APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gairah Suamiku (Jangan Salahkan Aku Selingkuh)

Gairah Suamiku (Jangan Salahkan Aku Selingkuh)

Ayana kerap menerima kekerasan fisik dari suaminya, Dindar, yang sangat temperamental bahkan untuk urusan sepele. Keadaan menjadi tidak wajar ketika desahan tidak sengaja Ayana saat berhubungan intim selalu memicu kemarahan besar Dindar hingga berujung pada penganiayaan. Di balik sikap kasar serta keanehan gairah ranjang sang suami yang menyiksa batinnya ini, ternyata ada sebuah rahasia besar yang selama ini disembunyikan rapat-rapat oleh Dindar.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Jangan mendesah, Ay!" ingat Dindar, saat Ayana, istrinya tak sengaja mengeluarkan suara desahan akibat dari perlakuan Dindar.

Ayana pun segera menggigit bibirnya agar suara yang lumrahnya kebanyakan lelaki sukai saat wanitanya mengeluarkan suara yang menandakan bahwa wanita tersebut merasa menikmati atas perbuatan suaminya tersebut namun dibenci oleh Dindar.

Ayana tak pernah tahu apa alasan Dindar selalu melarangnya untuk bersuara disetiap kali mereka melakukan hubungan.

Sedangkan Dindar begitu pintar dan lihai saat memancing hasrat bercinta Ayana. Namun ia sendiri melarang Ayana untuk menikmati apa yang ia lakukan.

Setelah melihat Ayana yang berusaha mengatupkan bibirnya, agar tak mengeluarkan desahan, Dindar pun melanjutkan permainannya yang masih tahap pemanasan.

Tangan kekar Dindar dari dada Ayana turun menggerayangi perut Ayana, lalu selanjutnya makin turun kebawah tepat di area paling sensitif milik Ayana.

Ayana sekuat tenaga menahan agar dirinya tak sampai mengeluarkan suara yang sangat dibenci Dindar tersebut saat Dindar melakukan pemanasan yang begitu membuat Ayana tak kuat untuk tak melepas desahannya.

Semakin lama, aksi liar Dindar semakin menjadi, semakin membuat Ayana tak tertahankan. Oleh karena itu, Ayana semakin kuat menggigit bibirnya seraya tangannya mencengkeram kuat ke bantal yang ditidurinya.

Namun, karena semakin lama semakin menjadi apa yang Dindar lakukan pada tubuh Ayana, akhirnya tanpa Ayana sadari, ia pun melepas suaranya yang sedari ia tahan-tahan.

Sontak Dindar segera menghentikan aksinya dan menatap nanar pada Ayana. Seolah-olah ingin menelan Ayana.

"Sudah kubilang berapa kali padamu, Ay. Aku sangat benci dengan suaramu itu!" bentak Dindar seraya menarik diri dari Ayana. Jakunnya naik turun menahan emosi.

Ayana tentu terkejut dengan bentakan Dindar walaupun itu bukan untuk pertama kalinya.

Entah sudah berapa kali Ayana mendapat bentakan selama tiga bulan menikah sebab Ayana tanpa sengaja mengeluarkan desahan karena perbuatan Dindar sendiri.

Bahkan tak hanya bentakan, Dindar juga hampir melukai Ayana sebab kesalahan yang tak disengaja oleh Ayana.

"Maaf, Mas. Tadi aku gak sengaja." Ayana berucap dengan rasa takut pada Dindar. Beberapa kali ia menahan nafas.

"Maaf, maaf. Itu saja yang selalu kamu bilang saat sudah salah. Bukannya aku sudah bilang. Aku tidak suka dengan suaramu itu." Lagi, Dindar membentak Ayana sambil menatap sengit, penuh amarah.

Ayana segera duduk dari posisi baringnya. "Suaraku?" Ayana menatap Dindar dengan penuh selidik. Tampak heran dengan kata-kata Dindar.

"Iya. Aku tak suka!" Dindar segera memalingkan wajahnya kesembarang arah dengan kedua tangan bertengger di pinggangnya.

"Tapi kenapa, Mas?" Kali ini Ayana tak mau diam saja seperti biasanya saat Dindar marah sebab Ayana tak sengaja melakukan kesalahan seperti tadi.

Malah menurut Ayana itu bukanlah sebuah kesalahan. Hanya saja Dindar menjadikan itu sebuah kesalahan besar bagi Ayana.

"Jangan tanya kenapa, Ay. Yang jelas kau tak boleh mengeluarkan suara yang menjijikan itu," ucap Dindar dengan sengit.

"Apa kamu bilang? Menjijikan?" Mata Ayana tampak berkaca-kaca mendengar penuturan Dindar. Yang menurutnya sangat kasar. Dan seharusnya tak pantas bagi seorang suami mengatakan itu, padahal suara itu diakibatkan oleh Dindar.

"Iya, menjijikan. Oleh karena itu aku tak mau mendengarnya!"

Ayana yang merasa hatinya panas mendengar kata-kata Dindar segera meraih selimut, lalu dililitkan ke tubuhnya untuk menutupi tubuh polosnya, lalu ia berdiri menatap tajam ke arah Dindar.

"Suara yang Mas bilang menjijikan itu berasal dari perbuatanmu, Mas!" suara Ayana meninggi. Emosi juga sudah menghinggapi dirinya.

"Iya, memang. Tapi bukan berarti kamu—"

"Apa, Mas?" potong Ayana cepat. Emosinya juga sudah tak tertahankan.

"Bukan berarti kau boleh menikmatinya!"

"Apa?" Kening Ayana mengkerut. Merasa heran dengan kata-kata Dindar yang melarangnya untuk menikmati apa yang ia sendiri berikan. Bahkan begitu lihai.

"Apa aku tak salah dengar, Mas?" Suara Ayana tampak bergetar saat menanyakannya. Matanya memerah dan berkaca-kaca menahan tangis.

"Tidak. Aku memang melarang-mu untuk menikmatinya."

Ayana tersenyum getir mendengarnya seraya menggelengkan kepala. Tak habis pikir dengan larangan Dindar, suaminya.

"Lalu, untuk apa kau melakukan hal ini jika aku tak boleh menikmatinya, Mas?" tanya Ayana dengan nada rendah. Sekuat tenaga ia menahan air matanya agar sampai tak menetes.

Dindar tak menjawab, ia mengusap wajahnya kasar seraya menoleh ke samping. Menghindari tatapan Ayana.

"Katakan, Mas! Apa alasanmu melarangku untuk menikmatinya. Jika kamu sendiri menikmati apa yang ada pada diriku. Lalu aku tidak. Katakan sekarang juga. Kenapa kau selalu melarang. Katakan, Mas. Kata—"

"Cukup, Ay!"

Ayana terlonjak kaget mendengar nada bentakan emosi Dindar. Bahkan saat ini lebih nyaring dari sebelum-sebelumnya.

"Kenapa kau segitu marahnya karena ini, Mas. Apa yang sebenarnya menjadi alasanmu." Mata Ayana semakin berkaca-kaca menahan tangis.

"Untuk apa kau menikahiku. Bahkan kau datang sendiri padaku. Kau memaksaku agar mau menikah denganmu, bahkan aku sampai tak mendapati restu tulus Papaku. Aku mengabaikan restu Papa demi bisa menikah denganmu, Mas. Tapi apa yang—"

"Kubilang cukup, Ay!" Lagi, Dindar memotong ucapan Ayana dengan membentak.

Kali ini Ayana tak dapat mencegah air matanya untuk mengalir. Ia benar-benar tak kuasa. Bentakan demi bentakan Dindar dan kata-katanya benar-benar melukai hatinya.

"Mas kau…." Bibir Ayana bergetar hebat. Hingga ia tak sanggup melanjutkan kata-katanya. Ia menangis sejadi-jadinya.

"Kau tak perlu bertanya apa alasanku, Ay. Yang jelas aku melarang-mu untuk melakukan kesalahan seperti yang tadi disaat kita melakukannya." Dindar menatap sengit.

"Tapi aku penasaran, Mas!" ucap Ayana disela-sela isakannya.

"Persetan dengan rasa penasaranmu itu, Ay." Suara nyaring dan kasar Dindar menggelegar hingga membuat Ayana terkejut.

"Aku tak pernah menyuruhmu untuk penasaran padaku. Aku hanya menyuruhmu untuk tidak melakukan kesalahan yang seperti tadi. Tapi kau malah selalu dan selalu mengulang kesalahanmu ini. Aku sangat benci dengan itu, Ayana." Gigi Dindar bergemeletuk menahan geram dan emosi pada Ayana.

Ayana hanya bisa diam tanpa bisa berkata-kata lagi. Sebab ia tahu, sekarang Dindar benar-benar marah. Dan Ayana tak mau kemarahan Dindar akan membuat dirinya lebih sakit lagi. Seperti sebelum-sebelumnya yang sudah terjadi.

"Aku ingatkan lagi, Ayana. Jangan pernah mengulangi kesalahnmu lagi."

Setelah berucap , Dindar segera membalikkan badan, melangkah keluar kamar meninggalkan Ayana.

Ayana hanya bisa terisak. Hatinya benar-benar sakit. Kenapa Dindar tiba-tiba berubah. Dari yang lemah lembut jadi kasar, tepatnya saat malam pertama mereka berlangsung dan Ayana mengeluarkan suara yang menurut Ayana sudah biasa terjadi pada setiap perempuan sebab membuktikan mereka menikmati permainan dari pasangannya.

Tapi kenapa Dindar tidak! Apa yang sebenarnya terjadi?

Ada misteri apa sebenarnya? Yang tak Ayana ketahui dari suaminya tersebut.

___________

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam Seorang Adik yang Tersakiti
9.2
Terusir dari kos akibat kesulitan finansial, Aura, seorang penyanyi dangdut, menumpang di kediaman kakaknya, Maya. Di sana, ia berhadapan dengan Baskara, sang kakak ipar yang berwatak dingin. Ketertarikan Aura memicu insiden kamar yang melanggar batas moral. Setelah dihina dan direndahkan, Aura tidak tinggal diam. Ia bertekad membalas rasa sakit hatinya serta membuktikan kekuatannya, memicu konflik yang siap mengancam keharmonisan rumah tangga kakaknya.
Sampul Novel Cinta yang Sudah Hilang
8.1
Sejak kehamilanku, suamiku selalu pergi lari malam. Namun hari ini, dia terburu-buru pergi hingga meninggalkan ponselnya dan hanya memakai jam tangan pintar. Saat itulah aku tidak sengaja membaca pesan-pesan intim yang dia kirimkan kepada seorang rekan wanita, menawarkan dirinya untuk "dimakan". Rasa mual langsung bergejolak di perutku mengingat sup ayam yang baru saja dia suapkan padaku. Yang membuatku semakin terguncang, wanita selingkuhannya itu adalah orang yang baru saja dia kenalkan kepada adikku.
Sampul Novel Jerat Cinta Dosen Killer
9.3
Arum terancam dikeluarkan dari kampus setelah tujuh tahun belum juga lulus kuliah. Keadaan kian sulit saat ia mendapat Daffin Narendra, dosen muda yang sangat ketat, sebagai pembimbing skripsinya. Di tengah perjuangan menyelesaikan studi, gosip hubungan asmara mereka mendadak menyebar luas. Situasi semakin berbahaya ketika teror misterius dari masa lalu mulai mengancam keselamatan mereka berdua. Mampukah Arum dan Daffin bertahan?
Sampul Novel Kembali Ke Masa lalu, Merelakan Suamiku
7.9
Sepuluh tahun pernikahan penuh kebencian berakhir tragis saat Richard Starling tewas demi menyelamatkan istrinya dari kecelakaan. Kematian itu meninggalkan penyesalan mendalam bagi semua orang, termasuk mertua yang menyalahkan sang istri. Ketika penemuan mesin waktu tiga tahun kemudian memberinya kesempatan kedua, sang protagonis memutuskan kembali ke masa lalu. Kali ini, ia bertekad melepaskan hubungannya dengan Richard dan membiarkannya hidup bahagia tanpa dirinya.
Sampul Novel MENGEJAR CINTA ANAK KYAI
9.8
Andre, putra konglomerat yang putus asa akibat paksaan nikah orang tuanya, batal mengakhiri hidup setelah diselamatkan oleh Amira, seorang anak kyai. Peristiwa itu mendorong Andre untuk hijrah dan memperdalam agama demi memikat hati Amira. Sayangnya, impiannya runtuh seketika saat melihat Amira bertunangan dengan Adam. Andre kini dihadapkan pada pilihan sulit: bangkit berjuang mendapatkan cintanya atau menyerah dan kembali terpuruk dalam depresi.
Sampul Novel There's Love In KKN
9.7
Menjalani KKN selama sebulan penuh membawa perubahan besar bagi Ataka. Mahasiswa Teknik Arsitektur yang berstatus jomblo ini tak menduga akan jatuh cinta pada seorang mahasiswi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Sayangnya, saat perasaan Ataka semakin dalam, ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa gadis idamannya sudah punya pacar. Kini, Ataka dihadapkan pada pilihan sulit: menyatakan perasaannya atau melangkah pergi memendam cinta.