ia harus memilih antara menjaga harga dirinya atau menyelamatkan masa depan finansial orang-orang tercinta yang sangat ia sayangi.