APKDock Logo
Sampul Novel Hari-Hariku Jadi Ibu Susu untuk Konglomerat

Hari-Hariku Jadi Ibu Susu untuk Konglomerat

9.1 / 10.0
Sebuah insiden memalukan di pesta kantor mengubah hidupku saat bos suamiku mengetahui kondisiku yang sedang menyusui. Pria berkuasa itu memaksaku menjadi ibu susu di kediamannya tanpa memedulikan penolakanku. Di tengah kesepian malam, pertahananku runtuh ketika sang konglomerat menyelinap ke ranjangku demi mendapatkan apa yang dia inginkan. Hubungan terlarang ini membuatku terjerumus dalam situasi yang jauh lebih rumit dan penuh rahasia daripada yang kubayangkan sebelumnya.

Hari-Hariku Jadi Ibu Susu untuk Konglomerat Bab 1

Di pesta kantor, karena ASI-ku merembes, aku pun diincar oleh bos suamiku. Dia menekanku ke dinding dengan tampang tamak, lalu mengabaikan perlawananku dan langsung menyingkap atasanku. Dia ingin aku menjadi ibu susu di rumahnya.Dalam kesepian malam yang tak berujung, aku akhirnya tidak dapat mengendalikan diri lagi dan mengeluarkan mainanku. Bosku malah diam-diam naik ke ranjangku dan berbisik dengan nada menggoda, “Aku mau minum ASI-mu.”

Setelahnya, aku pun terjerumus. Namun, kenyataannya tidak sesederhana yang kubayangkan.

Aku baru selesai memulihkan diri paskapersalinan. Namun, suamiku malah langsung menyuruhku menemaninya menghadiri pesta kantor.

Di pesta itu, karena aku baru melahirkan, payudaraku mengeluarkan ASI secara tiba-tiba dan meninggalkan jejak di pakaianku. Aku tidak menyadari bahwa bos suamiku yang duduk di depanku sedang memperhatikanku.

Aku pun merasa malu hingga tidak berani berbicara. Kemudian, aku buru-buru pergi ke kamar mandi dengan kepala tertunduk supaya bisa membersihkan pakaianku.

Lima menit kemudian, aku telah mengeringkan pakaianku dengan tisu. Baru saja aku berbalik, tanganku langsung dicengkeram seseorang dan aku ditariknya ke tangga darurat sebelah.

Sebelum aku sempat melawan, pakaianku sudah dibuka sehingga kulitku yang putih terpampang di hadapannya. Pria itu sangat kuat dan aku sama sekali tidak dapat melawan.

Setelah tersadar kembali dan baru saja aku hendak berteriak untuk meminta tolong, mulutku sudah dibekap. Kemudian, terdengar suara seorang pria yang familier di samping telingaku. “Anak yang baru kamu lahirkan punya masalah pendengaran, ‘kan?”

Begitu mendengar suaranya, aku baru berangsur-angsur tenang. Setelah melihat jelas, orang yang ada di hadapanku adalah Jordan Angkasa, bos suamiku. Hanya saja, tatapannya yang penuh dengan nafsu dan sama sekali tidak disembunyikannya itu membuatku takut.

“Ka ... kamu mau apa?”

Aku adalah seorang yatim piatu. Sejak kecil, aku sudah dibawa ke rumah keluarga suamiku di desa dan dibesarkan untuk menjadi menantu mereka. Aku sama sekali tidak memahami intrik dan tipu daya di dunia. Satu-satunya modal yang kumiliki hanyalah tampangku yang lumayan cantik.

Aku tidak berani menyinggung Jordan. Bagaimanapun juga, biaya pengobatan anakku lumayan besar. Sekarang, kami sekeluarga hanya bisa mengandalkan gaji suamiku untuk bertahan hidup.

Mata Jordan terlihat agak merah dan bagaikan tatapan garang seekor serigala. Ketika aku melangkah mundur, dia malah membuka tali pinggangnya.

Aku sontak terkejut. Tidak peduli bagaimana aku mencoba menghentikannya, aku tetap tidak bisa menandingi kekuatannya.

Jordan lagi-lagi membenamkan kepalanya ke depan payudaraku. “Besok, urusan naik jabatan suamimu akan ada kejelasannya.”

Begitu mendengar hal itu, aku menggigit bibirku erat-erat. Benakku dipenuhi dengan tampang anakku. Saat mengingat ketulian putraku, tanganku yang terkepal untuk menghalangi Jordan pun terjatuh. Aku tidak lagi memiliki tenaga untuk meronta.

Entah sudah berapa lama waktu berlalu, Jordan akhirnya mengangkat kepalanya. Dia baru berusia 30-an tahun dan berada dalam masa puncak hidupnya. Parasnya jauh lebih tampan dari suamiku dan dia memang merupakan pria yang mudah membuat orang jatuh hati.

Ada sedikit cairan yang masih tersisa di bibirnya dan membuatnya terlihat penuh dengan ketegangan sensual. Namun, aku malah merasa sangat ketakutan.

Jordan menjilat bibirnya dengan tidak puas, lalu berkata padaku, “Aku akan transferkan 20 juta padamu sebagai kompensasinya.”

Setelah mendengar hal ini, mataku agak berbinar. Uang sebesar 20 juta sudah cukup untuk biaya pengobatan putraku.

Ketika aku selesai merapikan bajuku, Jordan sudah pergi. Melihat tangga darurat yang kosong, aku pun teringat kejadian tadi dan wajahku seketika memerah. Aku merasa agak malu dan tidak tahu harus bagaimana menghadapi suamiku.

Aku pun berbalik dan masuk kembali ke kamar mandi. Setelah mencuci tanganku dari cairan kotor berwarna putih, aku baru kembali ke meja.

Suamiku sudah agak mabuk. Saat menyadari aku sudah kembali, dia pun berkata dengan ekspresi kurang senang, “Ke mana kamu? Kenapa kamu baru balik setelah begitu lama?”

Aku pun membuka mulutku dengan malu. Berhubung Jordan duduk di seberang, aku hanya bisa berbisik dengan asal, “Perutku sakit.”

Aku bisa merasakan Jordan sedang menatapku lekat-lekat dari seberang. Dia juga melakukannya secara terang-terangan tanpa takut disadari orang.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Hari-Hariku Jadi Ibu Susu untuk Konglomerat

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
9.3
Delapan tahun menikah, Jessica selalu memercayai alasan pekerjaan Rio Aditya setiap hari jadi pernikahan mereka. Namun, rahasia busuk terungkap saat ia mendengar rencana Rio untuk menceraikannya demi Nadia. Di tengah pengkhianatan tersebut, Jessica justru menerima diagnosis medis yang fatal: kanker ovarium stadium akhir. Menyadari suaminya tidak lagi mencintainya sejak ia keguguran, Jessica memutuskan untuk merelakan hubungan mereka dan pergi dalam damai tanpa pernah bertemu lagi.
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan penuh kekerasan bersama Adnan, sosok suami yang tega menyiksanya demi membalas dendam kepada mertua. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang tiada henti, orang dari masa lalu Saschya mendadak hadir kembali. Apakah kedatangan sosok tersebut akan menjadi penyelamat yang membebaskannya dari jeratan kejam Adnan, atau justru memicu prahara baru dalam kehidupannya yang telah hancur?
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali berturut-turut di arena justru berujung pengkhianatan dari Roderick. Sang tunangan tega bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick sirna seketika demi menyatakan cinta pada wanita lain di depanku. Kecewa, aku langsung menghubungi ayahku, sang bos mafia besar. Kupastikan pernikahan kami batal karena aku akan mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika rela bersabar atas perlakuan buruk ibu mertuanya demi membina rumah tangga bersama Askara Brahma selama dua tahun. Namun, kehangatan Askara mendadak hilang dan ia berubah menjadi sangat dingin. Perubahan drastis ini memicu kecurigaan Nadia akan adanya rahasia kelam. Akankah ia sanggup menghadapi kenyataan pahit saat mengetahui suaminya berselingkuh dengan adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Dunia dokterku hancur saat merawat Evelyn Santoso, pasien VIP yang menangisi tunangannya. Pria di foto itu adalah Bima, suamiku, yang ternyata bernama asli Brama Wijaya, seorang taipan kejam. Saat Brama datang, ia sama sekali tidak mengenaliku. Ia memeluk Evelyn dan membisikkan janji manis yang dulu sering ia katakan padaku. Melalui tatapan matanya yang sangat dingin, Brama menegaskan bahwa pernikahan kami hanyalah sebuah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Demi berguru pada desainer legendaris Adam Smith, Amber Lim, sosialita bereputasi buruk yang ingin bertobat, nekat menembus musim dingin utara yang mematikan. Sialnya, ia dirampok dan terdampar di hutan beku. Kini, satu-satunya harapan hidup Amber bergantung pada Tuan Dingin, seorang duda misterius pembenci wanita yang dicap kanibal oleh warga. Akankah Amber berhasil meluluhkan hati pria itu, atau justru menjadi korban kebenciannya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan