APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gairah Pesta Birahi

Gairah Pesta Birahi

Empat tahun dikhianati Taran membuat Yenka Linggarwarna muak dan nekat membalas dendam demi harga dirinya. Dibantu Ian, sahabat kecilnya, Yenka menyusup ke pesta topeng rahasia penuh gairah. Namun, pesonanya di sana justru memicu obsesi banyak pria dan mengubah sikap suaminya. Kini, Yenka terjebak dalam dilema besar: menyelamatkan rumah tangganya yang retak atau hanyut lebih dalam ke dalam permainan panas yang memikat.
Bab
Bagikan

Bab 3

Suara dengungan itu terdengar. Rasanya telinganya panas sekali karena mertuanya ini suka sekali menghakimi dirinya.

“Kau sudah empat tahun menikah dengan anakku masa tidak kunjung memberikan aku cucu?”

Mertuanya bernama Mala, dia memiliki perawakan kurus dengan kerapian dalam berdandan. Tidak cantik, tidak juga manis, tapi mulutnya berbisa.

Yenka meletakan cangkir tehnya di piring teh dengan pelan. Bahkan suara ‘tuk’ saja tidak terdengar sama sekali.

“Ibu, kenapa Ibu hanya memanggilku?” Yenka tersenyum, dia kesal sekali di dalam hatinya. Setelah bermalam bersama Ian, dia malah di suruh oleh Mala ke sini.

Mereka itu tidak mempunyai hubungan mertua dan menantu yang hangat, bisa tidak Mala itu bersikap tidak peduli saja seperti biasanya? Setiap kali Yenka mengadu, Mala selalu mengabaikannya. Ah! Dia ingat waktu pertama kali Yenka mengadu tentang Taran yang berselingkuh.

“Namanya juga pria, selingkuh itu wajar. Jika dia melakukan itu pun, artinya kau sebagai istri yang melakukan kesalahan!”

Mala menghardiknya, bahkan di depan asisten rumah tangga membuatnya merasa malu.

“Bi, benar kan apa yang aku bilang? Itu tentu saja salah Yenka.”

Mala menyeringai, sedangkan hati yenka begitu sakit seperti teriris. Tidak bisakah dia peduli dengan menantunya sendiri?!

Ah, dia begitu menghormati Mala kala itu. Dia hanya manut dan manut dengan apa pun yang dikatakan oleh Mala. Tapi setelah kejadian kemarin, dia telah malas berurusan dengan apa pun yang mencoba menyalahinya.

“Jadi, aku harus memanggil siapa?” balasan dari Mala itu membuat Yenka tersadar lagi.

“Mungkin selingkuhannya, Bu.” Yenka tersenyum. Piring teh dan gelas teh masih dia pegang dengan elegan.

“Kau ini kurang ajar sekali. Bagaimana bisa kau menyuruh wanita tidak jelas datang ke rumahku?”

Wajah Mala Terlihat jelek ketika dia marah. Keriput di keningnya itu begitu besar.

“Kenapa aku yang kurang ajar, Bu? Bukannya Ibu bilang seorang pria wajar berselingkuh. Ibu menyetujui kelakuan Taran, bukan?” mata Yenka bertemu dengan mertuanya itu. “Kalau begitu berarti Ibu juga menyetujui wanita peliharaan Taran untuk ke sini. Mungkin dia bisa memberi ibu cucu.”

Yenkan mengangkat bahunya malas, kemudian meletakkan gelas teh dan piringnya di meja.

Dia telah muak ada di sini.

“Kau ini menjadi semakin kurang ajar, Yenka.”

“Maaf Ibu, tapi aku tidak ada waktu bermain polos lagi.” Yenka tersenyum dan dia berdiri. “Sebelum Ibu bilang aku kurang ajar, bagaimana jika Ibu memperbaiki sikap anak Ibu?”

“Yenka!” Mala berteriak. Menantunya ini dulu begitu menurut padanya, apa pun yang dia ucapkan Yenka akan menurutinya. Tapi sekarang dia bisa melawan balik.

Jika Yenka bukan berasal dari keluarga kaya juga, maka dia sudah menjambak Yenka dan menyiksanya.

“Permisi, Bu.”

Yenka mengabaikan Mala begitu saja. Tangannya menggenggam kuat dan keluar dari rumah mertuanya dengan wajah yang keras. Apa pun selalu disalahkan pada pihak wanita, seolah mereka tidak berharga saja.

Pria yang katanya akan menjadi pemimpin atau sesuatu dengan kuasa, nyatanya malah sangat memuakkan. Mereka selalu ingin dihargai tanpa di hargai, dan keluarga mereka menginjak-nginjak seolah wanita itu hanyalah inang bagi tempat keturunan mereka kelak.

Yenka mengendarai mobilnya dengan kesal, semua kesalahan ditujukan kepadanya. Orang tuanya saja tidak pernah ikut campur karena dia bisa menutupi kesalahan suaminya.

Ngiiiiiik!

Yenka menginjak pedal rem dengan kuat, membuat ban berdecit. Sebuah telepon masuk ke handphone nya. Dari Taran, pria yang ingin dia cakar sekarang.

Yenka mengangkatnya dengan cepat.

“Ada apa lagi!? Ibumu itu mengadu padamu? Memangnya apa peduliku!”

Yenka langsung mematikan sambungan telepon itu, emosinya begitu memuncak. Dibandingkan mengoreksi dirinya, lebih baik Mala mengoreksi anaknya.

**

Dari tempatnya, Taran sedang memeluk dua wanita. Dia membelainya dengan manja.

“Istri sialan! Kurang ajar, berani sekali dia mematikan teleponku sebelum aku mengucapkan apa pun!” Taran mendengkus kesal.

Wanita yang melihat Taran marah langsung mengusap pipinya dengan manja.

“Kenapa kau tidak menceraikan istrimu kalau begitu?” Tanyanya dengan manja.

Taran tertawa, dia bisa membayangkan lekuk tubuh Yenka yang indah, melihat wanita yang ada di dekatnya sekarang, itu tidak bisa dibandingkan dengan Yenka

“Tidak bisa. Sebentar lagi dia juga akan segera memohon padaku. Begitulah dirinya yang selalu mengiba meminta kasih sayang padaku.” Taran begitu percaya diri, dia melanjutkan belaiannya pada wanita tadi.

Belaian yang awalnya ada di dekat dengkul, naik ke atas hingga sampai ke selangkangan. Dengan manja wanita di dekatnya mendesah sambil menggigit bibirnya.

Terlihat seksi dengan dada yang membusung, menyentuh tubuhnya. Melayani dua wanita sekaligus tentu saja dia sanggup.

Dia percaya pada kejantanannya sendiri.

Taran langsung menjatuhkan tubuh satu wanita yang di dekatnya dan menaikinya begitu saja, sedangkan wanita satunya seolah tidak terima dengan apa yang dilakukan Taran, dia memeluk Taran dari belakang, memainkan batangan Taran yang sudah bangkit dikala Taran menyibukkan diri menciumi wanita di depannya. Berulang kali hingga wanita itu mendesah.

Dia pria yang mempunyai uang, wanita mana pun bisa saja bisa dia beli!

**

Yenka masuk ke dalam cafe, dia melihat Ian yang sedang meminum minuman dinginnya dengan santai.

“Ada apa? Mertua gilamu itu mengoceh lagi?”

Yenka langsung menatap Ian dengan tatapan memelas. Dia duduk seolah semua kekuatannya telah hilang.

Ian memegang tangan Yenka, mengusapnya dengan lembut walaupun dia sibuk menghabiskan minumannya.

“Masalah anak?”

Yenka mengangguk.

“Anaknya saja yang mandul. tidak anak, tidak Ibu, suka sekali menyalahkan orang lain.” Ian terlihat kesal.

Sebuah pesanan minuman datang di depan merek, pelayan meletakkan di depan Yenka.

“Aku sudah memesannya tadi.” Ian tersenyum. Dia sangat tahh minuman kesukaan Yenka itu,ketika dia tahu Yenka ingin bertemu dengannya, Ian langsung mengantisipasi segalanya.

Dia melihat Yenka yang meminum minumannya denagn cepat. Senyumnya sejak tadi tidak hilang dari wajahnya.

“Masih sakit kepala?” tanyanya penuh perhatian.

“Masih sedikit. Karena minuman ini aku menjadi sedikit tertolong. Thanks, Ian.”

Ian mengeratkan genggaman tangannya, matanya menatap tajam seolah dia adalah predator. Membuat Yenka beberapa detik terpesona dengannya.

“Mau kubuat hilang sakit kepalamu?”

Yenka mengangguk. Kemudian tangannya ditarik oleh Ian

Cafe ini adalah milik temannya, hanya dengan permainan mata mereka saja, dia tahu apa yang diinginkan Ian. Ian membawa Yenka ke ruang istirahat pekerja, di sana ada satu sofa panjang berwarna coklat, terbuat dari kain yang kuat.

Ian menarik dagu Yenka, dan menciumnya dengan lembut, dia mengulum bibir Yenka sangat lembut dan pelan. Menikmati setiap detail dari rasa, tekstur dan semuanya. Yenka yang terbuat mendekatkan dirinya pada Ian. Membuat tubuh hangat mereka semakin hangat karena lebih mendekat.

Napas mereka berat, dan permainan lembut itu menjadi liat.

Lidah yang bergelut di dalamnya, dan hisapan kuat itu. Ian memiliki rasa yang berbeda dengan suaminya. Ketika napas mereka menjadi lebih berat, bibir mereka berpisah.

Ian tersenyum, memandang Yenka sambil mengusap wajahnya.

“Sudah hilang?”

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DIONESA
8.9
Kepindahan ke sekolah baru membawa perubahan besar bagi Sasa, terutama saat ia dipasangkan sebangku dengan Dion, cowok dingin yang tertutup. Di tengah masa adaptasinya, Sasa harus menghadapi kenyataan pahit bahwa sang ayah telah memiliki kekasih baru. Kesedihan Sasa rupanya mampu menyentuh hati Dion yang semula apatis. Ia pun mulai membuka diri demi menghibur Sasa. Kebersamaan ini menyingkap rahasia masa lalu Dion, sekaligus menumbuhkan benih cinta yang manis di antara mereka.
Sampul Novel Guru Cantik dan Tetangganya Murid Macho
7.9
Sebagai dosen muda dengan penampilan menarik, ia selalu menjadi pusat perhatian para mahasiswa di kampusnya. Kehidupan tenangnya mulai terusik saat menyadari salah satu murid laki-lakinya tinggal tepat di seberang rumahnya. Ketika suaminya sedang pergi dan pipa air di rumahnya mendadak pecah hingga membuatnya basah kuyup, murid tangguh tersebut datang menawarkan bantuan dengan penuh antusiasme. Hubungan profesional antara guru dan murid ini pun diuji oleh situasi tak terduga yang intim.
Sampul Novel Jerat CEO Tunangan Paksa
8.3
Usai membalas pengkhianatan sang mantan, Melinda Arum terjebak insiden salah masuk toilet yang mempertemukannya dengan Reyhan Azrael. CEO ternama asal Jakarta itu menyelamatkan Melinda dari masalah besar yang mengancam dirinya. Sebagai imbalan, Reyhan menuntut Melinda menjadi tunangan palsunya. Terhimpit kebimbangan dan amarah, Melinda terpaksa menyetujui kesepakatan tersebut, menyeret dirinya ke dalam hubungan rumit penuh kepalsuan, ketegangan, serta luka batin yang mendalam.
Sampul Novel Married by Accident
8.7
Kehidupan Clara runtuh akibat pelecehan oleh sang dosen, yang justru memfitnah Dev, seorang mahasiswa hukum. Terdesak keadaan, Clara terpaksa menikahi Dev walau ia sudah punya kekasih. Di tengah rumitnya situasi, janji Dev untuk memperjuangkan keadilan lewat jalur hukum perlahan menumbuhkan rasa cinta di hati Clara. Namun, bahtera rumah tangga mereka seketika goyah saat rahasia masa lalu Dev terkuak. Sanggupkah Clara bertahan menghadapi misteri suaminya?
Sampul Novel SILUMAN HARIMAU
8.1
Zola terkejut saat mengetahui dirinya mewarisi darah siluman harimau yang mengerikan. Rahasia kelam ini berasal dari perjanjian mistis sang kakek di Kalimantan Barat pada masa lalu. Kutukan itu bangkit karena Zola melanggar pantangan dengan berhubungan intim bersama orang luar, padahal keturunannya wajib berpasangan dengan sesama sedarah. Kini, Zola dan kekasihnya, Arman, harus berjuang keras memutus ikatan gaib tersebut agar bisa kembali menjalani kehidupan yang normal.
Sampul Novel Wanita Dambaan Sang Bilionaire
9.7
Caid Walton, miliarder rupawan berumur 26 tahun, terkenal dengan julukan Lady-Killer karena kekuasaannya. Ia kerap berganti pasangan dan tak pernah berpacaran lebih dari tiga bulan. Namun, reputasi tersebut runtuh seketika saat ia mengenal Relova Luvena. Bukannya ditinggalkan seperti para wanita terdahulu, Lova justru berhasil mengacaukan hidup Caid dan menguji batas kesabarannya. Kini, sang penakluk wanita itu malah dibuat tak berdaya olehnya.