APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hanya Istri Kedua

Hanya Istri Kedua

Demi menyelamatkan sang ayah dari ancaman kebangkrutan, Anyelir rela mengorbankan impian masa depannya. Ia bersedia menjadi istri kedua dari Serkan Alvaro, seorang pengusaha muda sukses yang dikenal sangat dingin. Namun, alasan sebenarnya di balik keputusan Serkan menikahi Anyelir dengan imbalan bantuan keuangan masih menjadi misteri. Anyelir pun harus menjalani kehidupan pernikahan yang penuh teka-teki. Sanggupkah ia menemukan kebahagiaan sejati dalam rumah tangga ini?
Bab
Bagikan

Bab 2

Hari ini, rencananya Anyelir akan bertemu dengan Serkan di jam makan siang, namun karena Anyelir ada jadwal kuliah pagi, jadi dia akan ke kampusnya lebih dulu. Anyelir mengambil jurusan management bisnis, karena dia berharap bisa membantu papahnya mengelola perusahaan, karena Anyelir adalah anak tunggal.

"Mah,Pah Anyelir pamit ya," ucap Anyelir setelah menyelesaikan sarapannya.

"Nak, kamu yakin akan bertemu tuan Serkan?" Irawan mencoba memastikan sekali lagi.

"Iya Pah, Anyelir sudah memutuskan, jadi Anyelir tidak akan mundur." Jawab Anyelir yakin.

"Nak, apapun yang akan kamu hadapi tidak akan mudah, kalau kamu ragu, maka jangan diteruskan, toh kita juga belum terlalu jauh kan?" ucap Kirana mencoba menasehati Anyelir. Kirana tak tega melihat putri semata wayangnya yang dia besarkan penuh kasih sayang berkorban sejauh itu, ibu mana yang rela melihat putrinya menikah dengan lelaki yang tidak dicintai, apa lagi menjadi istri kedua.

Anyelir tersenyum kearah kedua orangtuanya, senyum teduh yang selalu Anyelir berikan selalu berhasil membuat kedua orangtuanya tenang

"Mah, Pah ... kalian nggak perlu khawatir, Anyelir yakin Anyelir bisa kok, lagipula mungkin ini yang sudah digariskan oleh Yang Maha Kuasa untuk hidup Anyelir, mungkin tuan Serkan adalah jodoh Anyelir," ucap Anyelir, jujur saja mengatakan Serkan mungkin adalah jodohnya, sangat berat bagi Anyelir. Wanita yang dengan percaya dirinya mengatakan suami orang lain adalah jodohnya. Namun, hanya kata-kata itu yang nampak bisa membuat kedua orang tua Anyelir tak ragu lagi.

"Baiklah, nanti kalau ada apa-apa kamu hubungi Papah ya?" pinta Irawan dengan pandangan sendu kearah Anyelir.

"Iya Papah," jawab Anyelir seraya tersenyum, seakan dirinya tak mempunyai beban sedikitpun. Setelah itu, Anyelir pun berpamitan kepada Irawan dan Kirana untuk berangkat ke kampus.

Anyelir masuk kedalam mobil, dan menumpahkan seluruh beban dihatinya, tangis yang dia tahan sekuat tenaga agar tidak luruh dihadapan kedua orangtuanya kini dia tumpahkan, rasa sesak di dadanya menandakan bahwa Anyelir sudah tak mampu lagi berpura-pura.

"Ya Allah, jika memang ini jalan hidupku yang sudah Engkau gariskan, aku mohon kuatkan lah aku," batin Anyelir.

Tidak mau orang tuanya curiga, Anyelir pun segara melajukan kendaraannya pelan, selama perjalanan Anyelir terus memikirkan bagaimana caranya mengakhiri hubungannya dengan Erland. Ya Anyelir memang sudah memiliki kekasih bernama Erland Prasetyo, hubungan mereka sudah terjalin selama 2 tahun.

"Alasan apa yang harus aku katakan kepada Erland nanti?" batin Anyelir. Tidak terasa,kini dia sudah berada di parkiran mobil. Anyelir pun turun dari mobilnya, namun ada satu pemandangan yang membuat hati Anyelir sakit, tanpa sadar air mata mengalir di pipi mulusnya.

"Erland," Anyelir menepuk pundak Erland yang tengah bercumbu mesra di sudut tembok cukup sepi. Anyelir sangat paham bahwa itu adalah Erland, kekasihnya dia tidak mungkin salah.

"A.. Anyelir," gagap Erland terkejut setelah dia melihat Anyelir dibelakang tubuhnya.

Anyelir menatap nanar kedua pasangan yang ketahuan mesum itu, "menjijikkan," ucap Anyelir. Dan satu tamparan cukup keras pun mendarat di pipi Erland, bahkan sampai dua kali Anyelir menghadiahkan tamparan tersebut.

"Anyelir loe gila ya?" ucap Indah, wanita yang tadi tengah bermesraan dengan Erland.

"Gue gila? loe berdua yang gila, bisa-bisanya kalian menjalin hubungan dibelakang gue," seru Anyelir.

"Dan loe," Anyelir menunjuk wajah Indah yang tengah mengecek wajah Erland yang terkena tamparan Anyelir. "Loe cewe yang gak tahu malu, loe tahu kan Erland itu udah punya pacar!"

"Gue tahu," jawab Indah seraya bersedekap dada.

"Dan harusnya loe introspeksi diri dulu, kenapa Erland bisa berpaling ke gua, itu karena loe sendiri, salah loe Anyelir," Indah bergantian menunjuk wajah Anyelir tanpa raut bersalahnya.

"Loe terlalu munafik, Erland bahkan nggak pernah sekedar cium loe, dengan alasan loe mau jaga diri loe buat suami loe kelak, harusnya loe sadar, kata-kata loe udah sama aja gak yakin kalau kalian bakal nikah," seru Indah membela diri.

Anyelir tersenyum remeh, "pemikiran loe dangkal banget deh, gue jatuh cinta Indah tapi gue gak bodoh, yang tunangan aja belum tentu nikah, apalagi gue yang baru status pacaran? dan satu lagi, gue bukan loe yang bisa dengan mudah ngasih segalanya sama cowok, apa lagi kehormatan," Anyelir menekan kata kehormatan didepan wajah Indah.

Indah mengepalkan tangannya kuat, sebisa mungkin dia menahan amarahnya karena ada Erland, "tapi loe lihat kan sekarang, Erland berpaling ke gue, dan gue yakin Erland lebih milih gue," ucap Indah seraya tersenyum penuh kemenangan.

"Gue gak perduli, kalian berdua emang cocok, sama-sama mementingkan nafsu, itukan alasan kalian bersama, jadi kalian ya cocok," ucap Anyelir.

Kali ini Indah ataupun Erland tak bisa lagi menyangkal, Erland mendekati Indah memang karena dia ingin menyalurkan hasratnya yang tidak dia dapatkan dari Anyelir, sedangkan Indah, dia adalah wanita yang memang sudah menyukai Erland sedari lama, namun Erland lebih memilih Anyelir. Namun indah tak pernah menyerah, dia terus menggoda Erland, Erland adalah lelaki yang normal, tentu saja dia tergoda, merekapun sering berkencan dibelakang Anyelir, bahkan hubungan mereka sudah terjalin selama 6 bulan ini.

Hubungan Indah dan Erland tak jauh dari sekedar kebutuhan ranjang, Erland akui Indah memang partner yang sangat memuaskan, selain itu body Indah juga sangat menarik, sedangkan Indah memberikan tubuhnya kepada Erland secara senang hati, bahkan Indah memberikan keperawanannya kepada Erland.

Anyelir menatap Erland dengan pandangan kecewa, "hubungan kita selesai," ucap Anyelir, setelah mengatakan itu diapun bergegas pergi meninggalkan dua sejoli itu.

"Anye ... Anyelir!!!" seru Erland, dia mencoba mengejar Anyelir, namun langsung ditahan oleh Indah.

"Udahlah Erland, nggak perlu dikejar, lagian apa yang bakal kamu dapet dari dia?" ucap Indah mencoba memanasi keadaan, "ayo kita pergi, biar aku obati luka kamu," ajak Indah, mengobati luka? lebih tepatnya mengobati di atas ranjang. Tentu saja Erland tak menolak, dia pun mengajak Indah masuk kedalam mobil dan melakukannya meninggalkan kampus.

Anyelir sendiri menahan tangisnya, dia masuk kedalam toilet dan menumpahkan semuanya, dia tak menyangka lelaki yang dia cintai tega menyakiti hatinya sedalam ini.

"Ya Allah, apa ini jalan yang Engkau berikan?" batin Anyelir, dia mencoba mengontrol emosinya agar tak terisak kembali, setelah itu dia pun keluar dari toilet untuk membasuh wajahnya.

Namun secara tak sengaja, Anyelir bertemu dengan sahabatnya yaitu Indira, Anjani, dan Vania. Mereka semua terkejut melihat mata Anyelir yang nampak sembab.

"Anye? kamu kenapa?" tanya Indira dengan khawatir. Sontak saja, Anyelir kembali terisak diperlukan Indira, dan itu semakin membuat ketiga sahabatnya bingung.

Setelah cukup tenang, Anyelir pun bercerita kepada ketiga sahabatnya, tentang yang dia lihat pagi ini.

"Apa? jadi Erland selingkuh sama Indah?" tanya Vania kesal. Anyelir pun hanya mengangguk sebagai jawaban.

"Anye, gue minta maaf yaa, gara-gara Indah, loe jadi putus sama Erland," ucap Indira merasa bersalah, karena Indira dan Indah adalah saudara kembar, namun wajah mereka sama sekali tak mirip.

"Nggak papa kok, gue jadi ngerti sekarang, seperti apa brengseknya Erland, setidaknya gue udah lepas dari dia," ucap Anyelir mencoba menenangkan Indira.

"Bener Nye, cowok brengsek kaya dia emang nggak pantes buat dipertahankan," ucap Anjani mendukung jawaban Anyelir.

"Bener apa kata Anjani, jadi loe jangan ngerasa bersalah ya Ra," ucap Anyelir.

"Iya Nye," jawab Indira, setelah itu Anyelir pun membasuh wajahnya dan kemudian mereka berempat pun pergi menuju kelas.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Berawal Dari Diary
8.8
Kehidupan tenang Alya, siswi kutu buku, mendadak berubah setelah menemukan buku harian usang di perpustakaan sekolah. Diary itu membongkar sisi kelam Arka, cowok populer yang terkenal sangat dingin. Alih-alih marah rahasianya terungkap, Arka justru meminta Alya untuk menjaga luka masa lalunya yang tersembunyi di balik kesempurnaannya. Permintaan tak terduga ini memicu rasa penasaran Alya untuk mengenal sosok asli Arka lebih dalam lagi.
Sampul Novel DILEMA CINTA
8.2
Dalam kisah romansa modern Dilema Cinta, kita menyaksikan pergulatan batin Alex yang mencintai Maya dengan tulus. Sayangnya, perjalanan asmara ini tidak berjalan mudah bagi Alex. Ia terjebak dalam konflik internal yang rumit karena belum mampu membebaskan diri dari bayang-bayang masa lalunya. Novel ini menggambarkan perjuangan emosional seorang pria yang berupaya membuka lembaran baru dan melangkah maju, meski kenangan lama masih terus mengikat erat hatinya.
Sampul Novel Harga Simpanan Sembilan Belas Tahunnya
9.7
Lima tahun pernikahan membuatku percaya Christoper Wijaya telah berubah. Nyatanya, saat ayahku sekarat membutuhkan donor sumsum tulang, dia malah sibuk menemani selingkuhannya, Iris, hingga ayahku berpulang. Demi melindungi perempuan itu, Christoper tega menumbalkanku dalam berbagai situasi berbahaya dan merampas warisanku. Begitu aku memutuskan pergi dan menuntut cerai, dia yang tidak tahu kematian ayahku malah mengirim pesan soal donor. Pengkhianatan ini telah dimaafkan.
Sampul Novel Jodoh Dari Ayah
9.2
Genta Mackenzie, pria blasteran yang kerap bergonta-ganti pasangan, akhirnya harus tunduk pada perjodohan yang diatur oleh sang ayah. Tak disangka, pertemuan pertamanya dengan sang calon istri justru menumbuhkan benih cinta yang tulus di hatinya. Genta pun langsung menyatakan perasaannya tanpa ragu. Kini, sang gadis dihadapkan pada kebimbangan besar. Sanggupkah ia membalas ketulusan pria pilihan orang tuanya itu dan membuka hati untuk pernikahan ini?
Sampul Novel PRIME MINISTRE'S DAUGHTER
8.2
Demi menikahi Eleanore, putri perdana menteri yang berhati dingin, Ken rela menghalalkan segala cara. Sayangnya, pernikahan impian keponakan raja ini berubah menjadi mimpi buruk saat Ken mengungkap sebuah rahasia kelam masa lalu istrinya. Rasa cinta Ken seketika berubah menjadi kebencian yang mendalam. Meski menderita dan terus disakiti akibat perubahan sikap suaminya yang sangat drastis, Eleanore memilih bertahan demi cinta di tengah konflik masa lalu yang sulit termaafkan.
Sampul Novel SILUMAN HARIMAU
8.1
Zola terkejut saat mengetahui dirinya mewarisi darah siluman harimau yang mengerikan. Rahasia kelam ini berasal dari perjanjian mistis sang kakek di Kalimantan Barat pada masa lalu. Kutukan itu bangkit karena Zola melanggar pantangan dengan berhubungan intim bersama orang luar, padahal keturunannya wajib berpasangan dengan sesama sedarah. Kini, Zola dan kekasihnya, Arman, harus berjuang keras memutus ikatan gaib tersebut agar bisa kembali menjalani kehidupan yang normal.