APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Influencer Licik Berkedok Pembantu

Influencer Licik Berkedok Pembantu

Kembali ke masa lalu setelah tewas diracun oleh penggemar fanatik pembantunya, sang nyonya rumah kini bertekad membalas dendam. Dalam kehidupan pertamanya, pembantu yang mengaku sebagai simbol wanita mandiri itu ternyata seorang influencer licik. Ia mencuri barang mewah, membuat video fitnah bertema melatih istri manja, hingga memicu perundungan daring. Kini, berbekal pengetahuan masa depan tentang akun jutaan pengikut milik sang pembantu, ia siap membongkar kedok palsu tersebut di depan publik.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Nyonya, aku beli daging iga. Hari ini biar kuajarin masak iga asam manis ya," teriak Yulia begitu masuk ke rumah. Aku mendongak dan memperhatikan Yulia dari ujung rambut hingga ujung kaki. Pada akhirnya aku menyadari ada yang aneh di bagian kancing bajunya. Ternyata dia menyembunyikan kamera di sana.

"Nyonya, ayo ke dapur," katanya sambil melangkah menuju dapur dengan barang-barangnya tanpa menunggu responsku.

Setelah aku mengikutinya ke dapur, dia mengambil celemek dan mencoba memakaikannya padaku. Aku mundur sedikit, lalu menatapnya dengan wajah datar dan berkata, "Aku nggak akan masak."

Yulia tersenyum lembut. "Nyonya, jangan begitu. Kita sudah sepakat untuk belajar masak hari ini. Sebagai wanita mandiri generasi baru, kita harus bisa menghidupi diri sendiri, termasuk membuat makanan enak."

Aku menatapnya dengan tenang dan bertanya, "Kalau aku yang masak, lalu kamu mau ngapain? Yulia, apa kamu lupa? Aku mempekerjakanmu sebagai pembantu, bukan sebagai guru hidup."

Wajah Yulia tertegun sejenak. Namun, aku sama sekali tidak terkejut dengan reaksinya itu. Sejak dulu termakan ucapannya dan hampir setiap kata-katanya kuanggap perintah. Aku benar-benar percaya bahwa memasak adalah kunci kemandirian.

Meski begitu, Yulia cepat sekali mengendalikan ekspresinya. Dia berkata dengan nada yang seolah-olah tulus, "Nyonya, aku nggak bermaksud jadi guru. Aku cuma ingin membantu. Nyonya nggak bisa apa-apa dan selalu mengandalkan orang lain."

"Sekarang suami Nyonya masih mau membantu, tapi gimana kalau suatu hari dia nggak peduli lagi? Kalau nggak ada uang, bagaimana Nyonya mau bertahan?"

Tatapannya begitu tulus, seolah-olah dia benar-benar memikirkan kebaikanku.

Aku tertawa sinis. "Kamu mikir kejauhan. Sebelum menikah, kami sudah tandatangani perjanjian. Kalau suatu hari dia nggak mau bersamaku lagi, dia yang akan pergi dengan tangan kosong. Tanpa dia, aku tetap punya kekayaan triliunan. Di kehidupan ini, kehidupan berikutnya, bahkan kehidupan setelahnya, akan selalu ada orang yang memasak untukku."

"Yulia, sadari posisimu. Kamu cuma seorang pembantu. Meskipun bangkrut, aku masih lebih kaya dari kamu. Jadi, kamu nggak perlu khawatir tentang bagaimana aku akan bertahan. Sampai saat ini, aku nggak hidup bergantung pada laki-laki, apalagi padamu."

Wajah Yulia mendadak pucat. Setelah beberapa detik terdiam, matanya mulai memerah. Meski penonton tidak bisa melihatnya, dia mulai menangis dengan suara yang dibuat-buat.

"Nyonya, aku tahu aku miskin dan Nyonya memandang rendah diriku. Tapi aku hanya mencoba untuk membantu Nyonya, kenapa Nyonya harus mengatakan hal-hal yang begitu menyakitkan? Ini benar-benar melukai harga diriku."

Dalam hati aku berpikir, 'Tadi kamu bilang aku nggak bisa apa-apa dan bahkan mendoakanku bercerai, memangnya itu nggak menyakiti harga diriku? Sekarang aku cuma mengatakan kamu miskin, tiba-tiba kamu merasa harga dirimu terluka.'

Aku menjawab dengan tenang, "Kalau memang miskin, lakukan saja pekerjaanmu sebagai pembantu dengan baik. Siapa tahu kalau aku senang, aku bisa menambah gajimu. Jangan terlalu sibuk memikirkan caraku bertahan hidup, sedangkan kamu sendiri kesulitan menjaga pekerjaanmu."

Yulia membuka mulut seolah-olah ingin membalas, tetapi akhirnya mengurungkan niatnya. Dia berbalik, lalu berjalan menuju dapur untuk mulai memasak iga dengan patuh.

Aku kembali ke kamar dan membuka siaran langsungnya. Layar dipenuhi dengan komentar yang membuat ruang obrolannya kacau.

[ Ada apa ini? Ternyata si Jolin itu bukan istri manja yang mengandalkan suaminya? Dia yang jadi bos di keluarganya? ]

[ Orang kaya juga nggak boleh memandang rendah orang seperti itu, 'kan? Tuh Yulia sampai nangis. ]

[ Sudah kubilang, si Jolin itu nggak akan berubah. Baru beberapa hari saja sudah mulai manja lagi. ]

[ Ini namanya istri manja? Kamu nggak dengar dia bilang, dia memang sudah kaya? ]

[ Kaya juga bukan dari uangnya sendiri, itu uang orang tuanya. Apa bedanya sama istri manja? ]

[ Kenapa aku ngerasa ucapan si Jolin ada benarnya juga? Jadi pembantu ya harus masak untuk majikan. Memangnya nggak masuk akal? Apalagi, majikannya itu kaya raya. Seumur hidup juga nggak akan jadi orang biasa. ]

Bagaimanapun, ini adalah siaran langsung Yulia.

Meskipun ada beberapa komentar yang mendukungku, sebagian besar komentar justru penuh makian. Banyak orang menganggapku tidak tahu diri, berharap agar petir menyambarku atau ada orang kaya yang membuatku bangkrut. Semua itu hanya karena aku dianggap meremehkan para wanita mandiri yang berjuang keras untuk hidup mereka.

Melihat semua komentar itu, aku hanya bisa tertawa dalam hati. Rasanya seperti menonton sebuah lelucon.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Takdirku Mati Dalam Api
9.7
Hidup Gita hancur setelah dikhianati Dzaki, kekasih yang memanfaatkannya demi Rosa. Selain merampas karya desainnya, mereka tega meracuni Gita dan membakarnya di dalam villa. Beruntung, ia selamat, memalsukan kematiannya, lalu kabur ke Milan. Tiga tahun kemudian, Gita kembali ke Jakarta memakai identitas baru sebagai desainer top bernama Gia. Saat Dzaki syok melihat kemiripannya, Gita pun memulai rencana balas dendam matang terhadap para pengkhianat tersebut.
Sampul Novel Di Ujung Lelah
9.3
Pernikahan selama lima tahun ternyata menjadi mimpi buruk bagi Mirna. Alih-alih bahagia, ia justru harus menghadapi tekanan mental dari suaminya, Farid, yang tak pernah berubah. Setiap hari diwarnai pertengkaran hebat yang menguras emosi, memicu ketakutan, serta kesedihan mendalam. Berada di titik nadir dan merasa tidak sanggup lagi bertahan, Mirna akhirnya membulatkan tekad. Ia memilih menyudahi hubungan beracun ini demi membebaskan diri dari penderitaan panjang.
Sampul Novel Dia Kehilangan Segalanya
8.5
Ketika sahabat masa kecil Timo hamil, ia memilih menikahinya demi menjaga nama baik wanita itu. Timo mengabaikan kekasihnya yang juga tengah mengandung anaknya sendiri, dengan alasan bahwa sang sahabat tidak sekuat dirinya. Di tengah cemoohan publik yang menuduh bayinya sebagai anak haram, kekasihnya hanya menerima tatapan dingin dari Timo. Sadar bahwa dirinya tidak lagi menjadi prioritas, ia akhirnya memilih menggugurkan kandungannya dan merelakan Timo pergi demi mendampingi sahabat masa kecilnya tersebut.
Sampul Novel Marriage Life 2
8.9
Vante Adinan diberi kesempatan kedua oleh Andara Jeo untuk menyelamatkan pernikahan mereka yang retak. Namun, kini ia harus menghadapi perubahan drastis pada sikap Andara, termasuk keinginan mengidamnya yang tidak biasa. Masalah makin pelik saat Jaren Adiyaksa menuduh Vante membawa perempuan hamil lain. Meski membantah tuduhan selingkuh tersebut, Vante harus berjuang melewati segala cobaan kesetiaan dan keanehan sikap pasangannya demi mempertahankan rumah tangga.
Sampul Novel Menutup Pintu Masa Lalu
9.4
Setelah dikhianati oleh kekasihnya yang memilih melamar cinta pertama di hari ulang tahunnya, sang protagonis memutuskan untuk mengakhiri hubungan enam tahun mereka. Kecewa dan sadar akan kenyataan pahit, ia memilih pergi dan menerima perjodohan yang telah diatur oleh keluarganya. Kisah dalam novel modern ini berfokus pada keputusan berani untuk menutup lembaran lama dan memulai babak baru demi menemukan kebahagiaan sejati yang layak.
Sampul Novel Pria Bajingan Itu Ayah Anakku
9.0
Demi amanat Yani, mendiang sahabatnya, Ninda rela mengubah jalan hidupnya untuk merawat Leon yang masih berumur empat tahun. Selebgram ini berjuang keras demi masa depan anak tersebut. Namun, kedamaian mereka terancam ketika Fino Vasikal Gantara, pria berkuasa sekaligus ayah biologis Leon, datang merebut hak asuh. Walau mendapat ancaman dari Fino, Ninda tetap bertahan demi memenuhi janjinya. Ia siap melawan kekuatan sang miliarder demi melindungi Leon.