APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hari-Hariku Jadi Ibu Susu untuk Konglomerat

Hari-Hariku Jadi Ibu Susu untuk Konglomerat

Sebuah insiden memalukan di pesta kantor mengubah hidupku saat bos suamiku mengetahui kondisiku yang sedang menyusui. Pria berkuasa itu memaksaku menjadi ibu susu di kediamannya tanpa memedulikan penolakanku. Di tengah kesepian malam, pertahananku runtuh ketika sang konglomerat menyelinap ke ranjangku demi mendapatkan apa yang dia inginkan. Hubungan terlarang ini membuatku terjerumus dalam situasi yang jauh lebih rumit dan penuh rahasia daripada yang kubayangkan sebelumnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sekitar setengah jam kemudian, aku sudah menidurkan Silvy. Baru saja aku meletakkan Silvy kembali ke tempat tidurnya dan hendak menurunkan pakaianku, pintu kamar tiba-tiba dibuka. Orang yang datang tidak lain adalah Jordan yang sedang menggendong putraku.

Pakaianku masih terbuka saat bertemu pandang dengannya. Aku pun merasa sangat malu, lalu buru-buru mengalihkan pandanganku dan menurunkan pakaianku.

Jordan tersenyum canggung dan berkata sambil mengelus hidungnya, “Maaf, aku lupa ketuk pintu.”

Wajahku sudah semerah tomat dan aku tidak berani mendongak. Aku pun memberanikan diri untuk menggendong putraku dari pelukannya. Putraku tidak dapat mendengar, juga tidak bisa berbicara. Dia hanya bisa tersenyum padaku.

Aku juga hanya bisa tersenyum pahit dan memeluk erat putraku. “Nggak apa-apa. Aku yang lupa mengunci pintunya.”

Jordan sangat royal. Meskipun hanya bekerja sebagai pengasuh, gajiku dibayar per hari dan aku mendapat gaji 4 juta sehari. Biasanya, dia sangat jarang berada di rumah karena sibuk bekerja. Kami juga jarang bertemu. Namun, sikapnya sangat sopan dan dia tidak pernah melakukan hal yang keterlaluan lagi terhadapku.

Aku adalah seorang wanita normal yang juga memiliki kebutuhan biologis. Namun, sejak aku melahirkan, suamiku tidak pernah lagi menyentuhku.

Setelah bekerja, aku pernah pulang beberapa kali dan mengutarakan kebutuhanku baik dengan cara halus maupun secara terang-terangan. Namun, dia selalu menghindariku. Alasannya tidak lain karena kelelahan bekerja. Aku pun hanya bisa menahan kekesalanku berulang kali.

Pada malam ini, aku menyusui Silvy seperti biasa. Kali ini, ketika aku masih sedang menyusui anak, pintu kamar tiba-tiba dibuka lagi. Aku pun secara refleks membelakangi pintu.

Pembantu di rumah ini sangat sedikit. Saat aku menyusui, tidak ada orang juga yang pernah menggangguku. Orang yang mungkin masuk hanyalah Jordan. Mungkin saja Jordan masuk dengan tidak sengaja lagi. Jadi, aku pun menunggu pintunya ditutup kembali.

Setelah mendengar suara pintu ditutup, aku mengira Jordan sudah pergi dan baru berani berbalik lagi. Siapa sangka begitu berbalik, aku langsung bertemu pandang dengan orang di samping tempat tidur.

Begitu melihat wajah Jordan, jantungku langsung berdegup kencang. Aku tidak tahu harus bagaimana menghadapinya dan berkata dengan terbata-bata, “Pa ... Pak Jordan, ke ... kenapa kamu masuk kemari?”

Jordan yang awalnya bertatapan denganku mulai mengalihkan perhatiannya dan menatap bagaimana aku menyusui putrinya dengan tatapan penuh nafsu. Pada saat ini, aku tidak bisa bersembunyi maupun menutupi tubuhku. Silvy sedang mengulum putingku dengan erat.

Aku pun merasa malu dan marah, lalu menekankan kata-kataku, “Pak Jordan, tolong keluar.”

Setelah mendengar ucapanku, Jordan bukan hanya tidak berbalik, malah memandangku dengan lebih terang-terangan lagi. Aku dapat melihat dia menelan ludah dan tatapannya yang dipenuhi dengan hasrat tak terbendung.

Meskipun aku sudah berbalik, Jordan juga tetap berpindah ke depanku. Sampai Silvy sudah kenyang, aku pun menaruhnya kembali ke tempat tidur dan hendak langsung menurunkan pakaianku.

Namun, Jordan bertindak lebih cepat. Dia langsung menahan tanganku dan menatapku lekat-lekat. Dia berkata dengan nada penuh hasrat yang tak terkendali, “Jenny ... kulihat, kamu selalu perah banyak ASI dan membuangnya setiap hari. Apa ASI-mu terlalu banyak?”

ASI-ku memang sangat banyak. Meskipun sudah menyusui dua anak, ASI-ku juga masih berlebih sangat banyak. Jadi, aku hanya bisa diam-diam memerahnya dan membuangnya. Aku tidak menyangka apa yang kulakukan belum cukup tersembunyi dan terlihat orang.

Dalam keadaan seperti ini, aku tidak tahu harus bagaimana menjawabnya dan hanya bisa memaksakan diri untuk melontarkan “emm”. Kali ini, dia bergerak lebih dekat lagi. Dia mencium bau ASI dari tubuhku dan makin terpesona. Sementara itu, aku makin ketakutan.

“Jenny.” Jordan memanggilku dan mengungkapkan maksudnya dengan sangat jelas, “Sayang sekali kalau dibuang. Berikan saja padaku. Sekali, 6 juta.”

Mataku pun membelalak. Enam juta? Apa semua orang kaya begitu royal?

Meskipun aku tidak mengerti kenapa orang sebesar Jordan masih begitu menyukai ASI, aku benar-benar merasa sangat ragu. Aku pun bertanya dengan hati-hati, “Aku perah keluar ... lalu memberikannya padamu?”

Tirai dalam ruangan ini ditutup sehingga ruangan ini sangat remang dan sunyi hingga kami dapat mendengar detak jantung satu sama lain. Aku merasa sangat gugup karena ditatap lekat-lekat oleh Jordan.

Pada akhirnya, aku mendengar Jordan menolak dengan tegas, “Aku cuma mau minum yang langsung dari sumbernya.”

Tanpa menunggu jawaban dariku, Jordan sudah menunduk dan membenamkan kepalanya di payudaraku, lalu langsung mengulum putingku. Sensasi yang begitu menggairahkan seketika membuat sekujur tubuhku merinding. Aku pun mengerang tak terkendali.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku dan "Sahabatku"
7.8
Setelah dikhianati berulang kali, aku terlahir kembali dan menolak pembodohan Melinda, putri sopirku yang berlagak bagai sosialita. Dulu, Melinda selalu berpura-pura menguji para kekasihku, termasuk suamiku sekarang, Aldi Noran. Namun kini, di hadapan pernikahan miliarder kami, aku tidak tinggal diam saat dia mencoba merayu Aldi dengan kedok persahabatan belasan tahun. Aku siap membongkar niat busuknya yang ingin merebut suamiku dan menghancurkan hidupku.
Sampul Novel Aku Tidak Memberi Ampun: Mantan yang Berlutut
9.6
Grace Bennett menyaksikan sendiri pengkhianatan Adrian Carter di mobil mereka. Bukannya meminta maaf, sang suami justru meremehkan pernikahan kontrak mereka. Tak tinggal diam, Grace membalas dengan membekukan bisnis bernilai miliaran dolar milik Adrian dan menceraikannya secara terbuka. Meski Adrian memohon sambil berlutut, Grace tetap pergi bersama Ethan, putranya. Ia melangkah ke masa depan bersama pria lain dan mengabaikan sang mantan.
Sampul Novel Dari Cinta ke Benci: Kejatuhannya
8.8
Lima tahun pernikahan kami hancur saat Baskara tahu aku hanyalah pengganti Clara. Setelah melahirkan pewaris Adhitama, aku disiksa dan dikurung. Kekejamannya memuncak saat dia membiarkan putra kami, Banyu, tewas demi menyelamatkan Clara yang berpura-pura terancam. Kini, dukaku telah berubah menjadi dendam yang dingin. Tanpa sadar, keangkuhan Baskara membuatnya menandatangani surat kuasa fatal di balik dokumen arsitekturku. Aku akan menghancurkannya lewat hak yang dia sepelekan.
Sampul Novel Diceraikan Mantan Suami, Ternyata Aku ....
7.9
Tiga tahun pernikahan dengan Claude hanya menyisakan penyesalan bagi Lillia, yang akhirnya dicampakkan begitu cinta pertama suaminya kembali. Namun, kehidupan pascabercerai justru membawa Lillia ke puncak kejayaan. Publik terkejut saat mengetahui bahwa dia adalah Lorraine, desainer ternama dunia, sekaligus pewaris rahasia Keluarga Forester dan pakar perbankan yang genius. Saat Claude menyadari kesalahannya dan mencoba merebutnya kembali di pelaminan, Lillia memilih untuk tidak mengenalinya lagi.
Sampul Novel I am Your Boss
8.2
Dulu dicampakkan karena miskin, Andra bangkit hingga sukses mendirikan imperium bisnis raksasa dalam enam tahun. Kini ia menjadi bos kejam berhati dingin dengan aturan super ketat. Namun, pertahanan kokohnya mulai goyah saat bertemu seorang pelamar wanita baru. Kehadiran perempuan tersebut perlahan mengikis kebekuan hati sang miliarder, membangkitkan kembali secercah harapan akan cinta sejati yang sempat ia kubur dalam-dalam.
Sampul Novel My Hot Daddy
8.7
Demi mengatasi krisis keuangan, Joanna nekat menjadi sugar baby bagi Regan. Pengusaha kaya itu menetapkan aturan tegas agar mereka tidak saling jatuh cinta. Namun, saat menikmati kehidupan mewah, Joanna justru tidak sengaja mengungkap rahasia kelam tentang sosok Regan yang sesungguhnya. Kini ia didera kebimbangan besar, apakah harus bertahan demi materi atau pergi demi keselamatan hatinya. Di tengah larangan keras itu, mampukah cinta tetap tumbuh di antara mereka?