APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gairah Pewaris Hanya Untuk Pengantin Penggantinya

Gairah Pewaris Hanya Untuk Pengantin Penggantinya

Demi melunasi biaya medis sang tante, Selena Hart bersedia menjadi pengantin pengganti untuk Damian Jorch dengan imbalan satu juta dolar. Wajah Selena yang sangat serupa dengan Elsie Sonata, tunangan Damian yang hilang, membuat rencana ini tampak mudah. Selena hanya perlu berpura-pura di altar pernikahan. Namun, segalanya berubah rumit saat Damian kehilangan kendali dalam kondisi mabuk dan menyentuhnya. Kesepakatan bisnis mereka kini berubah menjadi hubungan penuh gairah yang tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 1

Selena keluar dari ruang dokter dengan wajah pucat pasi.

Tangannya yang menggenggam laporan medis gemetar parah, hampir meremas kertas itu tanpa sadar. Dia terhuyung ke kursi di ruang tunggu, lalu menjatuhkan diri ke sana sambil mencoba mengatur napas yang terputus-putus.

"Mana mungkin aku bisa ngadepin semua ini?" gumamnya pelan, suaranya hampir tak terdengar.

Kepalanya penuh kekacauan. Kata-kata dokter tadi terus terngiang di otaknya seperti kaset rusak: "Stadium tiga," "operasi darurat," "biaya pengobatan yang mahal banget."

"Perawatan ginjal kronis itu ga murah," desahnya getir. "Sementara aku cuma pelayan kafe dengan tabungan di bawah sepuluh juta."

Air mata mulai memenuhi matanya, membuat pandangannya kabur. Pikirannya melayang ke Cloe Miranda, bibinya-satu-satunya keluarga yang masih ia miliki.

Cloe adalah orang yang membesarkannya setelah kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan tragis beberapa tahun lalu. Sekarang, giliran Cloe yang butuh bantuan, dan hidupnya tergantung pada uang yang bahkan Selena tak bisa bayangkan untuk dimiliki.

"Tapi aku ga bisa kehilangan dia," pikir Selena, menggenggam laporan itu erat-erat seperti itu satu-satunya hal yang membuatnya tetap waras.

Sebuah suara lembut memotong lamunannya.

"Selena?"

Kepalanya terangkat. "Iya?"

"Ini resep obat untuk bibimu," kata perawat sambil menyerahkan secarik kertas kecil.

Selena menerimanya dengan tangan yang masih gemetar. Matanya menelusuri daftar obat dengan nama-nama yang bahkan tak bisa ia ucapkan.

Dia tahu ini cuma solusi sementara. Yang sebenarnya dibutuhkan Cloe adalah sesuatu yang jauh di luar jangkauannya-transplantasi ginjal, yang harganya ratusan juta.

"Kamu baik-baik aja?" tanya perawat itu.

Selena memaksakan anggukan kecil, tapi di dalam, dia merasa seperti tenggelam. Baik-baik aja? Mana mungkin dia baik-baik aja?

"700 juta," gumamnya pada diri sendiri. "Aku ga bakal bisa ngumpulin uang sebanyak itu, bahkan kalau kerja 24 jam sehari seumur hidup."

Dia menyandarkan kepalanya ke dinding putih dingin, menatap langit-langit rumah sakit.

"Aku butuh keajaiban," bisiknya. "Atau bahkan iblis pun mungkin ga bakal mau bikin kesepakatan sama aku."

☆☆☆

Kamar Rumah Sakit

Selena masuk ke kamar rumah sakit bibinya dengan langkah berat, tapi ia memaksakan senyuman kecil di wajahnya. Cloe Miranda, terlihat lemah dan pucat, membuka matanya perlahan saat Selena datang.

"Selena," panggil Cloe dengan suara serak, tangannya yang gemetar terangkat, mencoba meraih tangan Selena.

"Cloe, kamu merasa lebih baik?" tanya Selena, menggenggam tangan bibinya dengan lembut.

"Mungkin... tapi aku masih ga tahu apa yang sebenarnya salah sama aku," jawab Cloe lirih. "Yang aku tahu, aku cuma jadi beban buat kamu."

"Jangan pernah bilang begitu," potong Selena tegas. "Kamu bukan beban. Kalau perlu, aku bakal ambil pekerjaan tambahan. Kamu bakal sembuh, dan kita bakal balik lagi bahagia seperti dulu."

Cloe menggeleng lemah. "Kamu ga perlu lakuin itu. Aku udah tua, Selena. Kamu harus simpan uangmu buat masa depanmu sendiri, bukan buang-buang buat aku."

"Aku ga peduli soal itu, Cloe," suara Selena bergetar penuh tekad. "Yang penting kamu sembuh. Itu aja yang aku mau."

Cloe tidak menjawab lagi, tapi Selena bisa merasakan beban rasa bersalah di genggaman bibinya yang lemah.

Di Kafe

Sore itu, Selena melanjutkan pekerjaannya di kafe tempat ia biasa bekerja. Kafe itu penuh dengan pelanggan kaya yang memesan kopi mahal dan kue-kue fancy tanpa pikir panjang.

Selena berjalan bolak-balik dengan baki penuh pesanan, menyapa pelanggan dengan senyuman meski kelelahan menghantam tubuhnya.

Di sudut ruangan, sebuah TV besar menyiarkan berita hiburan.

Telinga Selena menangkap suara pembawa berita yang bersemangat mengumumkan pernikahan mewah Damian Jorch, pewaris miliarder, dan Elsie Sonata, sosialita terkenal.

Layar menampilkan cuplikan tempat pernikahan mewah di The Hamptons, dengan pemandangan hijau luas dan langit biru yang memukau.

"Resepsi 2 juta dolar," suara reporter terdengar, memuji lampu gantung kristal, dekorasi bunga yang memanjakan mata, dan lorong emas yang terlihat seperti adegan dari dongeng.

Selena berhenti sejenak, tatapannya terkunci pada wajah Damian Jorch di layar. Rahangnya tegas, matanya biru menusuk, dan senyum penuh percaya diri yang memancarkan kekayaan dan kekuasaan.

"Dia kayak pangeran sungguhan," gumam Selena tanpa sadar, antara kagum dan tak percaya.

Namun sebelum ia sempat berpikir lebih jauh, suara manajernya, Bu Harper, menginterupsi. "Selena, jangan ngelamun! Kerja, cepat!"

Selena buru-buru kembali fokus, membawa baki pesanan ke meja pelanggan.

Waktu Istirahat

Saat akhirnya dapat istirahat sebentar, Selena duduk di ruang staf dengan tubuh yang terasa remuk. Temannya, Maya, ikut duduk di sebelahnya, membawa segelas kopi dingin.

"Kamu denger berita heboh hari ini?" tanya Maya, menyedot kopinya.

"Berita apa?" jawab Selena lesu.

"Pengumuman pernikahan Damian Jorch. Pewaris miliarder, itu loh."

"Oh, itu," Selena mengangkat bahu. "Mereka kelihatan sempurna, kan?"

Tapi Maya malah menyipitkan mata, menatap Selena dengan penasaran. "Kamu ga lihat itu?"

"Lihat apa?" Selena merasa canggung dengan tatapan Maya.

"Kamu mirip banget sama dia-Elsie, pengantinnya," kata Maya santai.

Selena menghela napas. "Hampir ga mirip. Lagian, Maya, dunia mereka sama aku? Jauh banget. Mereka hidup di awan, aku di bawah tanah."

Maya terkekeh kecil tapi kemudian menatap Selena lebih serius. "Kamu keliatan beda hari ini. Ada apa?"

Selena akhirnya menyerah, dinding pertahanannya runtuh. Air mata mulai mengalir.

"Heh, hei," kata Maya lembut, menarik Selena ke dalam pelukannya. "Cerita aja, jangan dipendam."

Selena menyeka wajahnya. "Cloe... bibiku. Kamu tau kan dia sering ngeluh sakit punggung?"

Maya langsung serius. "Iya. Parah banget?"

"Stadium 3. Dokter bilang butuh operasi ginjal," suara Selena hampir pecah.

"Ya ampun... itu pasti mahal banget," bisik Maya, ikut prihatin.

"700 juta," Selena menghela napas panjang. "Tabungan aku udah habis cuma buat tes dan pemeriksaan. Kalau sedikit aja dari uang pesta pernikahan miliarder itu dipake buat bantu dia, mungkin dia udah sembuh sekarang."

Maya terdiam sejenak, lalu merogoh tasnya. "Nih, aku punya tabungan sedikit. Ambil aja, kamu lebih butuh."

Mata Selena membelalak, dadanya terasa sesak oleh emosi. "Maya, aku... aku ga bisa ambil itu."

"Ga usah debat sama aku," kata Maya, tegas tapi lembut. "Kita cari jalan keluarnya bareng-bareng."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan yang Pertama
8.4
Zaina Rahayu kehilangan orang tuanya akibat kelalaian seorang sosialita, yang kemudian menjanjikannya menjadi menantu sebagai bentuk penebusan dosa. Namun, sikap dingin sang calon suami dan bayang-bayang masa lalunya yang belum selesai membuat Zaina memilih mundur dari perjodohan ini. Zaina mencoba menjauh, tetapi takdir terus mendekatkannya kembali dengan pria galak itu. Mampukah gadis polos ini bertahan saat benih cinta mulai tumbuh di tengah rumitnya masa lalu sang pria?
Sampul Novel Hot Desire Mr. Thompson
9.4
Pernikahan perjodohan mempertemukan James dengan Elvira, sosok yang langsung membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama. Pesona Elvira serta kenangan malam pertama di limosin memicu obsesi mendalam pada diri James. Di sisi lain, Elvira sama sekali tidak mengetahui bahwa suaminya adalah seorang miliarder. Hubungan pernikahan mereka pun mulai diguncang prahara besar sejak kehadiran mantan kekasih James. Sanggupkah ketulusan cinta mereka bertahan melewati cobaan orang ketiga ini?
Sampul Novel Mamaku yang Cantik dan Pengagum Misteriusnya
8.0
Dikhianati dan dijebak dalam cinta satu malam, Alisa pulang membawa anak kembar. Kini, ia bekerja untuk Marvin, CEO genius yang diam-diam menyamar sebagai Primus demi melindungi identitasnya. Situasi pelik terjadi ketika Alisa menyadari bahwa Primus adalah pria dari masa lalunya. Terjebak di antara dua persona dari pria yang sama, mampukah Alisa mengungkap rahasia Marvin? Bagaimana sang CEO akan bereaksi saat mengetahui keberadaan kedua anak kandungnya?
Sampul Novel Monster Heart
8.9
Demi membalas dendam, jurnalis ambisius Alianna Monru memutuskan pulang. Namun, jalannya dihalangi sosok misterius yang ternyata pembunuh berantai pemilik kunci masa lalunya. Damian, sang pembunuh, mengenali Alianna sebagai gadis yang ia puja sejak sekolah. Ia sangat terpukul melihat pujaan hatinya kini berubah menjadi sosok yang penuh kebencian. Damian pun didera rasa bersalah yang mendalam, karena dialah dalang kehancuran hidup Alianna yang memicu dendam membara tersebut.
Sampul Novel Moonlight and Mr. CEO
8.2
CEO mebel ternama di Hong Kong, Nicholas Liu, kerap diterpa gosip miring soal asmaranya karena masih melajang. Ketenangan hidup Nic terusik ketika ia dititipkan kucing putih oleh sahabatnya, Hanna. Akibat enggan mengurusnya, ia menaruh hewan itu di teras. Namun, saat bulan purnama bersinar terang, kucing tersebut mendadak hilang. Secara ajaib, sosok wanita menawan tanpa busana muncul menggantikannya, membawa perubahan besar dalam takdir hidup Nic.
Sampul Novel Perceraian dan Bersinar: Terlambat untuk Meminta Maaf
8.8
Dua tahun Caitlin bertahan dalam pernikahan dingin bersama Isaac. Namun, kembalinya cinta pertama sang suami dalam kondisi mengandung membuat kesabarannya habis. Caitlin memilih pergi dan menggugat cerai tanpa mengungkap kehamilannya sendiri, meski Isaac memandang sebelah mata keputusan tersebut. Kini, Caitlin telah menjelma menjadi perancang busana sukses yang kaya dan dikagumi. Di sisi lain, Isaac didera penyesalan mendalam dan harus memohon pengampunan dari mantan istri yang dulu ia abaikan.