APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Godaan Mantan Istri

Godaan Mantan Istri

Demi melindungi miliknya, Anne menyepakati pernikahan kontrak dengan Kevin untuk melahirkan pewaris dalam waktu setahun. Namun, perlakuan buruk Kevin membuatnya menyerah. Setelah menyelamatkan Kevin dari kecelakaan tragis, Anne memilih pergi tanpa jejak. Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali saat putra mereka sudah besar. Kini, Anne kembali bukan demi cinta masa lalu, melainkan untuk merebut kembali hak serta masa depan anak tercintanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Pak Rahadi," potong Ryan sambil menatapnya dengan dingin. Suhu di ruangan itu seolah turun beberapa derajat.

Sedetik kemudian, seulas senyum tersungging di bibirnya, "Sebenarnya Bu Anne adalah teman sekelasku."

Pak Rahadi begitu terkejut hingga matanya terbelalak.

Bahkan, semua orang di ruangan itu juga terkejut. Mereka tidak menyangka bahwa keduanya saling mengenal. Para eksekutif senior juga saling berpandangan. Mereka semua ingin tahu lebih banyak mengenai hubungan di antara keduanya.

Senyum Anne menjadi lebih lepas. Sepertinya setelah bertahun-tahun berlalu, Ryan masih mengingatnya.

Setelah mendengar peringatan bosnya, Pak Rahadi tersenyum dengan canggung. Wine baru saja disajikan kepada mereka. Dengan cepat, dia mengambil sebotol dan menuangkannya ke dua gelas. Salah satunya diserahkan kepada Anne, "Bu Anne, saya minta maaf jika saya berbicara terlalu gegabah sebelumnya. Saya harap Anda bisa menerima permintaan maaf saya."

Senyum di wajah Anne menjadi kaku.

Karena sedang mempersiapkan kehamilan, Anne tidak boleh minum alkohol. Dia bahkan tidak menggunakan kosmetik. Semua produk perawatan kulit, pakaian, tas dan minumannya dikontrol secara ketat oleh Keluarga Pratama.

Mengetahui bahwa Anne tidak boleh minum alkohol, dengan cepat asistennya mengambil wine itu dari tangan Pak Rahadi dan berkata, "Pak Rahadi, Bu Anne alergi terhadap alkohol. Izinkan saya minum bersama Anda sebagai gantinya."

Asisten Anne menenggak wine itu sebelum menunjukkan gelasnya kepada Pak Rahadi. Tidak ada setetes wine pun yang tersisa.

Pak Rahadi mengangguk, dia merasa terkesan. "Kamu pandai minum," pujinya. Tanpa mengeluh lagi, dia menenggak wine di gelasnya sendiri.

Dengan senyum kecil di wajahnya, Ryan menuangkan jus ke dalam gelas sebelum menyerahkannya kepada Anne. Di gelasnya sendiri sudah tertuang wine.

"Maukah kamu minum denganku karena kita dulu pernah menjadi teman sekelas?"

Anne melihat senyum Ryan dan mendapati dirinya membalas senyum itu. Ryan sudah berubah. Sebelum Anne mengambil jus dari tangannya, pintu ruang privat mereka didorong hingga terbuka.

Semua orang menatap pria yang tiba-tiba memasuki ruangan.

Kevin mengenakan kemeja hitam dan celana panjang. Ada sesuatu di matanya yang membuat semua orang segera berpaling.

Dia berjalan ke meja bundar dengan senyum tersungging di bibirnya, sementara tatapannya yang tajam tertuju pada jus yang dipegang Ryan. "Tuan Yudhistira, aku khawatir kamu tidak tahu bahwa istriku sebenarnya sedang mempersiapkan kehamilan, bukankah begitu?"

Mendengar kata-katanya, wajah Anne menjadi pucat. Dia menatap tajam ke arah Kevin.

Apa pria itu sedang mencoba mempermalukannya di depan umum?

Kevin melangkah maju dengan santai, tetapi matanya menatap tajam. Dia seperti predator yang sedang mengawasi pesaingnya.

"Jus itu rasanya asam. Istriku tidak bisa meminumnya."

Meskipun Kevin berusaha mati-matian untuk mempermalukannya, tapi Ryan sama sekali tidak bereaksi. Sebaliknya, Ryan justru mengangkat gelasnya sambil tersenyum, "Maaf, aku tidak tahu kalau kalian berdua sedang mempersiapkan kehamilan. Aku akan meminum wine ini sebagai tanda permintaan maafku kepada kalian."

Suasana di dalam ruangan menjadi tegang.

Dari cara Kevin menatap Ryan, terlihat jelas bahwa dia memusuhi CEO baru ini. Dengan cukup pintar, Pak Rahadi mencoba untuk meredakan ketegangan itu, "Kevin, bukankah kamu berada di lantai atas bersama Cherry?"

"Kudengar Tuan Yudhistira dan istriku dulu teman sekelas. Aku datang ke sini untuk mengajukan penawaran padamu, Tuan Yudhistira." Kevin tersenyum seperti seorang raja yang sedang menunggu ucapan terima kasih.

Sikap arogan terlihat jelas dari gerak-geriknya.

Kevin mengambil segelas wine dari meja, lalu mengangkatnya ke arah Ryan, "Tuan Yudhistira, aku akan bersulang untukmu, tetapi kamu juga harus bersulang untukku sebagai balasannya."

Dia mendentingkan gelasnya dengan gelas Ryan.

Ketegangan di ruangan itu terasa berlipat ganda.

Ryan juga menyunggingkan senyum di wajahnya. Bahkan, dia tidak tampak terintimidasi oleh pria di depannya. Dia segera meminum wine itu.

Gelas mereka secara otomatis diisi ulang.

"Kalau begitu, Kevin, aku ingin bersulang untukmu," kata Ryan sambil menyeringai.

Tatapan Kevin menjadi lebih membingungkan, entah apa yang dirasakannya. "Memangnya kamu punya alasan khusus untuk bersulang?" Suasana di sekitar mereka terasa menjadi lebih dingin.

Anne menatap mereka berdua, ingin menghilangkan ketegangan di antara mereka, tetapi dia tidak tahu harus berbuat apa.

Ryan mengerutkan kening, dia terlihat bingung.

Sudut bibir Kevin berkedut ketika perlahan-lahan dia berkata, "Aku menghukummu dengan segelas wine ini. Karena kamu tidak menghadiri pernikahan kami."

Setelah berkata begitu, senyum di wajahnya menghilang dalam sekejap.

Kevin membanting gelas ke atas meja. Cairan merah tumpah dan membasahi taplak meja. Kevin melirik ke arah asisten Anne, "Emily Kumala, jaga baik-baik bosmu dan antar dia pulang lebih awal."

Tanpa memberi Emily kesempatan untuk menjawab, Kevin langsung pergi.

Setelah Kevin pergi, semua orang diam terpaku. Seolah-olah Kevin telah memasukkan semua orang ke dalam mesin pembeku.

"Baik Tuan," jawab Emily. Lagi pula, Emily adalah asisten Anne.

Ketika menatap sosok Kevin yang sudah menjauh, kemarahan Anne memuncak. Dia mengepalkan tinjunya dan memperingatkan dirinya sendiri agar tidak kehilangan ketenangan di depan tamu-tamunya.

Sudut bibir Ryan berkedut. Senyum itu jauh lebih dingin dan lebih tajam dibanding sebelumnya.

'Kevin, kita pasti akan lebih sering bertemu di masa depan, ' batinnya di dalam hati.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Bisa Tumbuh Lagi
8.8
Tepat sebelum hari pernikahan, penglihatan wanita ini mendadak pulih setelah sebelumnya buta demi menyelamatkan Doni. Namun, kebahagiaan itu sirna saat ia menyaksikan calon suaminya justru bermesraan dengan adik sepupunya sendiri di ruang tamu. Menyadari perselingkuhan yang telah berlangsung lama di belakangnya, ia memutuskan untuk merahasiakan kesembuhannya. Dengan tekad bulat, ia menghubungi ibunya untuk membatalkan pernikahan dengan Doni, lalu memilih untuk menikahi pria vegetatif dari Keluarga Barata.
Sampul Novel Gairah Gadis Penghuni Kos
8.5
Di usia 35 tahun, arsitek bernama Aldi Reynaldi sibuk mengelola rumah kos eksklusif wanita berkapasitas 30 kamar yang selalu terisi penuh. Sikapnya yang tulus dalam membantu berbagai masalah para penyewa membuat hubungan mereka sangat akrab. Sebagai bentuk balas budi atas kebaikannya, para gadis penghuni kos mulai menaruh perhatian besar pada seluruh kebutuhan hidup Aldi, bahkan hingga menyentuh ranah intim yang tak pernah ia duga sebelumnya.
Sampul Novel Harakat Cinta
8.9
Pertemuan tak sengaja di jalan raya menjadi awal takdir antara Jingga dan Langit. Jingga, seorang gadis tulus yang sering menjadi sasaran kemarahan sang ibu, akhirnya dipersunting oleh Langit, pemuda berhati mulia dari keluarga konglomerat. Namun, pernikahan mereka tidak berjalan mulus. Pasangan ini harus melewati berbagai rintangan hidup yang rumit dan penuh emosi demi mempertahankan ikatan cinta kuat yang telah mereka jalin bersama.
Sampul Novel Kisah Miris Suamiku dan Kekasihnya
9.7
Di kehidupan lalu, sang protagonis melanggar kode etik medis demi memperingatkan Jovin bahwa cinta pertamanya mengidap HIV. Namun, Jovin justru memfitnahnya, meracuni kandungannya hingga keguguran, dan menendangnya saat sekarat. Setelah terbangun kembali di hari diagnosis tersebut, ia memutuskan untuk bungkam dan langsung meminta putus. Ia memilih merestui hubungan Jovin dengan kekasihnya tanpa perlu lagi mengorbankan dirinya sendiri.
Sampul Novel Pernikahan Kedua yang Dirahasiakan Suamiku
8.0
Siska, wanita karier yang sukses, telah mengabdi pada Roni dan melahirkan tiga anak. Namun, kesetiaan tersebut hancur saat ia mengetahui Roni, yang dikenal religius, diam-diam berpoligami tanpa restunya. Padahal, Siska dulu pernah menolak keras gagasan itu saat suaminya mengusulkannya. Kini, Siska menghadapi pilihan sulit bagi masa depannya: bertahan demi keutuhan keluarga atau melangkah pergi bersama anak-anaknya.
Sampul Novel Silent Wounds
9.1
Akibat trauma masa lalu, Nala Olivia kehilangan suaranya dan memilih hidup dalam kesunyian demi menyembunyikan luka. Namun, ketenangannya hancur saat Aska Faresta, pria yang menjadi sumber kepedihannya, tiba-tiba hadir kembali. Bukannya menjauh, Aska justru murka melihat kondisi bisu Nala, memicu tanda tanya akan kepeduliannya. Keadaan semakin kacau ketika Aska membawanya pulang dan nekat mengakui Nala sebagai istrinya di hadapan sang ibu. Kini, Nala harus mencari cara meluruskan kebohongan rumit ini.