APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gara-Gara Taruhan

Gara-Gara Taruhan

Tekanan besar melanda delapan pria lajang rupawan saat orang tua mereka menuntut pernikahan segera. Tanpa kekasih dan dikejar tenggat waktu kawin paksa yang sepihak, mereka harus bergerak cepat. Sebagian mulai berjuang memburu cinta sejati dalam waktu singkat, sementara yang lain menyusun taktik cerdik demi lolos dari perjodohan. Saksikan keseruan perjuangan unik kedelapan pria ini dalam menghadapi kemelut drama kehidupan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Dia pergi begitu saja," sahut Andi.

"Kebiasaan ini orang. Sepertinya dia mau aku bom ya," geram Bayu.

"Kamu tahukan jailangkung?" tanya Andi.

"Apaan itu?" tanya Bayu.

"Masa kamu enggak tahu tentang jailangkung Yu?" tanya Saga yang bingung.

"Kamu itu kebiasaan banget sih? Manggil aku mesti nama terakhirku saja!" geram Bayu.

"Maaf," ucap Saga sambil cengar-cengir. "Kamu tahukan kalau March kaya jailangkung?"

"Datang enggak dijemput pulang enggak diantar," jawab Bayu yang menyandarkan tubuhnya di sofa.

"Ya itulah dia. Hilang berapa hari bahkan berbulan-bulan. Eh... Muncul secara tiba-tiba," sahut Andi.

"Bagaimana kabar Stars Corps?" tanya Andi.

"Malah meroket. Aku serahkan semuanya ke Fendy," jawab Bayu yang memelas.

"Kenapa kamu mendadak pulang?" tanya Irwan yang bingung.

"Kalian masih ingat enggak pada waktu usiaku dua puluh tahun?" tanya Bayu.

"Ingat. Bukannya itu ulang tahunmu yang paling meriah sepanjang sejarah?" tanya Irwan balik.

"Kamu tahukan. Saat Papa ngasih aku surat yang isinya perjanjian kapan aku nikah? Hari ini aku disuruh pulang sama Pak Aryo untuk menepati janjinya. Tiga bulan enggak nemuin jodoh. Kemungkinan aku akan dijodohkan dengan cewek yang enggak aku kenal," jawab Bayu.

"Apes dech nasibmu. Yang sabar aja ya... Aku doain kamu dapat perempuan yang terbaik," ucap Joko dengan tulus.

"Amin," jawab mereka serempak.

Bayu akhirnya berdiri dan meninggalkan mereka. Setelah Bayu pergi mereka saling memandang satu sama lain.

"Kasihan Bayu," ucap Saga.

"Ya mau gimana lagi? Bayu memang ditakdirkan untuk memegang Asco," jawab Andi.

"Maksudnya?" tanya Irwan yang belum paham.

"Kamu tahu saat Bayu menandatangani surat itu. Tertulis di bawah setelah menikah seluruh aset Asco akan jatuh di tangan mereka. Yang dimaksud oleh mereka adalah Bayu dan juga Fendy. Berhubung Fendy enggak mau terpaksa seluruh kekayaan Asco jatuh di tangan Bayu," jelas Andi yang menaruh koran itu.

"Kenapa Fendy enggak mau memegang Asco?" tanya Joko.

"Kamu tahu sejak SMP Fendy suka dengan gitar. Dari pagi hingga malam genjrengan di garasi mansionku. Pagi siang malam enggak ada henti-hentinya. Setelah itu Fendy memutuskan untuk tidak terjun ke Asco. Dia memutuskan untuk menjadi gitaris dan anak band," jawab Andi.

"Huft... Susah juga kalau dipaksa," keluh Irwan.

"Enggak usah dipaksa. Nanti dia akan menemukan jalan hidupnya," ucap Andi.

Bayu yang lagi pusing karena surat perjanjian itu memutuskan untuk pergi ke taman. Bayu mengelilingi taman. Tak lama ada seorang gadis lagi membawa setangkai mawar merah menabrak Bayu.

Brukkkkkk.

Bayu jatuh terlentang. Gadis itu juga terjatuh dan menimpa tubuh kekar Bayu. Jujur saja gadis itu kesakitan.

"Argh....," ringis gadis itu.

Bayu yang merasa tubuhnya ditimpa hanya bisa bengong. Bisa-bisanya ada orang yang sedang merenung ditabrak. Bayu melototi gadis itu dengan penuh amarah.

"Cepatlah kamu bangun dari sini!" bentak Bayu.

Gadis itu berdiri dan memasang wajah masamnya. Gadis itu berani melototi balik Bayu. Bayu yang merasa ditantang langsung bangun dan menatap tajam ke arah gadis itu.

"Kamu itu datang-datang menabrakku tidak minta maaf malah balik melototiku! Apakah kamu tidak tahu sopan santun apa! Harusnya kamu meminta maaf bukannya melihatku seperti itu!" geram Bayu.

"Maaf," ucap gadis itu.

"Cuma kata maaf saja!" ucap Bayu dengan penekanan.

Gadis itu memang tidak mempunyai takut sama sekali. Sambil tersenyum sumringahnya gadis itu memberikan bunga mawar yang berada di tangannya.

"Maaf bang. Jangan marah lagi ya," kata gadis itu yang mulai pergi.

"Woy... Sebentar... Kamu ngasih bunga ke aku buat apa?" tanya Bayu dengan suara meninggi.

"Buat kamu bang. Supaya enggak marah lagi," teriak gadis itu.

Gadis itu segera meninggalkan Bayu di taman seorang diri. Gadis itu memutuskan untuk pulang. Sedangkan Bayu hanya melihat kepergian gadis itu. Sementara Bayu melihat bunga mawar yang berada di tangannya itu. Entah apa maksud gadis itu memberikan bunga untuk dirinya.

"Apa maksudnya? Kenapa aku diberi bunga mawar? Memangnya aku kekasihnya apa?" tanya Bayu dalam hati.

Gadis itu sudah sampai di rumah. Lalu ia segera menaruh tasnya di sofa kayunya.

"Rani!!!" teriak Adel sang ibu.

"Iya Bu," sahut Rani.

Gadis itu bernama Maharani atau sering dipanggil Rani. Saat ini Rani masih berusia 15 tahun. Tubuhnya tinggi semampai bak model. Wajahnya imut dan sangat menggemaskan. Rani adalah gadis pekerja keras dan pantang menyerah. Rani mempunyai sifat yang baik dan juga periang.

"Rani...," panggil Adel sekali lagi.

"Iya Bu sebentar," sahutnya lagi sambil menuju dapur.

"Bisakah kamu antar pesanan ini ke Bapak?" tanya Bayu.

"Bisa Bu. Sekalian saja aku mau membantu Bapak jualan," jawab Rani.

"Baiklah," balas Adel.

Kemudian Rani mengambil kotak nasi. Rani mengambil papper bag dan memasukkannya, "Oh ya Bu. Besok kan hari Minggu. Aku nanti pergi ke rumah bibi Fatma ya."

"Oh ya... Ibu lupa. Tadi siang Bibimu kesini untuk meminta bantuan ngajarin Salma," kata Adel. "Ya udah dech nanti malam kamu ke sana. Besok jangan pulang kesiangan. Ibu mau ke rumah sakit menengok Ibu Imah yang habis melahirkan."

"Ok Bu," jawab Rani.

Rani segera pergi meninggalkan rumah untuk menuju ke persimpangan jalan. Sepanjang perjalanan mata Rani mendadak waspada. Beberapa Minggu ini kawasan sekitar rumahnya sudah tidak aman lagi.

"Makanya tempatnya begini. Jarang ada penerangan dan cahaya lampu. Apakah aku harus lapor sama Pak Juki ya?" tanya Rani dalam hati.

Rani semakin mempercepat langkahnya. Rani merasakan bulu kuduknya berdiri. Selain kasus pemerkosaan yang marak. Ternyata tempat ini sering digunakan tempat berkumpulnya para hantu. Setelah keluar dari kawasan Rani melihat pedagang kaki lima yang sedang berjejer. Lalu Rani mencari pedagang nasi goreng yang diujung sana. Sesampainya di sana Rani mendekati Amran yang sedang menggoreng nasi. Langsung saja Rani membantu Amran.

Tanpa disadari oleh Rani. Ada beberapa orang yang memakai baju serba hitam sedang memperhatikannya. Mereka sangat teliti sekali melihat pergerakan Rani.

"Apakah gadis itu yang menabrak bos tadi?" tanya Ali sang kepala pengawal.

"Ya... Kamu benar! Gadis itu sangat cantik sekali," jawab Rio. "Apakah kita akan menculiknya?"

"Jangan dulu. Tunggu perintah dari si bos," suruh Ali. "Ada motif apa gadis itu menabrak bos kita?"

"Enggak tahu. Kayaknya gadis itu sangat tergesa-gesa sekali tadi," jawab Rio yang memakan permen kaki. "Apakah kita akan di sini terus?"

"Ya... Sampai bos menyuruh kita pulang," jawab Ali.

Bayu yang baru sampai di markas hanya bisa menghela nafasnya. Bayu masih bingung dengan apa yang dipegangnya saat ini. Entah kenapa Bayu tidak ingin membuang mawar itu.

"Ini sangat aneh sekali. Baru saja sampai Jakarta ada seorang gadis yang memberikan aku bunga mawar. Seperti orang pacaran saja," decak Bayu.

Tak lama Andi keluar dari kamar. Andi tak sengaja melihat Bayu yang memegang mawar. Entah kenapa jiwa kepo Andi menggelora. Selama ini Bayu belum memiliki pacar atau kekasih. Lalu Andi mendekati Bayu sambil berkata, "Tumben beli bunga. Mau dikasih siapa itu bunganya?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Baaridul Hubby (Cinta Si Dingin)
8.3
Di tengah riuh reformasi 1998 di Yogyakarta, Aruni memilih jalan hijrah yang mengubah hidupnya. Keputusan ini ditentang keras oleh sang ayah, memicu perselisihan sengit di dalam keluarga. Sembari menghadapi penolakan tersebut, Aruni juga harus menyembunyikan rasa cintanya pada pria yang ia dambakan dalam diam. Diangkat dari kisah nyata, novel ini mengisahkan perjuangan remaja dalam mempertahankan keyakinan dan mengejar restu orang tua.
Sampul Novel Cinta Dan Benci
8.1
Viona Anatasya meregang nyawa akibat pengkhianatan keluarga dan tunangannya yang tega merampas organ hatinya. Saat mendapat kesempatan hidup kedua, ia bertekad merebut kembali segalanya dan membalas dendam. Namun, takdir mempertemukannya dengan Randy Logan, seorang CEO dingin yang tiba-tiba terobsesi padanya. Di sela rencana pembalasan, sang miliarder justru menjerat Viona dengan kasih sayang posesif yang membuatnya tersudut.
Sampul Novel Di Sudut Memori
8.6
Kepergian Dwiyan meninggalkan luka batin yang mendalam bagi Citra. Di saat ia harus berjuang keras melawan penyakit fisik yang menggerogoti tubuhnya, hadirlah Panggih. Sosok Panggih membawa harapan baru dan perlahan menyembuhkan trauma masa lalu Citra. Kini, ia berada di persimpangan jalan yang sulit: memilih bangkit menyongsong masa depan bahagia bersama Panggih, atau tetap selamanya terperangkap dalam bayang-bayang kenangan pahit masa lalunya yang kelam.
Sampul Novel Escaping The Madhouse
9.7
Selepas kabur dari lelang gelap yang menjual nasibnya, Alana hanya punya satu tujuan: berlari sejauh mungkin. Namun, takdir mempertemukannya dengan sebuah rumah mewah yang menyimpan bahaya lain. Pria di dalamnya, Jeffrey, memberinya satu pilihan: bantu balas dendamnya, dan tubuh Alana menjadi taruhannya. Di balik kemewahan itu, teror dan hasrat saling jalin-menjalin. Alana terjebak dalam lingkaran gelap yang makin sulit ia kuasai. Bisakah ia selamat dan terbebas, atau justru tenggelam lebih dalam ke dunia yang ia masuki? Kisah ini adalah dark romance dalam balutan mafia romance yang mempertaruhkan segalanya.
Sampul Novel KONTRAK CINTA DENGAN SAHABATKU
9.8
Pasca patah hati, Qeiza Noura dikejutkan oleh lamaran tak terduga dari sahabat kecilnya, Arlando. Pria itu menyodorkan kontrak pernikahan berdurasi satu tahun, dengan kebebasan bagi keduanya untuk tetap mencari cinta sejati. Namun, kesepakatan tertulis ini mulai diuji seiring berjalannya waktu. Apakah pernikahan formal ini akan berakhir sesuai rencana, atau justru memicu perasaan tulus yang sesungguhnya? Batas tipis persahabatan mereka kini dipertaruhkan.
Sampul Novel Menjaga Jodoh Orang
8.0
Lima tahun menjalin hubungan tidak menjamin kesetiaan Terry pada Candice. Setelah menunda pernikahan mereka, Terry justru melamar Vivian dengan alasan memenuhi permintaan terakhir wanita yang sedang sakit itu. Terry sangat yakin Candice yang begitu mencintainya tidak akan pernah pergi. Namun, keyakinan itu runtuh di hari pernikahan Terry dan Vivian. Saat mencoba menyembunyikan pernikahannya, Terry justru mendapati kenyataan pahit bahwa Candice juga melangsungkan pernikahannya sendiri hari itu.