APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hanya Istri Kedua

Hanya Istri Kedua

Demi menyelamatkan sang ayah dari ancaman kebangkrutan, Anyelir rela mengorbankan impian masa depannya. Ia bersedia menjadi istri kedua dari Serkan Alvaro, seorang pengusaha muda sukses yang dikenal sangat dingin. Namun, alasan sebenarnya di balik keputusan Serkan menikahi Anyelir dengan imbalan bantuan keuangan masih menjadi misteri. Anyelir pun harus menjalani kehidupan pernikahan yang penuh teka-teki. Sanggupkah ia menemukan kebahagiaan sejati dalam rumah tangga ini?
Bab
Bagikan

Bab 3

Serkan tengah berkutat dengan berkas-berkasnya, karena hari ini dia akan bertemu dengan Anyelir, jadi dia harus sedikit mengerjakan lebih cepat. Namun, tiba-tiba saja pintu ruangannya terbuka, dan menampilkan seorang wanita cantik bermake-up cukup tebal dan berpakaian cukup ketat masuk kedalam ruangan Serkan seraya membawa kue.

"Happy anniversary pernikahan kedua tahun sayang," ucap Felly seraya mencium pipi Serkan.

Serkan tersenyum kearah istrinya, "oh ya? hari ini tepat dua tahun ya?" ucap Serkan.

"Kamu lupa?" wajah Felly cemberut dan berbicara dengan nada manja.

"Tentu saja tidak," Serkan membuka laci mejanya, dan memberikan satu kotak merah kepada Felly.

"Apa ini?" tanya Felly dengan mata berbinar.

"Bukalah," ucap Serkan.

Felly pun membuka kotak tersebut, dan ternyata itu berisi satu set perhiasan berlian, tanpa sungkan Felly pun langsung memeluk Serkan dengan manja.

"Terimakasih sayang," ucap Felly.

"Sekarang mana hadiahku?" tanya Serkan seraya menaikkan satu alisnya.

"Hadiah? eemm maaf sayang, aku sedang datang bulan, jadi aku tidak bisa memberikan kamu hadiahnya," ucap Felly dengan raut wajah sendu, dia pikir Serkan meminta hadiah di atas ranjang.

Serkan tersenyum mendengar jawaban Felly, "sebenarnya aku tidak meminta itu."

Alis Felly bertaut bingung ,"lalu?" tanya Felly.

"Kabar bahagia, tentang kehamilan kamu, tapi dengan jawaban kamu yang mengatakan kamu datang bulan, itu sudah menjawabnya," ucap Serkan.

"Maafkan aku ya sayang," Felly memasang wajah sedihnya, Serkan memang selalu menanyakan tentang kehamilan, karena Serkan sangat ingin memiliki keturunan.

Serkan bangkit dari duduknya dan berjalan kearah jendela, matanya menatap kearah luar jendela dimana kendaraan berlalu lalang, satu tangannya dia masukkan kedalam saku celana, sedangkan satu tangannya lalu memegang jendela kaca.

"Sudah 2 tahun Felly, dan selama itu aku memberikan kamu kesempatan," ucap Serkan.

"Sayang, tapi aku juga sudah check ke dokter kandungan kok, dan aku sehat, rahimku baik-baik saja," ucap Felly.

"Lalu kamu menyalahkan aku?" ucap Serkan seraya berbalik menatap Felly.

"Bu.. bukan begitu maksudnya, tapi mungkin kita belum diberi kepercayaan sayang," ucap Felly halus, dia mencoba menenangkan Serkan yang nampak mulai kesal.

Serkan menghela napas kesal, kemudian dia melemparkan pandangan nya lagi kearah luar jendela, "Kamu masih ingat bukan perjanjian pernikahan kita?" tanya Serkan.

Seketika wajah Felly berubah, dia menundukkan pandangannya, "iya aku ingat," jawab Felly.

"Apa bunyinya?" tanya Serkan.

"Kalau dalam 2 tahun aku tidak bisa memberikan kamu keturunan, maka aku harus siap dipoligami, dan jika aku menolak, maka aku akan diceraikan," jawab Felly sendu.

"Lalu kamu memilih yang mana?" tanya Serkan sembari sembari bersedekap dada, kini posisinya sudah berhadapan dengan Felly.

Bibir Felly tiba-tiba saja kelu, keduanya tak ingin Felly pilih, Felly tak rela jika harus berbagi suami, namun jika Felly menolak itu berarti dia harus siap diceraikan oleh Serkan, dan dengan begitu maka Felly harus siap kehilangan semua kemewahan yang selama ini sudah Serkan berikan padanya.

"Aku siap untuk dimadu," jawab Felly.

"Bagus, hari ini aku akan bertemu dengan calon istri kedua ku," ucap Serkan seraya tersenyum sinis.

Sontak Felly langsung menatap Serkan tak percaya, "kamu sudah menemukan calon maduku?" tanya Felly.

"Iya, aku sudah mempersiapkannya, dan aku akan memeriksanya kesehatan nya lebih dulu, jika semua cocok maka aku akan menikahinya dalam waktu dekat," jelas Serkan.

Felly hanya diam, dia tidak tahu harus berbuat apa, percuma juga jika dia marah kepada Serkan, karena itu tidak akan berarti apapun.

"Kau mau ikut?" tanya Serkan.

"Aku harus lihat, seperti apa calon maduku nanti, aku yakin dia akan kalah jauh dari ku," batin Felly.

"Iya, aku ikut, aku juga ingin berkenalan dengannya," jawab Felly.

"Baiklah sebentar lagi kita pergi, kau duduklah dulu."

"Aku ke toilet sebentar ya?" ucap Felly meminta izin. Serkan pun mengangguk sebagai jawaban.

Felly pun keluar dari ruangan Serkan langsung menuju toilet yang berada di lantai ruang kerja CEO, jadi tidak ada pegawai yang akan datang, kecuali sekretaris atau Leo sang asisten Serkan.

Felly menatap pantulannya di cermin, tangannya terkepal erat kala mendengar penuturan Serkan yang akan menikah lagi.

"Aku tidak akan membiarkan siapapun merebut posisi ku," ucap Felly penuh amarah.

"Aku akan menghancurkan wanita itu," batin Felly.

Jam 11 siang Anyelir sudah selesai kelas, dia pun bergegas untuk membereskan buku-buku nya, karena asisten Serkan sudah menghubungi Anyelir beberapa menit lalu, memberitahukan tempat mereka akan bertemu.

"Loe mau kemana Nye?" tanya Anjani yang melihat Anyelir nampak tergesa-gesa.

Anyelir lupa, bahwa teman-temannya tak tahu menahu tentang persoalan nya, jadi dia harus mencari alasan yang tepat.

"Gue mau anter nyokap, kerumah temennya yang sakit, gue balik duluan ya," bohong Anyelir, tapi syukurlah semua temannya percaya.

"Ya udah hati-hati," seru Indira, karena Anyelir sudah berlari keluar kelas.

Anyelir mengemudikan mobilnya disalah satu rumah sakit yang sudah diberitahu kan oleh Leo, sebenarnya Anyelir bingung kenapa mereka harus bertemu di rumah sakit.

Setelah menempuh perjalanan hampir satu jam,. Anyelir pun sampai dirumah sakit tempatnya bertemu dengan Serkan, saat Anyelir baru turun dari mobil, dia didatangi oleh 2 orang yang berpakaian serba hitam.

"Siang, apa betul anda nona Anyelir?"

"Betul," jawab Anyelir.

"Kami ajudan tuan Serkan, dan kami disuruh menjemput nona."

"Oh baiklah, terimakasih," ucap Anyelir.

"Mari nona."

Anyelir pun mengikuti kedua ajudan serkan memasuki rumah sakit, Anyelir masih belum tahu apa yang akan Serkan lakukan sebenarnya, kenapa Anyelir dibawa kerumah sakit. Didepan rumah sakit, terlihat seorang pria mengenakan jas, kedua ajudan tadi pun menunduk hormat.

"Apa dia tuan Serkan?" batin Anyelir.

"Silahkan nona, tuan Serkan sudah menunggu."

"Oh iya," jawab Anyelir, dia pun melangkah masuk kedalam ruangan.

"Tuan Serkan, nona Anyelir sudah datang."

Serkan menoleh kearah Anyelir, tatapannya menilai dari atas hingga bawah membuat Anyelir tak nyaman.

"Ternyata dia tuan Serkan, lalu siapa wanita itu?" batin Anyelir bertanya soal Felly.

"Kau bisa keluar Leo," ucap Serkan kemudian.

"Baik tuan."

"Duduklah," ucap Serkan kepada Anyelir. Anyelir pun duduk di sofa yang berhadapan dengan Serkan dan Felly.

"Saya Serkan, dan ini istri saya Fellysia."

"Saya Anyelir tuan," jawab Anyelir.

"Baiklah, langsung saja. Saya membawa kamu kemari, untuk medikal check up kesehatan kamu, apalagi rahim kamu, karena alasan saya menikahi kamu adalah, karena saya ingin memiliki keturunan." jelas Serkan.

Jantung Anyelir langsung berdetak tak beraturan ketika mendengar penjelasan Serkan, "apa anak?" batin Anyelir takut.

"Kamu paham maksud saya kan?" tanya Serkan.

"Saya paham tuan," jawab Anyelir.

"Bagus," ucap Serkan puas, dia pun meminta Leo untuk memanggil dokter.

"Ini demi mamah dan papah, kalau aku menolak maka papah akan dipenjara, dan semua yang sudah papah bangun akan hancur dalam sekejap," batin Anyelir. Dengan mengingat kedua orangtuanya, itu membuat Anyelir menjadi yakin dengan langkah yang akan dia ambil.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Belenggu Cinta Tuan Muda
9.5
Nara, seorang gadis polos anak asisten rumah tangga, menjadi korban dendam Axel. Sang tuan muda tega melecehkannya karena ibu Nara adalah selingkuhan ayahnya. Namun, niat awal menyiksa justru berubah menjadi obsesi cinta yang ekstrem. Axel menjelma sebagai pria posesif yang mengurung kebebasan Nara. Meski terus mencoba kabur, Nara selalu berhasil ditangkap kembali. Akankah takdir membawa hubungan penuh luka ini menuju akhir yang bahagia, ataukah kehancuran?
Sampul Novel Cintaku Sudah Habis
8.1
Fitnah kejam dari Rina menghancurkan kisah cinta Kaluna dan Citra hingga berakhir tragis. Kebencian mendalam kini menyelimuti hati Citra, namun sebuah rahasia besar yang selama ini tersembunyi perlahan mulai terungkap. Di tengah situasi pelik ini, Kaluna harus berjuang keras demi bertahan hidup dan menghadapi kemarahan sang mantan kekasih. Apakah kebenaran yang sesungguhnya dapat terungkap sebelum semuanya terlambat?
Sampul Novel Gairah Liar dan terpendam Sang CEO
9.3
Nindy terperangkap dalam situasi menegangkan bersama Devien. CEO yang terobsesi dengannya itu bertekad menguasai Nindy secara paksa. Teriakan histeris Nindy mencari bantuan berakhir sia-sia, karena ruangan kedap suara mengunci semua jeritannya dari dunia luar. Hasrat liar yang telah lama dipendam Devien kini meledak sepenuhnya. Ia bertindak tanpa kendali untuk memuaskan nafsunya, mengabaikan setiap penolakan keras yang disuarakan oleh Nindy.
Sampul Novel Kali Ini, Aku Pilih Pergi
9.5
Unggahan viral mengungkap pengkhianatan Bondan yang merayakan ulang tahun cinta sejatinya bersama putra mereka di hari jadi pernikahannya dengan Sofia Jayadi. Saat membereskan dekorasi yang sia-sia, Sofia menerima telepon suaminya yang mencoba mencari alasan. Namun, mendengar tawa sang anak yang ingin menginap di rumah wanita itu membuat Sofia tersadar. Tanpa kemarahan, Sofia memilih merelakan segalanya. Kali ini, dia memutuskan pergi dan meninggalkan suami serta anaknya.
Sampul Novel Sekretaris Cupu Vs Boss Arrogant
8.5
Pasca-kecelakaan pesawat yang merenggut ibunya, Carla Azannadia, putri seorang ART, terjebak di pusaran nasib malang. Kini ia bekerja di Royal Group bukan hanya sebagai sekretaris biasa, melainkan menjadi mata-mata bagi Gerald Barrack Amyts. Di balik kemewahan dunia elit, Gerald memperlakukan Carla layaknya pion dalam permainan hati yang manipulatif. Sanggupkah Carla meloloskan diri dari cengkeraman bosnya yang arogan demi menemukan cinta sejati?
Sampul Novel Terjerat Menikah Dengan Pria Lumpuh
9.6
Inara terikat perjanjian pernikahan kontrak selama enam bulan dengan pewaris Danendra Group, Harshil Arsyanendra, yang kini lumpuh dan memakai kursi roda. Perbedaan status sosial yang mencolok tidak menghalangi kesepakatan mereka untuk bersatu dalam ikatan formal ini. Namun, saat waktu terus berjalan, apakah hubungan yang berlandaskan kontrak tersebut akan selesai begitu saja sesuai rencana semula, atau justru perasaan cinta yang tulus akan mulai tumbuh di antara keduanya?