APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dokterku, Cintaku

Dokterku, Cintaku

Sebagai seorang dokter spesialis ginekologi, berinteraksi dengan pasien wanita sudah menjadi rutinitas harian yang biasa bagi sang protagonis pria dalam novel modern Dokterku, Cintaku. Namun, pandangannya berubah sepenuhnya ketika berhadapan dengan tetangganya, Teresa Bunanta. Di matanya, Teresa adalah sosok wanita yang sangat sempurna tanpa celah. Kehadiran Teresa memicu hasrat terpendam, hingga sang dokter diam-diam memendam keinginan profesional sekaligus personal untuk memeriksa tubuh tetangganya itu secara langsung.
Bab
Bagikan

Bab 4

Teresa mengetuk pintu beberapa kali, lalu coba menekan gagang pintu dan menggoyangkannya. Aku menatap adegan itu dengan terkejut dan hampir saja kehilangan napas.

"Kenapa pintunya terkunci dari dalam? Tolong buka pintunya, Bu!" seru Teresa.

Aku segera menghela napas panjang. Untungnya saat masuk tadi, aku mengunci pintunya dari dalam. Kalau tidak, situasi saat ini pasti terasa sangat canggung.

"Teresa sudah pulang!" ucap Gemma yang ekspresinya langsung agak panik. Dia segera berdiri dan hendak merapikan bajunya.

Akan tetapi, mana mungkin aku melepaskannya begitu saja? Aku langsung menekannya dengan sekuat tenaga, lalu memisahkan kedua kakinya dan memulai aksi bejatku.

Gemma sontak membelalakkan mata. Dia hampir saja mendesah. Aku lalu memerintahkan, "Suruh dia tunggu sebentar!"

Gemma berseru dengan terbata-bata, "Teresa, kamu .... Aahh. Keluar dulu ya. Umm .... Ibu lagi mandi!"

Teresa berdiri di depan pintu. Begitu mendengar suara yang agak aneh, dia bertanya dengan hati-hati, "Bu, apa kamu baik-baik saja?"

Gemma sudah bingung karena tindakanku. Dia membalas, "Ya, Ibu nggak apa-apa ...."

Gemma meladeniku sambil menanggapi menantunya. Di luar pintu, segera terdengar suara langkah kaki Teresa. Aku tahu bahwa dia sudah pergi.

Gemma pun tidak menahan diri lagi. Ketika hendak melampiaskan semua hasrat, ponselnya malah berbunyi. Aku sontak merasa kesal sehingga memukul bokongnya beberapa kali dengan keras.

Gemma melirikku sekilas, lalu buru-buru mengangkat telepon. Tindakannya malah membuatku makin bergairah. Setelah mengangkat telepon, dia bertanya, "Nak, ada ... ada apa?"

Ternyata, Julius yang meneleponnya. Di ujung telepon, dia memberi tahu, "Bu, aku sudah mau sampai rumah. Lapar banget nih. Cepat buatkan makanan untukku ya."

Gemma buru-buru mendorongku sambil menjawab putranya, "Oke, Ibu akan masak sekarang!"

Setelah mematikan panggilan, Gemma memberi tahu, "Alfred, anakku sudah mau pulang. Kita beres-beres dulu ya?"

Aku tidak mau pergi begitu saja. Sebaliknya, aku bertanya, "Masih belasan menit kok sebelum dia sampai. Dia juga harus parkir mobil dulu. Kenapa kamu panik? Ayo, kita lanjut!"

Usai berkata demikian, aku ingin melanjutkan aksiku. Namun, entah apakah itu perasaanku saja atau bukan, seolah-olah ada sedikit rasa tidak suka di tatapan Gemma.

Gemma menolak melakukannya. Aku merasa agak kesal dan tidak nyaman, tetapi tidak ada yang bisa kulakukan lagi. Akhirnya, aku terpaksa mengenakan bajuku dan mulai membereskan kotak medisku.

Tak lama kemudian, Gemma membuka pintu rumah. Teresa dan suaminya kebetulan tiba di depan rumah. Begitu melihat aku di rumah mereka, mereka sama-sama tercengang. Terutama Teresa yang pipinya memerah. Hingga kini, payudaranya masih terlihat begitu montok.

Julius bersikap sangat ramah padaku. Dia menyapa, "Paman Alfred? Ya ampun Dokter Alfred, aku baru kembali dari perjalanan bisnis tapi malah langsung bertemu denganmu."

"Baguslah! Bu, masak yang banyak ya. Aku akan turun beli arak dulu. Nanti, aku mau minum beberapa gelas sama Dokter Alfred. Terakhir kali, aku benar-benar terlalu ceroboh. Kebetulan aku bisa menebus kesalahanku hari ini," tambah Julius.

Setelah itu, Julius memberikan isyarat mata pada istrinya. Dia memberi tahu, "Masuklah dan temani Dokter Alfred. Kalau bukan dia, anak kita masih kelaparan sampai sekarang."

Perkataan itu terdengar agak aneh di telingaku, jadi aku hanya membalas dengan sopan, "Julius, kamu terlalu baik. Aku datang ke sini cuma mau lihat-lihat saja kok. Nggak perlu sampai makan bareng, 'kan?"

Akan tetapi, Julius langsung menahan tanganku. Dia merebut kotak medisku, lalu menatap tajam sambil berkata, "Karena kamu sudah datang, makan dulu saja. Nggak boleh pergi!"

Entah karena merasa bersalah atau alasan lain, tatapan matanya membuatku agak takut. Aku pun menundukkan kepala dan tidak berkata apa-apa lagi.

Julius lalu berbalik turun ke lantai bawah. Teresa masuk ke dalam rumah, menutup pintu, dan berjalan ke arah kamar dengan kepala tertunduk tanpa berkata apa-apa. Sementara itu, Gemma juga langsung masuk ke dapur dengan pengertian. Dia bersiap-siap memasak makan siang hari ini.

Di rumah ini, tersisa aku dan dua wanita ini. Hari ini, Teresa mengenakan atasan bertali yang memperlihatkan kedua bahunya yang mulus tanpa cela. Kulitnya terlihat putih bersih saat berdiri anggun di hadapanku.

Di bagian bawah, Teresa mengenakan celana jin pendek. Kedua kakinya yang jenjang hingga betis terlihat ramping tanpa sedikit pun lemak berlebih.

Gairahku kembali membara. Aku diam-diam mengikuti Teresa ke kamar. Baru saja masuk kamar, aku langsung memeluknya dari belakang dan mulai menyentuhnya secara tidak sopan.

Teresa sama sekali tidak menyangka bahwa nyaliku akan sebesar ini. Bagaimanapun, mertuanya masih ada di rumah. Teresa pun menjadi agak panik. Dia berbicara dengan suara rendah, "Dokter Alfred, jangan!"

Mana mungkin aku melepaskan kesempatan bagus seperti ini? Aku langsung mendorongnya ke arah dinding, lalu berujar, "Aroma susu di tubuhmu sangat harum. Terakhir kali, aku gagal mencicipinya. Kali ini, kamu tentu harus menebusku."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B32570" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B32570
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Delapan tahun lalu, ibu tiriku menikah dengan ayahku. Dari keluarga kaya raya, mustahil ia jatuh cinta pada pria playboy yang jarang pulang itu. Kini aku dan dia tinggal berdua di rumah besar ini. Ia memperlakukanku seperti anak sendiri, tapi caranya berpakaian seksi perlahan menguji batas kesabaranku. Di saat yang sama, aku masih menyimpan rasa untuk Rania, sahabat SMA-ku. Namun, semakin kudekati Rania, semakin jelas pesona terlarang ibu tiriku menggoda. Rahasia, nafsu, dan cinta segitiga yang panas menantimu di setiap bab.
Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini mengikuti perjalanan emosional David dan Arina dalam menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah keindahan bunga musim semi yang bermekaran, keduanya belajar saling memahami dan mengisi kekosongan hati masing-masing. Hubungan mereka pun tumbuh dengan indah seiring waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam sebuah ikatan cinta yang tulus serta sangat mendalam bagi mereka berdua.
Sampul Novel DEAR RANIA
9.1
Dua pekan sebelum hari pernikahan, Rania mengalami kecelakaan nahas yang membuatnya buta. Di masa sulit itu, sang tunangan malah membatalkan pernikahan sepihak. Saat Rania terpuruk dalam duka, hadirlah Rakha, seorang guru pesantren yang tak ia kenal. Rakha tiba-tiba datang bersama keluarganya untuk meminang Rania. Walau niat pria itu sangat baik, Rania yang terlanjur hancur langsung menolak lamaran asing tersebut dan mengusirnya.
Sampul Novel Hari Pernikahanku Menjadi Kematian Ibuku
9.5
Hari pernikahan berubah kelam saat sang ibu wafat akibat syok melihat Ezra mengganti mempelai wanita dengan mitra bisnisnya, Naila. Di tengah duka, Ezra tetap memaksa prosesi berjalan dan menyuruhnya memasangkan cincin ke jari Naila. Menolak patuh, ia pergi membawa jasad ibunya. Ketika Ezra dan Naila merayakan pernikahan mereka di media sosial dengan sindiran, ia hanya membalas dingin. Namun, saat pulang membawa abu ibunya, ia mendapati keduanya tengah bermesraan di sofa rumah barunya.
Sampul Novel Sakit Ini Lebih Dari yang Kau Pahami
9.6
Kehidupan Seren Ayandra hancur akibat dendam dan kepura-puraan Arden Valez, pria keras yang didera trauma masa lalu. Meski awalnya dikuasai kebencian, Arden kini didera penyesalan mendalam karena takut kehilangan Seren. Uniknya, walau terus disakiti, hati Seren selalu kembali pada sosok Arden yang menjadi badai sekaligus rumah baginya. Di balik rasa bersalah, kedua jiwa yang terluka ini mencoba saling menyembuhkan dalam ikatan cinta yang nyata walau tak sempurna.
Sampul Novel The Devil CEO
7.8
Ethand Girogino Alves memimpin Alves Corp dengan tangan besi dan ucapan yang selalu menusuk hati. Namun, keangkuhan sang CEO berjuluk iblis ini langsung mendapat tantangan sengit begitu ia bertemu Emma Liandra Jones. Di balik parasnya yang menawan, Emma adalah ahli teknologi informasi yang sangat cerdas. Ia menolak tunduk meski Ethand merendahkan harga dirinya. Pertarungan harga diri pun dimulai di kantor, di mana keteguhan Emma perlahan meruntuhkan keyakinan sang bos.