APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gara-Gara Taruhan

Gara-Gara Taruhan

Tekanan besar melanda delapan pria lajang rupawan saat orang tua mereka menuntut pernikahan segera. Tanpa kekasih dan dikejar tenggat waktu kawin paksa yang sepihak, mereka harus bergerak cepat. Sebagian mulai berjuang memburu cinta sejati dalam waktu singkat, sementara yang lain menyusun taktik cerdik demi lolos dari perjodohan. Saksikan keseruan perjuangan unik kedelapan pria ini dalam menghadapi kemelut drama kehidupan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Entah. Buat siapa bunga ini?" tanya Bayu dengan lemah.

Bayu masuk ke dalam kamar lalu menghempaskan tubuhnya di ranjang. Tangan satunya menjadi tumpuan di kepalanya. Otak Bayu memutar peristiwa sore tadi. Entah kenapa Bayu teringat wajah gadis itu, " Gadis itu sangat imut dan menggemaskan sekali. Rasanya aku ingin mengajaknya menikah."

Beberapa saat kemudian ponsel Bayu berdering. Bayu melihat siapa nama yang tertera di ponselnya itu. Lalu Bayu mengusap lambang hijau, "Halo."

"Bos... Ternyata yang menabrak anda adalah gadis biasa. Gadis itu tidak ada hubungannya dengan Tuan Aryo dan juga Nyonya Santi," ucap Ali yang memberikan informasi itu.

"Apakah ada lagi?" tanya Bayu.

"Ya bos. Namanya Maharani Mulyadi. Usia lima belas tahun. Rumahnya berada di kawasan padat penduduk. Setiap malam gadis itu sering membantu bapaknya yang jualan nasi goreng," jawab Ali yang masih berada di dalam mobil.

"Apakah dia masih sekolah?" tanya Bayu.

"Itu benar bos. Gadis itu masih sekolah di sekolah SMA Wijaya Kusuma 1. Dan SMA Wijaya Kusuma masuk ke dalam Asco Group International. Rani gadis yang sangat jenius sekali. Rani juga sering dikirim untuk mengikuti olimpiade sains," jawab Ali.

"Sebentar... Bapaknya tukang nasi goreng. Tapi kenapa bisa masuk ke SMA WIJAYA KUSUMA 1? Padahal kehidupan keluarganya pas-pasan?" tanya Bayu yang belum paham.

"Menurut informasi lebih lanjut. Rani masuk ke SMA WIJAYA 1 lewat jalur busway bos," jawabnya.

PLAKKKKKKK!!!

"Augh..," teriak Ali.

"Bukan jalur busway bro... Jalur beasiswa," kesal Rio.

"Oh... Maaf bos... Bukan jalur busway. Melainkan jalur beasiswa. Karena kepintarannya Rani bisa masuk. Dan Tuan Andi yang mensponsori masuknya Rani ke sana. Seluruh biaya sekolah free," papar Ali.

"Oh.. ada lagi?" tanya Bayu.

"Ada bos. Rani mempunyai teman karib Nona Icha," jawab Ali.

"Di mana Icha sekarang?" tanya Bayu.

"Di apartemennya. Nona Icha juga sering menginap di rumah Rani," jawab Ali yang sedang memegang botol.

"Ikuti saja terus!" titah Bayu.

Tanpa banyak bicara Bayu segera memutuskan sambungan teleponnya. Bayu merasa lega kalau gadis itu memang orang biasa. Yang paling ditakutkan oleh Bayu adalah gadis yang pura-pura polos di depannya. Di belakang Bayu gadis itu adalah suruhan kedua orang tuanya.

"Jika benar gadis itu bukan suruhan Pak Aryo sama Bu Santi. Aku akan menyeretnya paksa ke altar pernikahan! Dia harus bertanggung jawab atas hidupku!" geram Bayu dalam hati.

Bayu akhirnya bangun dan mengambil jaketnya. Bayu segera melangkahkan kakinya menuju ke ruangan kerja. Di sana Arga sang asisten masih berkutat dengan pekerjaannya. Entah apa yang dikerjakannya sehingga Arga menjadi sangat serius.

"Apa yang kamu kerjakan?" tanya Bayu yang mengeluarkan suara baritonnya.

"Penjualan senjata model baru yang dirancang oleh Tuan March," jawab Arga yang tidak menoleh Bayu.

"Senjata yang mirip gunting lipat itu?" tanya Bayu.

"Ya itu benar. Senjata itu laris manis di pasaran. Senjatanya sangat ringan dan bisa di kantongi," jawab Arga.

"Ada berita apa di mansion?" tanya Bayu yang mulai serius.

"Nyonya Santi memasukkan ulat keket ke dalam mansion. Nyonya Santi akan menjodohkan anda dengan Nona Laras," jawab Arga yang melihat Bayu.

"Apa!!!" teriak Bayu yang tidak terima dijodohkan dengan Laras.

"Itu benar Tuan. Nyonya Santi menunggu kedatangan anda pulang. Jika anda pulang pernikahan segera dilaksanakan," imbuh Arga.

"Ga... Siapa itu Laras?" tanya Bayu.

"Nona Laras adalah seorang putri dari pengusaha tambang batu bara yang terkenal," jawab Arga yang menggantung.

"Kenapa jawabanmu menggantung?" tanya Bayu yang curiga sambil duduk di kursi kebesarannya.

"Tuan Aryo belum mengetahui kebenarannya tentang keluarga Nona Laras. Keluarga Laras adalah pengusaha yang sangat kejam sekali dan juga licik. Orang tua nona Laras sengaja menjodohkan anda agar keluarga nona Laras bisa menguasai seluruh aset Asco Group International. Jadi bisa dipastikan jika anda menikahi nona Laras bisa jadi Asco goyang. Keluarga Nona Laras akan melakukan berbagai macam cara untuk menguasai Asco," jelas Arga.

"Pantas saja tadi Andi bilang Asco dalam bahaya. Ya aku mulai paham. Apakah kamu tadi bertemu dengan Icha?" tanya Bayu.

"Saya sudah bertemu dengan nona Icha. Nona Icha pergi meninggalkan mansion karena Nona Laras," jawab Arga yang menyandarkan tubuhnya di sofa.

"Kenapa?"

"Nona Laras tidak menyukai keberadaan Nona Icha. Nona Laras suka memutar balikan fakta dan menyebut Nona Icha gadis yang nakal. Bahkan Nona Icha dituduh tidur sama Tuan Joko."

"Apa!!!"

"Setelah aku telusuri lebih lanjut. Tuan Jokolah yang menyelamatkan Nona Icha saat hendak diperkosa oleh preman suruhannya Nona Laras."

"Oh... Jadi itu ya motifnya. Semenjak dituduh itu apakah Icha sering pulang ke mansion?"

"Sudah enggak lagi. Tuan Aryo membenci Nona Icha."

"Bawa Icha ke markas besok. Aku ingin menemuinya."

"Apakah Tuan tidak sebaiknya pergi ke apartemen Nona Icha?"

"Tidak perlu. Aku masih bersembunyi sampai di mana mereka bermain!"

Keesokan harinya. Rani sudah sampai rumah. Rani mencari keberadaan Adel dan juga Agus.

"Bu... Pak..!!!" teriak Rani yang mengelilingi rumah.

Adel yang sedang memasak terkejut mendengar suara cempreng Rani. Adel menaruh pisau itu dan melihat Rani yang baru saja datang, "Rani!!"

"Ibu," sapa Rani yang mendekati Adel.

"Gimana semalam?" tanya Adel.

"Gimana apanya? Bukannya bapak sudah bilang kalau malam tadi ramai?" tanya Rani yang bingung.

"Oh... Iya deng... Ibu lupa," jawab Adel yang cengengesan.

"Semalam Bi Fatma usul. Gimana kalau seminggu dua kali diadakan les tambahan untuk anak-anak panti asuhan?" tanya Rani.

"Kamu semalam di panti asuhan?" tanya Adel balik.

"Iya Bu. Selesai membantu Salma menjabarkan rumus-rumus Matematika. Bi Fatma meminta aku mengajari anak-anak di sana."

"Ya itu terserah kamu. Yang penting kamu bisa atur jadwal kamu."

Rani tidak menjawab namun hatinya sangat senang sekali karena sudah mendapat ijin dari Adel. Rencana Rani akan mengajak Icha untuk memberikan les private kepada anak-anak yang kurang mampu.

"Ya udah kamu mandi sana. Habis gitu makan," suruh Adel.

Bayu yang selesai berolahraga masuk ke dalam markas. Lalu Bayu melihat keberadaan Andi dan juga Joko yang sedang menikmati teh hijau.

"Kenapa kamu tidak memberitahu kalau Pak Aryo menjodohkan aku dengan ulat keket itu?" tanya Bayu yang kesal.

"Aku sudah bilang kalau Asco dalam bahaya," sahut Andi.

"Iya maksud aku. Sebentar lagi aku akan dijodohkan dengan ulat keket itu," kesal Bayu.

"Oh... kalau info itu aku tidak tahu. Memangnya kamu dijodohin sama siapa?" tanya Andi.

"Laras," jawab Bayu.

"Apa!!!" teriak Andi dan Joko.

"Wah itu enggak benar beritanya," timpal Andi.

"Itu benar. Arga yang sudah ngasih tahu semuanya," kesal Bayu.

"Yang dikatakan Arga benar," Joko akhirnya membuka kebenarannya.

"Kapan kamu tahu?" tanya Andi yang mulai dingin.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Adegan Panas Malam Pertama
8.7
Malam pengantin yang semestinya menjadi momen sakral bersama suami justru berakhir mengejutkan. Aku malah menghabiskan malam penuh gairah yang begitu intim dengan sosok pria perkasa lain yang misterius. Begitu pagi menjelang, kekacauan hidup yang rumit mulai menerpa diriku. Pengalaman tak terduga yang memabukkan itu seketika menjungkirbalikkan duniaku, membawa konsekuensi besar yang akan mengubah seluruh alur takdir masa depanku selamanya.
Sampul Novel Become True
9.2
Suara berat yang sangat dirindukan itu tiba-tiba terdengar, membuat sang gadis berlesung pipi terpaku. Air matanya kembali mengalir deras, namun kali ini dipenuhi rasa bahagia yang luar biasa. Sosok yang selalu ia sebut dalam doa dan harapannya kini nyata berdiri di depannya. Pertemuan tak disangka ini seketika membangkitkan memori lama yang sempat sirna. Dia telah kembali untuk mewujudkan semua mimpi yang selama ini tersimpan rapat.
Sampul Novel Cinta Aliansi, Cinta Transaksional
9.1
Pernikahan aliansi kaum elite mengizinkan perselingkuhan asal istri sah mendapat kompensasi setara. Dean Ramosh memegang erat aturan ini. Meski keluarga Calista Syahrina bangkrut, Dean tetap memanjakannya dengan kemewahan berlipat ganda dibanding selingkuhannya. Saat orang lain memintanya bersyukur, Calista memang sangat bersyukur. Namun, tepat ketika Dean memberinya Vila Northcoast No. 1 demi mengimbangi hadiah rumah untuk selingkuhannya, Calista justru meminta cerai karena merasa bosan.
Sampul Novel Cinta Palsu, Dendam Sejati Telah Dimulai
9.6
Vano, tunanganku, tega mendorongku ke kolam hingga nyaris tenggelam demi bermesraan dengan selingkuhannya, Melodi. Setelah aku selamat, ia malah berbohong bahwa aku terpeleset demi nama baiknya. Diliputi kemarahan mendalam, aku memutuskan pura-pura amnesia untuk menghancurkannya. Aku mengaku sebagai kekasih musuh bebuyutannya, Bahar Adijaya. Melihat kepanikan di wajah pucat Vano, aku tahu rencana balas dendamku yang mematikan kini resmi dimulai.
Sampul Novel Kalung Pengkhianatan, Selma Pemenangnya
9.0
Delapan tahun pengabdianku sia-sia karena Zaki selalu mengutamakan Selma, adik angkatnya, hingga rencana pernikahan kami batal dua belas kali. Puncaknya, dia meninggalkanku di altar, dan Selma memakai kalung cinta kami. Aku pun pergi ke Bali untuk bangkit dan sukses menjadi arsitek. Kini, saat aku telah berhasil, Zaki kembali muncul dalam hidupku. Namun, dia datang bukan sebagai kekasih, melainkan pelamar kerja di perusahaan yang kupimpin.
Sampul Novel Kebahagiaan Menanti
8.0
Setelah berkorban demi pernikahan anak-anaknya dan melunasi rumah, seorang ibu justru dikhianati. Suaminya membawa selingkuhan kaya, sementara anak-anak kandungnya sendiri mendesaknya untuk bercerai dan segera menikah lagi demi kebahagiaan ibu tiri mereka. Terpaksa melangkah ke pernikahan baru, ia hanya mendambakan kehidupan rumah tangga yang sederhana. Siapa sangka, pria yang kini menjadi suaminya adalah seorang CEO raksasa. Mengetahui kebenaran ini, penyesalan mendalam pun menghampiri anak-anak yang telah membuangnya.