APKDock Logo
Sampul Novel Dokterku, Cintaku

Dokterku, Cintaku

8.3 / 10.0
Sebagai seorang dokter spesialis ginekologi, berinteraksi dengan pasien wanita sudah menjadi rutinitas harian yang biasa bagi sang protagonis pria dalam novel modern Dokterku, Cintaku. Namun, pandangannya berubah sepenuhnya ketika berhadapan dengan tetangganya, Teresa Bunanta. Di matanya, Teresa adalah sosok wanita yang sangat sempurna tanpa celah. Kehadiran Teresa memicu hasrat terpendam, hingga sang dokter diam-diam memendam keinginan profesional sekaligus personal untuk memeriksa tubuh tetangganya itu secara langsung.

Dokterku, Cintaku Bab 1

Aku adalah seorang dokter pria spesialis ginekologi. Meskipun sudah berinteraksi dengan banyak wanita, tetanggaku, Teresa Bunanta, merupakan wanita yang paling sempurna di mataku. Diam-diam, aku sering berharap bisa memeriksa tubuhnya ....

Aku adalah seorang dokter pria spesialis ginekologi. Meskipun sudah berinteraksi dengan banyak wanita, tetanggaku, Teresa Bunanta, merupakan wanita yang paling sempurna di mataku. Diam-diam, aku sering berharap bisa memeriksa tubuhnya ....

....

Teresa sering terlihat mengenakan kaus putih yang sederhana. Dia seolah-olah tidak mengenakan apa pun di balik kaus putih itu. Setiap gerakannya membuat bagian itu ikut bergoyang dengan jelas. Sementara itu, rok pendek yang biasa dia kenakan juga memperkuat kesan seksinya.

Aku sendiri sudah lama hidup melajang sejak perceraian bertahun-tahun lalu. Namun sejak mengenal Teresa, rasanya seperti musim semi datang kembali dalam hidupku ....

Hari itu, aku sedang memeriksa pasien di ruang praktik. Teresa berjalan masuk dengan sedikit canggung dan malu-malu. Wanita itu mengenakan terusan berpotongan tajam di bagian leher. Bahunya yang cerah terlihat jelas. Penampilannya begitu memikat.

Teresa menyapa dengan kaget, "Paman Alfred? Kamu kerja di sini rupanya!"

Suara lembut Teresa langsung menyadarkanku dari lamunan. Aku tersenyum canggung ketika berkata, "Aku adalah dokter spesialis ginekologi di sini. Teresa, kamu punya keluhan apa?"

Teresa duduk perlahan di kursi dengan ragu-ragu, lalu membalas dengan malu-malu, "Paman Alfred, belakangan ini bagian dadaku terasa sangat bengkak, tapi anakku sulit menyusu. Bisa tolong bantu periksa?"

Mendengar itu, mataku sontak berbinar-binar. Aku segera mendekati Teresa, lalu mengamatinya tajam dengan mataku. Kemudian, aku mengulurkan tangan dan coba mencubit buah dadanya beberapa kali.

Teresa sama sekali tidak menyangka bahwa aku akan begitu lugas. Wajahnya langsung berubah menjadi canggung dan salah tingkah.

Namun, aku berpura-pura tidak melihat ekspresi gugupnya. Aku memberi tahu dengan serius, "Aduh, kenapa kamu baru datang setelah bengkak begini? Kalau dibiarkan terlalu lama, pembengkakan seperti ini bisa berisiko cukup serius. Bahkan, bisa berujung pada operasi pengangkatan payudara lho."

Seperti yang kuduga, wajah Teresa langsung memucat. Dia segera menimpali, "Pak Alfred, jangan menakut-nakutiku! Aku cuma merasa bengkak selama beberapa hari. Mana mungkin sampai separah itu?"

Aku tahu Teresa mungkin tidak terlalu percaya. Itu sebabnya, aku mengambilkan beberapa informasi medis tentang gejala kanker payudara dan risiko penyumbatan saluran ASI agar dia bisa memahami dampaknya.

Dalam hati, aku benar-benar mengagumi diri sendiri. Baru kujelaskan sedikit, raut wajah Teresa sudah berubah panik. Tak lama kemudian, dia berucap dengan suara lirih dan bergetar, "Paman Alfred, aku mohon tolong bantu aku. Aku benar-benar merasa sangat nggak nyaman."

Aku lalu sengaja menjawab, "Sebenarnya, aku bisa saja kasih resep obat. Tapi, kamu sedang menyusui. Kalau minum obat, khawatirnya itu bisa berdampak pada anakmu. Jadi, kamu harus pertimbangkan matang-matang."

Teresa langsung menimpali seraya menggeleng, "Uhuk! Sekarang meski demam dan batuk pun, aku nggak berani minum obat. Apa ada cara lain? Bagian iniku benar-benar sangat bengkak. Nggak nyaman banget."

Aku berpura-pura berpikir sejenak, lalu menatapnya sambil membalas, "Kalau kamu nggak mau konsumsi obat, ada satu metode alternatif yang cukup efektif!"

Teresa bertanya dengan panik, "Paman Alfred, selama itu memang bisa meringankan bengkaknya, aku siap melakukan apa pun yang diperlukan."

Aku menimpali dengan tenang, "Saluran ASI-mu tersumbat, jadi butuh dilancarkan. Biasanya, hasil dari pijat laktasi cukup cepat terasa."

Mendengar itu, Teresa berujar sambil menggigit bibir, "Pijat? Ini ... nggak terlalu baik, 'kan? Aku ...."

Melihat wajah Teresa yang cantik, aku benar-benar sudah tidak sabar. Aku pun menjelaskan, "Efek dari pijatan cukup cepat. Dalam waktu setengah jam, saluran ASI-mu bakal lancar lagi. Apalagi aku terkenal jago pijat dalam dunia medis, sangat nyaman kok. Setelah kali ini, dijamin kamu bakal ketagihan dan minta dipijat lagi!"

Usai berkata demikian, aku sungguh sudah tidak sabar untuk memeriksa payudara Teresa. Sayangnya, dia masih bertanya dengan ragu-ragu, "Kamu akan memijat bagian mana?"

Aku menjawab dengan ekspresi serius, "Tentu saja bagian dada. Cuma dengan begitu, penyumbatan baru bisa dilancarkan. Kamu juga bisa segera pulih."

Teresa baru ingin menolak, tetapi aku sengaja bertanya, "Karena payudaramu bengkak dan nggak mengeluarkan ASI, gimana anakmu bisa menyusu? Kalau menundanya kelamaan, aku khawatir itu akan berubah menjadi kanker payudara."

Teresa tetap berbicara dengan tidak nyaman, "Paman Alfred, perbedaan usia kita begitu jauh. Aku benar-benar nggak bisa terbuka di hadapanmu. Lebih baik lupakan saja."

Teresa berdiri dan hendak berjalan keluar dari ruang praktik. Melihat itu, aku sengaja berujar dengan kesal, "Kamu ini cuma lagi menghindari pengobatan. Kalau nggak percaya, pergi saja ke dokter lain. Selain minum obat dan pijat, aku nggak percaya masih ada cara lain!"

Teresa berhenti melangkah dan duduk kembali dengan ragu-ragu. Kemudian, dia menarik tubuhku sambil berucap, "Paman Alfred, maaf ini salahku. Bagian iniku benar-benar sangat bengkak. ASI-nya banyak banget. Aku benaran ingin mengeluarkan semuanya ...."

Aku pun meminta Teresa berbaring di ranjang. Pipi wanita itu sudah memerah, lalu dia membuka kaitan branya dengan malu-malu ....

Lanjut Membaca

Daftar Isi Dokterku, Cintaku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Ahli Waris yang Terlupakan
8.6
Akibat kelalaian Emily saat transaksi, keluarga mafia kami kehilangan obat-obatan berharga. Demi melunasi utang, pihak saingan menuntut sandera. Ironisnya, ayah dan tunanganku sepakat mengirimku demi melindungi adik tiriku yang terluka. Mengabaikan pengkhianatan mereka, aku bersedia pergi dalam lima hari. Sebelum pergi selamanya, aku membagikan kasino kepada adik angkatku, uang kepada ayahku, dan mengembalikan cincin tunanganku. Mereka tersenyum tanpa sadar bahwa ini adalah perpisahan abadi yang membawa kehancuran.
Sampul Novel Cinta Bisa Tumbuh Lagi
8.8
Tepat sebelum hari pernikahan, penglihatan wanita ini mendadak pulih setelah sebelumnya buta demi menyelamatkan Doni. Namun, kebahagiaan itu sirna saat ia menyaksikan calon suaminya justru bermesraan dengan adik sepupunya sendiri di ruang tamu. Menyadari perselingkuhan yang telah berlangsung lama di belakangnya, ia memutuskan untuk merahasiakan kesembuhannya. Dengan tekad bulat, ia menghubungi ibunya untuk membatalkan pernikahan dengan Doni, lalu memilih untuk menikahi pria vegetatif dari Keluarga Barata.
Sampul Novel MAFIA REVENGE & LOVE
8.1
Demi membalas dendam atas kematian tragis sang adik, Zacky merancang konspirasi besar untuk menikahi Indah. Rencananya semula berjalan tanpa hambatan, hingga sebuah rahasia tak terduga mendadak terungkap di tengah jalan. Kebenaran mengejutkan ini membongkar apa yang sebenarnya terjadi pada peristiwa kelam empat tahun lalu. Kini, Zacky terpaksa menguji kembali seluruh niat dan taktik matang yang telah ia persiapkan.
Sampul Novel Mimpi Yang Retak
7.9
Kemegahan rumah tangga keluarga Johnson nyatanya cuma kedok belaka. Alice memendam kepedihan mendalam di balik senyumannya, sedangkan Daniel begitu berambisi mempertahankan citra suksesnya. Begitu rahasia kelam perlahan terbongkar dan rasa percaya lenyap, mereka dihadapkan pada pilihan sulit: menyatukan kembali mimpi yang hancur atau terus terperosok dalam kepalsuan. Kisah penuh pengkhianatan ini menguji peluang kebahagiaan sejati di tengah puing kehancuran.
Sampul Novel Obsesi Gila Sang Billionare
9.1
Mars Callesthene King, pebisnis ulung sekaligus bos mafia yang kejam, menaruh obsesi gelap pada Vanylla Emerald Wright di tengah perseteruan bisnis dengan keluarga wanita itu. Meski Vanylla sangat membenci Mars dan melarikan diri hingga ke Inggris, sang miliarder tetap memburunya tanpa ampun. Di bawah lindungan Jared, kakak laki-lakinya, Vanylla terus dibayangi jerat hasrat sang iblis. Akankah benih cinta dapat tumbuh di tengah obsesi berbahaya yang mengancam ini?
Sampul Novel Perceraianku Dimulai Saat Mertua Didiagnosis Kanker
7.9
Saat ibu mertuanya didiagnosis kanker rahim dan memaksa tinggal bersama, sang protagonis dihadapkan pada tuntutan sepihak dari keluarganya. Suami yang egois mengabaikan luka masa lalu pasca melahirkan, sementara putra yang dibesarkannya dengan kasih sayang justru memihak sang nenek. Menolak ditekan atas nama kewajiban moral, ia memutuskan mundur dan membiarkan suami serta anaknya mengurus semuanya sendiri. Kisah rumah tangga modern yang penuh konflik emosional.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan