APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Enam Tahun Tanpa Malam Pertama

Enam Tahun Tanpa Malam Pertama

Terinspirasi dari kisah nyata, sebuah pernikahan yang telah berjalan selama enam tahun menyisakan sebuah tanda tanya besar. Meski status sudah bersuami, nyatanya sang istri masih tetap perawan hingga saat ini. Bagaimana mungkin hal tersebut terjadi dalam rumah tangga yang cukup lama? Jawabannya ada pada sang suami yang ternyata tidak mampu menyentuh istrinya. Ketidakmampuan ini membuat malam pertama yang seharusnya indah tak kunjung datang bagi mereka berdua.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku mengintip dari balik pintu kamar, memanstikan bahwa semua tamu sudah pulang. Termasuk mertua perempuanku. Suara di depan sana sudah sepi, hanya ada bibik yang bolak-balik membereskan rumah, dibantu oleh Mang Dirman. Sang supir kepercayaan Edwin.

Aku memutuskan untuk keluar kamar, lalu berjalan menuju meja dapur. Cake buatanku tersisa hanya seperempat saja. Itu tandanya, semua tamu mencicipi dan suka dengan rasanya. Ada setitik rasa senang di sudut hati ini, saat apa yang kita lakukan untuk orang banyak dapat diterima dengan baik.

"Bik, basonya masih ada gak? Saya mau dong," ujarku pada Bik Isa saat dia melewatiku sambil membawa nampan berisi gelas kopi yang tersisa ampasnya saja.

"Habis, Non. Tadi dibawa semua sama nyonya besar," jawab Bik Isa sambil menunduk.

"Ya sudah, saya makan kue ini saja. Suami saya lihat gak, Bi?" tanyaku lagi, sambil mengedarkan pandangan ke sekeliling ruangan, mencari keberadaan suamiku.

"Tuan sepertinya sedang mengantar Nyonya," jawab Bik Isa lagi.

"Ya sudah, Bibik silakan lanjutkan beres-beresnya. Saya biar makan di sini saja." Aku memerintahkan Bik Isa untuk kembali ke dapur. Kue yang baru saja kupotong, kini kumasukkan ke dalam mulut. Rasanya pas. Bolu black forest buatanku tak gagal. Saat digigit, terasa begitu empuk. Apa sebaiknya aku buka toko kue online saja ya? Biar ada kesibukan.

Puas melamun dan menghabiskan dua potong cake coklat, aku pun masuk ke dalam kamar. Kuambil handuk kimono baru dari dalam lemari, lalu berjalan menuju kamar mandi. Mengguyur kepala dan seluruh tubuh, rasanya sangat pas dilakukan saat ini, agar otakku lebih segar, dan perkataan mertuaku pergi dari dalam kepala, bersama buih sabun yang ikut mengalir masuk ke lubang pembuangan air.

Kubungkus tubuh polos ini dengan kimono handuk dan membiarkan rambut basahku tergerai. Sebelum keluar dari kamar mandi, aku menyempatkan bercermin. Wajahku cantik dan masih menarik, walau sudah berusia tiga puluh tahun. Kulitku tidak hitam, tetapi kuning langsat. Aku juga lulusan terbaik di kampus dan anak sulung dari dua bersaudara. Ya Tuhan, bahkan adikku sudah memiliki dua anak, sedangkan aku masih perawan.

Tak ingin setan hadir dalam otak, bergegas ku  keluar kamar mandi. Suamiku Edwin, sudah kembali dan kini tengah bertelanjang dada duduk di atas ranjang. Sepertinya dia menungguku untuk bergantian mandi.

"Kenapa tidak mandi bareng saja?" tanyaku padanya dengan senyuman menggoda.

"Ck, akal-akalan kamu saja, Ria. Saat di dalam sana, kamu paksa aku lagi melayani kamu. Padahal kamu tahu sendiri itu percuma!" jawabnya sambil berdiri, lalu berjalan cuek melewatiku begitu saja.

Kutahan lengannya. "Kita coba lagi ya, Mas. Aku punya tisu yang katanya manjur untuk dipakai lelaki," ucapku sembari menarik tangannya menuju laci meja. Kuambil kotak kecil berbentuk mirip kotak rokok berwarna hitam.

"Ini dia, Mas. Tisu magic." Aku memperlihatkan  bungkusan itu pada suamiku, tetapi ia malah membuang muka sambil menertawakan sikap konyolku.

"Kamu itu terlalu banyak baca novel, jadinya ngaco! Dah, jangan aneh-aneh. Aku mau mandi, gerah!" Aku hanya bisa menghela napas kasar, saat Mas Edwin lagi-lagi menolak ideku untuk membuatnya bisa bertahan sedikit lebih lama.

Kotak tisu magic aku masukkan kembali ke dalam laci, lalu aku pun memilih duduk di atas ranjang. Aku tunggu sampai Mas Edwin selesai mandi, lalu membujuknya kembali.

Hanya lima menit menunggu, lelaki itu keluar dari sana dengan tubuh sangat segar. Rambut yang belum benar-benar ia keringkan dan sisa air masih menetes membasahi pundak dan dada suamiku, membuat seketika hasratku muncul.

Kudekati dia, lalu aku peluk dari belakang. Ia diam, tak bergerak.

"Mas, aku pengen," rengekku manja padanya.

"Main sendiri aja," jawabnya sambil menghempaskan tanganku dengan begitu kasar. Apa aku marah? Tidak. Apa aku sakit hati? Iya. Aku sakit hati. Namun, aku begitu mencintainya dan mencintai rumah tangga ini. Aku harus kuat dan melakukan berbagai cara agar pernikahan ini terselamatkan. Walau aku mungkin akan  tetap menjadi perawan selamanya.

"Aku mau kamu, Mas," rengekku lagi kembali memeluk paksa pingganggnya, mencoba mengusir rasa malu dan sakit hati. Ya Tuhan, aku benar-benar menginginkan suamiku saat ini. Lalu aku harus bagaimana?

"Oke, kita coba lagi, tetapi kalau tidak bisa, kamu jangan kecewa," ucap suamiku akhirnya mengalah.

Aku membuka kimono, lalu berbaring polos.

"Sini, Sayang!" kutepuk manja sisi ranjang yang kosong, memanggil suamiku yang matanya juga mulai diselimuti kabut hasrat. Lelaki itu membuka handuknya, lalu mendekatiku dengan perlahan. Senjatanya sudah mengeras dan itu membuat darahku berdesir.

"Lah ...." aku mendesah kecewa saat lagi-lagi suamiku kalah, padahal baru duduk didekatku saja dan belum melakukan apa-apa.

"Aku bilang apa? Ngeyel sih!" Dia berlari masuk ke dalam kamar mandi, meninggalkanku yang tergugu sambil meneteskan air mata.

"Ya Allah, aku harus bagaimana? Hiks ...." 

****

Bersambung

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ceraikan Suami, Nikahi Adiknya
9.8
Satu dekade menikah, Chloe Carlson memilih cerai dari Vincent yang berselingkuh. Demi hak asuh putri mereka, Mackenzie, Chloe rela pergi tanpa menuntut harta. Sulitnya mencari kerja sebagai ibu tunggal tanpa keahlian memaksa Chloe meminta bantuan sang adik ipar, Vernon Phoenix Gray. Namun, CEO muda itu justru menawarkan posisi asisten pribadi dengan syarat hubungan intim. Chloe kini bimbang antara jerat hasrat Vernon atau kembali ke pelukan Vincent.
Sampul Novel KAMINI (Wanita Penuh Kasih Sayang)
9.4
Pasca melahirkan anak untuk Dirandra Ekadanta dan istri pertamanya, Kamini Citra Kirana diusir begitu saja. Meski dibuang dengan uang kompensasi agar tidak kembali, ia pergi membawa sebuah rahasia besar yang memicunya untuk bangkit. Lima tahun berselang, takdir justru menyeret Kamini kembali ke hadapan masa lalu dan keluarga yang dahulu mencampakkannya. Mampukah ia menghadapi situasi rumit ini? Akankah rahasia yang ia simpan rapat selama ini mengubah segalanya saat mereka bertemu lagi?
Sampul Novel Kasih Sayang Yang Dikhianati
8.6
Tiga tahun pernikahan Althea hancur setelah mengetahui kebohongan Lucas. Sang suami rupanya memanfaatkan dirinya sebagai pelindung bagi mantan sahabatnya, sosok yang bertanggung jawab atas kematian ibu Althea. Luka Althea kian dalam saat menyadari wanita itu mendapat nafkah lebih banyak, bahkan hadiah mewahnya hanyalah barang bekas sang selingkuhan. Meski sangat terluka, Althea memilih diam dan merancang pembalasan dendam yang setimpal atas segala dusta Lucas.
Sampul Novel Pernikahan Terpaksa Mafia
9.5
Demi melunasi utang sang ayah dan mendapatkan perlindungan, Laluna Cattline terpaksa menikah dengan Leonidas Draven. Pewaris teknologi yang berjiwa bebas ini kini terperangkap dalam dunia gelap bos mafia New York tersebut. Pernikahan ini hanyalah transaksi bisnis bagi Leonidas, namun menjadi penjara bagi Laluna. Di tengah intrik kejam dan rahasia masa lalu, keteguhan Laluna justru mulai menyentuh hati dingin Leonidas. Mampukah Laluna bertahan atau akan hancur?
Sampul Novel SHE'S SPECIAL
8.6
Miliarder Hayden Mallory Lucano dipertemukan dengan seorang gadis yang tengah berjuang menghadapi depresi berat. Tergerak untuk menolong, Hayden berkomitmen merawat serta melindunginya dengan penuh kesabaran. Namun, seiring berjalannya waktu, dedikasi tulus untuk memulihkan kondisi sang gadis perlahan menumbuhkan benih asmara di hatinya. Hayden pun kini terjebak dalam dilema emosional antara tanggung jawab moral dan perasaan cinta mendalam yang kian tak terbendung.
Sampul Novel The Tears I Shed
9.4
Orlando Atmanegara, polisi senior, ditugaskan melindungi Candramaya Daniswara. Maya, mantan istri pengusaha yang dulu berwatak buruk, mengalami amnesia setelah lolos dari upaya pembunuhan. Ingatannya yang hilang mengubahnya menjadi sosok lembut bak malaikat. Perubahan drastis ini membingungkan Orlando, sekaligus memicu penyesalan sang mantan suami, Nayaka Bratadikara, yang jatuh cinta lagi. Di tengah ancaman yang mengintai, Maya kini berjuang menjaga kehormatan dirinya.