APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gurauan yang Berakhir Tragis

Gurauan yang Berakhir Tragis

Harga diri seorang istri hancur saat suaminya tanpa belas kasihan membongkar tragedi perundungan masa sekolahnya sebagai bahan gurauan di meja makan. Muak dengan sikap meremehkan sang suami yang menganggap luka masa lalunya hanya lelucon biasa, ia akhirnya membulatkan tekad untuk menggugat cerai. Ketika sang suami tetap tidak peduli, wanita ini memutuskan untuk membalas rasa sakitnya. Ia bersiap membuka aib masa lalu teman masa kecil suaminya yang selama ini disembunyikan rapat-rapat.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tak disangka, kata yang kulontarkan setelah berpikir sekian lama malah membuat semua orang tertawa.

“Kak Nadine, ini ... ini terlalu berlebihan deh? Kami itu teman yang bicarakan apa saja. Aku juga sering ngomong istriku gendut. Memangnya kenapa? Hahaha!”

Semua orang tertawa lagi, seolah-olah menggosipkan istri masing-masing adalah sesuatu yang patut dibanggakan.

Aku balik bertanya, “Memangnya pria yang menertawakan istrinya itu patut dibanggakan? Orang kayak gitu cuma bisa disebut pengecut!”

Begitu aku selesai berbicara, Jordan langsung menggebrak meja dan menunjukku dengan galak. “Jangan keterlaluan kamu! Memangnya kenapa kalau kami mau ngomong? Itu cuma masalah sepele, kenapa nggak boleh dibicarakan? Asal kamu tahu, semua temanku sudah tahu soal insiden itu!”

Seusai menegurku, dia buru-buru menghibur teman-temannya, “Kalian nggak usah pedulikan dia. Dia memang kekanak-kanakan ....”

Kemudian, dia melirikku lagi dan mengisyaratkan ibunya untuk membawaku ke kamar.

Ibu mertuaku menarikku sambil menegur, “Jangan menggila lagi! Cepat kembali ke kamar!”

Aku langsung mengangkat pisau dapur yang kupegang dan menyahut, “Aku nggak akan kembali kecuali Jordan minta maaf sama aku!”

Ibu mertuaku langsung ketakutan. Dia melepaskan lenganku, lalu buru-buru mundur beberapa langkah. Orang lainnya masih minum alkohol sambil melirik ke arah Jordan yang terdiam.

“Minta maaf saja. Kalau nggak, nanti kamu benar-benar ditikamnya!”

“Bukannya kamu bilang dia itu pengecut? Kali ini, dia sudah lawan kamu! Hahaha.”

“Jordan, minta maaflah ....”

...

Semua orang mengira aku sedang bercanda dan tidak menanggapi ucapanku dengan serius. Mereka bahkan juga menjadikanku bahan lelucon. Pada saat mereka masih tertawa terbahak-bahak, aku langsung menancapkan pisauku itu ke meja. Peralatan makan di meja pun jatuh ke lantai dan hancur berkeping-keping.

Dalam sekejap, semua orang langsung tercengang dan buru-buru menghindari ke samping untuk menjauhiku.

Aku berkata dengan ekspresi yang sangat tegas, “Minta maaf.”

Melihat aku benar-benar sudah marah dan sedang berbicara dengan serius, Jordan langsung panik. “Oke, aku minta maaf. Sudah, ‘kan?”

Setelah mendengar Jordan minta maaf padaku, teman-temannya itu langsung lega. Kemudian, mereka mengambil jaket masing-masing dari kursi.

“Umm ... aku masih ada urusan. Kita akhiri saja pertemuan hari ini ....”

“Benar, kita kumpul lagi saja lain hari.”

“Ayo jalan!”

...

Setelah semua orang pergi, Jordan baru kembali bossy. “Apa-apaan kamu! Sekarang, semua orang sudah pergi. Kamu sudah senang? Memalukan banget!”

Jordan memelototiku, lalu berjalan ke arah kamar dan membanting pintu dengan kuat.

Ibu mertuaku masih takut padaku. Dia melirik keadaan rumah yang kacau, lalu berkata dengan hati-hati, “Ayo kita bereskan saja dulu semuanya.”

Aku tersenyum tipis padanya, lalu menyerahkan pisau dapur yang menancap di meja itu padanya sambil berkata, “Kamu bereskan saja sendiri. Aku nggak peduli lagi.”

Setelah itu, aku langsung mengambil jaket dan keluar dari rumah. Sejujurnya, sudah lama aku tidak merasa sesantai ini. Ini sudah lewat jam 1 dini hari, taksi yang lewat di jalanan cuma beberapa dan juga sedang ditumpangi. Aku pun berjalan kaki ke rumahku sendiri. Jaraknya hanya sekitar setengah jam dengan berjalan kaki.

Pada saat ini, aku baru menyadari bahwa meninggalkan keluarga ini sebenarnya tidak sesulit itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dear Ex and Mistakes
9.1
Demi mengobati luka batin akibat perselingkuhan suami tercinta, aku memutuskan pergi enam tahun lalu. Di tengah upaya bertahan hidup dalam kehampaan rasa, takdir justru mempertemukan kami kembali. Mantan suamiku tiba-tiba muncul dan tinggal tepat di sebelah rumahku. Ia kini mencoba mendekat lagi, menyodorkan kembali harapan masa depan yang dahulu ia hancurkan demi perempuan lain. Sanggupkah aku membuka pintu maaf baginya?
Sampul Novel En-PD163
8.4
Janna, seorang ilmuwan berbakat, jatuh cinta pada Kingsley di tempat riset mereka. Namun, pernikahan yang diraih dengan perjuangan ini hancur karena Kingsley terobsesi pada wanita lain hingga tega menyakiti Janna. Kecewa atas pengkhianatan tersebut, Janna memutuskan bercerai dan pergi. Saat Kingsley akhirnya sadar telah dimanfaatkan dan ingin kembali, Janna telah membuka lembaran baru bersama kekasih baru yang tulus mencintainya.
Sampul Novel Gadis Barbar dan Cowok Cupu
9.3
Terbiasa hidup bebas tanpa kekangan, putri seorang bos mafia yang menawan justru jatuh hati pada teman sebangkunya di sekolah. Pemuda tersebut dikenal sangat culun dan kerap menjadi korban perundungan. Meski kepribadian mereka bertolak belakang, sang gadis barbar tetap terpikat pada sosok cowok cupu itu. Di tengah kerasnya dunia bawah dan lingkungan sekolah, kisah unik mereka pun terajut.
Sampul Novel Mantan Suami yang Gigih: Tetaplah Bersamaku
9.0
Tiga tahun menikah, Linsey justru pertama kali bertemu Bryson dalam kondisi memalukan. Sang suami bahkan tak mengenalnya dan malah merendahkannya. Usai resmi bercerai, takdir kembali mempertemukan mereka di dunia kerja, saat Linsey menjadi penasihat hukum di perusahaan mantan suaminya tersebut. Kini, Bryson yang mulai jatuh cinta justru memohon agar Linsey tidak pergi. Akankah pria itu rela membuang harga dirinya demi mengejar kembali cinta Linsey yang dulu pernah ia sia-siakan?
Sampul Novel Om Kos
8.7
Kehidupan Mariska di Surabaya runtuh setelah memergoki kekasihnya berselingkuh dan kehilangan tempat tinggal. Di masa sulit ini, ia pindah ke kos milik Ares, pemuda rupawan yang secara mengejutkan melamarnya. Namun, kehadiran Ares justru memicu ingatan kelam tentang tragedi masa lalu keluarga Mariska. Di tengah keunikan para penghuni kos lain, Mariska berjuang bertahan hidup, sementara Ares perlahan menyadari bahwa perempuan itu adalah cinta masa kecilnya yang sempat hilang.
Sampul Novel Rindu Tak Berujung
9.6
Saat divonis sakit parah, seorang wanita bertemu kembali dengan mantan suaminya yang kini menjadi konglomerat setelah sepuluh tahun berpisah. Pria itu kini didampingi kekasih barunya yang hamil. Ketika sang wanita meminta bantuan uang sebesar 400 juta rupiah, ia justru mendapat makian kejam. Sang mantan suami tidak pernah tahu bahwa di masa lalu, donor sumsum tulang dari wanita inilah yang telah menyelamatkan nyawanya dari leukemia ganas.